<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817</id><updated>2012-02-10T02:30:07.792-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='sampai asthma'/><category term='Wawancara Eksklusif'/><category term='Menangislah untuk sesuatau yang penting'/><category term='Memimpin'/><category term='Inspirasi'/><category term='Ikan Aja Mati Kalo di Taruh di Tanah'/><category term='Peluk erat sampai sesak'/><category term='dear ..'/><category term='Mine'/><category term='Hot news'/><category term='HAMnya Sukardi'/><category term='Pendidikan'/><category term='Menjadi Guru yang Baik'/><category term='Cinta itu Apa?'/><category term='Saya dan Sudut Ruang Perpustakaan'/><category term='Ada-ada saja'/><category term='Just Useful for All of You'/><category term='Terimakasih'/><category term='Terserah kalian anggap apa tulisan ini'/><category term='10 Program Freemansory Laknat'/><category term='Rebelina - Rebelito'/><category term='katakan REVOLUSI'/><category term='Saya Ingin Jadi Guru: SELAMAT HARI GURU'/><category term='Cerita'/><category term='11 Februari 2011'/><category term='kawan'/><category term='Setengah6 Sore'/><category term='Kritik Terhadap Harakah Islam yang Mengakui Sistem Thaghut'/><category term='Yerussalem??'/><category term='Bundle of Joy'/><category term='Islam'/><category term='Bingung gue'/><category term='Teriakan'/><category term='ketika KARL MARK masuk islam'/><category term='Siapa yang Kita Sembah'/><category term='Cerita oleh ideologicalRose'/><category term='BBM oo BBM ..'/><category term='Sportivo'/><category term='Sahabatku'/><category term='Cerita ndak penting dan ndak harus anda baca'/><category term='cinta'/><category term='Di Mulai Dari Sini'/><category term='Suatu Hari di Tempat Kerja Gue'/><category term='Berpikir Tentang Perubahan'/><category term='Manifesto Fantasi Komunis'/><category term='Negara Islam: Fakta Normatif Dan Empiris'/><category term='Obralan'/><category term='SAYA ANTI DEMOKRASI Oleh Emha Ainun Najib'/><category term='Rumah Sakit Khalifah Beyazid II Paling Keren Sezamannya'/><category term='Manusia'/><category term='Sandal Jepit gue'/><category term='Gimana Harusnya Jadi Cewek ?'/><category term='Put your pen for a moment'/><category term='Tuhan sudah kita bunuh'/><category term='real or fake its yours ..'/><category term='Valentine ooh Valentine'/><category term='Alkisah di Negeri Bebek #1'/><category term='Che dan Revolusi Islam'/><category term='FEMINIMISME'/><category term='TombolSpasiSayaRusak'/><category term='Revolution Ignite Your&apos;e Bones'/><title type='text'>I refuse to be pawns, just a marketing target the global capitalist industrial waste</title><subtitle type='html'>just useful for all of you, dear ..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>79</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4136899993594954066</id><published>2012-02-10T01:52:00.000-08:00</published><updated>2012-02-10T02:30:07.855-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Setengah6 Sore'/><title type='text'>Setengah6 Sore</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-nYbSfxXtqJw/TzTxluMUoiI/AAAAAAAAASo/Ow1L_EJvuCI/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 215px; height: 235px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-nYbSfxXtqJw/TzTxluMUoiI/AAAAAAAAASo/Ow1L_EJvuCI/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5707452258142429730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa di bawah pipi Umar bin Khattab ra terdapat sungai-sungai kecil berwarna hitam . ketika dia di tanya tentang hal itu dia menjawab itu adalah bekas cucuran air matanya setiap malam ketika dia bermunajat menghisab dirinya sendiri , dia berkata " Sebelum kau di hisab oleh Allah di akhirat , maka hisablah dirimu sendiri " .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari lalu teman saya menemui saya , dia menghambur di meja dekat saya duduk dari tadi . roman wajahnya saya baca ada sesuatu yang tidak biasa dengannya hari ini . saya biarkan . satu jam pertama dia masih diam , tidak terlalu bicara banyak . saya biarkan . satu jam kedua dia mulai mengajukan beberapa pertanyaan pada saya . saya sudah mulai bisa membaca mau apa dia . satu jam ketiga dia sudah benar-benar meledak , dia menangis kemudai tertawa , menangis kemudia tertawa , menangis kemudian tertawa, begitu seterusnya sambil bercerita apa yang dia alami . kemudia dia berkata , " bel gue mau berubah jadi lebih baik , tapi gimana caranya ? "&lt;br /&gt;" gampang .." jawab saya " yang penting elu sadar kalo elu salah dan tau dimana letak kesalahan elu "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sangat gampang sekali bagi kita menemukan pengertian kebenaran , gampang bagi kita membedakan antara kebenaran dan keburukan , selisih antara halal-haram , dan bahkan konsekuensi2nya . apalagi kalau kita telah memiliki standard yan jelas antara kebenaran dan kesalahan . tapi bagi saya yang paling berat dalam perubahan diri menuju lebih baik adalah ketika menyadarkan pada diri sendiri bahwa ini salah , kemudian berkomitmen untuk tidak mengulanginya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia masih sering tertutupi ego dan nafsu yang menguasainya . mereka mengetahui pengertian baik dan buruk tapi enggan untuk mencerminkan pada diri mereka sendiri . yang terjadi maka baik dan buruk itu hanya dalam pikiran , selamanya tidak akan terterapkan pada diri manusia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka seperti ucapan Umar bon Khattab diatas , sebelum kita di hisab maka hisablah diri kita sendiri . introspeksilah . evaluasilah . hingga kita tau kesalahan kita dan menancapkan dalam hati untuk tidak mengulanginya lagi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*saat-sat pengen uzlah &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4136899993594954066?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4136899993594954066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2012/02/setengah6-sore.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4136899993594954066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4136899993594954066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2012/02/setengah6-sore.html' title='Setengah6 Sore'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nYbSfxXtqJw/TzTxluMUoiI/AAAAAAAAASo/Ow1L_EJvuCI/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-6222637000681961455</id><published>2012-02-04T05:46:00.000-08:00</published><updated>2012-02-04T06:21:18.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manusia'/><title type='text'>Manusia</title><content type='html'>Manusia kadang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngeyelan&lt;/span&gt; , sudah tau apa yang dipilihnya adalah salah tapi tetap saja dia lakukan .  (Rebellito Abdillah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni kita .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-6222637000681961455?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/6222637000681961455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2012/02/manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6222637000681961455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6222637000681961455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2012/02/manusia.html' title='Manusia'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-2763732672769047873</id><published>2012-01-30T09:32:00.000-08:00</published><updated>2012-01-30T10:25:38.163-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peluk erat sampai sesak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sampai asthma'/><title type='text'>Peluk erat sampai sesak , sampai asthma</title><content type='html'>&lt;a href="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/383940_304959432866576_100000575658614_1141531_574718952_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 364px; height: 272px;" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/383940_304959432866576_100000575658614_1141531_574718952_n.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Jika besok aku mati , aku berharap ada orang yang mengatakan pa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;damu bahwa sungguh aku sangat mencintaim&lt;/span&gt;u "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama sudah saya tidak membuka blog saya ini . Kelihatan usang sekali dengan posting terakhir bulan November 2012 kemaren . Saya mengakui memang hasrat menulis saya berkurang , drastis turun . Entah karena banyaknya aktivitas di luar ataupun karena gak tau apa yang harus ditulis . Tapi saya sadar saya pasti akan kembali ke habitat saya lagi , yaitu tulis menulis . Dan malam ini saya menapakkan kaki lagi di depan teras itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan tipe orang yang suka diatur termasuk dalam hal kepenulisan . Saya tipe orang yang suka2 gue dan opo eneke . Makanya banyak tulisan saya memang tanpa analisis data misal , ataupun sistematis seperti dalam buku ppki , saya lebih bisa terbang tinggi dengan gaya yang saya punya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini ditulis di sebuah warnet jam setengah 1 malam . kenapa saya harus pergi ke warnet ? ya , karena moment luar biasa telah menghampiri saya kemaren . Di tengah hiruk pikuk kegiatan yang luar biasa , Laptop saya bersama 6 laptop teman hilang karena dicuri (keren kan?) . Intinya , laptop itu hilang dan mungkin tak akan kembali (semoga si pencuri anaknya jadi ustad) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kejadian itu bukan sesuatu yang akan saya besar2kan karena bagi saya tetap HAJAR BLEHH ! GO AHEAD ! LIFE MUST GOON ! INI BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA ! asyik apa asyik ? :D (gue gituloh..)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/76331_1473124029848_1286089093_31123061_6195488_a.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 256px; height: 196px;" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/76331_1473124029848_1286089093_31123061_6195488_a.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas Allah sungguh mencintai saya , dengan kejadian itu Allah hendak menaik kelaskan saya . Sesorang harus mencapai limit maksimal kekuatannya untuk naik tingkat , dan kejadian itu adalah limit yang harus saya lewati .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih banyak introspeksi yang saya dapatkan dari kejadian itu , banyak , banyak sekali . dari diri saya pribadi , hubungan dgn orang tua , ibadah pada Allah , turunnya militansi menyampaikan kebenaran dan lain2 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak bisa saya bagikan satu persatu . Tapi ada satu yang bisa saya bagi dan ini memang yang harus kalian ketahui , bahwa saya sungguh mencintai kalian dengan sepenuhnya , dengan detail , dengan segala jiwa dan raga yang bisa saya korbankan . Cinta yang timbul karena Ilahi Robbi , Cinta yang didasari karena satunya akidah , cinta bukan karena nafsu dunia melainkan cinta berdasarkan keyakinan yang mendalam pada Allah tuhan semesta alam , cinta yang semoga nanti bisa kita tukarkan dengan surgaNya kelak . Tapi kesalahan saya , cinta itu belum terbukti , masih terbatas dalam hati dan terucap melalui lisan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini saya masih ngegombal sana-sini tanpa bukti ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mulai hari ini saya ingin membuktikan . Lewat apapun , apapun yang kalian butuhkan dan bisa saya berikan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu sungguh sempat muncul prasangka-prasangka buruk pada kalian . Maka dari itu maafkan saya , jika karena munculnya prasangka buruk itu membuat saya tidak ramah pada kalian , intensitas komunikasi yang berkurang , meremehkan kalian , ataupun sekedar mencemberuti kalian . Maaf kawan ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hati saya dihilangkan dari penyakit hati semacam itu , dan semoga semua prasangka-prasangka itu salah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh setiap manusia mengingin&lt;a href="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/228372_1833684961593_1224482507_31769965_6947023_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 271px; height: 204px;" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/228372_1833684961593_1224482507_31769965_6947023_n.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kan yang terbaik pada dirinya , manusiawilah . Tapi saya ingin melewati limit itu , saya menginginkan yang terbaik pada diri saya dan orang2 yang saya cintai .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh saya takut , ketika saya tidak mampu membuktikan cinta ini pada kalian , tidak tau sampai kapan saya hidup . Saya hanya berharap Allah memberikan kesempatan , dan jika besok saya mati , saya berharap ada orang yang mengatakan pada kalian bahwa sungguh saya sangat mencintai kalian .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluk erat untuk kalian .&lt;br /&gt;sampai sesak , sampai asthma .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-2763732672769047873?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/2763732672769047873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2012/01/peluk-erat-sampai-sesak-sampai-asthma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2763732672769047873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2763732672769047873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2012/01/peluk-erat-sampai-sesak-sampai-asthma.html' title='Peluk erat sampai sesak , sampai asthma'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-2721068292044121598</id><published>2011-11-27T15:17:00.000-08:00</published><updated>2011-11-27T15:22:15.946-08:00</updated><title type='text'>KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA: Sebuah Titik Tolak Kebangkitan Mahasiswa</title><content type='html'>Tahun 1928 Mahasiswa bersatu , dalam ikrar Sumpah Pemuda mereka mencita-citakan dan memperjuangkan Indonesia . Hingga Indonesia mampu merdeka dari penjajah kolonialisme Jepang dan Belanda .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1965 Mahasiswa bersatu menyatukan suara , di bawah KAMI mereka menentang Soekarno . Hingga Soekarno turun dari tampuk kekuasaannya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1998 Mahasiswa bersatu dengan kemuakkan yang memuncak kepada rezim Orde Baru , mereka menuntut agar Soeharta dan kroni-kroninya yang korup lengser dari pucuk pimpinan negeri ini . Dan Soeharto pun lengser .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sedikit gambaran kekuatan Mahasiswa . Kaum intelektual . Agent of Change . Harapan rakyat dan negeri ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hari ini Mahasiswa tengah tertidur , pulas sekali . Mereka lupa akan peran mereka . Mereka lupa bahwa di tengah kondisi yang carut-marut ini ada petani , buruh , pedagang , rakyat kecil yang menunggu mereka , mengharapkan mereka , memberikan perubahan menjadi lebih baik .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan seperti apa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh reformasi sama sekali tidak memberikan hasil , tidak ada perubahan melalui reformasi . Bisa kita lihat faktanya , dulu ketika rakyat menganggap bahwa akar permasalahan negeri ini adalah kepemimpinan Soekarno yang buruk maka mahasiswa menuntut untuk turunnya Sokarno . Maka setelah Soekarno turun dan digantikan rezim selanjutnya apakah keadaan menjadi membaik ? Tidak , keadaan malah semakin memburuk .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu ketika rezim Orde Baru mahasiswa beranggapan bahwa akar permasalahan KKN yang terjadi adalah karena Soharto dan kroni-kroninya , tapi setelah Soharto lengser dan digantikan pemimpin selanjutnya , apakah keadaan semakin membaik ? Tidak , sama sekali tidak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan hingga detik ini malah semakin memburuk . Negeri ini telah berganti 6 kali pemimpin , tapi apakah hingga pemimpin yang ke enam itu keadaan semakin membaik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari fakta diatas itu saudaraku , ingin saya sampaikan pada kalian yang salah pada negeri ini adalah bukan rezimnya , bukan orang-orangnya , melainkan sistemnya . Sistem yang mengatur negeri ini salah . Demokasi Kapitalisme telah gagal menata negeri ini , yang ada sistem itu telah menyengsaraka rakyat dan menguras habis kekayaan negeri ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika akar masalahnya adalah sistemnya , maka solusi tuntas dari masalah ini adalah mengganti sistem tersebut . Dan sungguh hanya sistem yang berdasarkan Kebenaran haqiqi dari Sang Maha Pandai lah yang harus diterapkan , yang akan membawa kesejahteraan dan kebaikan pada negeri ini , yaitu Sistem Islam dalam bingkai daulah Khilafah Islamiyah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didasari dari analisa dan pengkajian fakta diatas , maka pada Tanggal 27 November 2011 di GOR CLS Kertajaya Surabaya , 4000 Mahasiswa Se Jawa Timur hadir , membulatkan tekad , menyatukan suara dalam KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA , dan melahirkan sumpah yang akan kami jadikan poros kehidupan kami sebagai mahasiswa , yang akan kami jadikan visi kami sebagai kaum intelektual , dan yang kami yakini bahwa ini adalah titik tolak kebangkitan mahasiswa di negeri ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Sejak kemerdekaan hingga lebih dari enam dekade, sekulerisme mengatur Indonesia, terlepas dari siapa pun yang berkuasa. Hal yang sama juga terjadi di negeri-negeri muslim lainnya. Sistem sekuler telah menyebabkan rakyat terus menerus hidup dalam berbagai krisis yang tidak berkesudahan. Sampai saat ini fakta kemiskinan, kebodohan, kedzaliman, ketidakadilan, disintegrasi dan berbagai problem lain, termasuk penjajahan dalam segala bentuknya, senantiasa mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya. Sistem sekuler telah mengakibatkan potensi sumberdaya alam dan kekayaan mineral yang sangat melimpah tidak mampu membuat rakyat hidup dalam kebaikan. Justru sebaliknya, rakyat hidup dalam penderitaan. Semua potensi dan kekayaan alam yang dimiliki seolah tidak memberikan arti apa-apa buat hidup rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, setelah kami melihat, mencermati dan menganalisa fakta kerusakan yang ada serta merumuskan kondisi ideal, maka demi Allah, Zat yang jiwa kami berada dalam genggaman-Nya, kami mahasiswa Indonesia bersumpah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dengan sepenuh jiwa, kami yakin bahwa sistem sekuler, baik berbentuk kapitalis-demokrasi maupun sosialis-komunis adalah menjadi sumber penderitaan rakyat dan sangat membahayakan eksistensi Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dengan sepenuh jiwa, kami yakin bahwa kedaulatan sepenuhnya harus dikembalikan kepada Allah SWT – Sang Pencipta alam semesta, manusia dan kehidupan - untuk menentukan masa depan Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dengan sepenuh jiwa, kami akan terus berjuang tanpa lelah untuk tegaknya syari’ah Islam dalam naungan Negara Khilafah Islamiyah sebagai solusi tuntas problematika masyarakat Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dengan sepenuh jiwa, kami menyatakan kepada semua pihak bahwa perjuangan yang kami lakukan adalah dengan seruan dan tantangan intelektual tanpa kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dengan sepenuh jiwa, kami menyatakan bahwa perjuangan yang kami lakukan bukanlah sebatas tuntutan sejarah tetapi adalah konsekuensi iman yang mendalam kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Dengan ini kami menyeru pada kalian semua mahasiswa , untuk bergabung dengan perjuangan ini .&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah mahaiswa ! Bangunlah dari tidurmu yang sudah terlalu lama !&lt;br /&gt;Wahai mahasiswa , dunia dalam genggaman kita . Perubahan adalah niscaya kemenangan bagi Islam , tidakkah kalian malu jika kalian hanya diam ? Kini sudah saatnya kta bergerak , bersatu , tegakkan sistem Islam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KjVxqZq-rtg/TtLF5E5vsuI/AAAAAAAAASc/Gg_2QpR2yz0/s1600/388548_318446574832101_100000002823669_1356749_702871805_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 586px; height: 439px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KjVxqZq-rtg/TtLF5E5vsuI/AAAAAAAAASc/Gg_2QpR2yz0/s320/388548_318446574832101_100000002823669_1356749_702871805_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679819664426775266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-2721068292044121598?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/2721068292044121598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/11/kongres-mahasiswa-islam-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2721068292044121598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2721068292044121598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/11/kongres-mahasiswa-islam-indonesia.html' title='KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA: Sebuah Titik Tolak Kebangkitan Mahasiswa'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KjVxqZq-rtg/TtLF5E5vsuI/AAAAAAAAASc/Gg_2QpR2yz0/s72-c/388548_318446574832101_100000002823669_1356749_702871805_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5619719872342393303</id><published>2011-11-19T14:47:00.000-08:00</published><updated>2011-11-25T16:44:28.569-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Saya Ingin Jadi Guru: SELAMAT HARI GURU'/><title type='text'>Saya Ingin Jadi Guru: SELAMAT HARI GURU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-JKIkzg4bHbE/TtA2UFWwJ0I/AAAAAAAAASE/_HuzhoQbqJg/s1600/laskar-pelangi-still-photos-511.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 314px; height: 209px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-JKIkzg4bHbE/TtA2UFWwJ0I/AAAAAAAAASE/_HuzhoQbqJg/s320/laskar-pelangi-still-photos-511.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679098848777086786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari ini saya teringat sewaktu saya masih duduk di bangku TK , dengan pinsil di tangan saya dan buku bergambar Doraemon di meja saya . Saya menggambar-gambar . Saya gambar bentuk kotak dan diatasnya ada bangun segitiga , saya beri tulisan Sekolah SD di bangun itu , kemudian disampingnya ada orang (yg baru saya sadari ternyata mirip orang-orangan sawah) menjinjing sesuatu berbentuk kotak yang saya sebut waktu itu tas . Saya sangat senang . berlari . Memperlihatkan pada ibuk saya : buk , ini cita2ku .. aku pingin jadi guru .. teriak saya riang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya ketika itu guru adalah sosok yg keren . pinter . dan tau banyak hal .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di TK saya melihat guru-guru saya pintar menggambar dan menyanyi . Tutur kata mereka halus dan tidak pernah marah . Mereka selalu bisa melerai teman-teman saya yang berebut mainan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang membuat saya kagum dengan guru adalah karena mereka mampu memintarkan orang , fikir saya waktu itu . Saya yg malu untuk menyanyi di depan kelas di berikannyalah motivasi untuk berani bernyanyi , saya yg tidak pandai menggambar diajarinyalah cara menggambar pemandangan dan rumah , saya yang kesulitan untuk menghitung dituntunnya bagaimana menjumlah dan mengurangi , dan banyak lagi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari saya ingin menjadi guru yang memintarkan orang terlebih mendidik orang , memberikan contoh teladan terbaik . Posisi yg sangat diperlukan saat ini dimana kerusakan sudah tersistem , dimana orang telah kehilangan panutan teladan yang baik : yang mencontohkan kebenaran .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru , saat ini menjadi profesi yang penuh kontroversi . Kenapa saya sebut seperti itu ? Karena telah terjadi pergeseran nilai-nilai dari dalam profesi guru itu sendiri . Teman saya nyeplos ketika kami diskusi di kelas , katanya kalau dulu guru itu di gugu dan ditiru , tapi sekarang guru itu di gugu malah ngajak turu (tidur) . Walaupun ungkapan itu tidak boleh digeneralisir kesemua orang yg berprofesi guru , tapi ungkapan itu memperlihatkan telah ada kemunduran nilai dari profesi guru .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru seharusnya memiliki dua kompetensi yang wajib dipenuhi , pertama Kompetensi Personal dan kedua Kompetensi Profesional . Kompetensi personal itu seperti apa ? yaitu kemampuan dari dalam diri guru untuk memunculkan sikap disiplin , bijaksana , jujur , adil , atau sikap-sikap baik yg perlu dimunculkan sebagai percontohan untuk siswanya . Hal ini sangat penting dimiliki oleh guru , karena guru akan di jadikan panutan oleh para siswanya , ketika para guru tidak mampu memberikan contoh yang baik maka siswa juga akan terbentuk menjadi pribadi yg tidak baik pula , yang dia dapat dari gurunya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetensi Profesional adalah kemampuan atau kewenangan yg dimiliki guru untuk mengajar suatu jenjang pendidikan atau suatu mata pelajaran yang dikuasainya . Contoh seorang guru yang berpendidikan Biologi misal , maka kompetensi mengajar mereka pelajaran biologi . suatu kesalahan ketika seorang guru lulusan PAUD harus mengajar kimia . Hal ini sesuai dengan istilah : Right man on the right place .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahh , tapi apa yg terjadi ? faktanya di negeri ini belum pernah mengalami masa dimana guru-gurunya memiliki dua kompetensi tersebut secara bersamaan . Di kisaran era tahun 1945 - 1998 sebelum krisis , guru di Indonesia adalah guru yang sederhana dan bersahaja , mereka bekerja dengan bayaran yang kecil tapi mereka bekerja dengan keras dan penuh ikhlas untuk mencerdaskan bangsa (hal ini bisa dibuktikan dengan minimnya gaji guru waktu itu , hingga orang menganggap profesi guru saat itu adalah profesi yang tidak prospek , jauh dari kesan sejahtera apalagi kaya). Moral mereka terjaga , sebagai seorang yang patut untuk dijadikan contoh teladan . Guru bagi mereka bukan sebuah profesi yang mereka jadikan sumber utama mendapatkan nafkah , tapi merupakan panggilan dari dalam jiwa mereka untuk rela dan ikhlas mendidikan anak-anak bangsa . Tapi pada kisaran periode ini kompetensi profesional gurulah yang rendah, contoh misalkan seseorang bisa mengajar sekolah menengah hanya dengan berijazah SPG, ataupun banyak dosen2 di era tahun 65 yang masih bergelarkan sarjana . Tapi menurut saya pribadi hal itu tidak terlalu menjadi soal , karena guru masih mampu menjadi teladan yang baik walaupun mungkin secara intelektual mereka masih belum terlalu tinggi . Karena yang memang itulah tuntutan utama seorang guru: memberikan teladan yang baik .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tengok guru-guru sekarang ? apa yang terjadi ? Profesi guru telah menjadi komoditi yang di buru banyak orang karena sekarang gaji seorang guru bergelar PN sangat menggiurkan . Coba kita bandingkan kampus-kampus pendidikan , lebih banyak manakah mahasiswa yang berkeinginan menjadi guru karena memang panggilan dari hatinya dengan mahasiswa yang berkeinginan menjadi guru karena mudahnya mencari pekerjaan kelak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya peminat profesi guru yang dipengaruhi oleh tingginya gaji ini juga bisa di lihat dari ngetrendnya program-program sertifikasi guru . Entah itu berbentuk PLPG maupun PPG . Program-program ini sangat banyak menarik minat guru karena setelah mereka mendapatkan sertifikat tersebut mereka akan mendapatkan gaji dua kali lipat dari gaji pokok , sangat menggirukan bukan ? belum lagi banyak terjadinya praktek jual beli portofolio yang merupakan persyaratan dalam PLPG . Kasus terbaru tentang kecurangan dalam sertifikasi guru telah di ungkapkan PB PGRI Sulistyo saat konfrensi pers di gedung D kemendikbud. (okezone.com, 23/11 2011)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang era sekarang ini kompetensi profesional guru benar-benar diangkat . Pendidikan mereka di tinggikan dengan pelatihan-pelatihan , syarat mengajar mereka juga di tinggikan , misalkan bagi guru SD sekarang wajib bergelar sarjana , dan bagi dosen minimal S2 . Sangat berkembang pesat sekali daripada era sebelumnya . Tapi kita lihat kompetensi personal mereka , banyak dari mereka yang kehilangan jati diri sebagai guru . Guru bukan lagi profesi yang memang tumbuh dari hati mereka untuk mengajar dan mendidik . Banyak guru yang berorientasi pada gaji yang tinggi , hingga mereka lalai untuk apa seharusnya mereka mengajar dan mendidik . Banyak juga calon guru (mahasiswa) kuliah hanya untuk mencari pekerjaan yang mudah , gaji tinggi dengan menjadi guru . Jika hal-hal itu muncul dalam pemikiran guru/calon guru maka apa yang mereka kerjakan (mengajar) akan berlandaskan  sifat pragmatis yaitu mencari manfaat dari apa yang mereka lakukan (pamrih) , dan kemudian sifat ikhlas dan rela berkorban untuk mengajar dan mendidik lama kelamaan akan terkikis dari guru-guru di negeri ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi fakta-fakta yang terjadi seperti di Medan seorang guru mencabuli dua siswinya (Detiknews.com). Di Surabaya Kepala SDN Kendangsari I telah memalsu tanda tangan untuk melakukan penyimpangan penggunaan dana BOS dan BOPDA (centroone.com). Kemudian banyak sekali guru yang melakukan tindak kekerasan pada siswa. Hal-hal seperti itu sudah sangat sering kita jumpai di media-media . Sangat banyak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya apa yang menjadi penyebab masalah-masalah itu tadi ? Apa yang menyebabkan profesi guru terdegradasi menjadi profesi yang diperebutkan karena gajinya yang tinggi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua terjadi karena adanya himpitan ekonomi  yang menuntut semua orang untuk mendapatkan nafkah yang lebih untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya , ada sebuah kondisi yang memaksa orang-orang untuk mendapatkan penghasilan yang lebih untuk memenuhi kebutuhan ekonomi yang semakin menjulang tinggi . Tidak hanya pada profesi guru saja sebenarnya , tapi disemua jenis profesi mereka dituntut untuk mendapatkan lebih . Dan gurupun dipaksa untuk itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan hari ini memaksa guru untuk bersikap seperti itu , untuk mencari penghasilan yang besar , untuk mendapatkan gaji yang besar , karena kondisi menuntut untuk demikian . Bisa kita lihat dengan semakin mahalnya biaya pendidikan , kesehatan , harga bahan-bahan pokok , dsb . Jika keadaan sudah seperti ini maka apakah ada pilihan lain bagi para guru kecuali untuk memilih menjadikan profesi guru ini menjadi sumber nafkah dan berorientasi pada gajinya ? iya , guru-guru telah dipaksa , guru-guru telah terpaksa oleh sistem yang mengatur mereka , entah mereka sadar atau tidak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun juga para calon guru , mereka yang kuliah dengan orientasi pekerjaan yang menghasilkan gaji besar , keinginan cepat lulus , terlalu akademisi dan lupa akan fungsi sosial mereka untuk peduli terhadap keadaan bangsa , sungguh mereka juga telah dipaksa . Keadaan kampus dengan beban kuliah yang berat akan memaksa mereka untuk tidak peduli dengan keadaan sekitar mereka . Mereka disibukkan dengan jam kuliah yang padat , dan tugas-tugas yang tanpa henti , menjadikan mereka bersikap apatis , dan menghilangkan sikap kritis mereka terhadap tatanan sistem yang salah ini , karena mereka berpikir telah sangat sibuk tidak ada waktu untuk memikirkan yang lain . Biaya kuliah yang sangat mahal juga telah menumbuhkan keinginan dalam diri mereka untuk segera mengembalikan modal yang telah mereka keluarkan selama mereka kuliah , dari keadaan seperti ini munculah orientasi kuliah hanya untuk mencari kerja bukan lagi mencari ilmu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang salah ? sistemnya atau gurunya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya , kita telah dipaksa .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru adalah manusia . Mereka adalah bapak dari anak-anak mereka , mereka adalah ibu dari anak mereka . Mereka adalah suami dari istri-istri mereka , mereke adalah istri dari suami-suami mereka . Mereka memiliki keluarga , yang senantiasa menunggu kedatangan mereka dirumah . Mereka memiliki anak , yang menunggu mereka membawakan makanan , pakaian ataupun sekotak susu . Mereka sangat mencintai keluarga mereka .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangat manusiawi ketika seseorang memberikan nafkah pada keluarganya , sungguh sangat mulia seorang ayah-ibu mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga pendidikan tertinggi . Tapi keadaan telah menyulitkan itu semua . Sistem telah membuat harga makanan , pakaian , susu melambung tinggi , keadaan telah membuat biaya pendidikan dan kesehatan mahal . Maka sangat wajar ketika dalam keadaan seperti itu , seseorang menjadi terfokus pada harta atau penghasilan , karena keadaanlah yang memaksa . Maka , siapa yang tidak manusiawi ? gurunya atau sistemnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar sekali kawan-kawanku , sistem yang bercokol di negeri ini telah salah , sistem yang mengatur negeri ini telah gagal mensejahterakan rakyatnya . Sistem di negeri ini telah memaksa rakyatnya menjadi rakyat yang pragmatis , mementingkan diri sendiri dan hanya berorientasi pada harta dan kekayaan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya , demokrasi berazaskan kapitalisme-sekuler telah gagal . Sistem yang berlandaskan persaingan bebas dan hanya berihak pada pemilik modal itu sudah tidak mampu memanusiakan manusia . Ide-ide mereka tentang HAM dan kebebasan sungguh telah menghilangkan nilai-nilai luhur kemanusiaan di negeri ini . Bagaimana rakyat terjerumus pada persaingan bebas , yang cenderung menghalalkan segala cara , rakyat saling sikut hanya untuk mendapatkan kelebihan harta , dan banyak lagi kebobrokan yang muncul dari ide sistem sekarang ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang bisa kita lakukan di sistem yang sudah rusak seperti ini ? Sungguh satu-satunya solusi atas permasalahan di negri ini adalah mengganti sistem yang ada dengan sistem baru yang telah terbukti kebenaran dan kelayakannya untuk diterapkan, yaitu sistem islam . Islam adalah agama sekaligus ideologi yang darinya muncul peraturan-peraturan yang bisa diterapkan . Termasuk sistem yang mengatur pendidikan (termasuk juga guru) . Bagaimana telah terbukti pada era kekhilafahan Islam mampu menjadi negara yang paling maju pendidikan dan ilmu pengetahuannya , begitu juga kesejahteraan guru sangat terjamin disitu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga aspek yang di gratiskan oleh negara khilafah pada rakyatnya adalah kesehatan , keamanan , dan pendidikan . Dana yang digunakan adalah dari sumber daya alam yang dikelola langsung oleh negara (tidak dijual kepada asing seperti sistem demokrasi) . contoh kecil misalkan Gunung Emas Freeport menghasilkan 200 ton emas per hari (taukah kalau pembagian antara AS dan Indonesia adalah AS=90% dan Indonesia=10%) . Bayangkan jika emas sebanyak itu di kembalikan pada rakyat untuk menggratiskan pendidikan , bagaimana rakyat tidak pintar ? Bagaimana guru tidak akan sejahtera ? guru tidak akan perlu lagi memikirkann gaji yang rendah dan kebutuhan ekonomi yang mendesak , mereka akan mampu konsentrasi mengajar dan mendidik jika kebutuhan mereka telah tercukupi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah rahasia kenapa Khilafah Islam dulu itu maju pendidikan dan ilmu pengetahuannya: karena negara BERTANGGUNGJAWAB PENUH untuk memberikan pendidikan pada rakyatnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sudah saatnya keadaan berubah , sungguh sudah muak seharusnya kita sekarang ini dengan keadaan yang ada . anda yang masih menganggap keadaan hari ini normal , maka bisa dipastikan andalah yang abnormal .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya sistem demokrasi dihapus dan diganti dengan islam , bukan tanpa alasan tapi kita telah  melihat fakta bahwa sungguh sistem ini telah gagal .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT HARI GURU 25 November 2011 .&lt;br /&gt;Jadilah guru yang baik , guru yang jadi teladan dan menyampaikan kebenaran .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5619719872342393303?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5619719872342393303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/11/saya-ingin-jadi-guru-selamat-hari-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5619719872342393303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5619719872342393303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/11/saya-ingin-jadi-guru-selamat-hari-guru.html' title='Saya Ingin Jadi Guru: SELAMAT HARI GURU'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-JKIkzg4bHbE/TtA2UFWwJ0I/AAAAAAAAASE/_HuzhoQbqJg/s72-c/laskar-pelangi-still-photos-511.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-2157083766499720486</id><published>2011-11-14T06:51:00.000-08:00</published><updated>2011-11-14T07:28:57.506-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memimpin'/><title type='text'>Memimpin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Ts3ye8ltcX4/TsEzgYHNb0I/AAAAAAAAAR4/qgTuLPVNACE/s1600/426px-Abdulhamid21890.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 162px; height: 229px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ts3ye8ltcX4/TsEzgYHNb0I/AAAAAAAAAR4/qgTuLPVNACE/s320/426px-Abdulhamid21890.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5674873636785057602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Memimpin , adalah dimana ketika kau mampu mengorbankan lebih dari yang kau mampu kepada apa yang kau pimpin .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus mampu membuat ucapannya didengar , yang lebih penting pemimpin harus mampu mendengar .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus mempu mengarahkan , yang lebih penting pemimpin harus mampu diarahkan terlebih ketika dia salah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus mampu merasakan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus mampu menyatu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Lalu pemimpin seperti apakah yang ucapannya sudah tidak lagi didengar padahal dia sudah mau mendengar; apa yang dia arahkan sudah tidak mau diikuti padahal dia sudah selalu mau diarahkan; tidak ada yg mau merasakannya padahal dia selalu bisa merasakan yg lain; pemimpin yg termarjinalkan padahal dia selalu berusaha menyatu; padahal dia sudah mengorbankan lebih dari yang dia mampu kepada apa yang dia pimpin ?&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-2157083766499720486?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/2157083766499720486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/11/memimpin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2157083766499720486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2157083766499720486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/11/memimpin.html' title='Memimpin'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Ts3ye8ltcX4/TsEzgYHNb0I/AAAAAAAAAR4/qgTuLPVNACE/s72-c/426px-Abdulhamid21890.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5472998514362208852</id><published>2011-09-07T00:03:00.000-07:00</published><updated>2011-09-07T00:30:45.560-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siapa yang Kita Sembah'/><title type='text'>Siapa yang Kita Sembah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-DH7IiWt7S48/TmccF-iggCI/AAAAAAAAARw/Er9DVHNUMjk/s1600/mirza-gulam-ahmad.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 231px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-DH7IiWt7S48/TmccF-iggCI/AAAAAAAAARw/Er9DVHNUMjk/s320/mirza-gulam-ahmad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649515146572234786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh: Divan Semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ayat kubuka, ayat al Taubah 9: 31.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bunyinya sahabat-sahabatku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka  menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib (pendeta-pendeta)  mereka sebagai Tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan)  Al-Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang  Maha Esa; Tidak ada Tuhan selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang  mereka persekutukan”.(QS. At-Taubah [9] : 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada satu saat,  Baginda Rasulullah yang mulia, yang kita cintai dengan darah dan  kerinduan hingga sesak itu berbisik di telinga, menyentuh hati kita  dengan kehangatan ucapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang beliau katakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui  Imam Ahmad, At-Tirmidzi dan Ibnu Jarir meriwayatkan dari Adi bin Hatim  Ath-Thai, bahwa Adi bin Hatim mengahadap Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi  Wa Sallam dan di lehernya ada salib, sementara Rasulullah Shallallahu  ‘Alaihi Wa Sallam membacakan ayat Al Taubah 9:31.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia (Adi bin Hatim) berkata:&lt;br /&gt;"Maka aku interupsi, mereka tidak pernah menyembah (para pendeta)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya  (mereka menyembah para pendeta). Jika (para pendeta) mengharamkan  kepada mereka sesuatu yang halal dan menghalalkan sesuatu yang haram,  mereka mengikuti (para pendeta itu) maka itulah cara mereka menyembah  pendeta mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ibnu Katsir, Maktabah Dar al-Salam, 1994, 2/459).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, siapakah yang kita sembah? Allah-kah? Atau partai, atau pemimpin politikmu? atau hawa nafsu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  kita menyatakan Ahmadiyah sesat, karena mereka memiliki wahyu Mirza  Ghulam dalam 'kitab suci' Tadzkirahnya, karena kaum Ahmadiyah itu  menjadikan Tadzkirah sebagai sumber hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak sesatkah  kita, ketika kita mengambil sumber hukum tidak berdasarkan hukum Allah,  diluar itu kita malah memusuhi manusia-manusia yang rindu syariat-Nya  ditegakkan? membuat fitnah atas mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, siapakah yang  kita sembah? Allah kah? atau ... ke-ilahian itu telah berpindah pada  sosok manusia dan perangkat hukum yang dibuatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5472998514362208852?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5472998514362208852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/09/siapa-yang-kita-sembah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5472998514362208852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5472998514362208852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/09/siapa-yang-kita-sembah.html' title='Siapa yang Kita Sembah'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-DH7IiWt7S48/TmccF-iggCI/AAAAAAAAARw/Er9DVHNUMjk/s72-c/mirza-gulam-ahmad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-811425635659144782</id><published>2011-09-05T01:25:00.000-07:00</published><updated>2011-09-05T02:05:09.138-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obralan'/><title type='text'>Obralan</title><content type='html'>tau gambar ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-q3Maf0RdxVo/TmSNWQc4-yI/AAAAAAAAAQ4/8W7MFvDwRQ8/s1600/viewthumb.php.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 194px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-q3Maf0RdxVo/TmSNWQc4-yI/AAAAAAAAAQ4/8W7MFvDwRQ8/s320/viewthumb.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648795246142225186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau liat gambar diatas gue inget ama yang namanya pacaran . mirip kaya barang yang di obral .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gimana nggak ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si pacar kaya barang obralan yang bebas di pegang ama sapa aja , di pilih2 ,di tawar , di coba2 , kalau gak cocok ya di buang ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan yang namanya barang obralan pastinya itu barang udah bekas ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-__tTrHMcsSA/TmSNtasyDfI/AAAAAAAAARA/VpMH3WqwHD4/s1600/pacaran2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-__tTrHMcsSA/TmSNtasyDfI/AAAAAAAAARA/VpMH3WqwHD4/s320/pacaran2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648795644030225906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8SatIaYXqSQ/TmSN3m0tUUI/AAAAAAAAARI/utz-aks0HQM/s1600/pacaran-thok-ae-747154.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 175px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8SatIaYXqSQ/TmSN3m0tUUI/AAAAAAAAARI/utz-aks0HQM/s320/pacaran-thok-ae-747154.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648795819083387202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-7KgUOCccH7M/TmSOAyreyJI/AAAAAAAAARQ/Oetzx-fQtMs/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 265px; height: 190px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-7KgUOCccH7M/TmSOAyreyJI/AAAAAAAAARQ/Oetzx-fQtMs/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648795976884734098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bedain ama gambar dibawah ini ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vsFrwuJC60E/TmSOMviIKvI/AAAAAAAAARY/x4U6Mi3DR9s/s1600/shirt.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 199px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vsFrwuJC60E/TmSOMviIKvI/AAAAAAAAARY/x4U6Mi3DR9s/s320/shirt.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648796182198627058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau yang ini jelas beda , nggak sembarang orang bisa nawar , apa lagi megang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cuma orang tertentu yang memenuhi syarat tertentu yang boleh memiliki . yang pasti ini lebih keren ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan cuma orang yang resmi memiliki doang yang boleh megang dan make ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-OBgHWq0ibB4/TmSPYukkK1I/AAAAAAAAARg/SC8VZhB2bAc/s1600/site_1_rand_1622919034_iran_woman_silhouette_2207_b_getty.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-OBgHWq0ibB4/TmSPYukkK1I/AAAAAAAAARg/SC8VZhB2bAc/s320/site_1_rand_1622919034_iran_woman_silhouette_2207_b_getty.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648797487610473298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-EzzOGdpSjrE/TmSPiru2UBI/AAAAAAAAARo/G6p5x04Xioc/s1600/n73567669682_12151.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 183px; height: 277px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-EzzOGdpSjrE/TmSPiru2UBI/AAAAAAAAARo/G6p5x04Xioc/s320/n73567669682_12151.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648797658646990866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Gimana menurutmu ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ideologicalRose&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-811425635659144782?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/811425635659144782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/09/obralan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/811425635659144782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/811425635659144782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/09/obralan.html' title='Obralan'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-q3Maf0RdxVo/TmSNWQc4-yI/AAAAAAAAAQ4/8W7MFvDwRQ8/s72-c/viewthumb.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-6836079372391409587</id><published>2011-09-05T00:10:00.000-07:00</published><updated>2011-09-05T00:12:56.052-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Negara Islam: Fakta Normatif Dan Empiris'/><title type='text'>Negara Islam: Fakta Normatif Dan Empiris</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-gvp1FZDRSrg/TmR2U7MaozI/AAAAAAAAAQw/uzWDs7-zJTk/s1600/KhilafahMatterOfTime.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 299px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-gvp1FZDRSrg/TmR2U7MaozI/AAAAAAAAAQw/uzWDs7-zJTk/s320/KhilafahMatterOfTime.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648769934488675122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Oleh: Hafidz Abdurrahman&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada sebagian intelektual yang menyatakan, bahwa Alquran dan Sunnah  tidak pernah mewajibkan untuk mendirikan Negara Islam. Bahkan, ada yang  menyatakan, bahwa Alquran dan Sunnah juga tidak pernah menyebut Negara  Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan seperti ini bisa terjadi karena dua kemungkinan. &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, karena merasa tertuduh, terutama ketika Negara Islam telah menjadi monster yang menakutkan, sehingga takut. . &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, karena tidak tahu atau tidak menemukan, bahwa Negara Islam tersebut memang ada di dalam Alquran dan Sunnah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu, baik karena kemungkinan yang pertama maupun kedua, sama-sama  tidak mewakili Islam. Bahkan, pandangan yang muncul dari keduanya  sama-sama tidak mempunyai nilai apapun dalam ajaran Islam. Apalagi,  masalah negara ini merupakan masalah &lt;em&gt;ma’lum[un] min ad-din bi ad-dharurah &lt;/em&gt;(perkara  agama yang sudah diyakini/diketahui kepentingannya). Karena itu, adanya  negara ini hukumnya wajib. Kewajibannya pun telah disepakati oleh para  ulama, baik Ahlussunnah, Syi’ah, Khawarij maupun Muktazilah (Lihat,  al-Asy’ari, &lt;em&gt;Maqalat al-Islamiyyin wa Ikhtilafi al-Mushallin, &lt;/em&gt;Juz II/149).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam an-Nawawi, dalam kitabnya, &lt;em&gt;Raudhatu at-Thalibin wa ‘Umdatu al-Muftin&lt;/em&gt; menyatakan, bahwa mendirikan &lt;em&gt;imamah &lt;/em&gt;hukumnya  Fardhu Kifayah. Jika hanya ada satu orang (yang layak), maka dia wajib  diangkat. Jika tidak ada yang mengajukannya, maka &lt;em&gt;imamah&lt;/em&gt; itu wajib diusahakan (Lihat, an-Nawawi, &lt;em&gt;Raudhatu at-Thalibin wa ‘Umdatu al-Muftin&lt;/em&gt;, Juz VIII/369). &lt;em&gt;Imamah &lt;/em&gt;yang dimaksud oleh Imam an-Nawawi di sini tak lain adalah Khilafah, atau Negara Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, tidak ada perbedaan di kalangan ulama, bahwa Nabi  Muhammad, selain sebagai Nabi dan Rasul, baginda SAW adalah kepala  negara. Ini dibuktikan dengan firman Allah SWT yang menitahkan, bahwa  tugas Nabi dan Rasul hanya &lt;em&gt;tabligh&lt;/em&gt; (menyampaikan risalah): &lt;em&gt;“Dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(Q.s. an-Nur [24]: 54)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi, faktanya banyak nash Alquran memeritahkan kepada Baginda SAW  untuk memotong tangan pencuri (QS al-Maidah [05]: 38), mencambuk pezina  (QS an-Nur [24]: 3), memerintah berdasarkan hukum Allah (QS al-Maidah  [05]: 49), memerangi kaum Kafir (QS at-Taubah [09]: 36), menumpas  perusuh (QS al-Maidah [05]: 33). Sedangkan tugas-tugas di atas adalah  tugas yang lazimnya dijalankan oleh kepala negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari dua kategori nash di atas, yaitu nash yang menyatakan Nabi  Muhammad SAW sebagaimana Nabi dan Rasul yang lain hanya diberi tugas  untuk &lt;em&gt;tabligh&lt;/em&gt;, tetapi nash-nash lain memerintahkan Nabi  Muhammad untuk melakukan tugas-tugas negara, maka bisa ditarik  kesimpulan, bahwa Nabi Muhammad bukan hanya Nabi dan Rasul, tetapi juga  kepala negara. Ini berbeda dengan Nabi Musa, Isa, Ibrahim, Nuh -&lt;em&gt;‘alaihim as-salam&lt;/em&gt;, yang hanya diberi tugas untuk &lt;em&gt;tabligh&lt;/em&gt;. Ini kemudian dipertegas oleh Nabi sendiri: &lt;em&gt;“Dahulu  Bani Israil diurus oleh para Nabi. Ketika seorang Nabi telah wafat,  maka digantikan oleh Nabi yang lain. Bahwa, tidak akan ada seorang Nabi  pun setelahku, dan akan ada para khalifah. Jumlah mereka pun banyak.” &lt;/em&gt;(HR Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sabda Nabi yang menyatakan, &lt;em&gt;Wa innahu la nabiyya ba’di, wa sayakunu khulafa’ fa yaktsurun &lt;/em&gt;(&lt;em&gt;Bahwa, tidak akan ada seorang Nabi pun setelahku, dan akan ada para khalifah. Jumlah mereka pun banyak&lt;/em&gt;)  membuktikan, bahwa posisi Baginda SAW sebagai Nabi dan Rasul yang  terakhir tidak tergantikan. Tetapi, posisi Baginda yang lain, yaitu  kepala negara yang bisa digantikan. Dan pengganti Baginda SAW adalah &lt;em&gt;Khalifah&lt;/em&gt;, yang memerintah secara berkesinambungan, sehingga jumlahnya banyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semuanya ini membuktikan, bahwa ajaran tentang negara jelas dinyatakan dalam nash, khususnya Sunnah, dengan istilah &lt;em&gt;Khilafah&lt;/em&gt; (HR Ahmad dari Nu’man bin Basyir)&lt;strong&gt;, &lt;/strong&gt;dan&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;pemangkunya disebut &lt;em&gt;Khalifah&lt;/em&gt; (HR Bukhari dari Abu Hurairah). Karena itu, istilah &lt;em&gt;Khilafah&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Khalifah &lt;/em&gt;adalah  istilah syariah, yang digunakan oleh nash syariah, sebagaimana Shalat,  Zakat, Jihad dan Haji, untuk menyebut negara dengan konteks dan konotasi  yang khas. Konteks dan konotasi Khilafah itu tak lain adalah negara  kaum Muslim di seluruh dunia yang dibangun berdasarkan akidah Islam,  untuk menerapkan hukum-hukum syariah dan mengemban dakwah Islam ke  seluruh dunia. Negara kesatuan, bukan federasi maupun persemakmuran;  bukan monarki, baik absolut maupun parlementer;  bukan pula republik,  baik presidensiil maupun parlementer; bukan pula demokrasi, teokrasi,  autokrasi maupun diktator. Itulah &lt;em&gt;Khilafah Rasyidah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang penggunaan istilah Negara Islam (&lt;em&gt;ad-Daulah al-Islamiyyah&lt;/em&gt;), memang tidak pernah digunakan oleh Alquran dan Sunnah. Karena istilah &lt;em&gt;Daulah&lt;/em&gt;  adalah istilah baru, yang diambil dari khazanah di luar Islam. Awalnya  istilah ini digunakan oleh para filosof Yunani Kuno, seperti Plato dan  Aristoteles. Sementara umat Islam baru berinteraksi dengan filsafat  Yunani, ketika mereka menaklukkan Mesir dan Syam pada zaman Umar bin  al-Khatthab. Namun, istilah &lt;em&gt;Daulah &lt;/em&gt;saat itu juga belum  digunakan. Baru setelah buku-buku filsafat diterjemahkan ke dalam bahasa  Arab pada zaman Khilafah Abbasiyah, mulailah istilah tersebut dikenal  oleh kaum Muslim. Kata &lt;em&gt;Daulah &lt;/em&gt;digunakan untuk menerjemahkan kata &lt;em&gt;State&lt;/em&gt;, yang digunakan oleh Plato maupun Aristoteles dalam buku mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, karena istilah &lt;em&gt;Daulah &lt;/em&gt;ini bisa &lt;em&gt;misunderstanding&lt;/em&gt;, maka para ulama kaum Muslim ketika menggunakannya untuk menyebut Khilafah, mereka pun menggunakan kata &lt;em&gt;Daulah &lt;/em&gt;dengan tambahan sifat &lt;em&gt;Islamiyyah &lt;/em&gt;di belakangnya, sehingga mulailah kata &lt;em&gt;ad-Daulah al-Islamiyyah&lt;/em&gt; digunakan untuk menyebut &lt;em&gt;Khilafah. &lt;/em&gt;Ini bisa dilacak pada tulisan Ibn Qutaibah ad-Dainuri (w. 276 H), dalam kitabnya, &lt;em&gt;al-Imamah wa as-Siyasah&lt;/em&gt;,  yang ditulis pada pertengahan abad ke-3 Hijriyah. Boleh dikatakan, Ibn  Qutaibahlah ulama yang pertama kali menggunakan istilah tersebut sebagai  padanan dari istilah &lt;em&gt;Khilafah&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu, diikuti oleh Yaqut al-Hamawi (w. 626 H) dalam &lt;em&gt;Mu’jam al-Buldan, &lt;/em&gt;Ibn Taimiyyah (w. 726 H) dalam &lt;em&gt;Majmu’ al-Fatawa&lt;/em&gt;, Ibn Katsir (w. 774 H) dalam &lt;em&gt;al-Bidayah wa an-Nihayah&lt;/em&gt;, dan Ibn Khaldun (w. 808 H) dalam &lt;em&gt;Muqaddimah &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Tarikh Ibn Khaldun. &lt;/em&gt;Inilah  fakta normatif eksistensi Negara Islam atau Khilafah dalam khazanah  klasik. Selain fakta normatif, juga ada fakta empiris yang telah  membuktikan eksistensinya, baik dalam bentuk perundang-undangan yang  pernah diterapkan pada zamannya, maupun peninggalan fisik yang hingga  kini masih berdiri kokoh di negeri-negeri kaum Muslim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, sangat memalukan jika ada intelektual atau ulama yang  menyatakan, bahwa Alquran dan Sunnah tidak pernah mengajarkan tentang  Negara Islam. Pernyataan yang sebenarnya tidak akan mengurangi sedikit  pun kelengkapan dan keagungan ajaran Islam. Sebaliknya, justru  meruntuhkan kredibilitas mereka sebagai intelektual atau ulama. Wajar,  jika karena alasan yang sama, &lt;em&gt;Hai’ah Kibar Ulama’ al-Azhar &lt;/em&gt;di masa lalu telah mencabut seluruh gelar dan ijazah yang telah diberikan kepada Ali bin Abd ar-Raziq. &lt;em&gt;Wallahu a’lam.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-6836079372391409587?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/6836079372391409587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/09/negara-islam-fakta-normatif-dan-empiris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6836079372391409587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6836079372391409587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/09/negara-islam-fakta-normatif-dan-empiris.html' title='Negara Islam: Fakta Normatif Dan Empiris'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-gvp1FZDRSrg/TmR2U7MaozI/AAAAAAAAAQw/uzWDs7-zJTk/s72-c/KhilafahMatterOfTime.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5390164976116238373</id><published>2011-08-07T00:04:00.000-07:00</published><updated>2011-08-07T00:08:45.110-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SAYA ANTI DEMOKRASI Oleh Emha Ainun Najib'/><title type='text'>SAYA ANTI DEMOKRASI Oleh Emha Ainun Najib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9xQxeF8RVlU/Tj455AzvIfI/AAAAAAAAAQo/0TKtOvNnSIU/s1600/timthumb.php.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9xQxeF8RVlU/Tj455AzvIfI/AAAAAAAAAQo/0TKtOvNnSIU/s320/timthumb.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5638007435146764786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Dalam buku barunya, Emha  menelurkan pernyataan kontroversial, buku baru  yang ia terbitkan  berjudul "Iblis Nusantara Dajjal Dunia". Berikut  sekilas apa yang ia  tuangkan dalam bukunya yang cukup menarik untuk  disimak, yaitu "Anti  Demokrasi"&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau ada bentrok antara Ustadz  dengan Pastur,  pihak Depag, Polsek, dan Danramil harus menyalahkan  Ustadz, sebab  kalau tidak itu namanya diktator mayoritas.  Mentang-mentang Ummat Islam  mayoritas, asalkan yang mayoritas bukan yang  selain Islam - harus  mengalah dan wajib kalah. Kalau mayoritas kalah,  itu memang sudah  seharusnya, asalkan mayoritasnya Islam dan minoritasnya  Kristen. Tapi  kalau mayoritasnya Kristen dan minoritasnya Islam, Islam  yang harus  kalah. Baru wajar namanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau Khadhafi kurang ajar,   yang salah adalah Islam. Kalau Palestina banyak teroris, yang salah   adalah Islam. Kalau Saddam Hussein nranyak, yang salah adalah Islam.   Tapi kalau Belanda menjajah Indonesia 350 tahun, yang salah bukan   Kristen. Kalau amerika Serikat jumawa dan adigang adigung adiguna kepada   rakyat Irak, yang salah bukan Kristen. Bahkan sesudah ribuan bom   dihujankan di seantero Bagdad, Amerika Serikatlah pemegang sertifikat   kebenaran, sementara yang salah pasti adalah Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Agama"   yang paling benar adalah demokrasi. Anti demokrasi sama dengan setan   dan iblis. Cara mengukur siapa dan bagaimana yang pro dan yang kontra   demokrasi, ditentukan pasti bukan oleh orang Islam. Golongan Islam   mendapat jatah menjadi pihak yang diplonco dan dites terus menerus oleh   subyektivisme kaum non-Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kaum Muslimin diwajibkan  menjadi  penganut demokrasi agar diakui oleh peradaban dunia. Dan untuk   mempelajari demokrasi, mereka dilarang membaca kelakuan kecurangan   informasi jaringan media massa Barat atas kesunyatan Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang-orang   non-Muslim, terutama kaum Kristiani dunia, mendapatkan previlese dari   Tuhan untuk mempelajari Islam tidak dengan membaca Al-Quran dan   menghayati Sunnah Rasulullah Muhammad SAW, melainkan dengan menilai dari   sudut pandang mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka kalau penghuni peradaban   global dunia bersikap anti-Islam tanpa melalui apresiasi terhadap   Qur'an, saya juga akan siap menyatakan diri sebagai anti-demokrasi   karena saya jembek dan muak terhadap kelakuan Amerika Serikat di   berbagai belahan dunia. Dan dari sudut itulah demokrasi saya nilai,   sebagaimana dari sudut yang semacam juga menilai Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;http://rootsofmadinahjurnal.blogspot.com/&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5390164976116238373?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5390164976116238373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/08/saya-anti-demokrasi-oleh-emha-ainun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5390164976116238373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5390164976116238373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/08/saya-anti-demokrasi-oleh-emha-ainun.html' title='SAYA ANTI DEMOKRASI Oleh Emha Ainun Najib'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9xQxeF8RVlU/Tj455AzvIfI/AAAAAAAAAQo/0TKtOvNnSIU/s72-c/timthumb.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3692779799891130292</id><published>2011-07-18T01:00:00.000-07:00</published><updated>2011-07-18T01:29:51.237-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAMnya Sukardi'/><title type='text'>HAMnya Sukardi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ditengah ocehan dosennya yang ngomong tentang HAM, Kardi malah ngantuk. Matanya sembab , lengket seperti di lem castol warna kuning-kuning. Tadi malam dia ngelembur nonton film Butterfly Efect yang baru dia bajak di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah keseriusan teman-temannya memperhatikan pelajaran dari dosennya, Kardi malah sibuk mencari posisi tidur yang enak agar tidak ketahuan dosennya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-temannya geleng2 kepala melihat tingkah Kardi yang nyeleneh itu. Mereka tertawa. hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Dosen yang udah punya gelar profesor itu dicuekin Kardi. Kardi melulu menguap. Sang dosen pun mengencangkan suara, dia bilang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ manusia itu memiliki Hak berdiri sendiri, hak kebebasan. Hak yang diseb&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ut hak asasi manusia, yang di lindungi oleh PBB. Bla bla bla ... “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoah , ngantuk ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ manusia berhak melakukan apa saja. Misalnya berhak berpendapat, berhak mengapresiasikan seni, berhak memilih keyakinan agama. Blu ble blu ble ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoahhhhmm ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ dan kebenaran itu bentuknya relatif. Tergantung dimana tempatnya. S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;esuatu yang benar di afrika belum tentu benar di indonesia, juga sebaliknya. Dan kita tidak bisa memaksakan sesuatu yang kita anggap benar. Selama sesuatu itu bermanfaat di suatu tempat, maka hal itu bisa disebut ke&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;benaran . blah bleh blah bleh ... “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoooooaaaahhh ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ demikiann juga dalam beragama, kita tidak boleh menganggap agama kita paling benar karena sekali lagi kebenaran itu relatif. Dan kita harus menjunjung tinggi pluralisme. Kitap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;un juga tidak bisa menyalahkan orang yg keluar dari agamanya, karena itu hak mereka yang tidak bisa diikat. Kita harus menghormati pilihan mereka, karena agam kita adalah agam kita dan agama mereka adalah agama mereka. Blueh blueh blueh blueh ...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hooooooaaaaahhhmmm , ngantuuukk ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Semua adalah relatif  (All is relative) merupakan slogan generasi zaman postmodern di barat. Ia bagaikan firman tanpa tuhan, dan sabda tanpa nabi. Ia menyerupai undang-undang, tapi tanpa penguasa. Slogan itu memang enak didengar dan menjanjikan keni&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;kmatan syahwat manusia. Baik buruk, salah benar, porno tidak porno, sopan tidak sopan, bahkan dosa tidak dosa adalah nisbi belaka. Artinya tergantung siapa yang menilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mau jujur, Slogan relativisme ini sebenarnya lahir dari kebencian. Kebencian pemikir barat modern terhadap agama. Benci terhadap sesuatu yang mutlak dan mengikat. Generasi postmodernis pun mewarisi kebencian ini. Tapi semua o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;rang t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;au, kebencian tidak pernah bisa menghasilkan kearifan dan kebenaran. Bahkan persahabatan dan persaudaraan tidak selalu bisa berkompromi dengan kebenaran. Aristoteles rela memilih kebenaran dari pada persahabatan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu “semua adalah relatif” kemudian menjadi sebuah kerangka berfikir. “berfikirlah yang benar, tapi jangan merasa benar,” sebab kebenaran itu relative. jangan terlalu lantang berbicara tentang kebenaran, dan jangan menegur kesalahan,” kerena kebenaran adalah relative . “benar bagi anda belum tentu benar bagi kami,” semua dalah relatif.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;Kerangka berfikir yang demikian itu disempurnakan oleh filosof paling "ngawur' dalam abad modern Nietzsche. Dengan gagasan nihilisme dan relativisme itu, filosof yang di akhir hidupnya gila itu telah menggemparkan dan menjungkirbalikan dunia intelektual dan spiritual&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;. Tak terpungkiri para cendikiawan, intelektual, dan mahasiswa muslim terpengaruh dan teracuni oleh pemikiran ngawurnya itu. Tak sampai disitu saja, mereka bahkan memposisikan nietzsche sebagi  idola baru, nabi baru yang membawa ajaran/agama baru.&lt;/span&gt; &lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama dosen Kardi pun geram dengan tingkah Kardi yan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;g seenak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nya sendiri. Sudah sejam lamanya ocehan dosen itu di tanggapi dengan uapan Kardi yang hampir menelan seisi kelas. Dengan nada marah dosen itu pun berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ KARDI ..!! dari tadi saya lihat kamu ngantuk terus? Ayoo coba kamu tanggapi apa yang sudah saya jelaskan tadi !!&lt;br /&gt;Teman-teman sekelas Kardi tertawa. Haha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mata yang masih setengah terbuka Kardi nyeletuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bu, kalo suatu hari anak perempuan ibu telanjang, kemudian dia nari-na&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ri di tengah jalan sambil nyanyi. Menurut dia itu adalah bentuk apresiasi seni, dan itu adalah hak dia. Ketika ibu menegur dan memarahinya, anak itu ibu itu menjawab: ini hak saya bu, ibu tidak berhak mengikatnya. Kalau ibu m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;elarang saya mengaprsiasikan seni berarti ibu melanggar ham. Gimana menurut ibu? “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dosen bengong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman Kardi plonga-plongo (bengong dan saling memandang 1 sama lain). Kemudian mereka tertawa lirih. Qieqie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kemana HAM dan kebebasan ketika terjadi ini ..&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-jA6RSt71RU4/TiPrr0SjszI/AAAAAAAAAQY/lzOORfIJMWk/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 251px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-jA6RSt71RU4/TiPrr0SjszI/AAAAAAAAAQY/lzOORfIJMWk/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630603097146635058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dan ini ..&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ejNoOFcTw6U/TiPsM3O2t2I/AAAAAAAAAQg/AJYYZOJbrg0/s1600/jhjh.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 207px; height: 244px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ejNoOFcTw6U/TiPsM3O2t2I/AAAAAAAAAQg/AJYYZOJbrg0/s320/jhjh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630603664872093538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;Dan banyak lagi ..&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di Sunting dari tulisan seorang kawan, Wak Hadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh: Sukardi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3692779799891130292?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3692779799891130292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/hamnya-sukardi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3692779799891130292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3692779799891130292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/hamnya-sukardi.html' title='HAMnya Sukardi'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-jA6RSt71RU4/TiPrr0SjszI/AAAAAAAAAQY/lzOORfIJMWk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-7240934288621081344</id><published>2011-07-15T06:25:00.000-07:00</published><updated>2011-07-15T06:42:01.577-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita oleh ideologicalRose'/><title type='text'>Cerita oleh ideologicalRose</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-xuYOWD9Da34/TiBDVhJQavI/AAAAAAAAAQQ/4-dOfoFPJow/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 240px; height: 158px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-xuYOWD9Da34/TiBDVhJQavI/AAAAAAAAAQQ/4-dOfoFPJow/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629573571166628594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Teringat dulu ketika terakhir saya berkencan dengan pacar saya. Ketika itu saya menganggap seperti inilah cinta. Cinta yang selalu menuntut untuk diungkapkan. Cinta yang darinya selalu membutuhkan implementasi yang nyata.&lt;xml&gt;&lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;&lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Teman saya mengatakan bahwa cinta itu tak hanya diam. Kecenderungan yang muncul dari setiap hati manusia itu membutuhkan penyaluran. Penyaluran agar pemiliknya dapat menikmati keindahan yang terpancar olehnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sepasang kekasih, memandang bahwa pasangannya adalah manusia terbaik di muka bumi ini. Puisi mereka puisi paling romantis. Lagu-lagu mereka lagu-lagu paling merdu. Makan malam mereka, dansa mereka, adalah suatu yang paling indah. Hati mereka berbunga-bunga, pipi mereka merona, dan mata mereka berbinar ketika mereka berdua bersama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dua tahun lalu terakhir kali saya mampu mengungkapkan cinta saya pada seorang perempuan, ketika itu pacar saya. Puisi kami paling romantisa, dinner kami paling indah. Dan dunia hanya milik kami berdua. Sungguh sekarang bukannya saya tidak mampu mengungkapan cinta, tapi lebih mendasar dari itu. Bahwa pemikiran saya tentang cinta sudah banyak berubah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bahwa cinta itu tetap suatu yang sakral bagi saya. Cinta adalah suatu yang perlu di jaga, di dalam hati. Dan perlu penjagaan yang sangat kuat agar cinta bisa di gunakan dengan sebaik cara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cinta di gunakan dengan sebaik cara? Seperti apa itu? Disekitar kita, sadar atau tidak sangat banyak penggunaan cinta yang tidak dengan sebaiknya, walaupun bagi para pelakunya itu merupakan hal yang lumrah. Mereka lupa hakikat kesucian cinta, dan mereka lupa untuk apa sebenarnya cinta di ciptakan Sang Pencipta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka lalai hingga rela di butakan, di butakan oleh cinta. Mereka terbuai, dengan pembenaran atas nama cinta. Tidak usahlah saya menyebutkan dengan detail contohnya, saya yakin teman2 lebih sering melihatnya. Ya, mereka yang melakukan sentuhan, ciuman, bahkan sampai hubungan tubuh intim, mereka lakukan dengan pembenaran atas nama cinta. Pembenaran bahwa cinta mampu menghalalkan ketika sepasang kekasih mau melakukannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bagi saya petunjuk dalam hidup ini sudah jelas, yaitu apa yang diturunkan sang pencipta. Entah yang merupakan firmanNya atau perbuatan yang di contohkan utusanNya. Demikian juga dengan cinta, saya sudah menemukan jawabannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam islam tak ada namanya penyaluran cinta ketika cinta itu masih haram untuk di salurkan. Disinilah islam menghormati kesakralan cinta. Cinta harus memiliki ikatan suci terlebih dahulu ketika pemiliknya hendak menikmatinya, yaitu ikatan pernikahan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;   &lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;erjagalah dari segala maksiat dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat&lt;br /&gt;disatukan dalam karunia yang suci bersama jiwa2 yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri&lt;br /&gt;ini bukan cerita cinderella, bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya&lt;br /&gt;tak dapat diukur tapi bersama allah semua pasti akan teratur&lt;br /&gt;dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam&lt;br /&gt;bersemi dari pupuk akhlak yang hebat, berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat&lt;br /&gt;tidak, ini tidak akan di mengerti oleh hati yang penuh denagn dusta, yang buta oleh warna-warni dunia yang fana&lt;br /&gt;ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya&lt;br /&gt;keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah&lt;br /&gt;dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah&lt;br /&gt;untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan&lt;br /&gt;dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta&lt;br /&gt;karna bukan apa siapa dan bagaimana tapi luruskanlah dalam wangi surga&lt;br /&gt;karna apa sebenarnya kita berani berkata cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;          &lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan saya memilih tetap menyimpan cinta saya dan memberikan pada yang berhak kelak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ideologicalRose&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di ilhami dari puisi seorang sahabat di atas . silahkan berkontemplasi sendiri&lt;/span&gt; ^^&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:latentstyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-7240934288621081344?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/7240934288621081344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/cerita-oleh-ideologicalrose.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7240934288621081344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7240934288621081344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/cerita-oleh-ideologicalrose.html' title='Cerita oleh ideologicalRose'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-xuYOWD9Da34/TiBDVhJQavI/AAAAAAAAAQQ/4-dOfoFPJow/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-8209915314824542809</id><published>2011-07-12T23:53:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T23:55:01.506-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Che dan Revolusi Islam'/><title type='text'>Che dan Revolusi Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/--Qwk95nbof0/Th1BLz9L84I/AAAAAAAAAQI/O8mCMxn855E/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 252px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/--Qwk95nbof0/Th1BLz9L84I/AAAAAAAAAQI/O8mCMxn855E/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628726780464198530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;‘Bagaimana aku bisa menjadi aku yang sekarang ini?’ &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;‘Aku percaya pada persamaan hak’ &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;‘Dan aku bersedia mati’ &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;‘Untuk memegang senjata, dan menarik pelatuknya untuk yang  aku yakini’ (Ernesto Guevara, Tokoh Sosialis Komunis, dokter muda dari  Argentina. Pejuang Ideologi Sosialis-Komunis Negara Kuba). &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada sebuah pelajaran menarik dari seorang tokoh Komunis yang memiliki  Visi, melakukan Revolusi di Negara Kuba. Dokter muda yang lahir di  Argentina yang saat itu ditawan oleh resim Batista, karena berontak dan  berusaha menggulingkan kekuasaannya. Pernyataan itu ia katakan saat  berada di dalam penjara yang pengap dan jauh dari cahaya. Akan tetapi ia  melihat dari situlah awal mula Revolusi bergulir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah sepenggal cuplikan dari film ‘CHE, A REVOLUTIONARY LIFE’  garapan Steven Soderbergh. Saya bukan bermaksud untuk mengajari  kawan-kawan mengikuti perjuangan yang ia lakukan, dan bukan pula saya  pengagum CHE. Akan tetapi, saya bermaksud untuk menggambarkan bagaimana  sosok pejuang Ideologi Sosialis itu. Petikan percakapan yang diperankan  oleh ‘Benicio Del Toro’ itu memperlihatkan bagaimana pemikiran yang  mengkristal di dalam pribadi Ernesto Guevara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lihatlah kawan, bagaimana ia begitu yakin dengan apa yang ia  perjuangkan. Hingga ia bersedia meregang nyawa sekalipun demi  terwujudnya cita-cita besarnya. Ia sangat membenci Amerika seperti  halnya kawan-kawan. Ia berjuang dengan segenap tenaga dan peluru yang ia  pegang dengan tanpa meninggalkannya walaupun sebentar saja, yaitu  senjata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Revolusi Merah, begitu julukan bagi Revolusi Sosialis, memperkenalkan  padanya, ‘Hari ini engkau akan ditembak, atau engkau mengangkat senjata  dan melawan!’ ‘Senjata adalah membunuh atau dibunuh.’  Perjuangan untuk  melakukan Revolusi yang nantinya berakhir dengan kemenangan,  membutuhkan para pelaku. Ia mengatakan, ‘Revolusi ini akan aku kobarkan.  Akulah yang akan memimpinnya.’ Lantas ia melanjutkan perkataannya dan  berharap kepada kawan-kawan yang lainnya, ‘Jangan berhenti lakukan  Revolusi karena aku..Revolusi dibuat oleh satu orang dan satu lagi lalu  satu lagi..’&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kawan, begitu ia sangat yakin jika kawan-kawan yang lain akan  mendukung dan berkorban bersama dengannya. Revolusi dimulai oleh satu  orang dan diikuti oleh satu dari yang lain dan terus memperbanyak diri.  Demikian yang dilakukan oleh tokoh Komunis yang dikenal dengan nama Che  Guevara. Yang hobi memakai topi berlambangkan bintang, dengan baju ala  militer dan berjambang lebat.  Komandan Guevara, begitu prajurit  menyebutnya. Komandan yang disukai karena kebijakan dan pemikirannya.  Sangat membenci perbudakan. Gerilya menjadi jalan perjuangannya.  ‘Menurutmu, kemana arah perjuangan ini?’ prajurit bertanya.  ‘Kemenangan!’ Komandan menjawab.‘Setelah itu?’ bertanya lagi. ‘Tak akan  mudah.’ Jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia katakan kepada prajuritnya, ini adalah sistem keadilan oleh rakyat  dan untuk rakyat, tidak boleh mengambil barang milik rakyat. Kita harus  melindunginya. Kita teruskan pertempuran ini tanpa mengorbankan harta  rakyat, kita tak boleh mengambil harta mereka. Ia mengakhiri  perbincangan itu dengan kalimat, ‘Aku akan diragukan sebagai pelaku  Revolusi, jika aku meninggalkan tugas Revolusiku.’&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2 Januari 1959 Jendral Batista melarikan diri dan para pemberontak  mengambil alih. Che Guevara berhasil merealisasikan Visinya, Revolusi  Negara Kuba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat sekalian para pejuang syari’ah yang istiqomah dalam  dakwah.Jika tokoh Sosialis saja demikian gigihnya memperjuangkan  ideologinya, bagaimana dengan Anda pejuang Ideologi Islam—yang tak  diragukan lagi kebenarannya. Bukankah Che Guevara manusia, kita juga  manusia..? Bukankah Umar bin Khaththab manusia, kita juga manusia…?  Bukankah Muhammad Al-Fatih manusia, kita juga manusia…? Jikalau mereka  makan, kita pun makan. Jika mereka punya tangan, kita pun punya tangan.  Kaki mereka dua, kita juga dua. Mereka bisa tertawa, kita juga bisa  tertawa. Mereka bisa marah, kita juga bisa marah. Mereka punya otak,  kita juga punya.. Jika mereka mampu mengubah dunia…., mengapa kita  tidak? Jika mereka mampu menggoncang dunia, mengapa kita tidak?  Lantas,  apa yang membedakan kita dengan mereka? Jawabannya adalah: Kristalisasi  Ideologi dan memaksimalkan potensi. Ideologi telah mengkristal dalam  otak mereka, menyatu dalam darah yang mengalir deras dalam tubuhnya.  Mereka telah menggunakan potensi yang dimilikinya, kita belum!  Barangkali baru 1 % dari potensi yang kita miliki—yang benar-benar telah  kita gunakan. Einstein baru menggunakan 10% dari otaknya.  Ingatlah  Jiwa-Jiwa Penggerak Revolusi Islam, cukuplah apa yang dikatakan oleh  Allah SAW dalam firmanNya:  “‘Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan  untuk manusia, kamu menyuruh kepada yang ma’ruf dan kamu mencegah dari  yang munkar, dan kamu beriman kepada Allah”  (TQS. Ali Imran: 110)   (Oleh Prio Agung Wicaksono, Mahasiswa STEI Hamfara Yogyakarta dan  aktivis Dakwah Kampus DIY)&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-8209915314824542809?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/8209915314824542809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/che-dan-revolusi-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/8209915314824542809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/8209915314824542809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/che-dan-revolusi-islam.html' title='Che dan Revolusi Islam'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--Qwk95nbof0/Th1BLz9L84I/AAAAAAAAAQI/O8mCMxn855E/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5653825160202150444</id><published>2011-07-11T21:24:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T06:10:41.809-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sandal Jepit gue'/><title type='text'>Sandal Jepit gue</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-OEn1hW1gt78/ThxHecscNRI/AAAAAAAAAPg/lpz-xANYO8E/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 201px; height: 251px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-OEn1hW1gt78/ThxHecscNRI/AAAAAAAAAPg/lpz-xANYO8E/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628452222730515730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sandal jepit gue ini sudah jelek sekali . lusuh . kumel . dekil . talinya warna ijo . merk SWALLOW . harganya ceban . dulu yang gue beli 3 taun lalu warnanya masih putih . sekarang sudah krem kecoklat2an . dulu yang masih tebel se tebel ibu jari gue . sekarang tinggal setebel buku tulis adek gue yang harganya seribuan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maklumlah , gmana lagi ? tu sandal gue pake tiap ke kamar mandi , tiap hari . jadi tiap hari tu sandal ketemunya air sama lumut . jadi mungkin itu yang bikin tu warna sandal jadi surem . belum lagi kalo pas kena kencing gue . aiihhh ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue sayang ama tu sandal , soalnya dia nyaman di kaki gue , empuk . walaupun sekarang gak se empuk dulu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak pengalaman gue ama tu sandal . dari yang nginjek tai ayam , kena paku . pernah juga nemenenin gue jalan dorong motor pas motor gue bannya kempes , sampe tali tu sandal lepas (tapi masih bisa gue benerin kok :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampek sekarang belum kepikiran gue pengen beli sandal yang baru , cintrong dah pokoknya .&lt;br /&gt;dulu pernah waktu di pasar , ada rame-rame . eh , gue liat ternyata orang-orang pada nguber jambret yang ketahuan . tu jambret larinya kenceng banget , orang-orang di pasar pada nggak ada yang bisa nangkep . secara waktu itu jiwa kepahlawanan gue lagi tinggi (gue kan waktu SMA masuk tim voli: nyambung apah ?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue timpuk tu jambret yang lari di depan muka gue . jarak 10 meter , udah gue presesiin arah lemparan gue . Wuuuuurrrr ... gue lempar nih sandal .. bakal kena kepala si jambret nih , pikir gue ..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nahh looo .. ternyata nyrempet aja kagak !! wadaahhh .. payah nih .. yang ada tu sandal masuk ke warung tukang dawet depan gue . malu banget gue ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mati nih . gue mau kabur aja , malunya nggak ketulungan soalnya . belum lagi tu yang punya warung dawet pasti marah .. pikir gue .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi gimana juga ? gue udah terlanjur sayang ama tu sandal . dia setia banget ama gue , masa gini aja gue mau ninggalin dia . kesetiaan gue dipertaruhin disini (lebay parah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah menata hati dan keberanian sedemikian rupa , gue nekat masuk ke warung itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" maaf buk , mau ngambil sandal yang barusan masuk .. hhee " tampang gue cengengesan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" oiya ini mas .. mas saya sebenernya tau tu jepit udah jelek banget . kalo emang mau di buang ya dibuang dua2nya to mas , biar kalo ada yang mau nemu yang nemu itu nggak bingung nyari pasangannyya . lagian ibuk juga gak yakin ada yang mau nemu jepit mas itu " jawab si ibuk penjual dawet sambil ketawa .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" hhheee .. iya buk " jawab gue .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parah dahh .. malu banget . gakpapalah demi sandal kesayangan gue . . toh awalnya niat gue baek (nangkep jambret) , pasti Allah udah nyatet jadi amal kebaikan gue . Allah gak liat hasilnya , Allah liat niat dan usaha kita . hoorrraaayyy ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini juga bukti kesetiaan gue ama dia . soalnya dia juga pernah buktiin setianya ama gue . dulu waktu gue pake tu sandal ke masjid buat sholat jamaah , pas pulangnya gue liat tu sandal gak ada di tempatnya . Wallah .. ada yang ngembat nih (pikir gue) ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedih rasanya . tapi mau gmana lagi , nggak bisa di cari juga . padahal gue gak nyangka da yang mau ama tu sandal . hmm , gue doain aja yabg nyuri cepet tobat , dan kalo misal dia punya sakit mata cepet disembuhkan sama Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nahh , selang dua hari waktu gue berangkat lagi ke masjid tu sandal nongol lagi di halaman masjid itu . kaget campur seneng capur terharu , jadi satu waktu itu . ini buktinya tu sandal setia ama gue . walaupun dia punya majikan baru , tetep dia maunya ama gue . ou ou ouuu . so sweet ... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak kenangan yang gue punya ama sandal ini mulai yang romantis sampe yang tragis .&lt;br /&gt;yang paling gue demen waktu gue jalan kaki ama nih sandal ke masjid , sholat . udah ngejalanin syariat , dapet pahala juga .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagian gue juga pengen ntar di akhirat nih sandal jadi saksi gue didepan Allah , kalo bisa . hhee .. (sekalian aja kalo ada surga buat sandal :D , kagak mungkin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue pengen selalu apa-apa nikmat Allah yang dikasih ama Allah (termasuk nih sandal) gue pake buat mensyukuri nikmatNya dengan selalu ngejalanin perintahnya . gue gak mau di lalaiin ama nikmat2 yang keren itu . ato nantinya malah mereka jadi yang njerumusin gue ke neraka . jadi saksi gue yang ingkarin nikmat Allah . misalnya pas gue mau nyolong mangga di kebun punya orang , ni sandal selalu ingetin gue bahwa sebenarnya banyak banget saksi yang nantinya ngomong di depan Allah tentang apa aja yang gue lakuin di dunia ,  termasuk sandal ini mungkin .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaya mereka tuh orang-orang yang bercokol di atas yang korusi , gue yakin uang-uang yang mereka korupsi jadi yang nyeret mereka ke neraka .&lt;br /&gt;belum lagi rakyat-rakyat yang  mereka dzolimi . yang mereka miskin karena harga-harga pada di naikkin , anak-anak kecil yang mati kelaperan karena orang tu mereka gak bisa kerja karena sistem yang amburadul , mereka yang mati karena penyakit dimana mau berobat aja dipersulit ato harganya tinggi selangit . belum lagi mereka yang ikut dosa karena pemerintahnya gak mau nerapin hukum Allah . banyak dah banyak , kalo gue sebutin satu persatu . ngeri dah ngeriii .. (elu pasti lebih punya banyak contoh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udahlah , yang penting sandal gue ini masih setia nemenin gue . ahhaaiii ..&lt;br /&gt;dan gue bakal berusaha mensyukuri semua nikmatNya dengan setia pada hukumNya , berusaha dan berusaha . bersama sandal dekil gue . piss ..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5653825160202150444?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5653825160202150444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/sandal-jepit-gue.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5653825160202150444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5653825160202150444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/sandal-jepit-gue.html' title='Sandal Jepit gue'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-OEn1hW1gt78/ThxHecscNRI/AAAAAAAAAPg/lpz-xANYO8E/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3758563703810722634</id><published>2011-07-11T20:39:00.000-07:00</published><updated>2011-07-11T21:10:50.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Just Useful for All of You'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dear ..'/><title type='text'>Just Useful for All of You, dear ..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-N95iL125cAQ/ThvJCY78lrI/AAAAAAAAAPY/_7_UUFmxrQw/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 225px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-N95iL125cAQ/ThvJCY78lrI/AAAAAAAAAPY/_7_UUFmxrQw/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628313202220373682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamu tahu bagaimana persaudaraan itu diikat? Persaudaraan itu diikat  bukan tanpa perdebatan&lt;br /&gt;&lt;p&gt;sama sekali. Ikatan itu dibentuk dengan landasan  perbedaan dalam memandang suatu hal tetapi sama dalam memandang beberapa  lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu hari saya pernah berdebat dengan sahabat saya  tentang haramnya pacaran. Betapa sahabat saya itu dengan tegas  mentoleransi bahkan membolehkan mereka yang berpacaran, sementara saya  belum menemukan alasan pembolehan itu. Pernah sahabat saya itu menyebut  saya radikal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang lain, pernah saya hampir mendiamkan sahabat saya selama satu  minggu (yang ketika itu masih empat hari) hanya karena dia mencuri  indomie saya yang ketika itu merupakan amunisi saya 3 hari kedepan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi setelah itu kami selalu akur. Sahabat-sahabat saya banyak yang  tetap menganggap saya radikal dan saya berpikir mereka mungkin hanya  belum tau kenapa sikap saya seperti ini. Kemudian saya bisa mengartikan  teman saya tidak mencuri indomie itu, melainkan hanya mengambilnya tanpa  izin. Selanjutnya kami seperti biasa, menghisap rokok bersama,  secangkir kopi bersama, bercengkrama kesana kemari. Dan kami selalu  sadar, bahwa kami saling membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah para sahabat. Saling berdamai, saling berseteru, kadang saling  memaki, berbeda pendapat, tetapi tetap diikat oleh satu ikatan. Kadang  jauh tetapi tidak benar-benar menjauh karena ada rasa merindu. Kadang  ada rasa kesal tetapi kesal itu hanyalah bumbu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benar atau tidaknya dia, salah atau kelirunya seorang sahabat atau  teman yang benar-benar kita kenal bukanlah halangan bagi saya untuk  menunjukkan solidaritas atasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamu pun mungkin demikian. Itu sangat baik. Tak peduli madzhabnya  apa, tak peduli pilihannya apa, selama ia seorang muslim seorang sahabat  akan selalu berada disisinya, teman yang baik pun demikian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini bukan berarti menyetujui atau tidak, bukan memaklumi atau tidak,  mendukung atau tidak, bukan hitam dan putih: kalau hitam lalu kita  tinggalkan, kalau putih okelah kita masih akan sering bertandang ke  kediamannya. Tidak seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini bukan tentang kamu benar, saya salah, saya salah kamu benar. Ini tentang persahabatan, sekali lagi saya bilang persahabatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita, tak peduli dia melakukannya atau tidak, yang seharusnya kita  pedulikan adalah diri kita sendiri. Sejauh mana solidaritas itu  dijunjung diatas kepala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah solidaritas yang saya banggakan setelah lama hidup saya tanpa rasa itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya biasa meminjamkan uang kepada teman saya walaupun perut saya  sendiri bergemerincing meminta asupan. Demikian juga sebaliknya, ketika  saya bertikai sebuah konflik teman saya dengan yakin mengatakan, “ kalau  ada apa2 ngomong aje bel. Nanti biar gue clurit orangnya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikatan ini kasat mata, immaterial dan susah di pahami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernah suatu ketika teman-teman saya rela lari dari kuliah,  menyambangi saya di rumah sakit setelah saya mengalam kecelakaan motor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau mereka yang sekedar menanyakan keberadaan saya ketika saya tidak  muncul di kelas selama 3 hari karena demam. Dan mereka pun datang,  menghibur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang menyebabkan mereka begitu? Ikatan akidah? Hm, aku tak tahu, karena akidah dalam hal-hal tertentu perlu dibuktikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamu mungkin pernah mengalami, bahwa banyak diantara yang mengaku  memiliki keterikatan akidah --dalam setiap khutbah personalnya--  tidak  pernah kamu rasakan membuktikan ikatan tersebut dalam realita. Terlalu  banyak hitung-hitungan untung dan rugi, bahkan meski mereka belum  berkeluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Entahlah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;yang pasti kami saling membutuhkan, saling mengisi. Saya mencintai  mereka dengan detail. Dengan cinta yang teramat tulus. Cinta yang mereka  balas dengan ketulusan yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama mereka saya selalu memperbaiki diri dan semakin memperdalam hubungan. Ikatan kasat mata itu semakin kuat terjalin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku membutuhkan mereka, dan mereka menyambutku. Aku akan selalu  bersama mereka, walaupun tanpa membawa makanan, minuman, atau uang,  kecuali niat ikhlas untuk terus menerus mengencangkan simpul. Menguatkan  ikatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;dibajak dari tulisannya kang Divan Semesta&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;photo 1=""&gt;&lt;/photo&gt;&lt;/p&gt;&lt;script src="chrome://searchshield/content/avgls-inline.js" type="text/javascript" id="avg_inject_popup"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3758563703810722634?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3758563703810722634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/just-useful-for-all-of-you-dear.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3758563703810722634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3758563703810722634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/just-useful-for-all-of-you-dear.html' title='Just Useful for All of You, dear ..'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-N95iL125cAQ/ThvJCY78lrI/AAAAAAAAAPY/_7_UUFmxrQw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-9011707029703645655</id><published>2011-07-10T20:36:00.001-07:00</published><updated>2011-07-10T21:11:09.327-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='real or fake its yours ..'/><title type='text'>real or fake its yours ..</title><content type='html'>Suatu hari di liburan akhir taun kampusku ini yang kebetulan gue lagi nongkrong di depan laptop yang nyambung ke sinyal wifi .&lt;br /&gt;gue lihat blog gue . rebellito.blogspot.com .&lt;br /&gt;OMG .. ternyata udah lama gak terisi ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Tk3AUTyq8i8/Thp13JWudvI/AAAAAAAAAOw/PhkPqjB9Xgg/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Tk3AUTyq8i8/Thp13JWudvI/AAAAAAAAAOw/PhkPqjB9Xgg/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627940274617349874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang kemampuan dan keinginan nulis gue akhir2 ini sedang tumpul . entah malas atau tak tau apa yang mau di tulis . semua padam tiba2 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-179OX_FXATg/Thp2itdY1uI/AAAAAAAAAPA/VfLYToRR6cU/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-179OX_FXATg/Thp2itdY1uI/AAAAAAAAAPA/VfLYToRR6cU/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627941023043344098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entahlah , padahal pekerjaan ini adalah pekerjaan yang mampu memalaskan " sumpek " datang mengganggu gue . dan menyumpekkan " malas " menjalar di hari2 gue .&lt;br /&gt;dan beberapa waktu ini gue akui mereka berhasil menari2 di hari2 gue .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Cf3H8-ba8zE/Thp2T6X7FKI/AAAAAAAAAO4/PCrA5QIMZ1M/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Cf3H8-ba8zE/Thp2T6X7FKI/AAAAAAAAAO4/PCrA5QIMZ1M/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627940768812045474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai suatu hari gue temukan sebuah blog yang imoet dan lutchu :D .&lt;br /&gt;milik adek2 cewek umuran esempe it seems .&lt;br /&gt;dengan judul &lt;span style="font-size:130%;"&gt;to much make up will kill you♥ &lt;/span&gt;(u know the mean?) blog itu warna-warni menari .&lt;br /&gt;gue baca-baca , gue lihat-lihat .&lt;br /&gt;dan gue belajar .&lt;br /&gt;bahwa , banyak hal yang bisa ditulis , tidak perlu nunggu inspirasi , tidak perlu nunggu malas dan sumpek pergi , dan itu sangat menyenangkan , ihiiiirrr .. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-NSqWE669_N8/Thp283VYpNI/AAAAAAAAAPI/z6ivetq0eDI/s1600/tumblr_leg0xauIaq1qfmjneo1_500.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-NSqWE669_N8/Thp283VYpNI/AAAAAAAAAPI/z6ivetq0eDI/s320/tumblr_leg0xauIaq1qfmjneo1_500.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627941472370730194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan gue belajar lagi ,&lt;br /&gt;bahwa nulis itu memang ada di diri gue (walaupun tulisan gue banyak yang gk penting) .&lt;br /&gt;just writing , just writing , just writing ..&lt;br /&gt;too much make up will kill you , real or fake its yours . (artikan sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terimakasih , adek pemilik blog itu , ayook posting lagi ..&lt;br /&gt;terimakasih , chairil , rendra , nietzche , an nabhani , kamus bahasa arab v 2.0 telah mengisi beberapa hari terakhir gue ..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-9011707029703645655?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/9011707029703645655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/real-or-fake-its-yours.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/9011707029703645655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/9011707029703645655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/real-or-fake-its-yours.html' title='real or fake its yours ..'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Tk3AUTyq8i8/Thp13JWudvI/AAAAAAAAAOw/PhkPqjB9Xgg/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3275448952392682101</id><published>2011-07-10T20:07:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:37:48.308-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Put your pen for a moment'/><title type='text'>Put your pen for a moment</title><content type='html'>put your pen for a moment, and look at this for a while ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-iGxNcRY5w_s/ThprfvMhExI/AAAAAAAAAOg/3MgxO6gfl1s/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 286px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-iGxNcRY5w_s/ThprfvMhExI/AAAAAAAAAOg/3MgxO6gfl1s/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928877341938450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-H4mPlNKItOs/ThprXj2ihlI/AAAAAAAAAOY/YpT3OmqQNg8/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 252px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-H4mPlNKItOs/ThprXj2ihlI/AAAAAAAAAOY/YpT3OmqQNg8/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928736858015314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-nI7XUEruAeI/ThprPxTKAiI/AAAAAAAAAOQ/DBh85OGE7Nc/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 234px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-nI7XUEruAeI/ThprPxTKAiI/AAAAAAAAAOQ/DBh85OGE7Nc/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928603028750882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-73_MvrzR5kM/ThprJZy7IBI/AAAAAAAAAOI/yqaz_giQbAY/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-73_MvrzR5kM/ThprJZy7IBI/AAAAAAAAAOI/yqaz_giQbAY/s320/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928493640327186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-gGeuq5SzNAU/ThprDePpqFI/AAAAAAAAAOA/eupohtX9qAc/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-gGeuq5SzNAU/ThprDePpqFI/AAAAAAAAAOA/eupohtX9qAc/s320/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928391755343954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Zgj_qtpe0F4/Thpq8FKcRHI/AAAAAAAAAN4/SmejaC0qb2Q/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 217px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Zgj_qtpe0F4/Thpq8FKcRHI/AAAAAAAAAN4/SmejaC0qb2Q/s320/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928264763524210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-DUgdFTXY104/ThpqyyxgYjI/AAAAAAAAANw/RR2UV0u0XEU/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-DUgdFTXY104/ThpqyyxgYjI/AAAAAAAAANw/RR2UV0u0XEU/s320/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627928105208275506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-uH-iEPJeszw/ThpqsUAwyLI/AAAAAAAAANo/B-ON_etWrfY/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-uH-iEPJeszw/ThpqsUAwyLI/AAAAAAAAANo/B-ON_etWrfY/s320/8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627927993871550642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-vCPQoT3cEdg/ThpqibwwYMI/AAAAAAAAANg/ZmJwdwrwBl4/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 247px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-vCPQoT3cEdg/ThpqibwwYMI/AAAAAAAAANg/ZmJwdwrwBl4/s320/9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627927824153206978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ulzXz1eYHgk/Thppwu88OII/AAAAAAAAANQ/Wr0pk5PwYY8/s1600/1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-TyNaUV5c-CA/ThpqUCAClyI/AAAAAAAAANY/voZdPch6ulE/s1600/2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3275448952392682101?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3275448952392682101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/put-your-pen-for-moment.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3275448952392682101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3275448952392682101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/put-your-pen-for-moment.html' title='Put your pen for a moment'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-iGxNcRY5w_s/ThprfvMhExI/AAAAAAAAAOg/3MgxO6gfl1s/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3025334972886187651</id><published>2011-07-10T19:55:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:38:06.567-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BBM oo BBM ..'/><title type='text'>BBM oo BBM ..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-JGgcAQ9uj8I/Thps8u10tCI/AAAAAAAAAOo/M709k9Xyn44/s1600/dsc_1821.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-JGgcAQ9uj8I/Thps8u10tCI/AAAAAAAAAOo/M709k9Xyn44/s320/dsc_1821.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627930474974589986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Minyak dan gas adalah  barang tambang (ma’adin) yang merupakan hak  milik umum, baik orang kaya  maupun miskin. Ini ditegaskan oleh Nabi  dalam sejumlah hadits, antara  lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;النَّاسُ شُرَكَآءُ فِي  ثَلاَثٍ: فِي الكَلإِ وَالمَآءِ وَالنَّارِ (رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُو  دَاوُدَ، وَرِجَالُهُ ثِقَاتٌ)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Manusia  sama-sama  membutuhkan tiga hal: padang, air dan api.” (H.r. Ahmad dan  Abu Dawud.  Tokoh-tokoh perawinya terpercaya [tsiqqat])&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam riwayat  lain juga dinyatakan hadits yang serupa, dengan redaksi yang agak  berbeda:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;الْمُسْلِمُونَ  شُرَكَاءُ فِي ثَلاَثَةٍ: فِي  الْمَاءِ وَالْكلإِ وَالْنَّارِ (رواه أحمد  وأبو داود، ورواه ابن ماجه من  حديث ابن عباس وزاد فيه: وَثَمَنُهُ  حَرَامٌ)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kaum Muslim  sama-sama membutuhkan tiga hal:  air, padang dan api.” (H.r. Ahmad, Abu  Dawud dan Ibn Majah dari Ibn  ‘Abbas. Di dalamnya terdapat tambahan,  “Harganya haram.”)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena  ini merupakan hak milik umum,  yang sama-sama dibutuhkan oleh semua  orang, maka setiap orang, baik kaya  maupun miskin, sama-sama berhak  untuk menikmati barang milik umum  tersebut. Keumuman lafadz “an-Nas”  dan “al-Muslimun” tetap berlaku  dengan konotasi umum, selama tidak ada  dalil yang mengecualikannya.  Sebagaimana kaidah yang menyatakan:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;اَلْعُمُوْمُ يَبْقَى  بِعُمُوْمِهِ مَا لَمْ يَرِدْ دَلِيْلُ التَّخْصِيْصِ&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Lafadz  umum tetap dengan konotasi keumumannya, selama tidak ada dalil yang  menyatakan kekhususannya.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  konteks ini tidak ada  satu dalil pun yang mengecualikan keumuman  lafadz/dalil tersebut.  Padahal, melakukan takhshish (pengkhususan)  tanpa adanya mukhashish  (lafadz/dalil yang mengkhususkan) jelas tidak  boleh. Padahal jelas tidak  ada dalil yang men-takhshish hadits-hadits  di atas, baik al-Qur’an,  as-Sunnah, Ijmak Sahabat maupun Qiyas. Dengan  demikian, mengkhususkan  BBM bersubsidi hanya untuk orang miskin sama  dengan melakukan takhshish  tanpa adanya mukhashish. Jelas tidak boleh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka,   pandangan yang menyatakan bahwa BBM bersubsidi merupakan hak orang   miskin, dan karenanya orang kaya haram mengkonsumsinya jelas merupakan   pandangan yang batil. Bahkan, kesimpulan seperti ini bukan merupakan   kesimpulan hukum syara’, melainkan kesimpulan logika mantik.   Kesalahannya terletak pada premis yang menyatakan, bahwa BBM bersubsidi   adalah hak orang miskin. Padahal, nas syara’ menyatakan sebaliknya,   dimana semua orang mempunyai hak yang sama, baik kaya maupun miskin.   Akibat kesalahan presmis tersebut, maka disimpulkan, bahwa orang kaya   haram mengkonsumsinya. Sebab, dianggap mengambil hak orang miskin. Ini   jelas kesimpulan yang batil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Membatasi BBM  Bersubsidi Bukan Pengaturan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan  lain yang  dikembangkan adalah, bahwa pembatasan BBM bersubsidi ini  merupakan  bentuk pengaturan pemerintah untuk kemaslahatan publik,  sebagaimana  kaidah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;تَصَرُّفُ الإمَامِ مَنُوْطٌ بِالْمَصْلَحَةِ&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tindakan  (kebijakan) imam (khalifah/kepala negara) terikat dengan kemaslahatan  (rakyat).”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tindakan  (tasharruf) pemerintah dalam hal ini  harus dibedakan, antara tasyri’i  (legislasi) dan ijra’i (administratif).  Mengubah kepemilikan yang  diatur syariah, dari kepemilikan umum menjadi  milik negara  (nasionalisasi) atau individu (privatisasi) adalah bentuk  tasyri’i,  yang jelas menyimpang dari ketentuan syariah. Demikian juga  membatasi  BBM bersubsidi hanya untuk orang miskin adalah bentuk  tasyri’i, yang  juga menyimpang dari ketentuan syariah. Maka, tindakan  pemerintah  seperti ini merupakan pelanggaran terhadap syariah. Dengan  alasan  apapun, pelanggaran syariah tetaplah pelanggaran. Tidak bisa  dicarikan  pembenaran sebagai bentuk pengaturan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini  berbeda dengan  tindakan (tasharruf) pemerintah dalam hal administratif,  seperti  peraturan lalulintas, SIM, KTP dan sebagainya, maka tindakan  dalam  konteks ini benar-benar merupakan bentuk pengaturan yang  dibolehkan.  Mengikuti dan metaatinya pun wajib, karena dalam konteks ini  merupakan  masalah admistratif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Di Balik Dalih  Pengaturan BBM Bersubsidi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penjelasan  di atas  sudah cukup untuk menunjukkan kebatilan fatwa haramnya orang  kaya  mengkonsumsi BBM jenis premium. Sekali lagi, fatwa ini hanyalah  stempel  pemerintah dalam melegalkan kebijakan liberalisasi sektor  Migas. Jika  harus dikeluarkan fatwa, semestinya fatwa yang mengharamkan  liberalisasi  ekonomi, termasuk sektor Migas yang menjadi penyebab  terjadinya  kebijakan yang menyengsarakan rakyat ini. Jika harus  dikeluarkan fatwa,  mestinya fatwa yang mengharamkan hutang, baik kepada  IMF, Bank Dunia  maupun USAID, yang menjadi otak lahirnya kebijakan  liberalisasi Migas  ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, fatwa seperti ini,  selain tidak ada  nilainya di dalam Islam, juga bertentangan dengan  syariah. Tidak hanya  itu, fatwa ini juga bisa membukan jalan  orang-orang Kafir untuk  menguasai sektor strategis, yaitu Migas.  Sekaligus melanggengkan  penjajahan mereka terhadap negeri Muslim  terbesar ini. Ini jelas haram.  Pertama, karena haram hukumnya memberi  jalan orang Kafir untuk menguasai  kaum Muslim. Allah berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وَلَن يَجْعَلَ اللَّهُ  لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Allah  sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada kaum Kafir untuk  menguasai orang Mukmin.” (Q.s. an-Nisa’ [04]: 141)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua,  membantu mereka untuk menguasai kaum Muslim juga haram, sebagaimana  ditegaskan oleh Allah:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ  وَالْعُدْوَانِ&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dan janganlah kalian tolong-menolong dalam  (melakukan) dosa dan permusuhan.” (Q.s. al-Maidah [05]: 02)&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana  Seharusnya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Barang-barang  milik umum seharusnya ini tidak  boleh dialihkan, baik sebagai milik  negara (nasionalisasi) maupun  individu (privatisasi). Negara dalam  konteks ini hanya berfungsi sebagai  pengelola hak milik umum ini agar  barang-barang tersebut sampai kepada  pemiliknya dengan harga yang murah  dan terjangkau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memang  tidak ada larangan bagi negara  untuk menetapkan harga migas mengikuti  harga pasar atau harga tertentu  yang rasional, tetapi seluruh kebijakan  tersebut bukan untuk keuntungan  pemerintah (negara) atau asing (privat),  karena barang tersebut bukan  milik mereka. Jika pemerintah (negara)  harus menempuh kebijakan yang  kedua ini, maka hasilnya harus  dikembalikan kepada rakyat, melalui  penyediaan layanan pendidikan,  kesehatan dan keamanan. Termasuk jaminan  terpenuhinya sandang, papan dan  pangan melalui pembukaan lapangan  kerja yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa  yang ditempuh oleh pemerintah  (negara) saat ini justru merugikan  rakyat. Karena, selain BBM murah  dihilangkan, maka keuntungan dari  kenaikan harga BBM itu juga tidak  dikembalikan kepada rakyat. Sebab,  subsidi kesehatan, pendidikan dan  layanan yang lain justru dipangkas.  Artinya, kenaikan harga,  dihilangkannya BMM murah dan rakyat dipaksa  mengkonsumsi BBM jenis  Pertamax jelas-jelas untuk kepentingan asing. Ini  jelas haram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Oleh: Hafidz Abdurrahman)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;terkutuklah kalian para penguasa!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ketika kami harus berdesakan  dengan malaikat maut demi  sewadah kecil minyak tanah untuk memasak  segenggam beras yang entah akan  kami dapatkan atau tidak, engkau  bersorak sorai bersama gemuruh kucuran  uang yang gemerincing masuk saku  mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;teruslah menari seperti itu, wahai kalian para pengkhianat!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;siram peradaban terlaknat ini dengan bahan &lt;/p&gt;&lt;p&gt;bakar yang akan membesarkan api revolusi!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kami dengan senang hati akan selalu mengiringi langkah&lt;/p&gt;&lt;p&gt; kalian dengan meludahi telapak kaki kalian yang penuh dengan borok itu!!&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;that's it!&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3025334972886187651?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3025334972886187651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/bbm-oo-bbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3025334972886187651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3025334972886187651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/07/bbm-oo-bbm.html' title='BBM oo BBM ..'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-JGgcAQ9uj8I/Thps8u10tCI/AAAAAAAAAOo/M709k9Xyn44/s72-c/dsc_1821.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-6217622077265426869</id><published>2011-05-06T16:32:00.001-07:00</published><updated>2011-05-06T16:42:02.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terimakasih'/><title type='text'>Terimakasih</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Dont look the book just from the cover " &lt;/span&gt;jarene Putri ambe Gesang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enek benerre jg kalian berdua rekk ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mboh kudu pegel atau bersyukur gak ngerti aq rekk . Sing pasti aq matursuwun nang awakmu ..&lt;br /&gt;:))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsipku , hal semacam itu tidak bisa lagi toleransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Jumat , 5 Mei 2011 . GKB d2 FIPUM&lt;br /&gt;untuk kedua kalinya . pembelajaran yang keren&lt;br /&gt;be better bel , be better ..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-6217622077265426869?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/6217622077265426869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/05/terimakasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6217622077265426869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6217622077265426869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/05/terimakasih.html' title='Terimakasih'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-1823767924611252782</id><published>2011-05-02T07:30:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:39:02.753-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menjadi Guru yang Baik'/><title type='text'>Menjadi Guru yang Baik</title><content type='html'>Konsekuensi menjadi guru adalah harus bisa mengajar dan mendidik muridnya dengan baik dan benar. Konsekuensi menjadi calon guru adalah harus belajar bagaimana caranya agar bisa mengajar dan mendidik muridnya dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang harus saya perhatikan. Kebetulan saya duduk di bangku kuliah yang mencetak menjadi guru SD. Tidak menjajikan gaji yang besar memang, tapi gaji dan materi bukan tujuan yang keren untuk manusia. Karena harta tidak akan bisa menjaga manusia itu sendiri, tapi malah manusia yang harus bersusah payah menjaga harta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong tentang bagaimana caranya agar bisa mengajar dan mendidik murid dengan baik, ada cerita yang menggelitik pada perkuliahan saya hari ini. Ketika teman-teman menghadapi matakuliah pembelajaran IPA SD, ketika kami belajar bagaimana mengajarkan IPA agar pelajaran IPA itu bisa diterima dengan baik oleh anak2 usia SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah teman saya, sebut saja namanya Bunga. Ketika itu giliran Bunga yang simulasi. Dengan pakaian yang rapi bak seorang guru betulan. Dia berdiri di depan kami yang berpura-pura menjadi murid. Dia sudah siap memulai pelajaran ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Assalamualaikum warrohmatullohi wabarakatuh .. bagaimana kabar kalian hari ini anak2 ? “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Walaikumsalam .. baik bu .. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memulai pelajaran .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bla.. Blaa.. Bla.. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampai pada saatnya Bunga menyebutkan apa yang akan dipelajari pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Anak-anak, hari ini kita akan mempelajari tentang pubertas “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol “ tanda tanya “ berputar-putar diatas kepala saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bla.. Blaa.. Bla.. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menceritakan apa itu pubertas, kata Bunga pubertas adalah perubahan fisik yang terjadi pada anak2 menjadi dewasa. Dan lain sebagainya, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saatnya dia mengeluarkan dua buah gambar yang membuat jantung saya seakan-akan melompat. Bagaimana tidak, Bunga mengeluarkan dua buah gambar dengan kertas ukuran A4 bergambar laki-laki dan wanita yang  tanpa busana alias telanjang alias bugil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa terbelalaknya saya waktu itu. Apa memang seperti ini pelajaran pubertas untuk anak SD? Pikir saya. Mungkin Bunga ingin menunjukkan perbedaan perkembangan bentuk fisik dari anak2 menjadi dewasa. Memang benar terkait pubertas harus dipahami anak mulai dari dini, tapi apakah caranya seperti ini? Yang sampai menunjukkan gambar dua jenis anak Adam yang tanpa sehelai benang ditubuhnya sampai terlihat jelas alat2 mereka (tidak perlu dijelaskan lebih detail)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, gambar yang dibawakan Bunga benar tidak pantas untuk dikonsumsi mata, apalagi mata anak2 usia SD. Saya dengan lantang berkata tidak setuju dengan pembelajaran seperti itu!!&lt;br /&gt;Gambar-gambar seperti itu walaupun memiliki dalih sebagai media pembelajaran dalam bentuk konkret atau nyata, tetap tidak bisa dibenarkan. Kekonkretan sebuah pembelajaran untuk anak SD memang wajib karena itu sesuai dengan usia perkembangan berpikir mereka, tapi kekonkretan itu juga ada batasnya, tidak bebas dan tidak bermoral seperti itu. Karena gambar itu sungguh memperlihatkan bagaimana bentuk tubuh manusia yang hanya bisa dilihat ketika mandi. Parah bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gambar2 seperti itulah yang memicu timbulnya rasa ingin tau anak SD semakin besar. Apakah Bunga lupa kalau usia SD itu memiliki sifat rasa ingin tau paling besar di antara rentangan usia2 yang lain? Ya kalau yang ingin diketahui anak itu sesuatu yang sudah pantas diketahui anak SD tidak masalah, tapi kalau dengan hal2 seperti gambar itu menurut saya sungguh sesuatu yang tidak pantas untuk diketahui anak2 SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menurut saya (setelah melihat fakta) hal2 seperti itulah yang memicu banyaknya kasus free seks, seks dibwah umur, sampai pemerkosan. Karena dengan disuguhi hal2 seperti itu bukannya malah bisa membuat manusia meredam nafsu syahwat, tapi hal2 itulah yang akan memicu rasa ingin tahu manusia terkait dengan hal-hal yang berbau syahwat itu, yang selanjutnya akan membuat manusia ingin mempraktekkannya. Kalau di praktekan dalam pernikahan tidak masalah, tapi kalau disalurkan dengan oranag2 yang belum muhrimnya, ya neraka punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi hal2 tersebut harus dicekokkan pada anak2 usia SD yang seharusnya dalam usiaa tersebut adalah untuk membentuk karakter anak, yaitu bagaimana membentuk sikap dan akhlak anak agar bermoral dan sesuai dengan akhlak islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh kan hal2 yang ditunjukkan kepada anak SD secara konkret maka akan dengan mudah menunjukkan anak mana yang baik dan mana yang buruk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak selalu. Karena sekali lagi saya tegaskan usia SD adalah usia dimana anak memiliki rasa ingin tau yang paling besar daripada rentangan usia lainnya. Jadi usia ini adalah usia dimana rasa penasaran anak paling besar. Ibaratnya seperti ini, ketika anak memiliki mainan baru dan anak tersebut belum bisa memecahkan teka-teki yang ada dalam mainan tersebut maka anak akan selalu mencari tahu dan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan mainan itu. Demikian halnya dengan apa yang ditunjukkan Bunga dalam gambar, ketika anak hanya mengetahui hal tersebut secara setengah2 maka anak tersebut akan selalu bertanya2 dengan (misal) apa fungsinya? Cara penggunaanya? Dan bagaimana rasanya? Dan kalau anak yang sudah memiliki pertanyaan2 seperti itu tidak mendapatkan perhatian  dan arahan yang extra dari orang tua ataupun guru, maka ya sungguh bukan suatu yang mustahil ketika anak2 usia dini sudah berani bermain seks. Maka dari itu sesuatu yang menjadi pemicunya (misalnya gambar2 seperti milik Bunga) jangan sampai dikonsumsikan pada anak SD (ataupun pada anak2 usia lainnya juga). Karena anak SD adalah usia dimana mereka belum paham mana yang baik dan mana yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berlaku juga dalam pencegahan hiv atau free seks dalam remaja. Pencegahan hal2 seperti itu tidak bisa dengan cara memberikan seks education yang berisi dengan pengetahuan detail2 alat2 kelamin manusia, karena hal ini akan malah memicu rasa ingin tahu seseorang. Karena sudah kodrati bahwa manusia itu memiliki naluri melangsungkan keturunan, yang salah satu implementasinya adalah kecenderungan terhadap lawan jenis dan melakukan hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan HIV yang sekarang sedang di galakkan dengan sosialisasi pemakaian kondom ataupun adanya ATM kondom hal ini juga tidak menyelesaikan masalah, karena dampak yang terjadi akan bertambah parah. Yaitu sama halnya dengan memfasilitasi remaja untuk melakukan zina. Semakin para remaja itu di fasilitasi dengan kondom yang mudah di dapat tersebut, maka free seks akan semakin banyak terjadi dan dampak yang saya katakan lebih parah terjadi adalah deskontruksi moral yang drastis, kebejatan akhlak, dan semakin jauhnya remaja dengan nilai2 agama islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi semua solusi yang dilakukan sekarang sungguh parsial, tidak menyentuh akarnya. Dan satu2nya solusi terbaik adalah dengan memahamkan pengetahuan anak tentang agama islam yang telah jelas mengatur hidup manusia termasuk juga hubungan dengan lawan jenis.&lt;br /&gt;Terus bagaimana donk caranya memberikan pembelajaran yang baik tentang pubertas untuk anak SD ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampang kok. Yang penting perlu kita tahu dulu bagaimana hukum laki2 dan wanita dalam islam, yaitu terpisah. Jadi sebelum membicarakan hal2 seperti itu maka kita harus memisahkan dulu antara siswa laki-laki dan perempuan menjadi dua ruangan yang berbeda, dan hendaknya ini yang harus menjadi penekanan bagi siswa, bawasannya laki2 dan perempuan itu seharusnya terpisah. Dan seharusnya yang memberikan pelajaran bagi siswa laki-laki adalah guru laki2, dan yang memberikan pelajaran bagi siswa perempuan adalah guru perempuan. Setelah itu dalam memberikan pembelajaran kita juga tidak perlu memberikan gambar, apalagi sampai memberikan gambar milik lawan jenis. Kita cukup menceritakan pada anak (misal) kalau pubertas laki2 akan muncul jakun, dada menjadi bidang, dll. Jadi cukup kita bercerita saja, toh hal itu sebenarnya bukan sesuatu yang harus dipelajari karena akan secara alami dan pasti dialaami oleh anak2 sendiri jadi tidak perlu terlalu detail, cukup mengetahui saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya yang harus menjadi penekanan atau yang menjadi titik utama bukanlah perkembangan fisik dalam pubertas melainkan adalah aplikasi ketika seseorang anak telah mencapai pubertas atau dalam islam di sebut baliq. Usia baliq adalah batas antara usia anak2 dan usia dewasa, dimana setelah mencapai baliq seseorang akan memiliki konsekuensi mempertanggungjawabkan apa yang diperbuatnya atau usia baliq adalah dimulainya Malaikat mencatat amal perbuatan buruk ataupun baik manusia, inilah yang harus menjadi penekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki2 baliq ditandai dengan telah mengalami mimpi bersetubuh atau biasa disebut mimpi basah, dan untuk wanita diawali dengan menstruasi. Mulai dari saat itulah kewajiban sholat, zakat, puasa, berdakwah, dan kewajiban lainnya di timpakan pada sesorang. Jadi hal inilah yang seharusnya menjadi titik beratnya, bahwa pubertas tidak hanya melulu membicarakan fisik tapi di balik itu semua ada sebuah konsekuensi yang lebih besar untuk seorang muslim yang baliq.&lt;br /&gt;Lalu apakah yang dilakukan Bunga itu salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya katakan salah, ya tidak. Tapi kalau saya katakan benar, ya malah saya yang salah. Ketika saya bertanya pada bunga tentang kenapa kok sampai dia memakai gambar seperti itu, Bunga menjawab kalau memang sudah seperti itu di buku teksnya. Hmm ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin heranlah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata benar, dalam buku teks IPA SD yang mempelajari tentang pubertas memang terdapat gambar2 seperti itu. Kalau memang seperti itu mungkin Bunga bisa di anggap tidak bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga hanya mencoba untuk patuh terhadap apa yang terdapat pada buku, karena mungkin dia ingin menjadi guru yang baik. Mungkin Bunga juga kurang paham kalau itu bertentangan dengan syariat Islam. Saya maklum Bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bukan sesuatu yang mengherankan, ketika sebuah negara seperti nagara kita yang berlandaskan pada sekulerisme muncul hal2 seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab negaralah untuk mendidik rakyatnya. Melayani dengan pendidikan yang mampu  mencerdaskan dan menyelamatkan rakyatnya di dunia dan akhirat. Tapi ketika sebuah negara yang pendidikannya pun memisahkan antara ajaran agama dengan kehidupan apakah itu bisa menyelamatkan rakyatnya di dunia dan akhirat? tentu saja tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka yang paling patut di persalahkan adalah sistem yang mengatur negara ini, alias negara yang salah. Bagaimana tidak negara dengan sadar mencekoki sesuatu yang menjadi pemicu dekonstruksi moral mulai dari anak2 usia dini. Pendidikan yang sungguh tidak membentuk karakter yang islami. Selain itu negara juga memfasilitasi remaja dalam berbuat zina, sungguh itu juga menjadi kesalahan yang bermula dari sistem yang mengatur negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita tidak sadar, di negara dengan sistem sekuler seperti ini dengan mudah kita dimurtadkan dari agama kita, ya minimal di jauhkan lah dari nilai islam. Sudahlah kita disuruh beerhukum kepada thogut, masih lagi kita tidak akan selamat dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah perbandingan ketika islam menjadi sistem negara yang mengatur rakyat. Terbentang mulai zaman hijrah madinah sampai 1924 di turki utsmani. Islam mampu mengayomi rakyatnya. Islam mengatur rakyatnya dengan pendidikan yang berdasarkan Alquran dan Sunnah. Muncul ulama2 besar, ilmuwan2 penting bagi peradaban dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejayaan islam yang terbentang selama 13 abad ini (demokrasi masih 1 abad sudah mau runtuh) tidak akan tercapai melalui penghambaan makhluk terhadap makhluk (berhukum dengan hukum buatan manusia) melainkan ini hanya bisa tercapai melalui penghambaan makhluk hanya kepada Allah Sang Pemilik Alam. Hanya Allah dan Rosulnya yang menjadi rujukan, yang implementasinya menerapkan hukum Allah dalam semua ranah (politik, ekonomi, sosial, pendidikan, budaya, hankam). Maka ketika sekarang hukum Allah itu tidak diterapkan menjadi kewajiban setiap muslimlah untuk memperjuangkan penegakkan hukum Allah itu. Karena pasti kita semua tidak mau dijauhkan dari agama kita (dijauhkan dari surga, didekatkan pada neraka), kita pasti tidak mau anak cucu kita tidak bermoral karena tidak mendapatkan pendidikan berazaskan islam, tentu kita tidak mau di murtadkan dengan berhukum pada hukum buatan manusia. Tapi tidak hanya demi manfaat itu saja, sungguh ada sebuah bisyarah dari Rosulullah SAW tentang akan tegaknya lagi corpus Allah: tsumma takunu khilafatan ‘ala minhajin nubuwwah. Dan akan ada kekhilafahan yang berdasarkan azas kenabian. Rosululloh yang bersabda, bukan kyia, bukan ulama, apalagi saya. Maka yakinlah dan berkontribusilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. itulah repotnya menjadi guru di negara sekuler seperti ini. Ketika harus terpaksa mengikuti aturan yang salah. Semoga ketika saya lulus nanti khilafah sudah tegak. Dan saya akan menjadi guru Sekolah Dasar Negari Khilafah Islamaiyah. Semoga para guru yang sekarang bekerja di negeri sekuler ini dan tidak mengetahui bahwa mereka mengajarkan sesuatu yang salah pada murid diberikan pada petunjuk oleh Allah. Dan yang masih menjadi calon guru semoga bisa segera menyadari kesalahan2 yang terjadi dan ikut berkontribusi untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga segera khilafah itu tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Dedicated to Bunga and all my friend&lt;br /&gt;U’re best&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-1823767924611252782?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/1823767924611252782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/05/bicara-pubertas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1823767924611252782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1823767924611252782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/05/bicara-pubertas.html' title='Menjadi Guru yang Baik'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-7651067827645487906</id><published>2011-04-24T06:47:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:39:13.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah Sakit Khalifah Beyazid II Paling Keren Sezamannya'/><title type='text'>Rumah Sakit Khalifah Beyazid II Paling Keren Sezamannya</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kamu inget waktu kamu sakit? apa yang kamu rasakan?&lt;br /&gt;Sumpek, ndak enak makan, lidah pait, mata kunang2, kepala cenut2, sampek serasa idup cuma bentar lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa lagi kalo kamu yang anak kos, yang jauh dari belaian orang tua.. Mau makan ndak enak.. Harus ke warung dulu, jalan kaki, capek.. Belum lagi kalo musti ke dokter, dan kita tahu kalo tarif ke dokter ndak bisa di bilang enteng buat kantong anak2 kos..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong2 tentang sakit, konon di dunia yang sedang dikuasai beruk bernama kapitlisme ini ada sebuah tempat dimana orang2 yang sedang sakit berkumpul disitu.. Orang2 banyak yang takut menjadi penghuninya entah karena mahalnya tarif atau kerena takut kena korban malpraktik dokter. Tapi disitu pulalah terdapat tumpuan kehidupan bagi orang2 yang dibenami penyakit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu pasti tau itu tempat bernama : RUMAH SAKIT . Tidak perlu didefinisikan panjang lebar kalian pasti sudah paham..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai muslim yang keren, kamu juga harus tau bahwa kaum muslim punya sesuatu yang bisa di banggakan terkait dengan rumah sakit ini.. Sebuah tinta emas sejarah yang tidak mungkin bisa di tutupi, ketika Islam menayungi duapertiga dunia. Mereka memiliki rumah sakit yang penghuninya tidak akan takut dengan tarifnya, atau penghuninya tidak perlu khawatir dengan kualitas dokternya. Adalah pada masa Khalifah Beyazid II, di kota bernama Edirne. Sebelum dijadikan ibukota  pemerintahan Ottoman, Edirne sudah ramai sebagai pusat perdagangan dan  juga budaya Muslim. Hal ini ditandai dengan banyaknya bangunan yang  dibangun oleh penguasa Muslim di kota ini. Salah satunya adalah Rumah  Sakit (RS)Bayezid II. Rumah sakit ini berada di dalam Kompleks (Kulliye)  Bayezid II.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;RS  Bayezid II dibangun atas perintah Sultan Bayezid II. Proses pembangunan  Kulliye Bayezid II berikut bangunan rumah sakitnya memakan waktu empat  tahun, dari 1484 M hingga 1488 M. Hingga abad ke-19 M, para dokter  dididik di rumah sakit yang sekaligus menjadi sekolah kedokteran itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;Yulianto  Sumalyo dalam bukunya yang bertajuk  Arsitektur Masjid dan Monumen  Sejarah Muslim  mengungkapkan, setibanya di Edirne dalam perjalanan ke  Balkan bersama pasukannya pada akhir musim semi 1484, Sultan Bayezid II  memerintahkan membangun banyak proyek, yaitu masjid baru dan pusat  kesehatan (medical centre) termasuk di dalamnya rumah sakit, sanatorium,  rumah sakit jiwa dan sekolah kedokteran di tepian Sungai Tunca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti  halnya di sejumlah kota lain yang berada dalam wilayah kekuasaan  Ottoman, bangunan-bangunan tersebut didirikan dalam sebuah kulliye.  Untuk perencanaan pembangunannya, Sultan Bayezid II menunjuk arsitek  kerajaan pada waktu itu, Mimar Hayrettin, untuk mendesain keseluruhan  bangunan dalam Kulliye Bayezid II ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan rumah sakit  (darussifa) dan rumah sakit jiwa (timarhane) Bayezid II terletak di sisi  barat daya bangunan masjid dalam Kompleks Bayezid II. Tata letak rumah  sakit tersebut terbilang cukup unik, pada ujung selatan terdapat unit  berdenah segi delapan, pada masing-masing sisinya terdapat ruang-ruang  untuk perawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ruang dalam unit ini beratap kubah,  termasuk sebuah ruangan yang menyerupai hall. Namun berbeda dengan kubah  pada ruang perawatan, kubah di atas hall jauh lebih besar dan  dilengkapi dengan sebuah lantern yang terdapat pada bagian puncak kubah  tepat di atas bak air besar yang terdapat di tengah-tengah hall. Lantern  tersebut juga beratap kubah, namun dalam ukuran yang lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian  penampang kubah hall berbentuk segi dua belas. Di sekeliling dinding  kubah berbentuk silindris ini terdapat jendela-jendela yang berfungsi  sebagai tempat sirkulasi udara. Sinar matahari dan udara alami masuk  melalui jendela-jendela tersebut hingga ke dalam ruangan yang berada  tepat di bawah kubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah sakit Sultan Bayezid II ini  beroperasi selama empat ratus tahun sejak diresmikan tahun 1488 M hingga  berkecamuknya Perang Rusia-Turki (1877-1878 M). Hingga abad ke-19 M,  rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi  pasien-pasien yang hendak menjalani perawatan bedah dan mereka yang  mengidap penyakit mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat, RS Bayezid II  terutama terkenal karena memiliki tenaga-tenaga ahli bedah yang  terampil. Disamping juga terkenal karena metode pengobatan untuk  penyakit mental yang diberikan kepada para pasien di timarhane (rumah  sakit jiwa). Metode pengobatan penyakit mental yang dilakukan oleh para  dokter di rumah sakit ini menggunakan terapi musik, suara air, dan  penggunaan wewangian atau yang dikenal dengan aromatherapy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain  terkenal karena para ahli bedah serta terapi mental yang dimilikinya,  RS Bayezid II juga terkenal berkat pusat pengobatan matanya. Karenanya  pada masa lalu, rumah sakit ini menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan  bagi penderita penyakit mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini bangunan rumah sakit  bersejarah tersebut menjadi bagian dari kompleks Universitas Trakya yang  juga berada di kota Edirne. Dan, sejak tahun 1997, bangunan rumah sakit  tersebut dialihfungsikan menjadi sebuah museum kesehatan bernama  Bayezid II Kulliye Health Museum. Museum tersebut didedikasikan untuk  mengenang peran dan kontribusi penguasa Ottoman dalam mengembangkan  khazanah ilmu pengobatan dan kedokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, Bayezid  II Kulliye Health Museum menjadi satu-satunya museum kesehatan yang  terdapat di Turki. Museum ini memberikan berbagai informasi penting  seputar sejarah dan perkembangan ilmu kedokteran dan pengobatan,  khususnya pada masa pemerintahan Ottoman, kepada para pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Museum  ini tercatat sebagai tempay bersejarah kedua di Edirne yang paling  banyak dikunjungi oleh para wisatawan setelah Masjid Selimiye (Sultan  Salim). Karenanya, pada tahun 2004 lalu, Bayezid II Kulliye Health  Museum dianuegrahi  Museum Award oleh Dewan Kebudayaan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana? Keren kan?&lt;br /&gt;Semoga beruk kapitalisme segera mati dan digantikan Islam yang akan menyinrai dunia dengan cahay kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-7651067827645487906?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/7651067827645487906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/04/rumah-sakit-khalifah-beyazid-ii-paling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7651067827645487906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7651067827645487906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/04/rumah-sakit-khalifah-beyazid-ii-paling.html' title='Rumah Sakit Khalifah Beyazid II Paling Keren Sezamannya'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-2309170702510759531</id><published>2011-04-09T09:39:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:39:26.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TombolSpasiSayaRusak'/><title type='text'>TombolSpasiSayaRusak</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pernah.denger.pengusaha.yg.gagal.tp.justru.menjadi.trainer.enterprenuer?&lt;a href="http://burjo.wordpress.com/"&gt;(fajar212)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalimat.yg.saya.dengar.ndak.biasa.nyeleneh,tapi.dalem..kalimat.yang.mungkin.ndak.anda.sadari.merupakan.sebuah.kalimat.perlawanan.terhadap.kegagalan..&lt;br /&gt;bahwa.kegagalan.sebenarnya.bisa.membuat.manusia.mampu.melampaui.apa.yang.sebelumnya.dia.inginkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai.manusia.biasa.yg.hanya.bisa.menyerahkan.ujung.rambut.sampai.kaki.kepada.Tuhan.yang.maha.satu.ini,saya.pernah.merasakan.melorotnya.sabuk.pengaman.hidup.saya.&lt;br /&gt;sering.malah..banyak.hal.yg.mempengaruhi..mulai.dari.kemalasan,lupa,capek,sampe.karena.tertarik.kembali.ama.masa.lampau.yg.bisa.dibilang.kelam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah.mulai.darimana.obrolan.saya.dengan.seorang.&lt;a href="http://burjo.wordpress.com/"&gt;fajar212&lt;/a&gt;.ini.tadi.yang.awalnya.bicarain.bukunya.yg.baru.terbit.tiba2.njluntrungannya.jadi.kaya.semacam.siraman.air.cucian.yg.membangunkan.linduran.saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya,saya.sering.masih.naik.turun.dalam.hal.militansi.perlawanan.ini..saya.masih.sering.tersungkur..masih.sering.lupa.sama."saya.musti.ngapain.didunia.ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia.emang..fitrah.sudah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegagalan.emang.sering.nggembosi.saya.beberapa.hari.ini..kegagalan.itu.berhasil.memalaskan.saya.buat.sabar..&lt;br /&gt;kegagalan.akhirnya.jadi.suatu.yang.saya.hindari..&lt;br /&gt;saya.bepikiran.bahwa.apa.yang.saya.sampaikan.harus.didengar.orang..harus.dipercayai.orang..harus.diikuti.orang.sekali.waktu..dan.ketika.target.itu.gak.terpenuhi.maka.bisa.dibilang.saya.gagal,piker.saya..&lt;br /&gt;tapi.kadang.kenyataan.nggak.kaya.gitu..saya.lebih.banyak.gagal.daripada.berhasil.&lt;br /&gt;maka.tersungkurlah.saya.dikaki.monster.bernama.kegagalan..[imajinatip.kan?? :D]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan.dari.sebuah.obrolan.tadi.saya.lebih.mantap.dalam.ngeyakini.bahwa.Allah.akan.ngetes.dulu.kesungguhan.makhluk2Nya.dalam.perlawanan.ini..&lt;br /&gt;saya.menciut..saya.hanya.beberapa.kali.gagal.aja.udah.menyusut.kaya.gini..lalu.apa.yang.akan.saya.tukar.ama.surga.Allah.nanti..pede.amat.saya.mau.minta.surga..pikir.saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukankah.kita.gak.akan.masuk.surga.sebelum.kita.dapet.cobaan.kaya.orang2.sebelum.kita?kaya.Muhammad.SAW.dan.sahabat2nya..&lt;br /&gt;mereka.udah.ngalami.dicemooh,dihina,dilempar.tai.unta,digergaji.kepalanya,disisir.kulitnya.pake.sisir.besi..&lt;br /&gt;nahh.saya??hmm..jauh.masih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegagalan.justru.menjadi.inspirasi..gagal.bukan.berhenti..tapi.justru.berjalan.dg.berpijak.pada.kegagalan.sebelumnya..&lt;br /&gt;alias.gak.boleh.gagal.lagi..alias.keledai.gak.akan.jatuh.kelubang.yang.sama.duakali..&lt;br /&gt;dan.saya.mau.jadi.keledai.yang.gak.akan.jatuh.kelubang.yang.sama.itu..saya.gak.peduli..saya.hanya.peduli.ama.surga.Allah..&lt;br /&gt;saya.hanya.mau.saya.tetep.jadi.bagian.dari.perlawanan.ini,perlawanan.terhadap.penghambaan.manusia.kepada.sesama.manusia..karena.penghambaan.hanya.buat.Sang.pembuat.manusia..&lt;br /&gt;saya.akan.lakukan.walau.saya.tersungkur.lagi..jatuh.lagi..gagal.lagi..&lt;br /&gt;saya.akan.membuat.kegagalan.malas.untuk.memalaskan.perlawanan.saya..&lt;br /&gt;bawasannya.kemenangan.itu.pasti!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetaplah.melawan.dengan.caramu,dengan.kemampuanmu!!karena.Dialah.yang.melihat!!&lt;br /&gt;yang.bisanya.teriak..tetap.teriaklah.walau.kau.dianggap.tukang.obat..&lt;br /&gt;yang.bisanya.nulis..tetaplah.nulis.walau.tulisanmu.dijadikan.bungkus.kacang.goreng.atau.origami.anak.SD.&lt;br /&gt;yang.bisanya.sedekah..tetaplah.sedekah.walau.badanmu.jadi.kurus.karena.uang.makanmu.berkurang.&lt;br /&gt;yang.bisanya.berdoa..tetaplah.berdoa.walau.kau.sampai.lupa.tugas.kuliahmu..&lt;br /&gt;karena.itu.perlawananmu,dan.Dia.yang.membalas!!&lt;br /&gt;bersabarlah!bersabarlah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[di.temani.kopi.pukul.00:15,dilengkapi.tombol.spasi.yang.rusak]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-2309170702510759531?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/2309170702510759531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/04/tombolspasisayarusak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2309170702510759531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2309170702510759531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/04/tombolspasisayarusak.html' title='TombolSpasiSayaRusak'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-202462049790927038</id><published>2011-03-23T04:20:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:39:43.425-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita ndak penting dan ndak harus anda baca'/><title type='text'>Cerita ndak penting dan ndak harus anda baca</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ ndak tau buk, mungkin nggih kekeselen mawon “&lt;/span&gt; jawab saya ketika menerimi interogasi dari ibu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm .. bisa dibilang saya sangat tidak menikmati. Empat hari saya tergeletak dikamar, dan empat hari pula dipastikan saya ndak mandi. Dan hari2 itu ada satu hari dimana 20 tahun lalu saya diceprotkan oleh ibuk saya . Mantap kan ? keren kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya saya bisa muter2 kaya biasanya , gerak ndak punya capek . kuliah ktemu arek2 E9 , ngerjain tugas . ngantin , ngobrol hal2 konyol tapi penting .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya malem saya diceprotkan itu saya bisa lebih konsen bersyukur , ngucapin banyak hamdallah kok saya masih dikasih umur sampai sekarang . ngaji sbanyak2nya . boro2 ngaji , air wudlu saya takut , jaadi justi tayamum aja . dan ngajipun ndak bisa poll ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya badan saya itu menggigil kedinginan, kepala pusing, lidah pait, tubuh linu2 semua, mata kunang2 . makan ndak enak , tp kalo ndak makan malah gk sembuh2 . makan musti beli di warung dulu , jalan , rasanya ndak kuat berdiri , tp perut laper . sampai musti numpang di kos temen , karena udah ndak kuat (suwun mas meg , hhee) Penyakit yang datang tak diundang pulang tak diantar, dasar kau !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dialah banyak pekerjaan saya tinggalkan. maaf untuk teman2 bdm, saya akan menyusulnya dengan berlari kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dialah 3 hari saya ndak kuliah. maaf rek, ndak bs di tengah2 kalian, heehe. Uts ndak ada saya ndak seru ya ? kuliah tanpa saya ndak rame ya ? kangen ? hhee .. kidding . ndak perlu kalian jenguk saya sembuh kok . i know kalian kaya 50 anak ayam yang kehilangan induknya, hhee . just three days , friends .. ck ck ck&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya saya tau apa yang harus saya lakukan setelah sembuh ini  . terimakasih Sang Pemberi Sakit dan Sembuh ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Terinspirasi dr ksah nyata “ 5 hari ebel sakit “ dan bbrapa psn singkat dgn Rody&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-202462049790927038?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/202462049790927038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/03/cerita-ndak-penting-dan-ndak-harus-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/202462049790927038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/202462049790927038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/03/cerita-ndak-penting-dan-ndak-harus-anda.html' title='Cerita ndak penting dan ndak harus anda baca'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4505247945273577364</id><published>2011-03-13T13:58:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:39:57.874-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Revolution Ignite Your&apos;e Bones'/><title type='text'>Revolution Ignite Your'e Bones</title><content type='html'>Segala sesuatu kalau terlalu sering dibicarakan menjadi tidak seksi, temasuk revolusi. Memang hal ini tergantung pada siapa yang membawakan, kalau Tessy yang membawakannya tentu jadi tidak seksi, tapi kalau saya? tentu saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara tentang revolusi berarti bicara tetang rekayasa sosial, Jalaludin Rakhmat pernah mengeksplorasi hal ini dalam sebuah buku. Dia menjelaskan dengan baik beberapa rekayasa sosial, seperti reformasi, revolusi, dan kudeta (lainnya saya lupa, lagipula dalam pembicaraan ini kita tidak membutuhkan yang lupa. Syukurlah)0)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya akan menyinggung bahasan tentang reformasi dan revolusi. Mengapa disisipkan reformasi, padahal seharusnya membahas revolusi? Saya menyengajakan membahasnya, karena terkadang reformasi tidak dipahami oleh masyarakat, bahkan yang notabene mengklaim sebagai pejuang perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reformasi, jika diibaratkan sebuah pohon maka pohon reformasi adalah pohon yang dipercayai oleh aktivis perubahan adalah pohon yang masih ia percayai mampu memberikan buah yang baik bagi dia dan masyarakatnya. Jika di antara batang pohon terdapat benalu yang membuatnya sakit maka untuk memperbaikinya, bukan pohonnya yang harus digergaji, melainkan ranting yang terkena benalulah yang dimutilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh reformasi, bisa kita lihat dari reformasi agama Nasrani menjadi Kristen Protestan. Dalam reformasi ini, substasi keyakinan Protestan tetap satu: mempercayai Kristus sebagai juru selamat, anak, sekaligus tuhan. Perbedaannya hanya masalah cabang, semisal dihapuskannya indulgensia, dan --yang paling mengasyikan bagi pemeluknya--, diperbolehkannya pendeta memiliki pasangan hidup. Contoh lain yang bisa kita lihat, reformasi 1998 di Indonesia. Dalam reformasi tersebut mahasiswa berusaha menuntut ditegakannya hukum, demokratisasi dan penegakan HAM, namun substansi system berkenaan tegaknya UDD 1945 dan Pancasila tetap sebagai sebuah harga mutlak, tidak bisa di ganggu gugat!.&lt;br /&gt;Revolusi berbeda dengan reformasi, --&lt;br /&gt;kembali-- jika diibaratkan sebagai pohon, penggerak revolusi tidak mempercayai pohon itu. Dia bukan saja hendak memotong cabangnya tetapi menumbangkan batangnya, menggobangnya, dan mencabut sisa-sisa pohon hingga ke akarnya, supaya pohon itu tidak memiliki kesempatan, untuk menumbuhkan tunas-tunasnya lagi. Dan dari tanah tempat tercerabutnya pohon itu, penggerak revolusi menanam pohon baru yang karakteristiknya berbeda dengan pohon yang sebelumnya di singkirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh revolusi, akan terlalu banyak untuk dipaparkan (bisa revolusi Guttenberg, revolusi Tsailun, atau revolusi Zapatista yang dikomandani Comandante Marcos di Chiapas Meksiko) akan tetapi jika kita mempersingkat bahasan, kepada revolusi sistemik yang bersandar pada ideology besar dunia, maka kita bisa mengklasifikasikannya menjadi tiga revolusi: Revolusi Prancis (bersandar pada ideology Kapitalisme), Bolshevik (ideology Sosialis Koimunis), Revolusi Muhammad di Madinah (ideology Islam).&lt;br /&gt;Marilah kita membahasnya satu-persatu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Prancis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi ini yang menjadi tonggak terkuat bagi pertumbuhan Kapitalisme di dunia modern saat ini. Revolusi Prancis, meletus pada tahun 1789 di Perancis, dengan momentum penyerbuan berdarah penjara Bastille. Kisah penyerbuan ini terdengar heroik bagi masyarakat dunia karena pada waktu itu, rakyat bersatu dan bergerak bersama tokoh-tokohnya untuk mendobrak Bastille yang merupakan penjara bagi tahanan politik pada masa itu2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergerakan masyarakat Prancis pada masa itu, tumbuh dikarenakan penggunaan kekuasaan yang semena-mena. Louis XIV dan istrinya, Maria Antoinette dianggap biang keladi kemerosotan moral etika, plus koruptor yang menghabiskan kekayaan negara untuk memuaskan hasrat hidup glamornya. Untuk itulah, Louis merekayasa aneka kebijakan: pajak yang mencekik diberlakukan, dan aneka macam kebijakan lain yang makin membuat rakyat Prancis kelenger menjadi gembel, diberlakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai raja yang membawahi beratus ribu kepala Louis, tidak mau peduli. Baginya negara adalah saya "Etat cest moi!" . Bahasa Jakartanya, "Ini wilayah kekuasaan gue. Terserah gue mu ngapain. Lha rakyatnya rakyat gue. Rajanya ya gue! Lu jual, gw beli! Kalo lu protes gue piting!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etat cest moi3), yang merupakan lambang kesemena-menaan, lambang ke-egois-an Louis bersama Maria Antoinette yang ganjen itu, menjadi salah satu bahan untuk menggulingkannya. Pokoknya, pemerintahan Louis sudah tidak memiliki kebaikan lagi di mata rakyat, apalagi pemerintahan yang korup itu, ternyata didukung oleh aparat pemerintah yang busuk, bahkan agamawannya pun, ikut-ikutan (para pendeta yang seharusnya welas asih dan berpihak pada nilai kebenaran, malah ikut melakukan legitimasi terhadap kekuasaan memanfaatkan term-term kesabaran di dalam agamanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klop sudah! Rakyat yang suffering dihimpit keadaan, bergabung dengan tokoh-tokoh politik yang menginginkan perubahan. Maka muncullah keadaan yang sama sekali baru ketika Hertogoche Faucauld Lincourt, berkata pada Louis “Sri baginda, itu bukan pemberontakan. Itu revolusi!”&lt;br /&gt;Tumbanglah kekuasaan Louis selaku raja. Lebih dari itu, menghilanglah feodalisme digantikan oleh cikal bakal Kapitalisme, yang diobori semangat: liberte (kemerdekaan), egalite (persamaan), fraternite (persaudaraan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Prancis yang sudah dua abad (lebih) berlalu itu, kini menjadi revolusi yang gaungnya tidak mungkin dilupakan oleh sejarawan dunia. Revolusi yang menyebar keseluruh Eropa itu, kemudian menjadi arus kecil sekularisme yang --semula-- diemban oleh segelintir orang, menjadi arus besar yang melandasi perjalanan sebuah kapal ideology bernama Kapitalisme Negara.&lt;br /&gt;Semangat revolusi Perancis yang merupakan tonggak terkuat Kapitalisme, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Seluruh dunia tercengang pada semangatnya, sehingga tak heran, di abad duapuluhsatu ini, kita masih dapat melihat influence revolusi Prancis yang sekuler terhadap berbagai macam kejadian di seluruh dunia dari mulai festival musik Woodstock, munculnya Andi dan Rizal Malarangeng di panggung politik Indonesia, ekspansi atas nama demokratisasi hingga ramalan mengenai akhir sejarah peradaban oleh seorang futurology, bernama Francis Fukuyama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Bolsevik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi ini meledak di panggung sejarah dunia bersandarkan pada ideologi Sosialis madzhab Komunis. Inti dari ide ini adalah juga sekularisme (namun atheis) yang bersumber dari filsafat materi Demokritus dan Epikurus. Disempurnakan oleh Charles Marx setelah mendialektikakan pemikiran Feurbach dan Heggel, kemudian diprakiskan oleh Vladmir Illich Ullyanov (Lenin) masa akhir dinasti Romanov.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal revolusi Bolsehevik, terjadi seperti biasa yang terjadi dengan revolusi dunia lainnya. Awalan revolusi ini, terjadi dikarenakan ketidak pedulian Tsar terhadap rakyat yang diperas habis-habisan, sampai ngos-ngosan oleh kapitalis nasional. Rakyat dipaksa berkerja 15-18 jam sehari, diharuskan berkerja tanpa istirahat yang memadai. Rakyat diperlakukan seolah seperti mesin. Dan seandainya mesin itu soak, pemilik modal tidak mau peduli. Mereka semena-mena membuang tenaga kerja yang sebelumnya berkerja mati-matian, dengan anggapan bahwa tenaga pengangguran masih banyak untuk diserap. Tsar tidak mau peduli akan hal itu. Tsar yang menjadi penguasa tertinggi malah menggiatkan perang yang dianggap tidak perlu sehingga negara mengalami kebangkrutan. Kekuatan politik dan ekonomi menjadi limbung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kekacauan itu, muncul gerakan-gerakan radikal untuk menumbangkan kekuasaan Tsar, meski sebenarnya kemunculan gerakan itu jauh-jauh hari bahkan bisa dirunut dari pendirian kekaisaran4) Singkatnya, meledaklah revolusi Bolsevik yang merupakan harapan sekaligus kulminasi dari perjuangan yang cukup lama segelintir rakyat Rusia, untuk menggulingkan dinasti Romanov yang berkuasa seribu tahun lamanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti anggapan orang awam (yang mempercayai bahwa revolusi diawali oleh golongan Bolshevik), pada faktanya revolusi untuk menumbangkan Tsar diawali oleh golongan Mensevik yang menunjuk Karenski sebagai ketuanya. Namun berangsur-angsur revolusi yang belum sempurna itu disabot oleh kedatangan Lenin dan kawan-kawan partainya. Lenin bertujuan untuk menegakan soviet dengan ideologi sosialis komunis sebagai rotornya. Dan dia berhasil!.&lt;br /&gt;Revolusi Bolshevik mengguncangkan dunia, bukan saja karena telah meruntuhkan sebuah sistem feodal kekaisaran, melainkan juga melalui propaganda yang beringas. Melalui corong-corong dan pemberitaan media cetak atau pertemuan internasional, partai komunis soviet blak-blakan mengancam kapitalisme dunia. Bahwa, Soviet menyerang negara-negara Kapitalis --pada saatnya nanti-- demi misi menyamarata dan menyamarasakan penduduk planet bumi.&lt;br /&gt;Sebelum meraih tujuannya akhirnya, Soviet dengan ideologi Sosialis Komunisnya ternyata runtuh pada tahun 1989 oleh kebijakan Glasnot dan Perestroika. Kebijakan yang akhirnya meracuni Soviet dengan Kapitalisme, bahkan mengembalikan nama negaranya ke masa ketika dinasti Romanov masih berdiri (dari Soviet kembali menjadi Rusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Influence revolusi Bolsevik terhadap dunia memiliki arti penting di berbagai macam pergerakan kemerdekaan nasional dunia. Di Indonesia revolusi Boshevik (dan ajarannya) memberi inspirasi besar untuk memerdekakan Indonesia dari kolonialisme Kapitalis. Komunisme masuk melalui tangan Sneevliet, kemudian berubah menjadi Partai Komunis Indonesia, kemudian masuk menginfiltrasi Syarekat Islam dan membelahnya menjadi dua (SI merah dan SI putih). Karena kooptasi ide komunis akan revolusi itu, pemberontakan petani di Banten terjadi, kemudian terus menerus berlangsung dari mulai pemberontakan 1948 di Madiun, rencana kudeta 1965 G30/S/PKI hingga kemunculan Partai Rakyat Demokratik sebagai musuh pemerintah pasca peyerbuan kantor PDI pada 27 Juli 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di China, revolusi Komunis Bolshevik menginspirasi Mao Tse Tsung untuk memimpin long march (tanpa tandingan kecuali oleh Hanibal) sejauh 9600 km (untuk memasifkan kekuatan melawan Jepang dan Chiang Kai Sek); Ho Chi Minh pun mendapat inspirasi revolusi Bolshevik di Vietnam. Di Siera Maestra, Revolusi Komunisme Bolshevik memainkan peranan sebagai ruh pergerakan revolusioner bagi penghisap tembakau nomor wahid (Fidel Castro) dan sahabat ganteng mautnya, si penderita bengek kronis: Che Guevara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya dalam tataran politik praktis, bagi para seniman, ternyata revolusi Komunis Bolshevik membantu mengukuhkan realisme sosial sebagai seni yang berpihak pada proletar. Tokoh yang terkenal sebagai pengusung realisme social di Indonesia adalah Affandi, dan sastrawan gaek yang baru saja meninggal (Pramudya Ananta Toer). Sementara, --dikalangan musisi anyar--, yang paling bangga dengan ide revolusi Komunis Bolshevik, setelah De La Rocha (vokalis RATM) menggabungkan diri dengan ELZN) adalah Chris Martin (pengaransemen plus pencipta lirik filosofisnya Cold Play).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan Islam dengan agama lain, --salah satu diantaranya-- adalah bulatan penuh, --yang jika bulatan itu-- dibagi menjadi dua, maka terdiri dari ideologi politik dan konsepsi tentang spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika agama lain memiliki konsep ibadah (spiritual) tanpa konsep ideologi politik, maka agama lainnya tidak berbentuk bulatan utuh, melainkan setengah bulatan seperti biskuit yang dicelupkan ke dalam susu kemudian dimakan si upik. Demikian juga ideologi yang melandasi kedua revolusi besar yang sudah saya paparkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunis dan Kapitalis memiliki ideologi untuk mengatur kehidupan bermasyarakat, tetapi keduanya tidak memiliki konsep ritual ibadah. Karenanya dalam kedua ideologi tadi, tak jarang ada yang mengambil agama untuk menentramkan hati menggunakan ritualnya (meski kedua ideologi tadi saling bertabrakan dengan agama yang dianutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelengkapan Islam sebagai sebuah bulatan utuh. Islam bukan saja memiliki konsep ibadah spiritual melainkan ideologi 'baru' yang juga, mengguncangkan zaman. Karena konsep bulatan sempurna inilah, ketika Muhammad SAW muncul dan mengumandangkan kenabiannya, gegerlah seluruh jazirah Arabia! Muncullah revolusi langit pertama dan utama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Islam dengan muatan ideology yang dibawa Muhammad SAW, menjungkirbalikan seluruh sistem peribadatan, dan nilai yang ada. Islam muncul untuk mematahkan penyembahan berhala dan menggantikannya dengan tuhan yang benar-benar tuhan semesta alam.&lt;br /&gt;Islam muncul dengan sebuah celaan terhadap kapitalis-kapitalis kecil bangsa Arab. Siapa Kapitalis itu? adalah orang yang kerap curang dalam timbangan perniagaan, orang yang mendapatkan harta dari riba dan perdagangan yang haram, juga kerap kali mencaci maki anak yatim dan fakir miskin. Itu di Makkah, dan di Madinah terjadi revolusi Islam yang dipimpin langsung oleh Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Islam muncul sebagai kekuatan revolusioner yang menghapuskan ikatan kesukuan yang sudah berakar lama di jazirah Arabia, ikatan yang membuat antar suku jazirah Arab terus berseteru, karena budaya vendetta5) merupakan budaya yang mengikat antara anggota suku dengan ikatan kesukuannya. Islam menyatukan agama, suku, bahkan bangsa (bukankah Salman dari Persia, Bilal dari Ethiophia?) di bawah kekuasaan sistem pemerintahannya6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengawali dengan contoh sempurna sepanjang zaman. Mengawalinya dengan kepemimpinan manusia yang sebenarnya mampu untuk bermegah seperti raja-raja Romawi dan Persi, namun pemimpin berar revolusinya, lebih memilih tidur beralas tikar hingga gerat-gerat tikar tercetak pada kulitnya, dan lebih memilih mengkonsumsi minyak samin dan roti buruk rupa dalam kesehariannya?. Ia memilih untuk tinggal di kediaman mungil yang temboknya terbuat dari lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan Muhammad benar-benar revolusioner. Ia membuat orang-orang berdecak kagum. Membuat pemimpin besar dan sejarawan --entah yang membenci atau mengaguminya--, melongo. Bagaimana tidak? lelaki mulia itu, dengan sistem dan kekuasaan yang ada ditangannya, ternyata memilih untuk bersikap rendah hati, sabar, lapang hati, mempraktikan keikhlasan tingkat tinggi, bahkan kebeningan spiritualitas yang tidak bisa ditandingi.&lt;br /&gt;Revolusi dan semangat yang ada di dalam ajaranya benar-benar revolusioner, artinya sama sekali berbeda dengan konsepsi agama atau spiritualisme lainnya. Diluar Islam, di dalam agama lain seperti Budha Hindu, Kristen, kekuasaan haruslah dipisahkan dari keberagamaan pemuka agamanya. Karena, agama tersebut menganggap, bahwa kekuasaan (dunia) tidak bisa disatukan&lt;br /&gt;dengan spiritualisme (akhirat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zarathustra bisa saja menjadi orang bestari, Dalai Lama, okelah menjadi orang bijak, demikian pula orang-orang yang dianggap Santo, tapi bisakah mereka menjadi orang yang bijak bestari, berkadar spiritual tinggi, memiliki keteduhan pandang dan kebeningan hati ketika memegang tampuk kekuasaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar saja orang-orang besar dunia itu terlihat mapan kondisi spiritualitasnya, sebab kehidupan mereka hanya terpaku pada kehidupan mengasah 'spiritualisme'. Hidupnya hanya berkisar berkunjung dari satu biara-kebiara, satu tempat peribadatan ke tempat peribadatan, menyepi bertapa dan semedhi. Tapi Muhammad SAW tetap berwajah teduh, memiliki kebeningan hati nan cemerlang meski ia memegang tampuk kekuasaan. Apa sebab? sebabnya ide yang inheren di dalam revolusi itu sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Islam kekuasaan politik tidak bisa dipisahkan dari spiritual. Kekuasaan politik berhubungan dengan idraksillahbillah atau kesadaran hubungan seseorang dengan Tuhannya. Tak heran semenjak wafatnya Muhammad SAW, sahabat-sahabat yang dekat dengan ajarannya, menjalankan kekuasaan politik dengan baik dan bijak pula (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dan salah satu pengikutnya yang lain: Umar bin Abdul Aziz). Ini semua bisa terjadi, karena inti revolusi Islam berpijak pada kesatuan ideology dan spiritualisme di dalam diri pelaksana system Islam itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak revolusi Islam yang memaksa peradaban manusia untuk menoleh padanya, terus menerut memanjang dari dinasti Ummayah hingga Utsmani. Pelaksanaan ideologinya mengalami pasang surut. Mengalami kelurusan dan penyelewengan hingga keruntuhan institusi Khilafah pada tahun 1924.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, kini institusi sistem pemerintahan Islam telah tiada, telah RIP. Namun, kebangkitannya akan selalu menjadi kekuatan yang menakutkan bagi ideologi-ideologi yang pernah dan saat ini menguasai dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, melalui jejak-jejak yang masih bisa dirunut keabsahan historis dan dipertanggungjawabkan justifikasi teologinya, tampaknya pergerakan-pergerakan Islam yang memiliki skup internasional mulai memperlihatkan taringnya. Semangat revolusioner untuk mengembalikan revolusi Islam yang otomatis mengembalikan sistem pemerintahan Islam di konstelasi politik dunia, bergema di mana-mana. Gerakan-gerakan ideologis yang semula klandestin kini muncul keatas tanah, mengingatkan manusia akan kejahatan system Kapitalisme dan Komunisme.&lt;br /&gt;Ya, gerakan-gerakan Ilam yang faham akan jejak revolusi Muhammad adalah gerakan yang benar-benar menjadikan Islam, sebagai saingan tereberat ideologi sosialis Komunis dan Kapitalis. Di tangan mereka, Islam tidak hanya menjadi ritual belaka, yang bisa dijadikan alat pembenaran Kapitalisme, melainkan sebagai ruh pergerakan yang benar-benar mengancam segala bentuk eksploitasi dan penindasan system buatan manusia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, gerakan apa yang bakal mengusung kembali revolusi dan ideology Islam? Aha, tentunya akan sangat banyak. Yang pasti, seorang muslim harus memilihnya, atau setidaknya bersemangat untuk mendukung idenya, sebab usaha mereka, adalah usaha untuk menegakan kembali praktik keimanan dalam bidang politik, yang akan membawa rahmat bagi manusia, galaksi dan seluruh isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolution wil guide you home&lt;br /&gt;And ignite your bones&lt;br /&gt;(X &amp;amp; Y He-hE)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;divansemesta.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4505247945273577364?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4505247945273577364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/03/revolution-ignite-youre-bones.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4505247945273577364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4505247945273577364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/03/revolution-ignite-youre-bones.html' title='Revolution Ignite Your&apos;e Bones'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-1989785811835361922</id><published>2011-03-13T04:34:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:40:55.387-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menangislah untuk sesuatau yang penting'/><title type='text'>Menangislah untuk sesuatau yang penting</title><content type='html'>menjadi anggun ketika kau menuruti sang pencipta .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berharap kesucianmu bertahan hingga di datangkan yang halal bagimu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lupakan apa-apa yang bisa mengotori hatimu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena bawasannya keindahanmu terlalu mahal dengan suatu yang fana .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah bersamamu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memberi janji menjadikanmu bidadari di telaga kautsar yang bening .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah bersamamu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan bersedih , dan menangislah hanya untuk sesuatu yang penting .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-1989785811835361922?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/1989785811835361922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/03/menangislah-untuk-sesuatau-yang-penting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1989785811835361922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1989785811835361922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/03/menangislah-untuk-sesuatau-yang-penting.html' title='Menangislah untuk sesuatau yang penting'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-8198834992131308065</id><published>2011-02-26T00:42:00.000-08:00</published><updated>2011-07-12T04:41:08.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sahabatku'/><title type='text'>Sahabatku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Aku tahu mereka menangis untukku saat aku berusaha tampak tegar.&lt;br /&gt;Aku tahu mereka berbahagia untukku saat aku berhasil dalam hal-hal kecil.&lt;br /&gt;Aku tahu mereka menamparku saat aku salah.&lt;br /&gt;Aku tahu mereka menjaga jalanku setiap saat agar aku tak terjatuh ke dalam kesalahan yang sama.&lt;br /&gt;Tapi, aku baru tahu bahwa lebih dari itu ada sahabat yang memahamiku luar dan dalam.&lt;br /&gt;Dan aku berterima kasih karena Tuhan telah memberikan orang-orang itu dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK SAHABAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk sahabat..&lt;br /&gt;lupakah aku mengucapkan maaf ?&lt;br /&gt;atau sekadar terima kasih&lt;br /&gt;untuk yang berarti dalam hidupku&lt;br /&gt;walau tak cukup banyak cerita untuk dikisahkan&lt;br /&gt;tapi terlalu banyak permohonan tuk didoakan&lt;br /&gt;dan mimpi-mimpi tuk diwujudkan&lt;br /&gt;walau terbentang segala yang merintangi&lt;br /&gt;kau dan aku, kita tetap satu&lt;br /&gt;untuk sahabat..&lt;br /&gt;bila wujudku tak lagi nyata&lt;br /&gt;dan napasku tak lagi bersamamu&lt;br /&gt;bila jasadku yang utuh telah melebur&lt;br /&gt;dan ragaku telah hancur&lt;br /&gt;bila waktuku terbatas sampai detik ini&lt;br /&gt;dan ruangku tak sama denganmu&lt;br /&gt;ingatlah aku, sahabat&lt;br /&gt;karena dengan itu&lt;br /&gt;kan kaulanjutkan hidupmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Teruntuk kawan2 yang telah berhasil membangunkan saya dari tidur yang telah lama.&lt;br /&gt;kawan2 yang luar biasa, saya mencintai kalian karena Allah.&lt;br /&gt;mungkin kalian anggap saya terlalu berlebihan, tapi sungguh ungkapan cinta saya belum mampu menggambarkan jasa kalian ketika mampu menarik tangan saya dari kubangan keterpurukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teruntuk kawan2 E9, kalian terlampau spesial untuk diungkapkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-8198834992131308065?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/8198834992131308065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/sahabatku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/8198834992131308065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/8198834992131308065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/sahabatku.html' title='Sahabatku'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4188061821200459423</id><published>2011-02-25T03:50:00.000-08:00</published><updated>2011-07-12T04:41:31.716-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Saya dan Sudut Ruang Perpustakaan'/><title type='text'>Saya dan Sudut Ruang Perpustakaan</title><content type='html'>Saya terkantuk-kantuk di salah satu sudut ruang perpustakaan kampus saya. Kelelahan, setelah seharian mendapatkan kuliah yang menjemukan. Belum juga deadline tugas besok yang belum terselesaikan. Dan pergelutan dengan tugas-tugas itu harus saya menangkan sore ini kalau tidak mau pak dosen meneriaki muka saya (lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba-tiba teringat akan teman-teman saya yang begitu semangatnya kuliah. Semangat mereka mengejar cita-cita yang mulia, sekedar lulus dan mendapat kerja, sampai mereka yang (sempat) terpaksa karena tuntutan orang tua. Saya kagum dengan semangat mereka.&lt;br /&gt;Hehe. Dan saya tetap tidak perduli. Saya di bilang sebagai mahasiswa sok sibuk dengan hal-hal yang mereka bilang kuno, tidak prospek. Saya acuh saja dan saya selalu tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mereka belum tau, dan semoga Allah membuka hati mereka . Amin..“,pikir saya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aktivitas utama yang di lakukan Muhammad SAW dan para sahabatnya ini telah banyak menyita waktu saya. Waktu kuliah, waktu belajar, bermain, sampai waktu tidur saya. Saya prioritaskan sekarang, bukan tanpa alasan teman. Karena saya ingin berubah dan saya ingin menjadi salah satu manusia terbaik yang pernah di ciptakan Allah. Saya ingin berubah, ketika waktu saya dulu saya manfaatkan untuk dunia dan aksesorisnya. Sibuk kuliah, belajar, kerja, sampai pacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hanya saya yang bisa mengubahnya, bahwa Allah telah menegaskan Dia tidak akan mengubah keadaan seseorang, selama orang tersebut tidak mau mengubah keadaan mereka sendiri. Dan saya ingin berubah, saya ingin meraih hidayah. Meraih?? Bukankah hidayah itu di turunkan oleh Allah? Bukankah hanya hak prerogatif Allah untuk memberikan hidayah pada hambanya? Tanya teman saya. Anda kurang tepat bro, jawab saya. Bahwa hidayah itu petunjuk, saudaraku. Dan bahwa petunjuk itu semua sudah ada, sudah tercetak, dan sudah berserakan di banyak tempat sekitar kita, adalah Al-Quran. Ya, Al-Quran itu lah petunjuknya. Petunjuk itu sudah berpijar, kebenaran itu sudah menyala terang benderang. Tinggal kita mau atau tidak mengambilnya, menggenggamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Its just a choice men, ini hanya tentang sebuah piliahan men. Petunjuk atau tersesat, kebenaran atau kesalahan, SURGA atau NERAKA ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka menurut saya (dan mungkin juga menurut anda), betapa bodohnya mereka yang memilih neraka, alias bodoh mereka yang memilih kesalahan, alias bodoh mereka yang memilih tersesat, alias bodohnya mereka yang tidak mengambil Al-Quran sebagai petunjuk dalam hidupnya.&lt;br /&gt;Dan PETUNJUK itu telah menyebutkan, “ Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah “ (Ali Imron:110), dan itu cita-cita saya. Menjadi salah satu manusia terbaik di muka bumi ini menyampaikan risalah Manusia Terbaik di Bumi. Berjuang seperti Bilal, “meludahi” harta dan wanita seperti Mush’ab bin Umair. Militan bak Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah. Dan lantang bagaikan Abdullah bin Mas’ud juga meyakini sesuatu yang tidak bisa di lihat mata seperti Muhammad al-fatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di akhirat sebuah janji telaga Kautsar yang lezat. Menjadi sosok yang para mujahid pun iri, ketika melihat terdapat mimbar-mimbar cahaya pada kami. Yang memiliki gelar ikhwani, yang derajatnya limapuluh kali para sahabat nabi. Saya mau, dan kamu juga pasti? Sebuah kesempatan yang hanya sekali, karena setelah mati saya tidak mungkin bisa kembali ke bumi.&lt;br /&gt;Kantuk saya sudah hilang, ketika adzan ashar sudah berkumandang. Dan ternyata tugas saya belum tersentuh sama sekali. Haha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raih kebenaran yang telah berpijar di depanmu itu kawan, walaupun jalanmu terjal dan berbara. Karena hidup adalah nuansa, yang harus kita jalani dengan kebenaran yang sempurna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4188061821200459423?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4188061821200459423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/saya-dan-sudut-ruang-perpustakaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4188061821200459423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4188061821200459423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/saya-dan-sudut-ruang-perpustakaan.html' title='Saya dan Sudut Ruang Perpustakaan'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3770238419673942344</id><published>2011-02-22T05:38:00.000-08:00</published><updated>2011-02-22T05:40:54.806-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta itu Apa?'/><title type='text'>Cinta itu Apa?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;terjagalah dari segala maksiat dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat&lt;br /&gt;disatukan dalam karunia yang suci bersama jiwa2 yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri&lt;br /&gt;ini bukan cerita cinderella, bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya&lt;br /&gt;tak dapat diukur tapi bersama allah semua pasti akan teratur&lt;br /&gt;dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam&lt;br /&gt;bersemi dari pupuk akhlak yang hebat, berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat&lt;br /&gt;tidak, ini tidak akan di mengerti oleh hati yang penuh denagn dusta, yang buta oleh warna-warni dunia yang fana&lt;br /&gt;ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya&lt;br /&gt;keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah&lt;br /&gt;dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah&lt;br /&gt;untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan&lt;br /&gt;dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta&lt;br /&gt;karna bukan apa siapa dan bagaimana tapi luruskanlah dalam wangi surga&lt;br /&gt;karna apa sebenarnya kita berani berkata cinta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3770238419673942344?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3770238419673942344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/cinta-itu-apa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3770238419673942344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3770238419673942344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/cinta-itu-apa.html' title='Cinta itu Apa?'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-1141662332989576934</id><published>2011-02-12T18:55:00.000-08:00</published><updated>2011-07-12T04:42:00.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Valentine ooh Valentine'/><title type='text'>Valentine ooh Valentine</title><content type='html'>14 Februari 2011, mendadak semua toko-toko dan mall ngepink semua. Rumah-rumah kado bejibun orang. boneka-boneka 'berserakan' di sudut-sudut kota. Cowok-cowok pada berubah romantis, buatin puisi, nyariin coklat atau bunga buat ceweknya. Mereka yang biasanya pelit buat sekedar beliin es krim pacarnya aja, untuk hari itu berani ngomong " hari ini mau minta apa yank? ". Mereka yang biasanya kalo disuruh gurunya bikin puisi aja paling males, tiba-tiba jadi Kahlil Gibran dadakan.&lt;p&gt;Karena apa? gak usah belaga gak taulah, ya itu tu gara-gara hari Valentine yang kata orang-orang hari kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Valentine’s Day dengan semua hiruk pikuknya sebenarnya nggak lepas dari arus utama Konspiratif yang mau ngehancurin ketauhidan kaya yang diajarin para penyampai Risallah sejak Adam a.s. hingga Muhammad SAW. Banyak sisi dari ‘hari istimewa’ itu yang pasti belum banyak elo ketahui. Banyak yang nyangka, umat Islam dilarang ngikutin ritual ini cuma karena bersumber dari ritual kaum Nasrani. Ini nggak salah, Cuma ada yang kurang. Gereja Katolik pun pernah ngeluarin fatwa larangan umatnya buat ikut-ikutan Valentine’s Day. Bahkan Katolik Ensiklopedia menyatakan ritual Valentine’s Day berasal dari ritual pemujaan terhadap setan (The Satanic Ritual) dan paganisme. Nahh lo?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bukan cuma, daya eksplosif Valentine’s Day juga dahsyat(ngalah2in ledakan bom atom hiroshima-nagasaki), terutama dari sisi akidah dan moral. Sasaran utama penghancuran ini tentu saja elo2 itu, generasi muda.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Nahh sekarang kita analisis satu persatu. Yang pertama sekarang kita dikit ngomingin bahasa bule. Dalam bahasa Inggris, “Kasih Sayang” ditulis sebagai “Affection”, bukan “Love”. Ada perbedaan mendasar antara istilah Affection ama Love. “Affection” lebih dekat ama perasaan atau curahan hati, bersifat kejiwaan yang halus dan indah, kalo “Love”, lebih dekat dengan tindakan yang ngarah pada kegiatan atau aktivitas seksual. Mungkin sebab itu juga, hubungan seksual disebut “Making Love”. Hmm&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Nah, dengan pemahaman itu, Valentine’s Day sebenarnya nggak tepat kalo diartikan sebagai “Hari Kasih Sayang”. Karena peristiwa yang terjadi berabad tahun silam, yang sekarang diperingati Hari Valentine, berawal dari suatu peristiwa yang lebih tepat disebut pesta kemaksiatan (&lt;em&gt;Making Love Party&lt;/em&gt;) ketimbang Pesta Kasih Sayang. Peristiwa itu merupakan suatu ritual bagi bangsa Pagan Roma yang dinamakan Lupercalian Festival.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam kepercayaan Pagan Roma, bulan Februari dianggap bulan penuh “cinta” &lt;em&gt;(Love&lt;/em&gt;, bukan &lt;em&gt;affection)&lt;/em&gt; dan bulan kesuburan (baca: masa birahi atau syahwat). Lupercalian Atau Lupercus sendiri adalah nama Dewa Kesuburan (Dewa Pertanian dan Gembala), yang dipercaya berwujud seorang lelaki perkasa dan berpakaian setengah telanjang dengan hanya menutupi tubuhnya dengan kulit kambing, ihh. Mitologi mengenai Lupercus terkait erat dengan kisah Remus dan Romulus yang tinggal di bukit Palatine dan diyakini kisahnya mengawali pembangunan Kota Roma.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selain Roma, kepercayaan Pagan Yunani Kuno juga meyakini bulan Februari—tepatnya pertengahan Januari dan mencapai puncaknya pada pertengahan Februari—merupakan bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada perkawinan suci Dewa Zeus dan Hera. Baik kepercayaan Pagan Roma maupun Pagan Yunani, keduanya meyakini bahwa Februari merupakan bulan penuh gairah dan cinta (baca: syahwat).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wahh, bener-bener. Kalo gitu nih valentine days udah keliatan banget GEJEnya bro. Bukan cuma Islam aja yang nggak ngakuin ini sebagai hari istimewa, eh kaum nashrani juga sempet nggak ngakuin hari valentine. Faktanya malah valentine day adalah ritual kaum pagan buat nyembah setan di festival Lupercalian, ahh kalo gue ogah banget!!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Festival Lupercalian? Makanan apa itu?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lupercalia? Makanan apa ini? Mungkin ini kata yang asing ya buat telinga elo? Tapi ini ni awal mula adanya valentine day. Lupercalia Festival adalah sebuah perayaan yang berlangsung tanggal 13 hingga 18 Februari, dan tanggal 15 Februari adalah puncaknya. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan untuk Dewi Cinta (&lt;em&gt;Queen of Feverish Love&lt;/em&gt;) bernama Juno Februata. Pada tanggal 13-nya, di pagi hari, pendeta tertinggi pagan Roma menghimpun para pemuda dan pemudi untuk mendatangi kuil pemujaan. Mereka dipisah dalam dua barisan dan sama-sama menghadap altar utama. Semua nama perempuan muda ditulis dalam lembaran-lembaran kecil. Satu lembaran kecil hanya boleh berisi satu nama. Lembaran-lembaran yang berisi nama-nama perempuan muda itu lalu dimasukkan kedalam wadah mirip kendi besar, atau ada juga yang menyebutnya di masukan ke dalam wadah mirip botol besar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah itu, sang pendeta yang mimpin upacara mempersilakan para pemuda maju satu persatu untuk mengambil satu nama gadis yang telah berada di dalam wadah secara acak, hingga wadah tersebut kosong. Setiap nama gadis yang terambil, maka sang empunya nama harus menjadi kekasih pemuda yang mengambilnya dan berkewajiban melayani segala yang diinginkan sang pemuda tersebut selama setahun hingga Lupercalian Festival tahun depan. Nahh lo, kaya konyak jodoh yang di tipi2 aja ??&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hmm, kemudian tanpa ikatan perkawinan, mereka bebas berbuat apa saja. Dan malam pertama di hari itu, malam menjelang 14 Februari hingga malam menjelang 15 Februari, di seluruh kota, para pasangan baru itu merayakan apa yang kini terlanjur disebut sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Suatu istilah yang benar-benar keliru dan lebih tepat disebut sebagai ‘Making Love Day’ alias malam free sex alias Malam Kemaksiatan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada tanggal 15 Februari, setelah sehari penuh para pasangan baru itu mengumbar syahwatnya, mereka secara berpasang-pasangan kembali mendatangi kuil pemujaan untuk memanjatkan doa kepada Dewa Lupercalia agar dilindungi dari gangguan serigala dan roh jahat. Dalam upacara ini, pendeta pagan Roma akan membawa dua ekor kambing dan seekor anjing yang kemudian disembelih diatas altar sebagai persembahan kepada Dewa Lupercalia atau Lupercus. Persembahan ini kemudian diikuti dengan ritual meminum anggur.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah itu, para pemuda mengambil satu lembar kulit kambing yang telah tersedia dan berlari di jalan-jalan kota sambil diikuti oleh para gadis. Jalan-jalan kota Roma meriah oleh teriakan dan canda-tawa para muda-mudi, di mana yang perempuan berlomba-lomba mendapatkan sentuhan kulit kambing terbanyak dan yang pria berlomba-lomba menyentuh gadis sebanyak-banyaknya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Para perempuan Romawi kuno di zaman itu sangat percaya bahwa kulit kambing yang dipersembahkan kepada Dewa Lupercus tersebut memiliki daya magis yang luar biasa, yang mampu membuat mereka bertambah subur, bertambah muda, dan bertambah cantik. Semakin banyak mereka bisa menyentuh kulit kambing tersebut maka mereka yakin akan bertambah cantik dan subur.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Upacara yang sangat dinanti-nantikan orang-orang muda di Roma ini menjadi salah satu perayaan favorit. Hal ini tidak aneh mengingat kehidupan masyarakat Pagan Roma memang sangat menuhankan keperkasaan (kejantanan), kecantikan, dan seks. Bahkan para Dewa dan Dewi—tuhan mereka—digambarkan sebagai sosok lelaki perkasa dan perempuan yang cantik nan menawan, dengan pakaian yang minim bahkan telanjang sama sekali. Bangsa Roma memang sangat memuja kesempurnaan raga. Banyak literatur menulis tentang tradisi Pagan Roma tersebut. Sampai sekarang, pusat-pusat kebugaran yang menjadi salah satu ‘tren orang modern’ disebut sebagai Gymnasium atau disingkat Gym saja, yang berasal dari istilah Roma yang mengacu pada tempat olah tubuh.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tradisi pemujaan terhadap keperkasaan dan kecantikan ini, dan tentunya semuanya bermuara pada pendewaan terhadap syahwat, tidak menghilang saat Roma dijadikan pusat Gereja Barat oleh Kaisar Konstantin. Gereja malah melanggengkan ritual pesta syahwat ini dengan memberinya ‘bungkus kekristenan’ dengan mengganti nama-nama gadis dan para pemuda dengan nama-nama Paus atau Pastor atau orang-orang suci seperti Santo atau Saint (laki-laki) atau Santa (Perempuan). Mereka yang melakukan ini adalah Kaisar Konstantin sebagai Paus pertama dan Paus Gregory I. Bahkan pada tahun 496 M, Paus Gelasius I menjadikan Lupercalian Festival ini menjadi perayaan Gereja dengan memunculkan mitos tentang Santo Valentinus (Saint Valentine’s) yang dikatakan meninggal pada 14 Februari.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Inilah apa yang sekarang kita kenal sebagai ‘The Valentine’s Day’. Lupercalian Festival yang sesungguhnya lebih tepat disebut sebagai ‘Making Love Day, merupakan asal-muasal peringatan ini. Oleh sejumlah pihak yang ingin mendapat keuntungan dari ritual tersebut dan eksesnya, momentum itu disebut sebagai ‘Hari Kasih Sayang’, sesuatu yang sangat jauh dan beda esensinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hmm, gitu men ceritanya. Ngeri kan?? Makanya elo jangan bego2 amat dah dengan ikut-ikutan budaya gak jelas kaya Valentine day barusan. Jadi nggak ada hubungannya valentine day ama kasih sayang. Yang ada malah valentine day itu simbol hari kemaksiatan. Apalagi hubungan valentine ama coklat atau warna pink, jauh panggang dari ayam dah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sudahlah, urungkan niat elo buat ngerayain valentine. Buang coklat2, bunga2 yang udah elo siapin buat pacar elo. Ato lebih baik kalo elo putusin sekalian pacar elo. Hhee. Yang pasti-pasti aja dah, Allah ngelarang kita mendekati maksiat, kaya pacaran juga. Dan sesuatu yang kita awali dengan melanggar perintah Allah pasti akhirnya buruk men, percaya dehh !!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal;mso-outline-level:1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="';font-size:24.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;“&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (QS. Al-Baqarah [2]: 120).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal;mso-outline-level:1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Maka dari itu, mari hari ini kita TOLAK HARI VALENTINE !!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="';font-size:12.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal;mso-outline-level:1"&gt;&lt;span style="';font-size:12.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 186px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-loz-JGLej_Y/TVi2uy64bbI/AAAAAAAAALY/lOQfey_Kp84/s320/antivalent.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573405453929967026" /&gt;&lt;span style="';font-size:12.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal;mso-outline-level:1"&gt;&lt;span style="';font-size:12.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-1141662332989576934?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/1141662332989576934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/valentine-ooh-valentine.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1141662332989576934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1141662332989576934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/valentine-ooh-valentine.html' title='Valentine ooh Valentine'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-loz-JGLej_Y/TVi2uy64bbI/AAAAAAAAALY/lOQfey_Kp84/s72-c/antivalent.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3355285912832179335</id><published>2011-02-12T07:13:00.001-08:00</published><updated>2011-07-12T04:42:29.313-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='11 Februari 2011'/><title type='text'>11 Februari 2011</title><content type='html'>07:00 – 09:00 D2. Lantai 2. FIP-UM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kuliah Pembelajaran Bahasa Indonesia mulai jam 7 pagi. Pak dosen yang sedari awal jam sudah bicara banyak sekali, membuat saya ngantuk. Problem mata yang selalu saja turun ke perut saya. Lapar. Memang sedari pagi belum sarapan, dan mau gimana lagi, sayapun sudah tidak konsentrasi lagi dengan pelajaran bapak. Maaf bapak :D&lt;br /&gt;Kesempatan datang, ketika si bapak keluar kelas. Saya mengikuti dari belakang. Kebetulan sekali pintu kelas saya dekat dengan pintu lift. Saya keluar. Dan dengan cepatnya memencet pintu lift. Membuka. dan saya masuk lift. Saya pencet lagi. Menutup. Hufftt .. aman. Saya turun dengan lift sampai lantai dasar. Maaf lagi bapak :D &lt;br /&gt;Kabur. Dan mungkin hanya saya dari mahasiswa sekelas saya yang berani melakukan hal seperti ini.&lt;br /&gt;Tujuan saya “kantin fakultas”.&lt;br /&gt;Singkat cerita saya makan. Selesai. Kembali kekelas. Dan ternyata bapak dosen sudah pulang, teman-teman hampir pulang. Saya ambil tas saya. Cengengesan di depan teman-teman yang bertanya, “ ko endi kon bel ?? “&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;09:00 – 11:00&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya keluar gedung D2. Tolah-toleh. Ternyata teman-teman sudah balik.&lt;br /&gt;Akhirnya saya juga balik ke markas temen-temen seperjuangan saya, di sebuah sekret di dekat masjid. Wallah, sudah nampak sibuk pula aktivitas di sekret itu. Seminggu lagi memang akan ada talk show Campus Social Responsibillity yang diadakan temen-temen. Semoga bisa menyadarkan banyak orang.&lt;br /&gt;Dan saya punya amanah sendiri hari itu. Aktivitas yang sekarang lebih saya sukai daripada kuliah. Hhee. Saya mencetak opini selebaran, khusus untuk para jamaah sholat jumat.&lt;br /&gt;Alhamdulillah rampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;11:00 – 12:30&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Saya mandi dan berbenah diri.&lt;br /&gt;Baju terbaik dan terrapi.&lt;br /&gt;Wewangian yang tak saya lupakan.&lt;br /&gt;Khusus menghadap Sang Maha Baik hari itu.&lt;br /&gt;Adzan telah berkumandang dan khotib sudah di mimbar.&lt;br /&gt;Saya menghadapNya.&lt;br /&gt;Berharap kekhusyukan yang murni.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3355285912832179335?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3355285912832179335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/11-februari-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3355285912832179335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3355285912832179335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/11-februari-2011.html' title='11 Februari 2011'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4541530298213630629</id><published>2011-02-12T05:43:00.000-08:00</published><updated>2011-07-12T04:42:43.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ikan Aja Mati Kalo di Taruh di Tanah'/><title type='text'>Ikan Aja Mati Kalo di Taruh di Tanah</title><content type='html'>Kota malang yang dingin membiasakan saya untuk mencari kehangatan. Nyewa villa di kota batu, trus nginep beberapa malam sama kodew malang, itu buat kalian yang punya pikiran ngeres mulu, hhaa.&lt;br /&gt;Kehangatan untuk saya adalah secangkir kopi panas hitam manis. Cukup? Belum, sebelum di kancani gorengan-gorengan hangat. Lengkap? Belum, kalo belinya belum di warung pinggiran trotoar kota malang. Dan itu menjadi kebiasaan bagi saya.&lt;br /&gt;Malam itu seperti biasanya, saya sudah stanby di sebuah pojok warung yang biasanya saya datangi. Menunggu kopi pesanan saya. Tak perlu menunggu lama, kopi pesanan saya datang. Nikmat, saya mulai menyeruputnya sedikit demi sedikit, tiba-tiba ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Lho?? Kok dibuang ikannya?? Nanti mati loh lee .. “&lt;br /&gt;“ kenapa kok bisa mati yah ikannya ? “ polos sekali&lt;br /&gt;“ ya karena ikan hidupnya di air, nggak di darat “&lt;br /&gt;“ kenapa nggak bisa hidup di darat ? “&lt;br /&gt;“ ya karena ikan habitatnya di air lee .. “&lt;br /&gt;“ habitat itu apa yah ? “ wajah bingung&lt;br /&gt;“ hmmm ... gimana ya ayah jelasinnya ? ya pokoknya ikan hidupnya di air, kalo di darat ikannya bisa mati. Kalo ikannya di darat nggak mati itu ikan aneh, atao jangan-jangan bukan ikan itu lee “&lt;br /&gt;“ jadi nggak boleh ya yah ikannya di taruh di tanah ? “&lt;br /&gt;“ ya nggak boleh, nanti kasihan kalo ikannya mati. Udah sini-sini masukkin ke kantong lagi “ kata si ayah yang wajahnya mirip anggota dewan yang sering masuk tipi itu.&lt;br /&gt;Ayah dan anaknya itu berlalu, tanpa menghiraukan saya yang dari tadi senyum-senyum mendengarkan mereka. &lt;br /&gt;Dan kopi ini masih terlalu nikmat, ketika saya jadi teringat dengan kondisi saudara-saudara saya. Saudara seakidah tepatnya. Ya mereka(nggak semua juga sih) aneh, kaya ungkapan tentang ikan yang di lemparin ketanah tapi gk mati tadi, hhee. Kok? Ya iyalah, kita ini muslim yang percaya kalo kita dari allah dan akan kembali ke Allah maka bisa dipastikan kalau pastinya habitat kita adalah aturan Allah alias syariat, dan padahal syariah islam itu sekarang tidak diterapkan. Ups.. bingung juga ya apa itu habitat? Saya jelaskan, mengutip ucapan mbah wikipedia, habitat itu adalah adalah tempat suatu makhluk hidup tinggal dan berkembang biak. Intinya, habitat adalah lingkungan yang sesuai dengan potensi makhluk hidup tertentu. Jadi pantas kalau kita bisa di bilang aneh, atau malah dipertanyakan keislaman kita atau jangan-jangan kita bukan muslim beneran, kalo kita tenang aja di tengah-tengah keadaan tidak di pakenya syariat di aturan kita. Nahh loo ..&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Jadi seharusnya jika kita muslim yang normal maka minimal kita ini punya perasaan gelisah dengan sistem sekuler-demokrasi yang diterapkan sekarang ini. Gimana nggak, wong demokrasi itu menghegemoni paksa kewajiban manusia yang harusnya nurut aturan Allah, ehh malah ama demokrasi kita di paksa nurut aturan buatan manusia, udah menyengsarakan dosa lagi.&lt;br /&gt;Nahh lo, belum percaya? Pelototin aja ketika riba di bolehin dengan adanya bank-bank konvensional dengan bunga-bunga pinjamannya, padahal Allah udah negasin kita boleh jula beli tapi gk boleh ngambil riba. Zina, elu tau gang dolly?  Sarkem? Dan teman2nya, mereka di legalkan untuk jadi lokalisasi pelacuran alias zina, nahh lo.. kurang parah gimana coba? Belum lagi yg namanya ham. Sakarepku.. urusanku.. sopo kon ??.. bebas berekspresi, bebas berkarya, jluntrungannya ntar bebas telanjang.. hmm ..&lt;br /&gt;Ketika semua sudah rusak, berantakan, pintu neraka terbuka lebar maka sebagai muslim yang normal, yang masih percaya bahwa Allah yang berhak nyelup kita ke neraka dan berkuasa mau ngapain diri kita, maka minimal kita ini sedih, kalo bisa nangis waktu ngeliat keadaan sekarang ini.. Alhamdulillah kalau yang ikut ngelawan, dan itu sebaik-baik tindakan. Ngelawan sampai revolusi yang di janjikan The Best Makhluk Allah SAW datang, yaitu kembalinya negara khilafah yang sesuai dengan petunjuk beliau.&lt;br /&gt;Karena hidup ini tidak akan mulia tanpa islam, islam tidak akan sempurna tanpa syariat, dan syariat tidak akan bisa ditegakkan tanpa daulah khilafah.&lt;br /&gt;Dan hawa dingin malang semakin menjadi-jadi, kopi di gelas saya juga semakin turun permukaannya. Biasa saja. Pukul 02:00. Sudah waktunya pulang, mempersiapkan untuk ngampus besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[@angkringan last night]&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4541530298213630629?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4541530298213630629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/ikan-aja-mati-kalo-di-taruh-di-tanah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4541530298213630629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4541530298213630629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2011/02/ikan-aja-mati-kalo-di-taruh-di-tanah.html' title='Ikan Aja Mati Kalo di Taruh di Tanah'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-1568368975066546314</id><published>2010-10-24T06:01:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:43:24.143-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Program Freemansory Laknat'/><title type='text'>10 Program Freemansory Laknat</title><content type='html'>Freemasonry, organisasi Yahudi yang telah didirikan sejak lebih kurang tahun 900 SM, memiliki sepuluh program internasional. Program ini dalam istilah Freemasonry dinamakan Harar atau Satanim, berlambangkan gurita berkaki sepuluh ular berbisa berkepala sepuluh, dan hantu penerkam berkuku baja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu saudaraku , jangan mau di bodoho oleh mereka yang disebut dalam alquran kaum babi dan kera .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Pertama&lt;br /&gt;Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Pada masa Isa a.s.&lt;br /&gt;orang orang yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnah keji “ingin menjadi Raja Yahudi” yang disampaikan pada penguasa Romawi. Tetapi Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya nabi Isa, Yahudi berusaha menghancurkan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang haram dan sebaliknya.&lt;br /&gt;* Merusak akidah dengan doktrin Trinitas&lt;br /&gt;* Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu&lt;br /&gt;* Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Pada Masa Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin.&lt;br /&gt;* Memecah belah Ali r.a dan Muawiyah r.a. sehingga Aisyah turun tangan.&lt;br /&gt;* Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya&lt;br /&gt;* Mendangkalkan aqidah umat dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat sufi, mu’tazilah dan sebagainya. Maka datangalah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainya.&lt;br /&gt;* Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Alquran dan hadist dengan alam pikiran Freemasonry.&lt;br /&gt;* Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang.&lt;br /&gt;* Menjadikan Islam supaya Tasyabbuh dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian gereja ke masjid, ulang tahun dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Kedua&lt;br /&gt;Program kedua dinamakan “Shada” dalam istilah Freemasonry berarti membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Alquran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjukkanya seorang Freemason “ Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebgai Nabi akhir zaman , Bhuda awatara, Krisna, dan semacamnya. Rabithah Alam islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabiul Awal1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kasus-kasus “aliran sesat islam” yang beredar di indonesia seperti sholat dua bahasa dan lainya, kemungkian besar berkaitan dengan program Freemasonry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Ketiga&lt;br /&gt;Program ketiga dinamakan parokim, dalam istilah Freemasonry:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetpi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry.&lt;br /&gt;* Mendukung tori-teori bertentangan.&lt;br /&gt;* Membangkitkan kufarat dan menyiarkan teori Sigmond Freud dan Charles Darwin sehingga antara antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Keempat&lt;br /&gt;Program keempat dinamakan Libarim, dalam istilah Freemasonry :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual&lt;br /&gt;* Mengahpus hukum yang melarang kawin antaragama untuk menurunkan generasi bebas agama&lt;br /&gt;* Pengambangan pendidikan seks di sekolah-sekolah&lt;br /&gt;* Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian”&lt;br /&gt;* Mengembalakan pemuda-pemudi kedunia khayali, dunia musik, dan narkoba. Serta membuat bet satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kealamnya Mengorganisir kaum lesbian, guy, lutherianserta pengakuan hak mereka dalam hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Kelima&lt;br /&gt;Program kelima dinamakan Babill, dalam istilah Freemasonry yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Keenam&lt;br /&gt;Program Kelima ini dinamakan Onan dalam istilah Freemasonry:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi)&lt;br /&gt;* Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi peridi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Ketujuh&lt;br /&gt;Program ketujuh dinamakan protokol. Dalam istilah Freemasonry, protokol khusus untuk program bangsa Yhaudidalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya peghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politikdan penerangan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Kedelapan&lt;br /&gt;Program kedelapan ini disebut Gorgah, dalam istilah Freemasonry :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.”&lt;br /&gt;* Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatanya jatuh.&lt;br /&gt;* Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan ditempat-tempoat maksiat&lt;br /&gt;* Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern.&lt;br /&gt;* Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Kesembilan&lt;br /&gt;Program kesembilan dinamakan Plotisme yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mendidk alim ulama dalam Plotis yang pahamnya terapung ambang.&lt;br /&gt;* Alim ulama plotis itu disebarkansebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam.&lt;br /&gt;* Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasoonry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Kesepuluh&lt;br /&gt;Program kesepuluh ini dinamakan Qornun, dalam istilah Freemasonry :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya di peras secara halus oleh suruhan Freeemasonry&lt;br /&gt;* Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebgainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan&lt;br /&gt;* Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freeamsonry&lt;br /&gt;* Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan bersiri kembalio dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemuidan pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari data-data tersebut kita lihat bahwa begitu mendunianya program-program Freemasonry, dan Allah SWT telah memperingatkan ini dalam QS 8:72 bahwa mereka saling bahu membahu dan menjadi pelindung satu dengan lainya, dan pada lafadz “illa taf’aluuhu” Allah SWT memerintahkan kita untuk mengadakan upaya program tandingan Tansiq yaitu penyatuan hati umat islam. Dan Khilafah lah solusinya !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-1568368975066546314?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/1568368975066546314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/10-program-freemansory-laknat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1568368975066546314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1568368975066546314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/10-program-freemansory-laknat.html' title='10 Program Freemansory Laknat'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5878382105484682529</id><published>2010-10-18T04:24:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:43:36.892-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bundle of Joy'/><title type='text'>Bundle of Joy</title><content type='html'>You're my bundle of joy...&lt;br /&gt;That a smile starts to show, i feel all it glow&lt;br /&gt;When you just make me happy&lt;br /&gt;You're my bundle of joy, and thank you for all my love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong2 soal lagunya Mocca gue inget ama temen gue , taruhlah namanya Joko .&lt;br /&gt;“ le , ayo melu Pon***go Tremble again #4 , tanggal pitulas “ , suaranya di telepon.&lt;br /&gt;“ aq kuliah , kek .. “ agak sungkan gue nolaknya&lt;br /&gt;“ ah , gayamu le .. “&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tuingg .. tuingg .. tuinggg .. (ini suara sms masuk)&lt;br /&gt;ndul , sari njaluk nopemu? Areke mkso2 aq i low .. d wehi a ?&lt;br /&gt;ketik .. ketiikk .. tik .. tikkk .. (ini suara gue ngetik sms)&lt;br /&gt;ojo wes! Aq wes pedhot ambe arek iku. Ora wayahe pacaran saiki ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;bundle of joy , kata temen gue yg suka ngomong inggris artinya seikat sukacita , seikat kebahagiaann , dan itu td(diatas) pernah jd bundle of joy gue . kata guru gue “ pemikiran yang menggerakkan manusia “ . dan kenapa gue nolak bundle of joy gue ntu ? karena mgkn gue udah mikirnya gk sama kaya dulu (tp masih tetep pake otak kok).&lt;br /&gt;Setidaknya sebelum gua sering main ke masjid , dengerin ceritanya Felix Shiauw , baca bukunya Divan ampe ngaji kitabnya An-nabhani gue masih sering ikut anak2 ngegigs , bodyslaming ampe headbanging . ups , untung gue blm pernah yg namanya minum atau ngepil , karena emang gue ikut ngegigs murni demen ama musik yg nenek gue bilang bikin telinga pecah ..&lt;br /&gt;si Sari pun udah gue putusin , ya maap sar !! benere buat kebaekan elu juga gue ajak pacaran kalo udah nikah , eh malah elu nya ngeyel . tp nikahnya jg gk sekarang kalee , gue masih mau sekoyah duyu .. ya , kalo ntar masih di kasih waktu gue khitbah dah elu ..&lt;br /&gt;Gue memang beruntung , di awal2 pengembaraan intelektual gue , gue bertemu dengan orang2 yg tepat , yg selalu bisa ngelurusin gue . bacaan2 yg memang di tulis ama orang2 yg tulus berjuang demi kebenaran , sampe diskusi yg selalu bisa ngedobrag pikiran gue .&lt;br /&gt;Dan terkadang banyak teman2 yang nyemooh perubahan gue . mereka mulai mencibir semua kegiatan baru gue , menganggap gue freak yg gila dan jadul .&lt;br /&gt;“ ahh , sok suci luu .. “&lt;br /&gt;“ bau sorga lu sekarang .. “ (daripada ente bau neraka , hhii)&lt;br /&gt;“ kapan mau berangkat ke palestin ?”&lt;br /&gt;Ahh , gue gk peduli . ini udah pilihan gue , ini bundle of joy gue . bukankah “ setiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya ” (74:38) . dan gue ingin ketika hari pertanggungjawaban itu dateng , gue udah siap dengan semua pilihan selama gue idup yang bikin Allah seneng , nerima catetan amal pake tangan kanan , terus gue mandi dah di telaga kautsar . ihuuyyy .. mau-mau !!&lt;br /&gt;Dan semua cemoohan dan makian merupakan sesuatu yang wajar gue terima . dan seharusnya gue malah menginginkan semua makian itu , apa kupu2 ada sebelum dia dari ulet dan di benci orang2 ? apa gue bisa makan mangga sebelum gua nanem pohon mangga ? (kecuali kalo gue nyolong , sstt dosa) apa gue akan masuk surga sebelum ada cobaan buat gue ? gue rasa nggak bgt . makanya sini2 , semakin elu2 nyemooh gue makin deket dah gue ke telaga kautsar . hhee&lt;br /&gt;Wahh , tp elu nyemoohnya jangan ngatain tentang idung gue yg pesek ini . pesek2 gini yang ngasih Allah tanpa gue minta . elu mau ngremehin ciptaan Allah , yang sama artinya elu juga ngremehin Allah ?? sumpah , neraka itu panas banget euy ..&lt;br /&gt;Kadang gue juga kasihan ama Joko (yg sering ngajak gue ngegigs td) . dia itu punya kulit item banget . kalo ada orang yang manggil dia Pembalap(pemuda badan gelap) , Bleky , ato Kecap mah udah biasa , nahh ini ada yg ampe manggil dia Boci alias bokong panci , kurang parah gimana tuh ?? memang apa salahnya kalo ada orang kulitnya item ? toh ntar kita kalo udah mati gk bakal ditanya kenapa kulit kita item . kita gak akan masuk neraka juga gara2 kulit kita item . apa kulit2 putih semacam Kim Bum bisa mastiin kita masuk surga ? apa orang2 yg di anugrahi kulit seperti saudara2 kita di benua Afrika pantas di hina ? tentu nggak .. bukannya dulu rosululloh pernah memeluk sahabat kulit hitamnya setelah beraabad-abad manusia dibedakan oleh ras dan warna kulit ? bukannya Allah nggak ngeliat pada bentuk2 dan harta kita , tapi Allah melihat hati2 kita dan amal2 kita (Muslim) . itu semua keindahan perbedaan yang Allah kasih pada kita umatnya . sesuatu yang gk bisa kita pilih , dan kita tidak berwenang buat ngerubahnya , dan Allahpun gk akan nanya kita ntar “ hai , Joko kenapa warna kulitmu hitam kaya bokong panci ? “&lt;br /&gt;Yang nanti Allah tanyain adalah , kita apakan kulit2 kita ini . kalo gue sih mending kulit kita item tp kita tutup auratnya kaya yang di contohin rosululloh . daripada kulit kita putih tapi kita umbar , di liatin ke orang2 kaya artis2 di majalah Playboy (gue rasa gue gk perlu jelasin ini majalah apaan) , ato kaya di pilem2 horor semi porno yang lagi ngetrend di Indonesia . karena itu yang bisa kita pilih , dan nanti kita bakal di mintai pertanggungjawaban . dan mensyukuri segala sesuatu yang gk bisa kita pilih juga termasuk pilihan yang nantipun juga dipertanggungjawabkan .&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Idup ini sebenere gampang kok , semua udah diatur ama Allah . semua udah di contohin melalui rosulNya , kita tinggal ngikut aja . JUST DO IT !! sesulit apapun itu lakuin aja , karena itu semua yang ngebuat Allah , dzat yang nyiptain kita , dzat yang berhak nyelup kita ke neraka kalo kita gk nurut ama aturanNya , mau lu ??&lt;br /&gt;tapi kalo kita orang yg percaya pragmatisme , nurut aturan Allah itu juga pragmatis tauk .. kita musti nurut semua aturan Allah biar kita bisa untung di akhirat , dan itu yg membedakan kita ama kapitalisme , orang2 liberal ataupun kafir , kalo mereka mah pragmatisnya orientasinya dunia . tp kita jangan ampe ikut2an mereka , karena hakikat bundle of joy yang sebenarnya bukanlah ngegigs , pacaran , cakep , cantik , duit atau apalah ,  tapi bundle of joy adalah ketika kita di akhirat yang kekal kita di dalam , di surga Allah , yang Allah ciptain buat hadiah hamba2nya yang pragmatis akhirat . dan itulah cita2 kita , mandi di telaga kautsar , bundle of joy , When you just make me happy . :-D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sigue]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5878382105484682529?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5878382105484682529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/bundle-of-joy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5878382105484682529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5878382105484682529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/bundle-of-joy.html' title='Bundle of Joy'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4114906978791408830</id><published>2010-10-14T15:20:00.000-07:00</published><updated>2011-07-12T04:44:47.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Terhadap Harakah Islam yang Mengakui Sistem Thaghut'/><title type='text'>Kritik Terhadap Harakah Islam yang Mengakui Sistem Thaghut</title><content type='html'>Pengantar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hancurnya Khilafah tahun 1924, banyak harakah Islam bangkit berjuang untuk mengembalikan kejayaan Islam. Berbagai harakah Islam ini berjuang dengan tujuan, ide, dan metode perjuangan masing-masing. Meski berbeda-beda, namun insya Allah semuanya mendapat ridha Allah SWT selama mereka ikhlas berjuang untuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, tak semua perjuangan itu relevan dengan masalah utama (qadhiyah mashiriyah) umat Islam atau sesuai dengan tuntutan ajaran Islam dalam perubahan. Jadi ikhlas saja tidaklah cukup, meski keikhlasan memang tuntutan mendasar dalam amal perjuangan. Keikhlasan harus disertai dengan pemahaman akan hukum-hukum Islam serta tuntutan ajaran Islam dalam perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Utama Umat Islam dan Tipologi Harakah Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam tak diragukan lagi adalah agama yang komprehensif, yaitu bukan sekedar agama spiritual, tapi juga mengatur segenap aspek kehidupan. Islam adalah agama dan negara. Maka dari itu, sejak Rasulullah SAW diutus sebagai nabi dan rasul, yang menjadi masalah utama umat Islam adalah bagaimana mengamalkan agama Islam secara menyeluruh dalam kehidupan bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW telah berhasil mewujudkan Islam dalam kehidupan bernegara sejak beliau menegakkan Daulah Islamiyah di Madinah. Inilah yang kemudian dilanjutkan oleh khalifah-khalifah sesudah beliau selama sekitar 1300 tahun hingga hancurnya Khilafah di Turki tahun 1924. Sejak saat itulah umat Islam hidup terpecah belah dalam puluhan sistem thaghut sekuler dan hidup tertindas karena menjadi sasaran penghisapan dan penjajahan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, selama Islam adalah agama dan negara, bukan sekedar agama spiritual, setiap perjuangan harakah Islam wajib memperhatikan masalah ini dalam perjuangannya. Inilah yang disebut masalah utama umat, yaitu mengamalkan seluruh ajaran Islam dalam kehidupan bernegara dalam bingkai negara Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, perjuangan harakah Islam seharusnya terfokus pada dua hal. Pertama, membebaskan umat Islam dari penjara sistem thaghut sekuler yang telah memecah belah umat Islam dan menjadikan mereka tak berdaya menghadapi hegemoni Barat. Kedua, mengembalikan umat dalam satu institusi politik pemersatu umat, yaitu negara Khilafah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasa Dunia Islam sebagai pemimpin sistem thaghut itu sangat memahami hal ini. Maka mereka pun melakukan serangkaian strategi untuk membendung dan menjinakkan harakah-harakah Islam. Mereka berhasil sehingga akhirnya harakah-harakah Islam terbelah menjadi dua tipe utama. Pertama, harakah Islam ideologis yang tidak tersesatkan oleh realitas. Harakah jenis ini sangat paham bahwa untuk mengatasi masalah umat Islam caranya adalah merombak total sistem sekuler yang ada serta memimpin umat untuk menerapkan seluruh hukum Islam dalam negara Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, harakah Islam pragmatis yang disesatkan oleh realitas, yang tidak sadar akan masalah umat, mengakui keabsahan sistem yang ada, serta berjuang dari dalam sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari kondisi umat Islam yang kini hidup tercerai berai dalam sistem thaghut, maka yang dilakukan harakah Islam seharusnya adalah mengubah total sistem thaghut itu, seperti yang dilakukan harakah Islam ideologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan ini berarti tidak mengakui keabsahan sistem thaghut (sekuler) yang ada, karena sistem bikinan penjajah ini hakekatnya adalah musuh Islam dan pelayan kaum penjajah. Perubahan ini juga harus dilakukan dari luar sistem untuk menghancurkannya, bukan dari dalam sistem seperti yang dilakukan harakah Islam pragmatis dengan berpartisipasi dalam kabinet dan parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan ini berarti juga harus disertai upaya memimpin umat untuk memahami dan mengamalkan Islam secara sahih. Yaitu Islam sebagaimana diterapkan Rasululah SAW dan para khalifah sesudahnya dalam negara Khilafah, yang akan menyatukan umat yang terpecah belah dan mengembalikan kemuliaan mereka yang terampas oleh kaum penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang penguasa zalim Dunia Islam lebih suka memelihara harakah Islam pragmatis. Sebab dari dua tipe harakah Islam yang ada, harakah pragmatis tidak mengajak umat untuk mengubah sistem thaghut secara total, bahkan mengakui keabsahannya. Harakah pragmatis pada prinsipnya memang bersedia hidup dalam sistem thaghut yang zalim. Maka sistem thaghut tak akan khawatir terhadap harakah pragmatis semacam ini, walaupun harakah ini menggembar-gemborkan slogan “Islam Adalah Solusi,” atau “Kami Ingin Syariah Islam,” atau bahkan slogan “Kami Ingin Khilafah.” Semua ini tak mengkhawatirkan sistem thaghut, selama harakah pragmatis ini telah mengakui keabsahan sistem sekuler yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, harakah pragmatis ini telah melakukan penyesatan politik yang dapat menyimpangkan umat dari perjuangan yang benar. Karena keterlibatan harakah pragmatis dalam sistem thaghut berarti melegitimasi sistem thaghut sekaligus mempersulit harakah ideologis untuk menghancurkan sistem thaghut yang ada. Dan perlu dicatat, kebijakan penguasa Dunia Islam yang seperti ini telah didukung oleh Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi Barat Menghadapi Harakah Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barat telah membagi kaum muslimin menjadi dua golongan utama, yaitu golongan fundamentalis (ekstremis) dan golongan moderat. Dari keduanya Barat hanya mendukung golongan moderat, dan bahkan mendudukkannya ke kursi kekuasaan, karena golongan moderat memang tidak menimbulkan bahaya bagi sistem politik di Dunia Islam dan bagi eksistensi Barat di Dunia Islam. Inilah garis besar Barat untuk menyesatkan harakah-harakah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nyata untuk strategi Barat itu adalah apa yang terjadi pada Partai Keadilan dan Pembangunan (PKP) pimpinan Recep Tayyip Erdogan di Turki. Turki tetap saja sekuler, dan bahkan menjalankan kebijakan AS dan Israel, meskipun PKP telah berhasil berkuasa. Inilah bukti nyata bahwa PKP telah menjadi harakah Islam yang disesatkan Barat sehingga PKP justru menjadi agen dan kepanjangan tangan dari kepentingan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, banyak generasi muda umat yang terkecoh dengan harakah pragmatis seperti PKP. Mereka menganggap PKP yang berhasil meraih kekuasaan telah melayani kepentingan Islam dan umat Islam. Padahal, dengan tinjauan sekilas saja, akan terlihat PKP sangat jauh dari ajaran dan politik Islam. Buktinya, PKP mengumumkan tidak akan memusuhi Barat (penjajah), mempercayai demokrasi, ingin menjadi bagian Eropa, serta menjadi sekutu Israel dan mengadakan perjanjian militer dengannya. PKP juga berpartisipasi dalam operasi militer NATO di Afghanistan untuk memerangi Islam dan umat Islam di sana. Dan lebih dari semua itu, PKP adalah pendukung ide-ide Mustafa Kamal Ataturk, manusia hina yang menjadi musuh Islam nomor satu dan penghancur Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harakah seperti PKP ini yang amat didambakan Barat, sehingga Barat berusaha mewujudkannya di berbagai negara di Dunia Islam. Tujuannya adalah untuk menghambat harakah Islam ideologis yang selalu diperangi AS, Eropa, dan penguasa zalim Dunia Islam atas nama perang melawan terorisme, fundamentalisme, radikalisme, ekstremisme, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang Barat telah menggariskan karakter-karakter tertentu untuk harakah Islam agar sesuai dengan kepentingan Barat. Mereka menghendaki agar harakah Islam dapat menerima sistem thaghut yang dijalankan Barat dan penguasa Dunia Islam yang zalim. Agar diterima umat, Barat menyebut aktivis harakah ini sebagai kaum moderat, bukan kaum fundamentalis atau ekstremis yang memang dimusuhi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kenyataannya, kaum moderat hakikatnya tidak berbeda dengan kaum liberal-sekuler, kecuali perbedaan formalitas saja. Jika dicermati, lontaran ide harakah Islam pragmatis sama saja dengan ide kelompok liberal-sekuler. Kita jangan tertipu dengan permainan istilah dan pengggunaan simbol-simbol Islam. Contoh nyatanya adalah PKP di Turki. PKP sangat sering mengeksploitir istilah dan simbol Islam. Padahal berbagai strategi dan langkah politiknya, seribu kali lebih berbahaya bagi umat Islam daripada kelompok-kelompok sekuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sudah saatnya umat Islam sadar, bahwa tak setiap harakah yang seakan-akan Islami dan melayani kepentingan Islam adalah memang betul-betul baik bagi Islam ! Kita juga harus menyadari bahwa di antara harakah Islam ada yang menjadi agen Barat yang sadar atau tidak justru melayani kepentingan-kepentingan Barat. Kita juga harus sadar bahwa niat yang ikhlas tidaklah cukup, melainkan juga diperlukan langkah perjuangan yang benar sesuai Syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter Harakah Yang Mengakui Sistem Thaghut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak ada 6 (enam) karakter harakah Islam yang mengakui sistem thaghut dan menjadi agen Barat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, menganut sikap pragmatis (waqi’iyyah), yaitu bertindak bukan atas dasar pertimbangan Syariah, melainkan atas dasar fakta yang ada dengan pertimbangan untung rugi (manfaat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tidak mempunyai ide Islam yang jelas. Mereka menyerukan Islam secara umum saja, dengan penafsiran yang disesuaikan dengan fakta yang ada demi meraih keridhoan penguasa zalim dan kaum penjajah (Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, tidak berusaha mengubah secara total sistem sekuler yang ada, melainkan hanya memperbaikinya secara parsial pada aspek-aspek tertentu. Mereka mempunyai asumsi dasar bahwa sistem yang ada sudah sah dan sudah final. Yang diubah bukan sistemnya, melainkan hal-hal tertentu yang memerlukan perbaikan, misalnya korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, mempunyai wawasan dan aksi yang hanya bersifat lokal. Mereka tidak peduli dengan persoalan umat Islam yang bersifat global, misalnya mempersatukan seluruh umat Islam dalam satu negara Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, selalu berusaha menampakkan diri sebagai kelompok modern dan moderat, dengan dalih Islam adalah agama yang fleksibel dan luwes. Mereka mengecam harakah Islam ideologis sebagai kelompok garis keras (mutasyadidun) yang hanya cari masalah dengan memberontak kepada pemerintahan yang sah. Mereka menggembar-gemborkan ide-ide tertentu, seperti fiqih al-waqi’ (fiqih yang bertoak dari fakta), fiqih al-mashalih (fiqih yang mempertimbangkan kemaslahatan), dan semisalnya. Mereka masuk ke dalam parlemen dengan dalih untuk menegakkan agama, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, mementingkan figuritas. Mereka adalah harakah yang mempraktikkan kultus individu, karena mengedepankan figur pimpinan (qiyadah) daripada pemikiran yang serius dan produktif. Jika menghadapi masalah yang perlu keputusan, kata akhirnya bukan pada pertimbangan pemikiran, melainkan pada kehendak figur pimpinan yang telah tertawan oleh realitas sistem yang bobrok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harakah dengan karakter-karakter ini jelas sangat menyenangkan penguasa dari sistem thaghut. Harakah seperti ini pun kemudian dimanfaatkan dan diperalat untuk mengalihkan perhatian umat dari harakah ideologis yang sahih. Dengan demikian, di samping telah mengacaukan gambaran perjuangan Islam yang hakiki, harakah pragmatis itu juga telah mempersulit perjuangan ke arah perubahan total yang dikehendaki Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sudah jelas, keterlibatan harakah pragmatis dalam parlemen sesungguhnya adalah suatu bentuk ketaatan kepada thaghut dan upaya jahat untuk memperpanjang umur thaghut itu. Hal ini juga akan mengacaukan pemahaman umat mengenai sistem thaghut sehingga umat bisa jadi menganggap sistem thaghut yang ada sudah bagus dan final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seluruh penjelasan di atas, sudah seharusnya harakah pragmatis menyadari kekeliruan langkah mereka. Namun akankah mereka mau sadar? Dengan penuh kepahitan kami katakan, nampaknya mereka tidak akan sadar. Sebab cacat yang ada pada harakah pragmatis itu adalah cacat bawaan yang fatal, yaitu cacat pada ide (fikrah) dan metode (thariqah) perjuangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, setiap perjuangan yang dilandasi asumsi bahwa sistem yang ada sudah sah dan tidak perlu diubah, hanya akan menghasilkan kesia-siaan dan kemurkaan dari Allah SWT, meskipun mereka berniat ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(أَفَمَنْ يَمْشِي مُكِبًّا عَلَى وَجْهِهِ أَهْدَى أَمَّنْ يَمْشِي سَوِيًّا عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah orang yang merangkak dengan wajah tertelungkup yang lebih terpimpin (dalam kebenaran) ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?” (QS Al-Mulk [67] : 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta.” (QS Al-Furqaan [25] : 73). Wallahu a’lam. [ ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari artikel Amaa Aan li al-Harakat al-Islamiyah allatiy Ta’tarifu bi Syar’iyyah Al-Anzhimah an Tash-huw, oleh Dr. Hazim Badar, Palestina, Majalah Al-Waie (Arab), no. 282, Edisi Khusus Rajab 1431 H/ Juli 2010)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4114906978791408830?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4114906978791408830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/kritik-terhadap-harakah-islam-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4114906978791408830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4114906978791408830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/kritik-terhadap-harakah-islam-yang.html' title='Kritik Terhadap Harakah Islam yang Mengakui Sistem Thaghut'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-6166670083413836580</id><published>2010-10-13T05:32:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T05:33:49.968-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gimana Harusnya Jadi Cewek ?'/><title type='text'>Girl Power: Gimana Harusnya Jadi Cewek ?</title><content type='html'>Emansipasi sering diartikan dengan menuntut persamaan hak dalam segala bidang. Lihat tuh ada yang udah jadi tukang insinyur sejajar dengan si Doel anak sekolahan, ada yang jadi bu dokter, pilot, polisi, guru, profesor, dan ilmuwan. Ada nggak ya jenis profesi yang belum terjamah perempuan? Bisa dibilang nggak ada tuh. Eh, kira-kira mau nggak aktivis penyeru emansipasi itu untuk jadi sopir bajaj ala Bajuri? Phew!&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tapi ngomong-ngomong sobat, apakah program emansipasi or feminisme ini steril dari eksploitasi? Hmm… kalo kamu jeli, lahan basah untuk cewek emang rawan eksploitasi, lho. Kalo udah kena istilah yang satu ini, nggak ada makna lain selain physically. Ya, eksploitasi fisik, Non. Itu bisa kamu lihat di iklan. Misalnya aja, mobil yang nggak ada hubungannya dengan tubuh, selalu kudu ditemani cewek dengan pakaian minim. Permen yang dulunya konsumsi anak kecil, juga nggak lepas dari penampilan cewek seksi. Bahkan pake ada cowok yang mendampingi, saling berdekatan, dekat, dan semakin dekat untuk menunjukkan nafas segarnya. Tahu sendiri deh kalo udah dekat gitu mau ngapain. Hiii…naudzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya nih, banyak cewek yang menikmati banget dirinya jadi barang jualan kayak gini. Bahkan ajang ratu kecantikan mulai tingkat kabupaten hingga dunia pun digelar untuk menjaring gelar cewek paling cantik sedunia. Tentu dengan nama pagelaran masing-masing. Mereka pun berbondong-bondong untuk fastabiqul-aurat alias berlomba-lomba pamer aurat. Seakan-akan dengan semakin cantik wajah dan bagusnya tubuh mereka, semakin tinggi pula pujian dan pujaan yang diberikan. Betul nggak sih, cewek tuh emang suka kayak gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang enak dieksploitasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergantung. Enak apa nggaknya dieksploitasi tiap cewek beda-beda. Kalo nggak percaya, silakan kamu tanya sendiri. Yang jelas bisa beragam jawabannya, tentu sesuai pertanyaan kamu juga dong. Jawaban mereka pun nggak bisa dilepaskan dari pemahamannya tentang apa itu eksploitasi dan gimana pula cara dia memandang dirinya sebagai cewek. Oya, jangan pula dilupakan, bahwa jawaban doi itu juga pasti mencerminkan pemahamannya tentang kehidupan ini. Jadi khas banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo pertanyaan kita diajukan kepada mereka yang antusias daftar untuk jadi “putri-putrian” itu, jelas mereka akan menjawab enak. Wajar. Tentu, karena menyandang gelar “Putri Indonesia” kan terkenal, tajir, en happy pula. Mau apa-apa juga tinggal bilang. Cowok-cowok pada ngantri untuk jadi pacar. Weleh...surga dunia deh pokoknya bagi mereka ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo pertanyaan diajukan kepada muslimah yang shalihah, jawaban yang didapat pastinya; NO WAY. Karena cewek tuh mulia, nilainya nggak sama dengan segepok rupiah. Islam telah menempatkan cewek pada kedudukan yang tinggi, dilindungi fisiknya dengan kerudung dan jilbab. Kepribadian mereka dihiasi dengan akhlak karimah, akhlak yang baik. Bagusnya bodi dan cantiknya wajah, adalah hal yang nggak bisa kita pesan sebelumnya. Di akhirat pun juga nggak bakal ditanyakan kenapa wajah kita begini atau begitu. Tapi yang pasti ditanya adalah amal kita, bagaimana menyikapi dan ‘memanfaatkan” wajah yang sudah dianugerahkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Cewek, bukan fisiknya yang harus dinilai tapi akal dan akhlaknya itu yang lebih utama. Biar bodi bagus dan wajah cantik kalo nggak nutup aurat, apa gunanya?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cewek, bukan fisiknya yang harus dinilai tapi akal dan akhlaknya itu yang lebih utama. Biar bodi bagus dan wajah cantik kalo nggak nutup aurat, apa gunanya? Cuma jadi santapan ringan mata-mata jalang cowok-cowok di jalan. Belum lagi otak yang pas-pasan kalo nggak dibilang STD banget, STanDard gitu loh. Nggak ada istimewanya sama sekali. Banyak tuh di ajang Miss or Putri yang diajak ngomong tentang fenomena sosial pada tulalit jawabannya. Apalagi iptek, nggak nyambung dah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa ada dua jawaban yang bertolak belakang? Itu nggak lain dan nggak bukan karena persepsi mereka. Bukankah persepsi itu ada karena pemahaman? Nah, bagi mereka yang memahami bahwa dengan tampilnya mereka dengan kecantikan fisik itu adalah puncak kesenangan, maka golongan ini akan mati-matian diet ketat demi kaos singlet dan celana jeans seksi biar ngepas. Rela berjam-jam menghabiskan waktu di salon untuk mendapat perawatan meni-pedi (itu tuh, perawatan tangan en kuku plus perawatan kaki: manicure en pedicure) dan bentuk rambut yang lagi ngetren. Mereka merasa harus tampil sebaik mungkin secara fisik di depan umum. Urusan otak dan akhlak, nomer sekian. Dosa? Bisa jadi malah nggak kepikiran. Waduh! Hmm... dunia dianggapnya adalah tempat untuk bersenang-senang sepuas hati belaka. Hmm.. kasihan banget ya. Yuk, kita sadar yuukk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ingin menjadi sosok yang berkepribadian, bukannya sibuk berbenah diri dengan memoles iman dan akhlak, malah ikut kursus kepribadian. Itu pun sekadar diajarkan bagaimana sikap duduk kalo pake rok mini, tangan ditaruh di mana, posisi kepala, posisi leher, bagaimana tersenyum dsb. Jadilah ketika di ajang adu wawasan, arti chauvinisme nggak bisa jawab (hmm.. masih inget kan kasus ini 2 tahun lalu di ajang Putri Indonesia?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…bagi mereka yang memahami bahwa cewek kudu diakui eksistensinya karena kecerdasan dan akhlaknya, maka mereka akan giat dan sibuk membaguskan imannya, mengembangkan wawasannya, dan mengasah kecantikan akhlaknya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bagi mereka yang memahami bahwa cewek kudu diakui eksistensinya karena kecerdasan dan akhlaknya, maka mereka akan giat dan sibuk membaguskan imannya, mengembangkan wawasannya, dan mengasah kecantikan akhlaknya. Kamu mau pilih mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana harusnya jadi cewek?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat muda muslimah, jadi cewek tuh kamu kudu bisa menghargai diri sendiri dulu. Kalo kamu aja yang punya diri nggak bisa menghargai, gimana orang lain akan bisa kamu harapkan untuk bisa menghargai dirimu. Iya nggak sih? Coba deh renungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jaman baheula sampe jaman kiwari yang serba digital, cewek tuh emang cantik. Sejelek-jeleknya penampilan cewek, tetap aja aura tubuhnya menyimpan keindahan. Karena itu Islam tahu banget gimana menghargai tubuh ini. Jilbab dan kerudung adalah dua pakaian muslimah yang kudu dipakai bila keluar rumah. Dengan pakaian takwa ini sebagai cewek kamu punya otoritas penuh untuk pegang kendali siapa aja yang boleh lihat aurat kamu. Jangan diobral, gitu lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, kamu jangan terpengaruh oleh mereka yang berbusana minim dengan menunjukkan lekuk liku tubuhnya. Bukannya dihormati, harga mereka hanya sebatas suitan nakal cowok urakan, hingga ditowel en dijawil-jawil. Emang kamu mau diperlakukan seperti itu? Ogah banget tuh! Wong, sebagus apa pun nasib model yang mendulang rupiah karena rela umbar aurat, harga diri mereka masih bisa dinilai dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan fisik aja yang butuh cantik, tapi kepribadian harus jauh lebih cantik. Cantik menurut siapa? Cantik menurut Allah yang itu artinya sesuai dengan aturanNya. Kepribadian bukan dilihat dari dari gaya jalannya yang lenggak-lenggok. Bukan pula dari seberapa manis senyum yang ditebarkan. Tapi kepribadian adalah pola pikir dan pola jiwa seseorang. Ketika kamu mencampakkan ideologi selain Islam, saat itulah kamu disebut berpola pikir Islam. Ketika kamu naksir cowok tapi menjaga diri dari pacaran dan hanya mau dengan jalan nikah saja, saat itu kamu berpola jiwa Islam. Dari perpaduan unik ini kamu adalah seseorang dengan kepribadian unik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Bukan fisik aja yang butuh cantik, tapi kepribadian harus jauh lebih cantik. Cantik menurut siapa? Cantik menurut Allah yang itu artinya sesuai dengan aturannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas dong jauh banget dibandingkan dengan cewek baik-baik yang menjaga aurat, diri dan kehormatannya. Harta dunia nggak bakal bisa membelinya. Cuma surga yang pantas sebagai imbalannya. Ibarat mutiara, nilainya jelas beda antara yang dijual di pinggir jalan sehingga semua orang akan mudah menjamahnya dengan yang dijual di etalase dan hanya yang berhak saja yang bisa menyentuhnya. Beda banget deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda: “Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan hidup adalah wanita (istri) yang shalihah” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan kamu, para cewek mau dieksploitasi kayak gini? Ketika pelecehan seksual hingga perkosaan jadi menu sehari-hari. Ketika keluar rumah, selalu dibayangi rasa was-was. Khawatir kalo di jalan ada yang ngejailin; ditowel or disuitin hingga mungkin hal-hal yang lebih jauh. Udah gitu, hukum juga nggak bisa diharap lagi. Mau seperti ini terus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, mau nggak mau, kita para cewek kudu bangkit mulai sekarang, detik ini juga. Kita mampu untuk mengubah nasib kita sendiri. Bukan dengan feminisme, bukan dengan emansipasi, bukan pula dengan eksploitasi, tapi dengan harga diri, yakni ISLAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam kedudukan cewek jelas. Tidak seperti dalam sistem kapitalisme dengan demokrasinya yang memuja kebebasan individu. Namanya juga bebas, jadi manusia diberikan kebebasan berbuat; mau telanjang kek or pake koteka kek, tekek kek, ups…maksudnya bebas semau gue. Sementara Islam, Non, punya ketegasan dalam batasan aurat wanita yang boleh diperlihatkan. Cuma muka dan kedua telapak tangan doang yang boleh dilihatin di depan umum. Itu artinya hampir seluruh tubuh wanita adalah aurat yang kudu ditutup rapat dan nggak boleh dilihat oleh lawan jenis yang bukan mahram di tempat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan sebagai anak nih, cewek tuh sejajar dengan cowok. Mempunyai kesempatan mendapat pendidikan dan perlakuan yang sama dari ortunya. Bahkan dalam hadisnya, Rasulullah SAW, menyatakan bahwa siapa yang mempunyai anak cewek dan bisa mendidiknya dengan baik, maka ortunya akan masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu cewek sebagai ibu. Keyakinan mana sih yang punya konsep mulia bahwa surga di bawah telapak kaki ibu? Nggak ada, selain Islam saja. Kedudukan ibu lebih mulia tiga derajat daripada ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus cewek sebagai istri, Rasulullah SAW sangat menekankan untuk bertingkah laku yang baik padanya. Memberi hak yang layak mulai masalah berpakaian, makanan, pendidikan, dll. Untuk itu, suaminya harus bisa memenuhinya dengan benar dan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Seorang wanita menegur pemimpin negara dan suaranya didengarkan? Tak ada lain kecuali bila Islam diterapkan sebagai ideologi negara, sehingga wanita pun termuliakan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, di masyarakat pun, cewek mempunyai kedudukan mulia dalam semua aspeknya, lho. Hak politiknya sudah diakui jauh sebelum feminisme didengungkan pada abad pertengahan. Ketika Khalifah Umar bin Khatthab mengeluarkan peraturan untuk membatasi mahar pernikahan, tampillah seorang wanita yang dengan tegas menegurnya karena hal itu tidak sesuai dengan tuntunan al-Quran. Dan Umar pun mengaku salah sehingga peraturan negara ditetapkan sesuai apa yang telah tertuang dalam al-Quran dan as-Sunnah saja. Subhanallah, seorang wanita menegur pemimpin negara dan suaranya didengarkan? Tak ada lain kecuali bila Islam diterapkan sebagai ideologi negara, sehingga wanita pun termuliakan. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYO Bangkit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari gini jadi cewek masih mau dieksploitasi? KUNO! Udah terbukti kamu nggak bakal dapat apa pun dengan mengumbar aurat kamu di depan umum. Yang ada cuma pelecehan demi pelecehan yang membikin kamu semakin nggak ada artinya. Nggak ada artinya di hadapan manusia, apalagi di hadapan Allah. Yakin itu. So, ati-ati ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat muslimah, cowok yang baik-baik nggak bakal mau sama cewek on the sale alias obralan. Gimana nggak, obralan kalo harga dia jadi murah, aurat tubuhnya jadi pemandangan umum. Jangankan cowok baik-baik, cowok urakan pun ketika sudah dihadapkan untuk memilih istri pasti yang dicari adalah yang masih fresh from the oven. Doi nggak mau dapat istri yang udah ‘bekas’ dipelototin di jalan-jalan, di catwalk, di mal, dan di plaza yang memang ajang empuk untuk pamer aurat. Belum lagi kalo sampe pernah ditowel sana-sini, dan yang lebih parah kalo sempat di-test drive segala (mobiiil kaleee...). Amit-amit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Itu sebabnya, kamu jangan mau dikendalikan oleh opini umum tentang “cewek modern”….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, kamu jangan mau dikendalikan oleh opini umum tentang “cewek modern”. Jadi cewek itu kudu U are U (ngikut iklan neh... hehehe...). Yes, be the way you are. Jadilah diri kamu sendiri. Yang kayak gimana? Yang sesuai fitrah kamu sebagai cewek, sebagai muslimah. Tunjukkin girl power kamu, ubah dunia dengan prestasi-prestasi, bukan dengan eksploitasi. Ayo bangkit! [riafariana/ voa-islam.com ]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-6166670083413836580?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/6166670083413836580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/girl-power-gimana-harusnya-jadi-cewek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6166670083413836580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6166670083413836580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/girl-power-gimana-harusnya-jadi-cewek.html' title='Girl Power: Gimana Harusnya Jadi Cewek ?'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-6966533494628684099</id><published>2010-10-13T05:02:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T05:03:14.115-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terserah kalian anggap apa tulisan ini'/><title type='text'>Terserah kalian anggap apa tulisan ini...</title><content type='html'>Setelah Halqoh bbrp waktu lalu, sy sempetkan membuka kembali sebuah  tulisan milik taqiyuddin an nabhani “nafsiyah islamiyah” yg sdh lama  ngga dihalqohkan oleh musrif. Disana ditulis d halaman awaal, nafsiyah  atau kalo istilah kerennya akhlaq itu tebentuk dari pola sikap n pola  pikir. Artinya apa? Kalo menurut penafsiran saya pribadi, nafsiyah yg  krg baik terbentuk dari pola pikir si orang dan cara dia bersikap  sehari2. Lantas apa kaitannya?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah realita, ntah mengapa nasrullah ngga kunjung turun.. ternyata  banyak dari para pejuangnya yg antara pola sikap n pola pikirnya tidak  nyambung atau terjadi konslet atas dua komponen pembentuk ini. Lihatlah  teman, begitu banyak tmn2 yg paham jika khilafah itu wajib, tapi kalo  mau jujur kenyataannya begitu banyak sdr2 qt yg blm mencerminkan spirit  pejuang khilafah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Bukankah khilafah itu bukan milik satu partai sobat? Lalu mengapa kalian  menutup diri terhadap pergaulan? Yang butuh khilafah bukan hanya anak2  masjid, kiai, ustad atau org2 pendiem. Anak2 jalanan, pengamen, serta  org2 kalian sisihkan juga butuh khilafah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ntah mengapa, pernah suatu ketika q mengajak seorg teman untuk ngopi n  berdiskusi dengan anak jalanan.. lantas dia menolak dengan halus jika  kegiatan seperti itu sedikit demi sedikit akan menjerumuskan kita kepada  degadrasi moral. Lantas siapa yg akan mendakwai anak jalanan? Emang  rasulullah pernah pilih2 orang y untuk dimasukin k islam? Kagak kan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beeehh..ywdlah biar q n temenq saja yg terjun k komunitas2 yg telah  kalian sisihkan. Inilah sepercik realita yg telah kalian abaikan.. ingat  sdr2q para anak jalanan, pengamen, serta tmn2 yg kalian sisihkan kelak  akan meminta pertanggung jawaban kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya mau mendirikan khilafah tapi knp kalian begitu mudahnya menghakimi sdr2 kalian yg tidak sepemahaman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya mau mendirikan khilafah.. tapi kalian tidak pernah sekalipun  menyentuh kumpulan2 pikiran karl marx, lenin, freud, nietsche, adam  smith, tumpukan des kapital, serta buku2 yg kalian anggep aneh.  Lihatlah, bagaimana mungkin bisa kita menjatuhkan seorang sumo yg  tinggi, gede, gemuk, jika kita tdk tahu dimana letak kelemahannya.  Sejenak q terdiam karna seseorg senior menegurku “antum itu jgn terlalu  banyak baca buku kyk gitu bisa ketularan sosialis ntar” (tapi bukannya  aku juga membaca untaian2 ilmu yg ditulis oleh imam syafi’I, ahmad,  beserta para imam2 yg telah diakui oleh islam? Emangnya salah ya q baca  buku2 ginian?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kelemahan kita sob! Dulu antum halqoh diceritai keruntuhan  khilafah nggak sama musrifnya? Kalo belom q critain dikit. Kenapa kita  tidak belajar dr sejarah? Bukankah seorang bejat n cabul bernama mustafa  kemal at taturk dulunya seorang akademisi? Apakah dia dulu hanya  sekedar belajar di bangku perkuliahan? Nggak..no! lihatlah berapa banyak  buku2 islam serta buah pemikiran ulama2 jaman itu yg iya patahkan untuk  menghancurkan islam! Sejak remaja yahudi keturunan tsalonika ini bukan  org goblok!! Brp banyak diskusi, buku, serta nasrah2 islami yg ia  pelajari serta tanya juga padanya berapa org ustad gadungan yg iya  hasut.. ini dimaksudkan untuk menghancurkan agama kita! Dia tidak goblok  karnanya dia dapat menghasut anak2 jalanan, serta org miskin dimasanya  yg ditujukan untuk menggulingkan sang khalifah!&lt;br /&gt;Lantas lihat juga tingkah para orientalis cabul, mereka bermalam2  mempelajari kebudayaan kita, buku2 kita, nasrah2 kita, serta semua yg  berkaitan dg kita. Lantas apa tujuannya? 1 visi, 1 misi, menghancurkan  islam! Buah kerja kersanya terbayar dengan kemunculan abdul moqsith,  serta ulil yg buta akan agama saat ini. Islam koq liberal, cuuiihh!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat juga tingkah laku para misionaris sesat n kafir, yg berbulan2  mempelajari al qur’an untuk mereka selewengkan. Apakah mereka menutup  pergaulan dg anak jalanan, org miskin serta org2 yg kalian sisihkan?  Nggaaaaaak!! Brapa kg beras n mie yg mereka habiskan coba? Tanya sendiri  aja!&lt;br /&gt;Truus? Apa yg kita lakukan? Apa kita berdiam saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya mau mendirikan khilafah? Wake up bro n sis, khilafah itu bukan  desa atau kecamatan yg pikirannya hampir sama antar RT. Ini negara yg  akan menggabungkan seluruh negri muslim bos!&lt;br /&gt;Salahkan kita sedikit ‘licik’ dengan meniru cara2 org2 yg sdh berbuat teramat bejat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita butuh sob belajar n mempelajari apa yg mereka anut, bukan untuk  ikut2an beriman seperti mereka. Tapi untuk menghancurkan pemikiran  mereka. Mulai sekarang pelajarilah bagaimana cara mematahkan pikiran2  mereka.&lt;br /&gt;Pelajari apa yg adam smith celotehkan untuk menghancurkan kapitalisme global!&lt;br /&gt;Pelajari kisah2 curhat lenin n marx yg coba singkirkan Tuhan dr hidupnya untuk hancurkan pemikiran para kaum komunis jg atheis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajari juga bagaimana freud menyesatkan banyak sdr qt dg pikiran  cabulnya, bukalah cerita bagaimana nietsche memperumit hidup lewat  filsafatnya.&lt;br /&gt;Pelajari bagaimana pola pikir plato serta abraham lincoln dalam  menjerumuskan sdr2 qt di tengah sistem banci bernama demokrasi. Hoiiii  tangio rek!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajari juga bagaimana org2 kafir misionaris dalam mengkafirkan saudara qt.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 visi, 1 misi, HAANCURKAN KEBUDAYAAN SESAT, CABUL, SERTA TAK BERMUTU MILIK MEREKA!!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah teman jgn menutup dirimu, jangan takut terjerumus, lupakah  engkau pada ikrar kita bersama bahwa Allah dan al qur’an sebagai  pelindung kita?? Buku2 mereka, budaya, serta nasrah mereka bukan tulisan  najis!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;TAPI TULISAN JIJIK, YG BUTUH KITA PELAJARI UNTUK KITA AMBIL KELEMAHANNYA UNTUK KITA HANCURKAN..!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KALO MUSTAFA KEMAL BERPIKIRAN BUKU2 ISLAM, KBUDAYAAN SERTA NASRAH ITU  NAJIS. LANTAS BERHASILKAH IA MASUK DLM LEMBAR SEJARAH KELAM ISLAM?  NGGAK! JUSTRU DG MEMPELAJARI KEBIASAAN KITA MEREKA BERHASIL MEMPORAK  PORANDAKAN ISLAM!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wake up bro sis, akhi ukhti, n tretan!! Tangio reeek, dulien jegeh..!! sampe kapan kalian alan betah islam dinjak2 spt skrg??&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;OK SIAP?!! LET’S START A NEW ERA, 1 VISI, 1 MISI, TEGAKKAN KHILAFAH! HANCURKAN BUDAYA SESAT MEREKA!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini terinspirasi saat sy menjadi moderator di bedah buku ttg  kritik thdp pikiran2 rusak, nietsche, karl marx, lenin, freud, dkk yg d  tulis oleh divan semesta. Ada 1 pernyataan yg muncul dr slah 1 peserta, “&lt;i&gt;mas  saya islam tp bacaannya sy des kapital malah khatam berulang kali, sy  juga banyak khatam buku2 filsafat sehingga membuat sy terjerumus kedalam  pergaulan jalanan yg sosialis. Saya heran mas ktika ikt kajian sy tdk  pernah ditunjuk oleh ustadnya padahal sy udh ddpan, ngacung lagi! Sy ini  pengen tobat mas! Kemana anak2 yg pada pakek baju koko yg ngaku  aktivis?? Mereka bukan malah memperhatikan kami tp justru menyisihkan  kami dan komunitas kami&lt;/i&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata2nya menusuk bagi sy, iya yah kmn tmn2 anak2 yg pada pakek baju  koko? Kalo pejuang khilafahnya aja pd menganggap enteng org2 spt mereka  lalu kapan khilafah tegak? Tega ta sdr2mu d pinggiran jalan sana semakin  jauh dr islam krna ulah kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;Aku optimis tapi aku juga realistis&lt;/i&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini bs menjadi bahan renungan bagi sy, kalian, serta tmn2 smua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang provokator.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-6966533494628684099?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/6966533494628684099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/terserah-kalian-anggap-apa-tulisan-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6966533494628684099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/6966533494628684099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/10/terserah-kalian-anggap-apa-tulisan-ini.html' title='Terserah kalian anggap apa tulisan ini...'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-2585517040794874872</id><published>2010-09-06T19:49:00.000-07:00</published><updated>2010-09-06T19:50:43.676-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan sudah kita bunuh'/><title type='text'>Tuhan sudah kita bunuh !!</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;        &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Di suatu pagi seorang gila berlari ke pasar lalu berteriak:”Aku mencari Tuhan ! Aku mencari Tuhan”. Orang lalu berkerumun menontonnya. “Memangnya, Tuhan pergi ke mana, Dia lari atau pindah rumah?” Tanya seorang penonton di pasar itu sinis. Orang gila itu menatap tajam semua orang yang monontonya di pasar itu lalu bertanya “Coba [terka] kemana Tuhan pergi? Tak ada jawaban. Orang gila itu menjawab sendiri “Aku mau mengatakan kepada kalian. Kita telah membunuhnya. Ya kita semua telah membunuhnya!”&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Kisah diatas hanyalah metaforika Nietszche (1844-1900), filosof proklamator kematian Tuhan di Barat. Metafora ini tentu menjengkelkan. Jangankan membunuh Tuhan, membunuh makhluk saja dianggap jahat. Tapi Nietszche juga jengkel pada sesuatu yang disebut Tuhan. Tuhan baginya hanya ada dalam pikiran. Tuhan tidak wujud diluar sana. Ia memang ateis tulen. Lho, kalau begitu Tuhan yang mana yang ia bunuh? Sebentar!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ateisme a la Nietszche bukan tanpa preseden. Orang Barat nampaknya sudah lama gerah dengan agama. “Siapapun yang beragama pasti tidak bebas”, kata Nietszche. Agama dianggap mengebiri kebebasan. Dulu menjadi sekuler pun susah, apalagi ateis. Sedikit-sedikit dituduh ateis. Ateis bahkan hampir seperti plesetan dan penghinaan. “Kamu ateis!” sama maksudnya dengan “Kamu anarkis! Kamu komunis!” Ateis malah bisa berarti sifat orang tidak saleh. Munafik, pendosa yang merasa suci, berani dan bangga, bagi John Wingfield adalah ateis. Bagi dramawan Inggeris, Thomas Nashe (1567-1601), ambisius, tamak, rakus, sombong dan pezina termasuk ateis. Lebih menggelikan lagi standar Penyair William Vaughan (1577-1641), tandanya ateis yang nyata adalah menaikkan sewa rumah. Pendek kata semua yang buruk adalah ateis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ateis yang agak akademis adalah yang kritis pada teologi Kristen dan institusi gereja. Giordano Bruno (1548-1600), tokoh rasionalis Italia, Pierre Carvin, Pendeta Robinson, pengarang Honest to God, Paul Tillich, pengarang Sytematic Theology, Schleirmacher (1768-1834) tokoh hermenutika adalah pengkritik teologi Kristen dan dianggap ateis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ateis yang lebih canggih adalah yang berani menggugat Tuhan. Inkar saja tidak cukup jadi hero. Inkar harus dibumbui caci-maki, jadilah blasphemy. ”Tuhan Yahudi dan Kristen adalah tiran” kata Hegel (1770-1831) dan Kant (1724-1804), karena minta ketaatan penuh. Schoopenhuer (1788-1860) mendahului Nietszche menegaskan tuhan tidak ada. Sesudah Nietszche membunuh tuhan, Rudolf Bultmann, (1884-1976) penulis New Testament and Mythology, memastikan “Tuhan dalam Bible telah mati, kalau tidak sekarat”. Tuhan bagi mereka adalah tirani jiwa “the stodgy old tyrant of the soul”. Bukan Tuhan agama-agama, karena Ia dianggap sudah tidak ada. Inilah Tuhan yang dibunuh Nietszche itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; ِMengapa orang Barat bangga dan bernafsu menjadi ateis? Michael Buckley menjawab dengan buku ilmiyah yang ia beri judul At the Origins of Modern Atheism – 1987 – (Asal Usul Kekafiran Modern). Meskipun kafir tapi modern, meskipun modern tapi kafir, mungkin begitu plesetannya. Buckley membahasnya secara analitis, serius dan komprehensif. James E Force memuji buku ini sebagai “big, bold [and] highly readable book”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ateisme muncul di awal era modern, kata Michael karena teologi Kristen tunduk pada filsafat (Christian theology becomes subservient to philosophical reason). Biang keladinya adalah pemikir dan filosof yang ia juluki new rationalistic defender of faith atau rationalistic philosophers, seperti Lessius, Mersenne, Descartes (1596-16500, Malebranche, Newton (1642-1727) dan Clarke. Mereka bicara tentang Tuhan tanpa bicara tentang Yesus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan hanya itu, kata James. Ateisme, wujud juga gara-gara merebaknya gerakan kritik terhadap Bible. Dari sejarah penulisannya, konsepnya tentang Tuhan dan akhirnya eksistensi Tuhan itu sendiri. Pengkritik Bible biasanya berlindung dibawah paham Deisme. Deist percaya pada Tuhan dengan akal, bukan lewat Bible. Tokoh-tookoh Deis Inggeris adalah Spinoza, Bruno, Thomas Hobbes, Richard Simon dan lain-lain. Semuanya adalah tokoh-tokoh rasionalis. David Berman dalam bukunya A History of Atheism in Britain: From Hobbes to Russel, setuju dengan James. Deisme adalah biang keladi ateisme. Ateisme modern lahir karena akarnya diremehkan, dicurigai dan terkadang dianggap sepi oleh para teolog yang merasa terancam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ateisme dipicu oleh kebencian terhadap dan kebebasan (liberalisme) dari agama. “Now hatred is by far the greatest pleasure”, kata Don Juan. Karena itu banyak cara menjadi kafir. Ada yang inkar Tuhan saja (atheis), ada yang inkar agama saja (infidel) dan ada yang menolak pengetahuan tentang Tuhan dan eksistensiNya sekaligus (agnostic). Ada yang meragukan wahyu Tuhan (skeptic), dan ada yang menolak Bible sebagai wahyu Tuhan (deist). Tapi ada juga yang menolak wahyu secara intelektual, yaitu disbeliever. Untuk yang minat inkar Tuhan dengan akal dan hatinya, ia bisa memilih cara unbeliever. (lihat The New International Webster Comprehensive Dictionary.hal. 1177). Banyak jalan menjadi kafir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dalam Islam kakufuran itu satu paket. Kufur pada rukun yang manapun tepat kafir. Sebab satu rukun berkaitan dengan rukun yang lain. Dalam al-Qur’an inkar Allah (al-Nahl 106-107), inkar pada ayat-ayat Allah (Israil 98; Maryam 73), atau menolak wahyu yang diturunkan (Muhammad 9; al-Hajj 72), adalah kafir. Malah beriman pada Allah tapi kufur pada Nabi (al-Nisa’ 150-151), sama saja, tetap kafir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lucunya Muslim juga terigiur shopping menu ateisme. Fovoritnya adalah menu skeptic, disbeliever dan agnostic. Iman pada al-Qur’an di Lauh Mahfuz, tapi skeptik pada al-Qur’an yang diturunkan. Mensucikan maknanya tapi melecehkan huruf dan mushafnya. Ngaku beriman tapi ragu apakah bisa memahami Allah, mirip doktrin credo et intelegam. Jika mahasiswanya berani bertanya ”mana epistemologi Tuhan?” dosennya malah dengan arogan menulis tesis ”Menggugat Wahyu Tuhan”. Jika di Barat memprotes gereja melahirkan ateisme, disini malah ada yang memprovokasi, ”agar maju tirulah Protestan!” Maksudnya agar maju hujatlah tradisi agama (sunnah). Supaya bisa menapaki thesis Weber dari Protestan menjadi kapitalis. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Jadi persepesi James benar. Ini adalah fenomena intelektual modern (modern intellectual phenomenon), bukan keagamaan atau sosial. Problemnya ada pada cendekiawan. Intelektualitas diadu dengan religiusitas, filsafat dengan teologi dan agama dengan sains. Mestinya kompromistis, integratif alias tawhidi. Tapi masalahnya, konsep tawhid tidak built in dalam teologi agama itu. Dalam buku Dialog between Theology and Philosophy, kalimat pertama yang ditulis adalah keraguan Tertulian ”Apa ya yang bisa dikongsi antara Athena dan Jerussalem, antara Akademi dan Gereja? Jawabnya tidak ada dan karena itu dialog antara teologi dan filsafat berbahaya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Memang para teolog tidak siap dialog, kata Karen Armstrong dalam A History of God. Tapi filosof dan saintis terus menggugat dan memberangus agama. Motonya mudah ”Bicaralah ilmu apa saja asal jangan membawa-bawa Tuhan”. Kalau bicara Tuhan dalam sains anda salah kamar. Sorry sir, this is a science not theology! Teori-teori Ludwig Feurbach, Karl Marx, Charles Darwin, Friedrich Nietszche dan Sigmund Freud pun tidak memberi ruang untuk Tuhan. Arnold E Loen lalu menulis buku Secularization, Science Without God. Dunia ini bagi saintis adalah godless (tanpa tuhan). Sains yang bicara Tuhan ia tidak obyektif lagi. Here we must disagree, tulis Arnold tegas. Baru sekuler saja sudah menyingkirkan Tuhan, apalagi ateis. Tapi karena teolog terpojok, maka stigma “kamu ateis!” bisa berimplikasi “kamu saintis!” Itulah modern atheism.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Tuhan” di Barat ternyata tidak hanya dihabisi di gereja-gereja, tapi juga di kampus-kampus. Mungkin karena tidak ada ilmu dalam teologi akhirnya tidak ada tuhan dalam ilmu (godless). Jadi ateis dizaman modern adalah ateis epistemologi. Orang menjadi ateis bukan hanya karena lemah iman, tapi juga salah ilmu. Ilmunya tidak menambah imannya. Epistemologinya tidak teologis dan teologinya tidak epistemologis. Dalam Islam, hati yang tak berzikir adalah mati, dan otak yang tidak bertafakkur akan kufur. Jika beriman pada Tuhan adalah fitrah semua insan, maka ketika Nietszche membunuh Tuhan – dalam hati dan pikirannya – sejatinya ia telah membunuh fitrahnya sendiri. Jadi Nietszche benar-benar telah melakukan bunuh diri spiritual, spiritual suicide. Subhanallah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A. Ed, M. Phil, Pemimpin Redaksi Majalah ISLAMIA dan direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS))&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-2585517040794874872?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/2585517040794874872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/09/tuhan-sudah-kita-bunuh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2585517040794874872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2585517040794874872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/09/tuhan-sudah-kita-bunuh.html' title='Tuhan sudah kita bunuh !!'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5642052672128762485</id><published>2010-08-28T07:37:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T21:29:20.821-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Suatu Hari di Tempat Kerja Gue'/><title type='text'>Suatu Hari di Tempat Kerja Gue</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini gue kaya biasanya . kerja sambil ngabuburit , ngabuburit sambil kerja . duduk di depan layar kompi server di sebuah warnet yg udah hamper 4 bulanan gue kerja disini .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mulai dari tadi pagi jam 6 gue buka ini warnet karena saya yg di kasih tanggung jawab pegang kunci . layaknya bulan2 puasa sebelumnya , hawanya panas bgt . belum lagi td malam gue gak bangun sahur . haff&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini warnetnya penuh kaya biasa , ada 8 kompi user dan semua bekerja maksimal . no problem lah !! cacing perut gue yg semakin berisikpun bisa gue lupain kalo udah online gini , chating lewat fb bareng &lt;i&gt;arek2&lt;/i&gt; sambil dengerin mp3 , begitu kenyang terasa perut ini . sampai suatu ketika mata gue di beri cobaan sama Allah “ mas , jual cd kosong ? “ . ni akal ama napsu bertengkar seru rebutan pengen ngendaliin mata gue , napsu gue bilang “ rugi lu kalo gk liat ntu mbak bahenol bgt di depan mata lu “ . nahh , akal gk kalah provokatif “ ingat , mata kamu akan di pertanggungjawabkan nanti di depan Allah !! “ . gue milih ngucapin istighfar dalam hati , sambil pura2 sibuk ngetik gue bilang ke mbaknya “ maaf mbak , cd-nya abis “ , si mbak lantas pergi sambil ngomong “ ooh , makasih mas “ . &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;ampun mbak2 , puasa2 gini kok make pakaian kaya gitu sih ( walopun pas gk puasapun gk boleh jg ) . kaos ketat putih transparan , hot pants &lt;i&gt;pisan&lt;/i&gt; , menonjol semuanya ( gak usah tanya apa yg menonjol ?)&lt;i&gt; . &lt;/i&gt;mau gue tegur tar gue di kira sok pinter , orang gk kenal jg ? gk gue tegur malah gue yg dosa ? bingung .. walopun gue tegurpun , gue udah tau kok gimana jawabnya ntar ? “ suka2 gue , kan hak gue , kita idup di negara yg njunjung tinggu ham mas “ . &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;sialan tu ham , sapa sih yg buat ?ham bikin daftar dosa gue nambah kalo gini caranya . &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;gue milih gk percaya sama ham , ham itu utopis . masa semua orang tu pny hak kebebasan , apa mereka lupa kalo hak tiap orang ntu pasti bakal bentrok ama hak orang lain . lagipula di agama gua gk ada tu yg namanya ham , adanya keadilan . keadilan yg di tentuin ama fitrah masing2 orang . misalnya , cewek ntu gk dibenerin kerja di luar rumah kaya cowok , karena memang fitrahnya cewek itu sebagai sosok lembut yg memelihara keteduhan rumah tangga , sebagai pendidik anak menjadi pribadi terpuji , akhlak yg baik , dan beriman total pada agamanya . cewek sebagai ibu , agama mana sih yg punya keyakinan kalo surga itu di telapak kaki ibu , dan derajat ibu itu 3 derajat diatas ayah loh . terus agama gue juga ngehormatin banget tubuh cewek loh , yaitu dgn di wajibkannya make jilbab . karena agama gue tau banget kalo tubuh cewek tuh indah bgt , jadi gk boleh di biarin di liatin ke sembarangan orang yg akhirnya jadi eksploitasi . kaya mbak tadi tuh mustinya sadar yah , kalo dia selalu pake pakaian kaya gitu suatu saat pasti dieksploitasi lewat pandangan , masih untung kagak di perkosa , bisa gawatkan ?? di alquran loh juga udah jelas mengatakan “.. dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya .. “ An-nur 31 . nabi Muhammad pun nambahin "Bahwa anak perempuan apabila telah cukup umurnya, maka mereka tidak boleh dilihat akan dia melainkan mukanya dan kedua telapak tangannya hingga pergelangan" Daud&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sekarang elu lihat aja semakin banyak cewek yg pengen di sejajari ama laki2 berbanding lurus ama kerusakan yg ada , banyak kasus pemerkosaan dan pelcehan seksual , perceraian , free sex , aborsi ( ulah mereka yg Cuma mau ML doang ) , anak2 nakal berandal yg kagak keurus karena ortunya pada sibuk sendiri2 . kurang rusak gimana coba ??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ahh , semoga mbaknya tadi baca tulisan jelek ini . dan semoga Allah cepet menangin agamanya , gue gak sabar ngeliat para aktivis ham pada gigit jari . hhiihihi&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rakabuyak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Malang , 28 Agustus 2010&lt;span style="line-height: 115%;font-size:10pt;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5642052672128762485?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5642052672128762485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/suatu-hari-di-tempat-kerja-gue.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5642052672128762485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5642052672128762485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/suatu-hari-di-tempat-kerja-gue.html' title='Suatu Hari di Tempat Kerja Gue'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-7111001038101463572</id><published>2010-08-27T19:58:00.000-07:00</published><updated>2010-08-28T18:37:09.599-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bingung gue'/><title type='text'>Bingung gue !!</title><content type='html'>umm ..&lt;br /&gt;hari ini gue sebel bgt waktu kuliah bel . gue capek tiap hari musti nglobi dosen2 . gimana kagak , orang tiap mau kuliah dosennya pada gk datang , alasan gk punya jadwal offering gue lah , ada jadwal yg bentroklah , ampe ada yg bilang lupa bel , gimana gk kriting nih rambut . sekalinya ntu dosen ada yg dateng , eh offering  gue gk dapet kelas , kelasnya udah pada penuh . akhirnya gue musti mondar-mandir ke kantor jurusan bel , buat nyari kelas yg kosong , eh sekalinya dapet kelas malah ganti dosennya gk bisa ngajar waktu jam itu .. capek nih kaki , pijitin donk bel , gue bantu dapetin si rina dah ntar !!&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;elu pasti nanya , napa kok Cuma gue yg wira-wiri ? apa gue mau keliatan aktif di offering gue ? apa gue orangnya emang baek hati terus rela berkorban tanpa pamrih buat temen2 ? apa gue Cuma mau nglirik anak2 smk yg lg praktek di kantor jurusan ? suudzon ah elu bel , gue yg mondar-mandir karena gua di jadiin ketua offering alias babu bel . pedih !! gk enak .. udah tanggung jawab gedhe , capek , pulsa gue sering cepet abis gara2 buat nelponin ntu dosen2 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue bingung bel , napa temen2 gue milih gue jd ketua kelas ya ? padahal ip gue rendah , sering bolos sama titip absen , gue aja ngomong di depan kelas kadang glagapan . hmm , apa gara2 gue mirip justin bieber ya ? ahh , ada aja sih . keenakan tuh justin bieber di mirip2in ama gue . gue juga bingug bel , kenapa ya jurusan gue tuh muridnya banyak banget ? sampe kaya gini ini dah jadinya , pada bentrok jadwalnya gara2 ruang kelasnya kurang . gue bingung . hmm , apa gara2 emang jurusan gue ini favorit ya (yg ini serius bel , di lengkapi data dan fakta kok  ) makanya pihak kampus ngasih kuota banyak banget buat jurusan gue waktu penerimaan mahasiswa baru kemaren . kata temen2 yg aktif oraganisasi sih mang ini dampak dari kapitalisasi pendidikan , jd sekolahan nyari murid yg banyak buat nyari uang bel . wahh2 , kok tega ya ?? kalo mang gk punya ruang kelas yg cukup napa jg musti ngasih kuota gedhe kaya gini , dampaknya pekerjaan babu kaya gua jadi tambah banyak dah , mending jadi babu nycu baju di gaji , nahh gue ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belum lagi gue kasihan ama adek2 kelas gue ntu bel , mereka bayar spp-nya jadi mahal bgt . 2 kali lipat ama punya gue , untung gue masih kebagian yg murah , hhee . pokoknya harga sekolah sekarang mah gk ada yg murah bel , cm yg kaya aja yg boleh pinter orang2 miskin kagak boleh . nah lo , elu malah tanya salah siapa , orang gue aja jg bingung ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tp kata tmen2 gue yg sering nongkrong di masjid ini semua salah kapitalisme bel . mereka bilang kalo kapitalisme itu semua di ukur sama keuntungan . jd gk heran tuh kalo sekolah2 sekarang orientasinya jadi nyari keuntungan buat eksistensi sekolah itu biar gk bangkrut , bukan lagi buat minterin orang bel . apalagi sekarang pemerintah cm ngasih anggaran 20% buat pendiidikan , hmm pelit amat ya buat minterin anak2nya aja ?? kata temen2 masjid gue jg karena kapitalisme itu mengenal yg namanya privatisasi bel , jd banyak dah tu kekayaan alam negeri kita yg dijual ke orang luar . mestinya pan diolah sendiri aja bisa ya bel ? terus hasilnya buat nyejahterain rakyat kita . malah dijual .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo gini gue jadi sedih bel , gue inget orangtua gue dirumah . sekarang nyari duit susah , di tambah makin mahal aja ntu harga barang2 . belum jg buat nyekolahin gue yg masih lama lulusnya , ada lg adek gue 1 yg sekarang udah SMA , gk kalah mahalnya ntu spp . tapi gue selalu inget wangsit dua ortu gue bel , mereka bilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;innalloha ma’assobirrin&lt;/span&gt; , lu tau artinya pan bel , jgn ampe lu gk tau !! iya , gue bakalan selalu sabar bel ngadepin semua ini , gue yakin Allah gk mungkin ngasih cobaan di luar kemampuan hambanya . lhah , napa lo jadi nangis bel ?? emang cerita gue lucu ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmm , gue juga tambah lebih bingung lagi napa ya bel ustad Abu Bakar Ba’asir di tangkep ? dia dituduh ngasih dana teroris bel . hmm , gue bingungnya itu ama polri yg &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mencla-mencle&lt;/span&gt; tentang tuduhannya buat ABB . dulu mereka bilang kalo ABB ngasih dan buat aktivitas teroris 1,2 milyar lewat rekening , eh lha kok akhir2 ini mereka bilang kalo ABB ngasihnya cm 1 milyar , masa berubah2 gitu kalo buktinya kuat ? pahamkan lu ama apa yg gue omongin ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yg bikin ngakak lagi waktu TPM (tim pengacara muslim ) ngomong kalo ABB gk mungkin punya rekening karena ABB yakin kalo transaksi lewat bank yg ada bunganya ntu haram ( mmm , namanya riba kalo gk salah bel ) eh polri ngrubah tuduhannya bel . terus mereka ganti ngomong gini “ ABB ngasih dana 175 juta buat teroris “ . nahh , waktu ada yg tanya dimana uang itu disimpen , karena ABB kmana2 gk pernah bawa tas dan saku gamisnya gk muat buat ngantongin uang sebanyak ntu . gk masuk akal kan bel ? yg lebih gk masuk akal lagi polri akhirnya ngrubah lagi dah tuduhannya ( busheet.. ) mereka bilang kalo ABB ngasih dana terorisnya cm 5 juta . hhaa , ni polri mending nglawak aja ya bel , lucu sich ..  .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi polri muga2 gk ngelucu lagi , setelah gk dapetin bukti yg valid . kan kita tahu tuh , kalo ABB kemana2 gk pernah sendiri pasti ada santrinya yg ngikutin jd pengawal . jadi ntar kita bisa tanya tuh ama para pengawalnya , dimana n kapan transaksi ntu ?? kalo mang gk terbukti makin lucu dah tu grup lawak polri . hhaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oiya , lo inget gk bel ? waktu mukhlas di sidang gara2 bom bali 1 , dia ngomong gini “kalau saya minta restu Ust Abu jelas saya tidak akan diizinkan, karena saya tahu prinsip Ust Abu, beliau tidak akan pernah setuju melakukan pengeboman.” sbenarnya udah jelas ya bel , moga aja rakyat gk lagi bisa di bodohin . kaya elu tuh , yg kaya orang bodoh ngejer2 si rina ! udah berapa taun elu ngejar dia , 3 tahun setengah ya ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah , emang ginilah negar kita bel , banyak yg kagak beres . kaya teroris2an ntu tuh , temen2 gue yg sering nongkrong d masjid bilang kalo semua ini cuma rekayasa barat . sama kaya tragedi 11 september bel . semua orang pada tau kalo itu konspirasi . elu tau konspirasi pan , hadah elu taunya cuma sambel trasi doank !! makanya elu sering ikut ngaji di masjid kaya gue donk , gini2 gue mantan tim basket SMA bel ( nyambung ya ?? ) . jangan cm ngejar2 si rina aja lu , ntar kalo lu mau ikut ngaji , elu bakal tau gmana hukumnya pacaran . mendekati zina  alias haram bel , nahh kan , elu kalo yg ngomong gue pasti kagak percaya kan ?? makanya .. gue aja ogah pacaran bel , takut di celup ke wajan neraka gue ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wangsit ortu gue tadi keliatannya cocok juga buat ABB ya bel , gue yakin kok kalo ABB bisa sabar . dia jg pasti tau kalo Allah pasti nuker surga buat kesabaran hamba2Nya yg berjuang menangi agamaNya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah ahh , gue mau tidur dulu bel . besok pan gue musti dines lagi jadi babu di kampus ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rakabuyak ,&lt;br /&gt;Malang , 28 Agustus 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-7111001038101463572?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/7111001038101463572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/bingung-gue.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7111001038101463572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7111001038101463572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/bingung-gue.html' title='Bingung gue !!'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4557128631537245576</id><published>2010-08-27T08:20:00.001-07:00</published><updated>2010-08-27T08:33:30.934-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Di Mulai Dari Sini'/><title type='text'>Di Mulai Dari Sini</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang teman bercerita padaku tentang kegelisahannya , tentang semakin gilanya birokrat . mereka menaikkan harga listrik lagi , gerutunya padaku . kegelisahanhya menggelitikku yg malah hanya senyum2 .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini ketika aku berjalan menuju kampus dengan temanku itu , aku tersenyum ketika melihat mereka lagi2 turun ke jalan . berteriak dan memberontak tentang di naikkannya harga listrik . aneh memang , kenapa aku malah terenyum ? temanku sampai menyebutku gila . ya , aku memang gila , kawan . gila akan revolusi . &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;inilah awal dari akhir . akhir dari kehancuran singgasana kapitalisme , dan awal dari bangkitnya peradaban yg telah lama tertidur . ya , kenaikkan TDL membuat kerusakan kapitalisme semakin terlihat . kerusakan yg menjijikkan dan rakyat akan semakin membenci yg menjijikkan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;itu .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;revolusi akan segera terjadi dan hanya dengan isi kepala kita inilah kapitalisme akan diruntuhkan , dengan otak kitalah revolusi akan dimulai . kapitalisme telah menyerang pemikiran kita dan mereka menang .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;revolusi ini revolusi putih , revolusi suci . tanpa kekerasan , no violence . revolusi menggunakan kekerasan dengan mempersenjatai rakyat adalah sekedar lelucon , bagaikan bayi yg minta dig anti popoknya . maka dari itu , otak kitalah yg akan menjadi senjata .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;sebuah revolusi memang akan selalu terjadi kerusakan2 sebelumnya , yg akan semakin menyadarkan bagi mereka yg sedang di tindas . dan sebuah revolusi bukanlah suatu yg wahh , revolusi itu biasa saja , menurutku . karena dunia ini di ciptakan bukan dalam keadaan diam , tapi terus berputar , berubah , dan itulah budaya kehidupan sesungguhnya . &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;dan aku yakin bahwa revolusi selanjutnya akan menata kehidupan menjadi lebih baik . aku yakin , kawan !!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;kita hanya tinggal menunggu , menunggu meledaknya revolusi . menunggu rakyat sadar atasa ketertindasan mereka . dan itu pun sudah mulai terlihat sekarang , mereka yg telah merasa di injak injak mulai berani teriak , dan menantang . aksi turun ke jalan menolak kenaikkan tdl itu contohnya .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;toh mereka sudah sadar , lalu bagaimana ? dan kapan revolusi itu terjadi ? ya , ketika masyarakat telah sadar akan ketertindasan mereka , maka perlu ada yg mengarahkan . mengarahkan pada solusi terbaik . karena memang itulah yg mereka tidak ketahui saat ini , mereka sadar tertindas tapi tidak tau mau di bawa kemana perubahan ini . dan kalau kamu tanya kapan revolusi itu , akupun tidak tau , kawan . tapi yg pasti , semakin kita mempercepat revolusi itu , maka revolusi juga akan cepat terjadi !!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;dan satu lagi , kawan . bahwa revolusi ini bukan tentang mencari kesejahteraan hidup , sekolah murah , rumah sakit Cuma2 , atau tentang mudahnya mengisi perut . tapi revolusi suci ini adalah sebuah konsekuensi iman kita pada satu2nya Yg Berhak Membuat Hukum . bahwa melalui utusannya , teladan tak tergantikan , telah mengabarkan bahwa sebuah revolusi akan mucul sekali lagi di akhir zaman , yg akan menentramkan dunia dengan sistemnya . system buatan Pembuat Manusia !!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;aku sudah duduk di salah satu bangku di kelasku . bangga , melihat pelajar2 yg dinamis , berpikir , dan bergolak . dan mulai dari kampus inilah , akan aku obrak – abrik dengan teriakkan revolusi ini !!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4557128631537245576?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4557128631537245576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/di-mulai-dari-sini_27.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4557128631537245576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4557128631537245576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/di-mulai-dari-sini_27.html' title='Di Mulai Dari Sini'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-1718865735313082458</id><published>2010-08-04T04:07:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:25:45.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manifesto Fantasi Komunis'/><title type='text'>Manifesto Fantasi Komunis</title><content type='html'>Kalo ada satu pergerakan yang sempat menggncang dunia internasional maupun nasional, itulah komunisme. Gerakan yang satu ini emang bikin orang ngeri. Pasalnya, Lenin telah membunuh jutaan orang Sovyet untuk Revolusi bolshevijknya, dan PKI sukses membunuh sembilan jenderal demi kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Kenapa begitu gampangnya mereka menghilangkan nyawa manusia? Karena bagi mereka manusia tidak lain merupakan seonggok materi kumpulan atom2 yang hidup atau matinya sama aja, mereka adalah materi. Semuanya sama : materi. Ini sudah jelas, wong si Marx aja ngekalim bahwa teori evolusinya Darwain adalah landasan ideologis bagi filsafat materialismenya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekelompok orang tergiur oleh pemikiran Karl Marx. Mereka adalah orang2 skizofrenia akut ( supercrazy ) yang percaya bahwa semua benda di alam semesta ini sama, yaitu materi, berawal ssebagai materi, dan berakhir sebagai materi. Itulah sebabnya, otak mereka sama dengan t*i mereka! Makanya mereka jadi gila!! Orang2 seperti Lenin, Stalin, Fiedel Castro, Che Guevara, Muso, Aidit, Mao Tse Tung adalah orang2 gila, jelema2 gelo, wong edan yang berharap bisa menggulingkan pemerintahan di setiap negara lalu menguasai dunia di bawah diktatorisme mereka, lalu merealisasikan filsafat sosialisme mereka!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka emang pernah berhasil. Uni Sovyet perenah berdiri di eropa sampai Asia tengah. Adidaya, lalu mereka merasa lebih hebat dari tuhan. Maka dihancurkannyalah masjid2 dan gereja2 , menorehkan doktrn atheisme di segenap penjuru negeri. Ya, Sovyet memang adidaya, tapi adidaya pecundang!! Sovyet cuma bertahan 72 tahun, abis itu rontok, ambruk! Kenapa?! Karena begitu utopisnya cita2 sosialisme mereka ! mereka pikir segla hal bisa disamakan begitu saja, bisa dihomogenkan ! Ini kan gila ! Skizofren !! dasr otak mereka emang t*i !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut mereka berbusa dengan slogan ‘pertentangan kelas’. Dan mereka adalah pejuang2, pahlawan2, untuk kaum proletar. Maka dihimpunkannyalah kaum buruh dan tani. Lalu mereka semua diberi senjata. Dengan iming2 kesejahteraan, provokasi dihembuskanlah, dan terjadilah pemberontakan. Inilah yng mereka sebut revolusi. Padahal itu tidak lain tangisan anak kecil yang minta popoknya diganti!! [Oa..oa..]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang paham mereka merasuk ke LSM2, juga ke komunitas2 underground. Selain itu, akhir2 ini juga mulai ada partai2 yang berbau busuk komunis dengan berbaju karakyatan dan demokrasi, muncul ke permukaan. Mereka berharap bisa bangkit dan mewujudakan idealisme-sosialisme mereka. Namun percayalah teman-teman, mereka tuh cuman mimpi di siang bolong, mereka tuh cuman berangan, cuman berkahayal, cuman berFANTASI !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ideologi materialisme selamanya tidak relevan. Sistem sosialisme selamanya tidak akan memberikan solusi apapun bagi penderitaan proletar maupun bagi umat manusia!! Tidak, tidak akan!! Hanya sistem yang sesuai dengan akal dan fitrah manusia sajalah yang dapat menjawab semua problem yang ada. Sistem inilah yang akan membuat muka2 jelek pamuja Guevara gigit kuku jari jungkir balik karena menyadari bahwa mereka selama ini cuma mengada-ada!!! [idjov]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-1718865735313082458?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/1718865735313082458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/manifesto-fantasi-sosialisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1718865735313082458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/1718865735313082458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/manifesto-fantasi-sosialisme.html' title='Manifesto Fantasi Komunis'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-7707405118753103404</id><published>2010-08-03T23:29:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:26:16.778-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketika KARL MARK masuk islam'/><title type='text'>ketika KARL MARK masuk islam</title><content type='html'>?Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa keadilan dan kesetaraan adalah utusan Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Salah, yang bener, Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;?Nggak mau, semua manusia itu utusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Cak Joko geleng-geleng. Ya, yang geleng-geleng itu Cak Joko, Jokocholish Madjid. Siapa pula yang baru masuk Islam tapi ngeyel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Baiklah kalau maumu begitu, tapi ingat menjadi Islam itu berat. Menebarkan keselamatan kepada semua makhluk hidup, menjadi rahmat bagi seluruh alam.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Baik, Kamerad?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Hush, jangan panggil aku kamerad. Panggil aku Cak Joko?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Ya, Cak Joko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Mengherankan, yang masuk Islam itu mempunyai tattoo palu arit di lengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka berdua berjalan-jalan. Tujuan mereka ternyata sebuah pemukiman kumuh di pinggiran Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Nah, Marx. Kau lihat sendiri nasib bangsaku ini, mereka bermegah-megah dalam nama Islam, tetapi nasib para miskin dan papa ini tidak diperhatikan sama sekali. Politik hanyalah perkelahian memperebutkan jabatan. Banyak partai berlandaskan Islam tapi kelakuannya seperti partai berasaskan setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan besar Muhammad tidak ada yang mengerti, yang mereka mengerti hanya yang normatif saja, syahadat, sholat, puasa, haji, sedangkan zakat pun kebanyakan lupa tidak menunaikannya. Substansi ajaran dilupakan, ribut sehari-hari masalah simbol. Kau lihat betapa masjid bertebaran dimana-mana, tapi adakah masjid yang menampung orang-orang miskin dan melindungi orang-orang yang dizolimi, tidak ada Marx. Masjid itu justru menzolimi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Oohh, ternyata yang bersama Cak Joko itu Marx, itu tuh pendiri paham komunisme yang tersohor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Islam itu indah Marx, seharusnya kau tahu itu dari dulu. Islam berusaha mewujudkan masyarakat adil makmur, dengan toleransi dan sistem sosialisme berupa distribusi kesejahteraan yang jelas. ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Cak Joko, sudahlah jangan berkhotbah. Agama yang telah diinstitusionalisasi semuanya korup dan represif, aku tidak tertarik agama semacam itu. AKu menjadi muslim hanya karena aku paham keinginan Muhammad untuk membentuk masyarakat sejahtera lahir batin, dengan sistematis melalui strategi politik. Keinginanku dan keinginannya tidak jauh berbeda, dimana tidak kutemukan di pemimpin agama lain baik itu Yesus, Musa, Zarathustra, bahkan Sidharta sekalipun. Kebanyakan pemimpin agama hanya pasif dan tidak bertindak strategis dan sistematik. Muhammad menggabungkan kebertuhanannya dalam pesan membumi yang jelas, aku sendiri belum tahu apakah Tuhan itu ada, tapi yang jelas menjadi ateis seperti aku dulu juga terlalu jauh.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Kau kira aku pun Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?, jangan salah Marx. Jujur saja ya, sebenarnya aku muak pula dengan Islam, apalagi Islam konservatif ala Indonesia. Tapi bagaimana lagi, aku bisa lebih berbuat untuk memajukan bangsa ini kalau aku masih memakai label Islam, jika aku keluar dari Islam terang-terangan, dengan gampang mereka akan menyingkirkanku dari percaturan peradaban Indonesia.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Lho, koq bisa..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Kau jangan pura-pura gak tahu Marx. Literatur yang kita baca gak terlalu jauh beda, aku pun banyak baca bukumu Marx. Tapi sekali lagi hanya karena terlalu kuatnya akar agama di Indonesia ini, aku terpaksa memeluk Islam. Islam yang aku junjung tentu Islam liberal, yang walaupun nafasnya tidak Islam, tetapi masih dilabeli Islam. Tapi tetep, sejujurnya agama tak menjadi masalah bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi juga jangan kira yang seperti ini aku saja, aku punya banyak kawan lain yang terpaksa bersembunyi ria dalam Islam. Gus Dur, Emha Ainun Nadjib, Ulil Abshar Abdalla, wah banyak sih sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Kini Marx yang geleng-geleng kepala. Baru saja dia memeluk Islam setelah mendengarkan cerita Cak Joko tentang Muhammad, dan dia ingin belajar lebih banyak tentang Islam. Tapi setelah Cak Joko bilang seperti itu, layaknya sudah padam keinginan itu. Islam bagi Marx adalah perjuangan kelas seperti di jaman Muhammad, selebihnya Marx tidak perduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Bukankah kau sendiri pernah bilang Marx, kritik surga adalah kritik dunia, kritik agama adalah kritik politik. Agama tak lebih sekedar alat, tujuannya tentu bukan agama itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya adalah rahmat bagi semesta alam, kebahagiaan lahir batin semua makhluk. Sebagaimana komunisme kan juga alat, tujuannya sama juga kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Marx tertegun, dia terbayang sekilas perjalanannya sehingga terdampar di Indonesia. Setelah mati dalam keadaan miskin dan keluarganya kelaparan di Inggris sana, roh Marx melanglang buana kemana-mana. Sampai suatu ketika sampailah dia di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berjalan-jalan di pelosok-pelosok, kemiskinan dan penderitaan masih mewarnai seluruh penjuru. Tapi penyebab kemiskinan bukanlah agama, tetapi sistem yang bobrok. Agama sering menjadi tumbal karena dengan agama orang memperburuk sistem yang bobrok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Kau tahu Marx, apa yang perlu dilakukan di Indonesia yang sudah parah ini..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Revolusi, tiada kata lain. Tapi revolusi damai, Rusia dan Cina telah membuka mataku bahwa komunisme radikal tidaklah juga berguna, karena human costnya terlalu besar. Yang paling penting adalah perbaikan infrastruktur politik sehingga rakyat kebanyakan yang menentukan arah pembangunan bangsa, dengan sendirinya ekonomi akan kembali dipegang oleh rakyat, bukan oleh kapitalis ataupun oleh birokrat.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Apa yang kau maksud perbaikan infrastruktur politik itu Marx..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Cak Joko mulai mengerutkan keningnya, tanda dia sudah mulai serius mendengarkan apa yang dibilang Marx.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Institusi politik dari bawah sampai ke atas. Karena institusi di pusat sudah tidak bisa diharapkan, yang dikembangkan adalah institusi yang ada dan berkembang di desa-desa itu. Segala bentuk perkumpulan yang berdasarkan musyawarah mufakat, toh sudah ada sebenarnya, tapi tidak digunakan secara maksimal. Terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama kekayaan alam, semuanya harus dikelola bersama oleh masyarakat setempat, pendatang ataupun asli tidak masalah. Kalau kekurangan modal, itu tugas negara untuk mengucurkan dananya, jangan dikucurkan lagi kepada bajingan-bajingan ekonomi yang akhirnya malah gak pada bayar utang itu.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Bagaimana mewujudkan itu Marx..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Itu tugas kita bersama Cak Joko. Penyadaran dan sekaligus rencana sistemik harus ada. Aku hanya membayangkan, bahwa permulaannya haruslah dari institusi di desa-desa yang mayoritas di Indonesia itu. Masyarakat harus dididik untuk mandiri dan berorganisasi secara benar. Kalau tuntutannya tidak dituruti, mogok atau demonstrasi. ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Tidak Marx, aku rasa yang perlu dididik malah bukan rakyat. Elit politik dan middle class lah yang perlu pendidikan, mereka inilah yang bodohnya keterlaluan. Kalau perlu dibasmi saja elit-elit yang korup itu, dan middle class yang picik dan oportunis juga perlu dibasmi.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Lho, bagaimana ini. Aku memeluk Islam, malah sekarang Cak Joko yang mengadopsi komunisme.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Sekarang aku baru ingat, bahwa ketika negara sudah hancur sistemnya, satu-satunya jalan adalah kekerasan. Revolusi yang dipimpin kaum muda, seperti yang dilakukan Muhammad dulu memerangi Quraisy.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Cak Joko ini bagaimana, kan sudah kubilang human costnya terlalu tinggi.? ? Lebih baik kehilangan manusia-manusia bajingan itu daripada setiap detik kehilangan anak-anak yang mati karena kelaparan.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Ya Cak Joko, tetapi Muhammad menggunakan kekerasan hanya kalau diperlukan saja. Bukankah Cak Joko cerita kalau Muhammad menaklukkan Mekkah akhirnya dengan damai tanpa korban terlalu banyak.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Sudahlah, kau tidak tahu Indonesia. Kondisi di sini lebih parah daripada Mekkah. Jaman Muhammad musuhnya jelas, sekarang ini musuhnya justru orang-orang Islam sendiri. Revolusi atau mati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Rupanya mereka berdua lupa, kalau mereka sudah mati. Roh mereka sudah tidak bisa berbuat apa-apa di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://revolusidamai.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-7707405118753103404?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/7707405118753103404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/ketka-karl-mark-masuk-islam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7707405118753103404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7707405118753103404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/ketka-karl-mark-masuk-islam.html' title='ketika KARL MARK masuk islam'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3098781985619621158</id><published>2010-08-03T07:41:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:26:42.719-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='katakan REVOLUSI'/><title type='text'>katakan REVOLUSI , kawan !!</title><content type='html'>Sebuah fitrah ketika manusia menyukai adat kebiasaan dan ingin mempertahankan sesuatu yang sudah menjadi kebiasaannya. Maka, perubahan sejarah adalah sesuatu yang tidak mungkin kecuali dengan revolusi. Perubahan tanpa revolusi baru akan memberi dampak yang signifikan ketika telah memakan waktu yang lama.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Revolusi adalah sebuah perubahan mendadak, dan terjadi dalam waktu yang singkat, dimana semua adat kebiasaan masa lalu akan terhapus dan buyar seketika. Lehih jelasnya revolusi terjadi sebagai sebuah perubahan yang mendasar, cepat, dan menyeluruh yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Kehidupan manusia selalu disertai dengan kebiasaan-kebiasaan yang mengajaknya untuk mandek di dalamnya. Sedangkan revolusi ialah gerak cepat, dan manusia selalu memerlukannya.&lt;br /&gt;Teman-teman sosialis (karena revolusi memang identik sekali dengan sosialis) menganggap “saat-saat kritis” kehancuran kapitalisme adalah syarat mutlak untuk memecah sebuah revolusi. Saat-saat kritis itu, kata Karl Marx adalah :&lt;br /&gt;1. Ketika masyarakat hanya terbagi menjadi dua; kelas atas dan kelas bawah, kelas proletar dan kelas borjuis, kelas pekerja dan kelas majikan.&lt;br /&gt;2. Terjadi over produksi. Artinya produk kapitalisme menjadi berlebihan, tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sementara daya beli masyarakat sangat menurun.&lt;br /&gt;3. Terjadi akumulasi modal. Dalam pengertian bahwa modal akhirnya terkonsentrasi pada segelintir borjuis saja. Kondisi ini dikarenakan hukum persaingan pasar yang sangat kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita memiliki pemikiran revolusi yang sama, maka saat ini kita tengah menanti perubahan yang sama dari kapitalisme yang sekuler kepada khilafah islamiyah. Jadi revolusi dapat kita jadikan sebagai salah satu cara untuk pembentukan khilafah. Tetapi,revolusi memerlukan syarat-syarat tertentu, yang kalau teman-teman kiri sebut sebagai “saat-saat kritis�?, dari segi system. Dari sisi cultural, revolusi juga memerlukan dukungan. Seperti rakyat Perancis yang tidak puas dengan kekuasaan monarki Louis VII.&lt;br /&gt;Revolusi bisa gagal bila massa tidak memiliki kesadaran,mereka bergerak karena terpengaruh oleh orang-orang tertentu yang memiliki kemampuan memobilisir yang kuat serta hebat. Untuk teori Marx diatas, Marxis menganggap bahwa bagi kondisi Indonesia saat ini, revolusi adalah jalan yang harus di tempuh karena melihat demokrasi sudah sedemikian bobroknya.&lt;br /&gt;Sebagaimana kaum proletar yang tengah mereka bela, umat Islam saat ini belum memiliki kesadaran penuh akan ketertindasannya. Mereka tidak memiliki kesadaran dan mereka hanya mencoba bertahan hidup dan menjalani apa yang ada. Jangankan untuk hal itu, syumuliyatul Islam saja barangkali mereka tidak mengetahuinya. Tanpa kesadaran mereka, revolusi tidak akan pernah terjadi.&lt;br /&gt;Kemudian, banyak aktivis yang benar-benar memperjuangkan mereka namun mereka terpisah dari umat, kita bergelut dengan buku, pemikiran dan berdiskusi mengenai ideologi. Tetapi kita tidak mengerti bagaimana keadaan umat dan apa yang diinginkan umat, yang diharapkan umat. Kita tidak pernah berdialog dengan umat dan merasakan langsung keadaan mereka diantara serangan ghazwul fikri yang demikian hebat. Tanpa pemahaman mengenai umat kita mencoba membela dan mencari solusi untuk umat. Entah itu di legislative, partai politik, maupun dimasjid-masjid dan pengajian. Kita bicara atas nama umat, tapi lucu, kita sendiri tidak ingin berempati dengan umat. Sehingga kita tidak tahu bagaimana keadaan sesungguhnya yang sedang dialami umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun konsepnya, kalau memang kondisinya belum matang maka revolusi itu akan berakhir sia-sia. Hanya akan meminta korban yang tak ada artinya.&lt;br /&gt;Di Indonesia kondisinya seperti itu. Umat (proletar) belum sepenuhnya merasa benar-benar tertindas oleh kekuasaan yang sebenarnya tiran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, ada tiga hal yang patut dipertimbangkan sebelum melakukan revolusi (nyontek Hasan Al Banna yang juga dikutip di buku Perangkat-Perangkat Tarbiyah Ikhwanul Muslimin). Pertama, revolusi biasanya menggunakan kekuatan militer atau pengerahan massa. Ketika kita mempergunakan kekuatan fisik dan senjata, sementara kondisi strukturalnya masih berantakan, sistemnya rancu, aqidahnya lemah dan cahaya imannya redup, maka pasti akan berakhir dengan kehancuran dan kebinasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, apakah Islam memerintahkan kita agar selalu menggunakan kekuatan pada setiap situasi dan kondisi? Tentunya ada batasan, syarat dan arahan dalam penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, apakah penggunaan kekuatan dalam revolusi ini merupakan solusi awal ataukah alternatif terakhir? Pertimbangan dampak serta resiko yang ditimbulkan tentu tidak bisa kita abaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#KEEP PEACE FOR WHITE REVOLUTION&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3098781985619621158?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3098781985619621158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/katakan-revolusi-kawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3098781985619621158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3098781985619621158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/katakan-revolusi-kawan.html' title='katakan REVOLUSI , kawan !!'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3418535891804009088</id><published>2010-08-03T07:23:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:26:58.969-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berpikir Tentang Perubahan'/><title type='text'>Berpikir Tentang Perubahan</title><content type='html'>Pren, kalo seandainya kamu adalah orang pintar (:p~), apa komentarmu kalo ngelihat ada teman sekolahmu yang dapat berita mendadak kalo di kampungnya ia ternyata punya harta warisan yang luar biasa banyaknya. Tanah yang luasnya berjuta-juta hektar dan subur. Peternakan di mana2 dan jumlah ternaknya pun buanyak. Tapi, lantaran dia nggak ngerti sama sekali cara ngelola itu warisan, dia pun bingung.&lt;br /&gt;Mendengar berita heboh ini, tentu saja banyak orang tergiur lalu menawarkan jasa ke temanmu tadi untuk mengelola semua warisannya. Tentu dengan imbalan. Kalian tentu pernah kan ketemu sama orang2 jenis kayak begitu. Yang kalo ngelihat ada orang berkocek tebal langsung deh pada nggerumutin.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nah, temanmu pun kemudian memilih salah satu penyedia jasa tadi. Dengan imbalan 90% laba kelola masuk ke koceknya, sedangkan 10% sisanya masuk ke kocek temanmu. Sejalan waktu, sang pengelola bilang ke temanmu bahwa dia butuh beli alat2 modern untuk mengelola warisan yang luas tadi agar lebih efisien. Tapi karena 10% bagian temanmu jelas kurang untuk membeli alat2, sang pengelola pun membujuk temanmu agar ngutang ke rente kenalan si pengelola dengan bunga 5%.&lt;br /&gt;Sejalan dengan waktu, hutang yang berbunga ini semakin menggunung. Beberapa warisan pun disarankan oleh si pengelola agar dijual dengan alasan untuk menutup beberapa tagihan hutang. Lagi2 karena temanmu awam dalam hal begituan, dia manut aja. Dan ingat, 90% laba kelola warisan tetap murni masuk kocek pengelola tanpa terganggu gugat. Dodolnya, temanmu ngerasa nyaman2 aja tuh.&lt;br /&gt;Ok, gimana komentarmu kalo ketemu temanmu itu?&lt;br /&gt;Anyway, begitulah bangsa kita ini sobat. Bangsa kita ini dianugerahi warisan nenek moyang yang luar biasa melimpah ruah. Hutan, sawah, gunung, lautan di mana2. Membentang dari Sabang sampai Merauke. Semuanya subur, semuanya menghasilkan. Semua hasil alamnya laku dijual dan dengan harga tinggi.&lt;br /&gt;Tapi lantaran bangsa kita yang kelamaan dijajah, jadi maaf2 saja, rada kurang encer kalo diajak mikir. Hebohnya, udah tahu kurang encer, masih ditambah males pula kalo disuruh belajar. Apalagi yang serius2.&lt;br /&gt;Akhirnya, apa mau dikata, hasil kekayaan yang melimpah ruah pun hilang lenyap tak jelas rimbanya. Puluhan juta orang mengais-ngais kelaparan di bawah garis kemiskinan. Puluhan juta remaja terdepak dari aktivitas belajar lantaran nggak kuat bayar. Puluhan juta pemuda usia produktif menganggur, nggak dapet kerjaan.&lt;br /&gt;Hutang menggunung, total Rp 1600 triliun. Badan Usaha Milik Negara yang dijual ke swasta sudah tidak terhitung lagi jumlahnya. Oya, kabar baiknya, hutang yang menggunung tadi kalian yang harus bayar lho. Asli!&lt;br /&gt;Dalam kalimatnya Mochtar Pabotinggi, “Sulit bagi saya untuk mengelakkan kesimpulan, bahwa tanpa terobosan politik yang berani dan tercerahkan, bangsa, negeri, dan negara Indonesia praktis doomed.” Kata Inggris doomed berarti suatu situasi melapetaka; keadaan menemui ajalnya, tidak dapat diselamatkan. (Rosihan Anwar, Pikiran Rakyat 4/5/04)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita Butuh Perubahan&lt;br /&gt;Setuju nggak kalo kita katakan bangsa ini butuh perubahan?! Atau kamu2 mau tetap hidup dalam keadaan doomed ini? Tentu tidak khan.&lt;br /&gt;Semua manusia secara fitrah menginginkan perubahan. Ia akan selalu berpikir tentang masa depan; baik jangka pendek maupun jangka panjang. Manusia tidak akan pernah puas dengan realitas kehidupan yang dialaminya, sebaik apa pun itu. Jika kehidupannya baik, dia tentu menginginkan yang lebih baik. Jika kehidupannya buruk, dia tentu menginginkan kebaikan.&lt;br /&gt;Berpikir tentang perubahan sangatlah penting bagi kehidupan. Perubahan identik dengan dinamika. Dengan dinamika itulah manusia akan dianggap eksis. Sebaliknya, kemandekkan identik dengan kematian. Sebab, kehidupan yang stagnan dan sikap pasrah terhadap takdir merupakan bencana yang paling berbahaya yang dapat menjerumuskan bangsa2 yang ada dan umat manusia secara keseluruhan ke dalam jurang kehancuran; lenyap bersama berlalunya waktu.&lt;br /&gt;Manusia tidak akan pernah berpikir tentang perubahan kecuali jika ia menyadari bahwa di dalam kehidupannya terjadi kerusakan atau kebobrokan. Karena itu, diperlukan adanya penginderaan terhadap kerusakan yang terjadi di masyarakat. Manusia tidak mungkin bisa memahami fakta yang sesungguhnya terjadi tanpa adanya upaya untuk mengindera fakta tersebut atau, paling tidak, merasakan efeknya. Dengan begitu, manusia akan selalu berpikir untuk mengubahnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, berpikir tentang perubahan merupakan jenis berpikir yang sangat menentukan. Berpikir tentang perubahan tidak akan bisa dinikmati oleh orang-orang bodoh dan malas. Sebab, perubahan itu sendiri akan terasa berat bagi mereka.&lt;br /&gt;Sedangkan bagi mereka yang telah teracuni oleh tradisi atau terbelenggu dalam status quo, berpikir tentang perubahan akan dipandang menghancurkan diri, sebab dapat menimbulkan pergeseran posisi mereka. Oleh karena itu, hanya orang2 yang malas dan taraf berpikirnya rendah sajalah yang anti-perubahan.&lt;br /&gt;Kita sudah melihat berbagai peralihan pemerintahan di negeri ini. Mulai dari Orde Lama ke Orde Baru ke Orde Reformasi. Semua peralihan ini sebenarnya didasari keinginan untuk merubah keadaan diri untuk menuju kondisi yang lebih baik.&lt;br /&gt;Partai2 politik pun bermunculan dalam rangka ingin melakukan perubahan terhadap kondisi masyarakat yang sedang terpuruk ini. Banyak orang berharap, Pemilu akan menghasilkan banyak perubahan. Bahkan tak sedikit yang yakin bahwa Pemilu merupakan jalan satu2nya untuk melakukan perubahan. Carut-marut dan kekacauan ekonomi yang selama ini terjadi diharapkan sirna melalui Pemilu yang akan melahirkan para pemimpin rakyat yang baru.&lt;br /&gt;Walhasil, perubahan merupakan suatu hal sangat alamiah bagi manusia. Masalahnya, perubahan yang bagaimana yang seharusnya dilakukan, khususnya oleh kita saat ini, agar menjadi lebih baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Perubahan yang Benar&lt;br /&gt;Berpikir tentang perubahan tentu meniscayakan dimulai dengan adanya perubahan paradigma yang menjadi landasan hidup manusia. Paradigma yang menjadi landasan kehidupan manusia inilah yang memungkinkan terjadinya kebangkitan ataupun kemunduran kehidupan itu sendiri.&lt;br /&gt;Dengan demikian, yang pertama kali harus dibidik adalah paradigma mendasar yang ada di tengah-tengah masyarakat. Apabila paradigma mendasar ini telah sejalan dengan fitrah manusia, maka ia tidak perlu diubah. Perubahan hanyalah dilakukan pada hal-hal yang dipandang tidak sahih, tidak lurus.&lt;br /&gt;Apabila paradigmanya telah berubah dan posisinya telah digantikan oleh sebuah paradigma yang pasti kebenaran dan kelurusannya, barulah kita berpikir tentang perubahan masyarakat atau perubahan berbagai realitas yang ada.&lt;br /&gt;Perubahan masyarakat atau berbagai realitas yang dimaksud hanya mungkin terjadi dengan cara mengubah berbagai standar perilaku, pemahaman, dan keyakinan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Apabila telah terwujud paradigma yang sahih dan benar, maka akan terwujud pula satu standar perilaku, pemahaman, dan keyakinan yang mendasar bagi seluruh standar perilaku, pemahaman, dan keyakinan yang ada.&lt;br /&gt;Kalau kita kembali ke contoh kasus temanmu tadi, dan kita ingin merubahnya agar dia bisa terbebas dari jeratan sang pengelola haus harta. Yang harus kita lakukan adalah menghadirkan pada dirinya perasaan terjajah. Kita harus bisa membuka mata dan pikirannya bahwa selama ini dia dibodohi oleh sang pengelola. Dia harus benar2 merasakan bara amarah dalam dirinya hingga ada keinginan untuk membebaskan diri.&lt;br /&gt;Selama kita tidak mampu menghadirkan rasa marah itu, selama itu pula dia akan ngerasa nyaman2 aja, dan tidak akan terjadi perubahan apapun.&lt;br /&gt;Begitu pula dengan negerimu ini sobat. Kalau seandainya jutaan penghuni negeri kolam susu ini tidak juga sadar bahwa mereka sedang dijajah, diinjak dan dihisap, alamat bakal doomed dan tidak terselamatkan, deh. Suwer! Ujung2nya kamu bakalan nyicil seumur idup tuh Rp 1600 triliun hutang bapak2 berdasi.&lt;br /&gt;Karena itulah kita di sini rajin banget ngasih bacaan ke kamu2 semua tentang hal2 yang dekat dengan kehidupan kamu yang menyesakkan dan menyakitkan, tapi seringkali nggak disadari banyak orang. Kami ingin membuka mata dan pikiran sobat2 semua bahwa kita benar2 harus melakukan perjuangan untuk perubahan. Sekarang juga!&lt;br /&gt;Prosesnya pertama2, otak kita yang udah banyak kemasukan virus Trojan dan sering Syntax Error ini harus diformat ulang dan diisi dengan Operating System yang virus free. Pilih Aqidah Islam, bebas virus tuh pren. Dan nginstallnya pun kudu bener. Harus tertanam kuat dan mantap. Jangan asal klik2 next aja tanpa tutorial. Artinya, cari tutor yang handal.&lt;br /&gt;Aqidah ini musti jadi dasar pikiran kita. Jangan masukan software2 pikiran lain sebelum kamu masukin aqidah Islam ke otak kamu. Lalui hari2mu terus dengan penanaman aqidah. Kalau memang sudah mantap, kamu barengi deh dengan pemikiran2 Islam lainnya, seperti fiqh, sirah, tafsir, dll.&lt;br /&gt;Dengan isi otak yang baru ini, tataplah dunia sekitarmu. Kamu pasti akan dapat melihat dengan jelas bahwa sistem kehidupan yang sekarang mengangkangi bumi ini adalah benar2 sistem yang rusak. Sistem yang hanya dijalankan oleh segelintir orang kaya-rakus ini tengah menghisap kekayaanmu, orangtuamu, saudara2mu, tetangga2mu, bahkan seluruh penduduk bumi.&lt;br /&gt;Rasakan bara kemarahan dalam hatimu terhadap sistem yang rusak ini. Jadikan itu sebagai energimu untuk melakukan perubahan. Perubahan menuju kebaikan. Perubahan menuju Islam. Berdakwahlah bersama pejuang2 ikhlas lain yang tengah mencurahkan segenap kemampuan mereka untuk Islam ini.&lt;br /&gt;Perjuangan inilah yang menunjukkan bahwa kita kaum muslimin, hidup. Tanpa perjuangan, sebenarnya kita mati. Oleh karena itu, sekali lagi, setiap Muslim sudah selayaknya untuk senantiasa berpikir tentang perubahan. Jangan lengah! [hnf]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3418535891804009088?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3418535891804009088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/berpikir-tentang-perubahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3418535891804009088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3418535891804009088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/08/berpikir-tentang-perubahan.html' title='Berpikir Tentang Perubahan'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4186544886433971965</id><published>2010-07-23T09:20:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:27:15.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FEMINIMISME'/><title type='text'>FEMINIMISME</title><content type='html'>Feminisme, ide yang dikembangkan orang-orang kafir {Barat} dalam rangka memperjuangkan persamaan antara dua jenis manusia, laki-laki dan perempuan. Feminisme, gerakan yang lahir akibat rasa 'frustasi' dan 'dendam' terhadap sejarah {Barat} yang tidak memihak kaum perempuan. Perempuan/wanita/awewe, diperlakukan sebagai warga negara kelas dua yang hanya dijadikan objek exploitasi sexual, penindasan dan diskriminasi.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LYers, ide feminisme yang udah menjadi isu global ini, tidak lain dan tidak bukan merupakan ide turunan dari Kapitalisme [ideologi sekuler dan bathil yang cuma diadopsi ama "tikus-tikus sampah"]. Ketertindasan yang dialami kaum perempuan {kekerasan fisik/psikologis, perdagangan perempuan, pelecehan sexual, dll}, seperti yang dihembuskan pejuang feminis, hanya akan dialami oleh negara-negara yang mengadopsi dan menerapkan sistem Kapitalis plus pemikiran-pemikiran sekulernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Kapitalis berhasil menguasai dunia. Kaum Kapitalis sukses besar menancapkan pemikiran-pemikirannya ke setiap umat manusia. Ide-ide Kapitalis berhasil menyebabkan umat Islam mencampakkan aturan-aturan Islam ke sudut-sudut gelap masjid, menjadikan umat Islam 'bebek' yang berotak dan berprilaku Kapitalis. Kaum Kapitalis jadi pemenang coy!! Umat Islam terpuruk saking "fly" nya ama ide-ide kufur {termasuk feminisme} yang dikeluarin Barat. [Hudang atuh, tong molor wae..]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakadilan yang dialami wanita ga akan pernah bisa diselesaikan dengan gerakan feminisme [Yang ada juga tambah ancur + menimbulkan masalah baru] [Perlu bukti??] Lyers liat aja skarang, akibat dari kaum feminis yang dengan 'niat ikhlas' memperjuangkan kesetaraan gender, kaum feminis yang beranggapan bahwa perempuan yang hanya tinggal di rumah adalah "the most oppressed all of people" alias orang yang paling tertindas, ibu rumah tangga yang disamakan dengan budak + pandangan bahwa institusi keluarga tidak lebih dari "old age evil", menyebabkan makin meningkatnya angka perceraian, perkosaan, fenomena un-wed, freesex {imbas dr paham kebebasan perilaku yang diusung Kapitalisme}, anak-anak bermasalah yang tidak mendapat perhatian orangtuanya, kasus aborsi {ulah pasangan yg maunya ML doang, eh.. gilirannya dpt anak malah diilangin nyawanya} [ Jaman makin edan euy!! perbuatan yang sepantesnya cuma dilakukan ama binatang, malah diembat juga ama manusia]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan-permasalahan kompleks yang menimpa umat manusia saat ini, ga bisa diselesaikan dengan tambal sulam. [mouna] [red. Dan itu kapitalisme, sosialisme, demokrasi maupun pancasila bukanlah solusi]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4186544886433971965?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4186544886433971965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/feminimisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4186544886433971965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4186544886433971965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/feminimisme.html' title='FEMINIMISME'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-4014155179674015333</id><published>2010-07-23T09:09:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:27:29.341-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yerussalem??'/><title type='text'>Yerussalem??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/TEm_IqnbL-I/AAAAAAAAAIM/8VF17-yZEco/s1600/al-quds.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/TEm_IqnbL-I/AAAAAAAAAIM/8VF17-yZEco/s320/al-quds.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497134975781908450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yerusalem = Darussalam yang berarti “Negeri yang Damai”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota historis Yerusalem adalah sebuah warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1981. Kota ini memiliki penduduk sebesar 724.000 jiwa dan luas 123 km2.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari Yerusalem, Kota yang mungkin terlalu suci bagi banyak umat. Pertama kali dibangun oleh Nabi Daud As. Di tengahnya terletak sebuah bukit bernama Gunung Moria, yang kini menjadi situs Dome of the Rock / Qubbah As-Sakhrah yang luar biasa. Selain Dome of the Rock, dikompleks tersebut (Al-Haram ash-Sharif) terdapat Masjidil Aqsha, Masjid Al-Aqsa yang dulunya dikenal sebagai Baitul Maqdis, merupakan kiblat shalat umat Islam yang pertama sebelum dipindahkan ke Ka’bah di dalam Masjidil Haram. Umat Muslim berkiblat ke Beitul Maqdis selama Nabi Muhammad mengajarkan Islam di Mekkah (13 tahun) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Medinah. Setelah itu kiblat shalat adalah Ka’bah di dalam Masjidil Haram, Mekkah hingga sekarang. Dari Masjidil Aqsa ini juga, Muhammad s.a.w dinaikan ke langit (Sidratul Muntaha) dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Jauh Sebelum itu, Yesus/Isa a.s menyembuhkan orang buta dan sakit di sini, sehingga kaum Kristiani juga menyebutnya tanah suci, selain itu Betlehem kota kelahiran Nabi Isa a.s hanya berjarak 9,5 km dari kota ini. 1000 tahun sebelumnya, King Salomo/Sulaiman a.s membangun bait aslinya di gunung ini untuk menyimpan benda misterius yang disebut the Ark of the Covenant / Tabut perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah kota ini tak lepas dari kisah perang salib. Perang atau malah bisa disebut pembantaian kaum Muslim dan Yahudi oleh kaum Kristiani. Perang yang terjadi dalam kurun waktu antara abad ke 11 sampai ke 13 masehi, yaitu tahun 1095-1987 masehi. Ini merupakan sejarah perang terlama di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang salib dipicu oleh sebuah pidato dari Paus Urbanus II pada tahun 1095 :&lt;br /&gt;“…Kabar buruk telah tiba dari Yerussalem dan Konstantinopel, bahwa sebuah bangsa asing yang terkutuk dan menjadi musuh Tuhan, yang tidak lurus hatinya, dan yang jiwanya tidak setia pada Tuhan, telah menyerbu tanah orang-orang Kristen dan membumihanguskan mereka dengan pedang dan api secara paksa.&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang-orang Kristen yang mereka tawan untuk dijadikan budak, sementara sisanya dibunuh. Gereja-gereja, kalau tidak mereka hancurkan, mereka jadikan masjid. Altar-altar diporak-porandakan. Orang-orang Kristen mereka sunat, dan darahnya mereka tuangkan pada altar atau tempat-tempat pembaptisan. Beberapa mereka bunuh secara keji, yakni dengan membelah perut dan mengeluarkan ususnya. Mereka tending orang-orang Kristen, dan mereka dipaksa berjalan sampai keletihan, hingga terjerembab di atas tanah. Beberapa dipergunakan sebagai sasaran panah. Ada yang mereka betot lehernya, untuk dicoba apakah bias mereka penggal dengan sekali tebas. Lebih mengerikan lagi perlakuan mereka terhadap perempuan.&lt;br /&gt;Kewajiban siapa lagi kalau bukan kalian, yang harus membalas dan merebut kembali daerah-daerah itu? Ingatlah, Tuhan telah memberi kalian banyak kelebihan dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain: semangat juang, keberanian, keperkasaan dan ketidakgentaran menghadapi siapapun yang hendak melawan kalian. Ingatlah pada keberanian nenek moyang kalian, pada kekaisaran Karel Agung dan Louis, anaknya serta raja-raja lainnya yang telah membasmi Turki dan menegakkan agama Kristen di tanah mereka. Kalian harus tergerak oleh makam kudus Tuhan Yesus Sang Juru Selamat kita, yang kini ada di tangan orang-orang najis; kalian harus bangkit berjuang, karena kalian telah tahu, banyak tempat-tempat suci yang telah dikotori, diperlakukan secara tidak senonoh oleh mereka.&lt;br /&gt;Hai para ksatria pemberani, keturunan nenek moyang yang tak tertaklukkan, janganlah lebih lemah daripada mereka, tetapi ingatlah pada ketidakgentaran mereka. Jika kalian ragu-ragu karena cinta kalian kepada anak-anak, isteri, dan kerabat kalian, ingatlah pada apa yang Tuhan katakan dalam Injil: “Ia yang mengasihi ayah dan ibunya lebih daripada Aku, tidak pantas bagi-Ku”…Jangan biarkan apa yang menjadi kepunyaan kalian menghambat kalian. Kalian tak perlu khawatir dengan apa yang menjadi kepunyaan kalian. Negeri kalian telah padat penduduknya, dan dari semua sisi tertutup laut dan pegunungan. Tak banyak kekayaan di sini, dan tanahnya jarang membuahkan hasil pangan yang cukup buat kalian. Itulah sebabnya sering bertikai sendiri. Hentikan kesalingbencian dan pertengkaran kalian, hentikan peperangan antar sesama kalian. Bergegaslah menuju Makam Kudus, rebutlah kembali negeri itu dari orang-orang jahat, dan jadikan milik kalian. Negeri itu, seperti dikatakan di dalam Alkitab, berlimpah susu dan madu, Allah memberikannya kepada anak-anak Bani Israil. Yerussalem, negeri terbaik, lebih subur daripada lainnya, seolah-olah surga kedua. Inilah tempat Juru Selamat kita dilahirkan, diperintah dengan kehidupan-Nya, dan dikuduskan dengan penderitaan-Nya. Bergegaslah, dan kalian akan memperoleh penebusan dosa, serta pahala di Kerajaan Surga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Perang Salib terjadi, Yerussalem dikepung selama 5 minggu dan akhirnya jatuh ke tangan Tentara Perang Salib (1099 M). Mereka membantai kaum muslim dan Yahudi dengan pedang. Mereka menjadikan Yerusalem sebagai ibukota mereka dan mendirikan Kerajaan Katolik dari Palestina sampai ke Antakiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Salahuddin Al-Ayoubi kemudian mengalahkan tentara perang Salib pada tahun 1187 dalam perang Hattin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 2 Oktober 1187, Salahuddin dan tentaranya memasuki Yerusalem sebagai penakluk dan 800 tahun kemudian Yerusalem tetap menjadi kota Muslim. Salahuddin menaklukkan kota tersebut menurut ajaran Islam yang murni dan paling tinggi. Dia tidak berdendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang Al-Qur’an anjurkan , dan sekarang, karena permusuhan dihentikan, ia menghentikan pembunuhan . Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan harta sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya ketika tahun 1516 M telah dimulainya kekuasaan Ottoman di Palestina, masyarakat Palestina hidup berdampingan dengan damai meski mempunyai keyakinan yang berbeda dengan penguasa mereka. Islam, Kristen dan Yahudi hidup dalam stabilitas dan kedamaian. tanpa ada perpecahan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya Perang Dunia I meletus tahun 1914 dan berakhir dengan runtuhnya kekuasaan Turki Ottoman, Palestina pun menjadi ‘bagian’ kepunyaan Inggris. Kemudian muncul Deklarasi Balfour yang berisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dukungan Inggris bagi pembentukan Negara Israel di kawasan Palestina”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 januari 1922 Kongres AS menyetujui dukungan terhadap pendirian Israel di Palestina, yang disebut juga dengan Deklarasi Balfour-Amerika. Tujuh tahun kemudian orang-orang Palestina memprotes aksi kekerasan pemuda-pemuda Yahudi, dikenal sebagai ”Kebangkitan Dinding Ratapan”. Pada periode 1935-1948, kelompok teroris Yahudi melakukan pembunuhan massal dengan tujuan mengusir orang-orang Palestina dari tanah air mereka. Sehingga bisa diduduki oleh para imigran Yahudi dari berbagai dunia. Permasalahan ini kemudian diperhatikan oleh PBB hingga menghasilkan sebuah resolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 29 November 1947 PBB mengeluarkan resolusi 181 tentang pembagian wilayah eks Britis Mandate of Palestine.(catatan: British Mandate of Palestine diotorisasi oleh Kovenan Liga Bangsa-Bangsa pada 1920 menetapkan Palestina sebagai wilayah di antara Laut Mediterania, Lebanon, Suriah, Irak, Arab Saudi, serta Mesir. Mudahnya, ia meliputi wilayah yang kini dikenal sebagai Kerajaan Yordania, Israel, Tepi Barat, dan Jalur Gaza). Resolusi ini membagi wilayah Palestina menjadi dua negara, sebagian diperuntukan untuk negara Yahudi dan sebagian lainnya untuk negara Arab. Sedangkan Yerussalem berstatus Corpus Separatum, yang tidak berada dalam kekuasaan negara Yahudi maupun Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kemudian 14 Mei 1948, orang-orang Ziones Israel mendeklarasikan berdirinya negara Yahudi itu, Israel, AS menyatakan pengakuannya terhadap Israel. Negara-negara Arab menolak deklarasi tsb dan esoknya membentuk pasukan sekutu Arab, yang terdiri dari Suriah, Mesir, Jordan, Lebanon, Irak. Pecahlah perang pertama Arab-Israel. Perang ini justru memperluas wilayah Israel, termasuk wilayah Yerussalem Barat. Mesir menguasai Jalur Gaza, Jordan menguasai Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Ribuan warga Palestina jadi pengungsi. Mereka menjadi pengungsi di tanah mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang ini Yerusalem diklaim sebagai ibukota Israel, meskipun tidak diakui secara internasional, maupun bagian dari Palestina. Oleh orang-orang Palestina, Yerusalem juga dianggap sebagai ibu kota Palestina. Secara de facto kota ini di dalam wilayah Israel. Para elit Israel menganggap kota suci ini adalah bagian dari negaranya dan itu adalah bentuk ideologi “Zionisme”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yerusalem.. Ironis…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-4014155179674015333?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/4014155179674015333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/yerussalem.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4014155179674015333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/4014155179674015333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/yerussalem.html' title='Yerussalem??'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/TEm_IqnbL-I/AAAAAAAAAIM/8VF17-yZEco/s72-c/al-quds.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-8329137194445678903</id><published>2010-07-23T08:43:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T08:27:43.655-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rebelina - Rebelito'/><title type='text'>Rebelina - Rebelito</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/TEm5S-LlMkI/AAAAAAAAAIE/Kz4Rre4jywA/s1600/ist2_1997299-revolution-graffiti.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/TEm5S-LlMkI/AAAAAAAAAIE/Kz4Rre4jywA/s320/ist2_1997299-revolution-graffiti.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497128555762758210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah siang dengan panas yang membakar ubun-ubun, di balik sebuah jendela kaca angkutan umum, seorang gadis mengamati jajaran orang bersama dengan hewan piaraannya. Hewan piaraan yang kelaparan dan membutuhkan makan. Gadis itu mengernyit, menggelengkan kepalanya, dan menggerutu pelan. Awal dari akhir. Revolusi makin dekat. Gadis itu tersenyum simpul, senyum simpul yang teramat bahagia. Matanya kembali menatap barisan orang yang rela berpanas-panas untuk mengantri memberikan makanan hewan piaraan mereka. Masing-masing orang menggandeng piaraan mereka. Amoeba. Amoeba bertenaga mesin. Amoeba pemakan bensin dan solar. Amoeba penghasil karbon dioksida.&lt;br /&gt; &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kadang memang tak ada yang bisa dilakukan rakyat jika penguasanya telah mengetokkan palu untuk menetapkan kebijakan. Saya rasa tidak hanya kadang, tapi sering. Sering sekali rakyat hanya bisa manut apa yang diputuskan penguasa. BBM naik, ya manut saja. Paling hanya bisa menggeleng dan menghembuskan nafas kesedihan dan ketidakmampuan berteriak. Atau ada juga segolongan rakyat yang meskipun tahu tak bisa melakukan ataupun merubah apa-apa tapi tetap memaksa diri berteriak, berdemo, memprotes, melakukan aksi. Setidaknya, biarpun tak bisa melawan tapi bukan berarti menyerah, karena mati dalam kepasrahan yang tak melakukan usaha apapun adalah matinya seorang pengecut. Lalu muncullah segolongan manusia, rakyat yang tertindas, kumpulan orang-orang yang tak mampu dan selalu merasa dirugikan, berbaris, berkerumun, berteriak, berorasi. Di jalan-jalan, di alun-alun, di kantor pemerintahan. Bahkan ada juga manusia yang gaguk dalam berkata, tak mampu berbicara dengan baik, tangan yang berkeringat, dan jantung yang berdebaran ketika maju di depan umum. Tapi dalam pikirannya semuanya berontak, tak mau diam, maka yang bisa dilakukan adalah menulis dalam bahasanya sendiri. Menulis untuk meneriakkan apa yang ingin diungkapkan mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan BBM untuk yang kesekian kalinya membuat jalanan jadi penuh lagi oleh kerumunan manusia berteriak dan berorasi, membuat pom bensin menjadi ramai tak peduli jam berapapun itu, membuat dagangan makin mahal, membuat tarif angkot makin melangit, dan tentu saja membuat banyak orang yang makin kelaparan, kekurangan gizi, biaya pengobatan mahal, orang-orang sakit tak mampu berobat, dan lagi-lagi angka kematian bertambah. Batang statistik kematian makin tinggi dan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa gadis itu tersenyum? Menggerutu tentang revolusi. Dan inilah sedikit monolog seorang gadis yang tersenyum bahagia ketika banyak orang menangis. Gadis yang malah mengucapkan terima kasih di saat orang-orang mengutuk penguasa karena menaikkan harga BBM. Dan inilah salah satu gadis yang disebut oleh Green Day sebagai She’s a Rebel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ƒƒƒƒƒ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah panggung dipersiapkan. Altar hitam dengan cahaya dua batang lilin menyala tertiup angin, menari-nari, menerangi wajah sendu dengan mata tajam dan alis yang melengkung indah tanpa sengaja dibentuk. Lalu gadis itu memulai pengakuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama saya Rebelina. Sewaktu SD saya sangat benci dengan nama saya. Aneh, dan sering ditertawakan teman-teman saya. Sering kali dipelesetkan menjadi Gembelina. Lalu ketika SMA saya mulai menyukai nama saya. Itu berawal ketika saya mengerjakan tugas bahasa Inggris. Saya membuka kamus dan menemukan sebuah kata yang terkandung dalam nama saya. Rebel. Lalu saya diam. Mengernyit, kenapa nama saya punya arti seperti itu. Saya kan bukan pemberontak. Saya anak yang baik, patuh pada orang tua, baik hati, tidak sombong, selalu menolong orang, meskipun saya kadang-kadang malas sekolah, suka tidur, suka ngupil, kalo beol lama, dan tidak mudah percaya sama orang.&lt;br /&gt;Ketika saya banyak belajar, itu membuat saya benar-benar mengagumi nama saya. Rebelina. Bagaimana proses saya belajar, kamu tak perlu tahu lah tentang semua itu. Kenapa saya tersenyum ketika BBM naik. Seperti yang sudah pernah saya ungkapkan. Ini semua adalah awal dari akhir. Akhir dari kehancuran kapitalisme. Awal dari runtuhnya kerajaan kapitalis terbesar sepanjang masa, awal dari bergulirnya penguasa dunia. Kenaikan BBM makin mempercepat revolusi, itu kata teman saya. Saya tak percaya. Lalu diam-diam saya mulai berpikir. Dulu ketika renaisans mulai bangkit, diawali dengan keadaan yang memang sangat kacau, bergulirnya kebudayaan, pola pikir, cara hidup membuat renaisans besar sedikit demi sedikit. Ketika kapitalis hampir runtuh tergantikan oleh komunis, ditandai dengan banyaknya rakyat yang juga mati kelaparan menderita. Ketika komunis hancur berkeping-keping bersamaan dengan tenggelamnya rusia, pergolakan yang terjadi juga semakin hebat. Ketika jepang menguatkan akarnya untuk menjadi seperti sekarang itupun berawal dari pukulan hebat hancurnya Hiroshima dan Nagasaki. Ketika Negara Islam pimpinan Muhammad bangkit itupun juga ditandai dan diawali dengan diboikotnya kaum muslim di mekkah oleh kaum Qurays, kelaparan meraja lela, hingga akhirnya revolusi terjadi. BLAAR!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah untuk membakar sesuatu kita membutuhkan api? Dan untuk membakar suatu peradaban, selalu diawali dengan percikan api-api kecil yang ditimbulkannya sendiri hingga akhirnya membesar, lalu membakar peradaban itu sendiri sampai musnah. Ironis, tapi juga mengesankan. Ironis, tapi itulah dunia. Ironis, tapi itulah kehidupan dan perputaran. Revolusi bukanlah sesuatu yang wah. Biasa saja. Dunia diciptakan tidak dalam keadaan berhenti, tapi berputar. Maka revolusi, perputaran itu adalah hal yang semestinya, sewajarnya. Seperti yang telah dikatakan oleh Jean Paul Satre, kebudayaan sejati adalah revolusi. Jadi kenapa kita harus bingung kalau suatu saat terjadi revolusi. Apa saya salah kalau saya tersenyum untuk megucapkan selamat datang pada revolusi berikutnya?! Pergantian berikutnya. Pergantian yang saya yakini akan mengarah ke arah lebih baik&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Seperti yang saya katakan (lagi) untuk membakar suatu peradaban, selalu diawali dengan percikan api-api kecil yang ditimbulkannya sendiri hingga akhirnya membesar, lalu membakar peradaban itu sendiri sampai musnah. Api-api kecil yang sekarang sering disulut selalu ditempatkan pada daerah yang disebut Islam oleh kaum kapitalis. Islam tergencet. Islam tertindas. Perlawanan Islam di mana-mana. Di Palestina, Afganistan, Somalia, Indonesia, Thailand, Philipina, Perancis, Inggris, Australia, Mesir, Irak, sepertinya saya membutuhkan bantuan kamu untuk menyebutkan semuanya. Teramat banyak api yang sudah disulut oleh kapitalis, dan pada saatnya nanti api itu akan membesar dan membakar kapitalisme itu sendiri. Saya yakin: Islam akan menjadi api yang besar. Revolusi memang harus segera terjadi. Ya, Revolusi akan segera terjadi. Kejayaan kapitalisme akan segera hangus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerikan? Oh nggak, itu biasa saja. Mayat-mayat hancur lebur di Irak, di Bali, di Thailand, di Afghan, di Bosnia, dan di seluruh belahan bumi itu adalah tindakan kaum kapitalis. Dan itu adalah hal biasa bagi mereka.&lt;br /&gt;Sekarang masalahnya teman-teman...Kapan revolusi itu akan segera terjadi? Jangan tanya saya, karena saya juga tak pernah tahu. Yang saya tahu, makin kita mempercepat revolusi ya semakin cepat revolusi terjadi. Ya memang iya kan? Revolusi dasar dari sebuah sistem kapitalisme adalah di sini (Gadis menunjuk kepalanya dengan jari telunjuknya), di otak, di pemikiran. Ya, untuk mempercepatnya kita harus merevolusi pemikiran kita, pemikiran teman-teman kita, orang-orang di sekitar kita. Siapa saja harus merevolusi cara berpikirnya. Kapitalisme menghancurkan siapa saja lewat pemikiran. Gaya hidup, media, makanan. Semuanya. Dan saya tidak mau berdiam diri seperti orang-orang yang suka manut-manut ketika pemikirannya dicekoki pemikiran hedon, brutal, kebinatangan, dan brengsek ala kapitalis. Saya tidak akan diam! Saya akan melawan! Bukankah nama saya Rebelina?! Saya tak mau nama itu sekedar nama. Saya akan melawan pemikiran keparat kapitalisme, karena saya adalah seorang Rebel!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lilin mati karena terkena hembusan nafas gadis itu. Tangannya masih mengepal dan matanya menatap tajam ketika satu lilin lagi mulai menari-nari sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm.. maaf saya terlalu bersemangat. Ada yang terlupa untuk saya katakan. Nama lengkap saya Rebelina Revolusionerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu tersenyum lebar. Senyum bangga tiada tara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan hanya Rebel, tapi saya juga Revolusiner. Ah, saya bangga ditakdirkan untuk tumbuh dengan nama itu. Nama yang tanpa saya sadari ternyata telah merubah cara berpikir saya, dan lambat laun menunjukkan jati diri saya. Saya bangga menjadi Rebelina Revolusionerita. Saya bangga menjadi seorang Rebel, dan Revolusioner. Dan yang paling penting dari segalanya adalah... Saya bangga menjadi orang Islam. Mak, Bapak, terima kasih atas pemberian nama yang keren. Nama itu sebuah doa. Saya bahagia telah memenuhi keinginan Mak dan Bapak ketika memberikan nama itu pada saya. Mak, Bapak, saya bangga menjadi revolusioner Islam yang akan membangkitkan Islam kembali. Saya bangga menjadi bagian dari terbentuknya bangunan kejayaan Islam, kerajaan Allah kembali. Saya bangga menjadi prajurit penegak agama Sang Penguasa Semesta. Saya teramat sangat bangga menjadi revolusioner Islam. Karena REVOLUSIONER ISLAM TAK AKAN PERNAH MATI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebatang lilin kembali padam. Kini panggung teater itu gelap tanpa pelita. Angin berhembus makin dingin. Lalu sebuah tembakan terdengar melesat, keras, menembus angin dan gelap, dan berhenti pada sebuah teriakan memekik seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMUANYA BERDIRI!! SIAPA SAJA YANG ADA DI SINI DITANGKAP ATAS TUDUHAN MENYEBARKAN IDE-IDE TERORIS!! SEMUANYA LETAKKAN TANGAN DI BELAKANG!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara laki-laki besar berseragam polisi menggelegar. Lampu kembali dinyalakan. Sekumpulan anak SMA digiring hanya karena melihat pentas teater monolog bertema perjuangan dan ketertindasan. Lalu semua mata membelalak mengarah ke arah panggung yang sekarang terang benderang. Seorang gadis terkapar tak berdaya memegangi dadanya yang bersimbah darah. Kain putih yang membalut kepalanya menjadi kemerahan karena darah yang bersumber dari lubang yang dilewati peluru yang sekarang menancap di jantungnya. Matanya tertutup, bibirnya menyungging senyum. Gadis itu tak bernyawa lagi. Gadis itu, Rebelina Revolusionerita. Seorang Rebel dan Revolusioner sejati, tersenyum dalam kematiannya. Beristirahat melepas lelahnya, mati bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di tempat lain, di belahan bumi lain, di negara lain, di daerah lain, di kota lain, di universitas lain, di sekolah lain, di masjid lain, di pasar lain, di warung lain, di desa lain, di kampung lain, di gang-gang, kloning-kloning Rebelina berhamburan. Bukan hanya Rebelina tapi juga Rebelito. Kembali meneriakkan apa yang pernah diteriakkan oleh penyeru akhir zaman. Para Rebelina dan Para Rebelito. Mengikuti ketentuan alam yang mengatakan: Revolusioner Islam Tak akan pernah Mati!! [Ragoe]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-8329137194445678903?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/8329137194445678903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/rebelina-rebelito.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/8329137194445678903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/8329137194445678903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/rebelina-rebelito.html' title='Rebelina - Rebelito'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/TEm5S-LlMkI/AAAAAAAAAIE/Kz4Rre4jywA/s72-c/ist2_1997299-revolution-graffiti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-5506851708609045973</id><published>2010-07-23T08:23:00.001-07:00</published><updated>2010-08-27T08:28:01.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara Eksklusif'/><title type='text'>Wawancara Eksklusif</title><content type='html'>Ruangan yang nyaman. Penerima tamunya juga ramah. Tempat Suster Tres menjadi dosen di kampus ini benar-benar menyenangkan. Walau tentu saja Aku danChi harus terbiasa dengan pandangan warga kampusnya yang aneh dengan sosok kami yang berbusana muslimah. 10 menit menunggu, dari arah pintu utama muncul sosok wanita yang langsung menebarkan senyum penuh kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Hallow. Siang. Yang ini pasti Chibi. Suster Tres pernah tunjukkan foto kamu. Kenalkan, saya&lt;br /&gt;                    Suster Riri.”&lt;br /&gt;Chi        : “Chi senang bisa bertemu suster. Kenalkan ini Hening, sahabat chi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening        : “ Hening “ (hening&amp;amp; suster berjabat tangan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster Riri    : “ Suster Tres tadi pagi dikirim mendadak untuk ke seminar. Jadi dia mohon maaf. Dan sebagai&lt;br /&gt;gantinya, gak papa kan kalo saya yang temani? Semakin suster Tres banyak cerita tentang&lt;br /&gt;kamu, semakin saya ingin ketemu kamu, Nak. Kamu benar-benar buat saya surprice! Beneran&lt;br /&gt;lho. Apalagi kamu yang tau-tau sudah seperti sekarang (matanya menyapu kerudung dan&lt;br /&gt;pakaian chi) “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chi        : “Ah, suster. Chi jadi inget pas masa-masa masih ‘trondol’. Tapi Chi juga surprice lho pas tadi&lt;br /&gt; kenalan sama suster. Kalo boleh nebak, nih…emmm..suster bukan keluaran xxxx di&lt;br /&gt;Indonesia, kan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster Riri    : “ haha..! pasti kamu nebak dari baju kemeja, celana panjang, dan kepala saya yang tanpa&lt;br /&gt;penutup,ya? Kamu benar, nak. Saya dari xxxx di Amerika. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chi        : “Waaah! Asik,..Chi boleh ngobrol banyak kan sama Suster ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Ngobrol apa dulu? Nanti takutnya saya yang gak bisa ngimbangi Chibi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chi        : “aaaa, suster. Chi Cuma pengen tanya yang ringan-ringan aja kok. Kayak…kenapa suster mau&lt;br /&gt;kembali ke Indonesia? Apa karena Suster asalnya dari Indonesia? Atau memang dapet&lt;br /&gt;tugasnya aja? Habisss..kalo Chi jadi suster sih, ogah banget buat balik ke Indonesia.”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Lho, kenapa gitu, nak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chi        : “Habis, di Indonesia mah antar agamanya jarang akur! Bentar-bentar bentrok. Bentar-bentar&lt;br /&gt;          menghujat.”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Anakku sayang, kalo soal bentrokan mah, di Amerika juga jelas terjadi. Dan yang pasti saya&lt;br /&gt;    kembali ke Indonesia karena disinilah tanah saya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening        : “Bukankah semua tanah adalah tanah Tuhan, Sus?”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Benar, nak. Tapi, kalau ingat keadaan negri ini, tentu saja saya merasa terpanggil untuk&lt;br /&gt;    kembali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening        : “Sebenarnya, siapa yang salah ya, Sus?”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Salah? Pada hal apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening        : “Pada hal serangkaian kekacauan yang membawa nama agama akhir-akhir ini”&lt;br /&gt;Chi        : “ssssttt Hening…udah ah! Jangan tanya yang gituan dulu. Gak enak lagiii”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Gak papa,nak. Bertanyalah saja. Saya senang dan bagi saya,dialog inilah yang seharusnya&lt;br /&gt;dilakukan. Nak, sebelum membahas hal tersebut, saya lebih suka untuk memakai kata&lt;br /&gt;‘pemicu’ daripada ‘siapa yang salah’.”&lt;br /&gt;Hening        : “Boleh juga. Silahkan suster lanjutkan.”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Kita awali dengan paradigma bahwa semua agama adalah benar. Berbeda dengan orang atheis&lt;br /&gt;            kita menyembah Tuhan yang 1. Kalaupun nama sebutan bagi Tuhan kita berbeda, itu karena&lt;br /&gt;            sudut tempat kita memandang saja. Kalau harus diilustrasikan, ini seperti ketika kita melihat&lt;br /&gt;            sebuah monument yang amat tinggi. Bisa jadi, dari tempat hening berdiri, hening bisa melihat&lt;br /&gt;    beberapa bagian yang saya tidak bisa melihatnya dari tempat saya berdiri. Begitu juga dengan&lt;br /&gt;    Chibi yang bisa jadi malah bisa melihat kalau menara itu ternyata punya puncak yang indah.&lt;br /&gt;    Selanjutnya kita juga harus dalam 1 paradigma bahwa setiap agama mengajarkan kepada&lt;br /&gt;    kebenaran. Jadi, tidak ada 1 agamapun yang membenarkan perbuatan seperti kekerasan,&lt;br /&gt;    menghujat agama lain, dan sejenisnya. Kalaupun pada kenyataannya kita menjumpai orang&lt;br /&gt;   -orang beragama yang terlibat dalam tindakan tercela seperti itu, bagi saya itu adalah orang&lt;br /&gt;    yang memeluk agamanya dengan cara yang bodoh. Orang-orang bodoh yang menganggap&lt;br /&gt;    hanya agamanyalah yang paling benar, sehingga tidak bisa menerima pandangan akan ajaran&lt;br /&gt;    agama lain yang berbeda dengannya. Dan menurut saya, orang-orang bodoh seperti itu pasti&lt;br /&gt;    ada pada setiap agama manapun. Merekalah yang menjadi PR besar untuk setiap pemuka&lt;br /&gt;    agama masing-masing.”&lt;br /&gt;&lt;span&gt; HeningΧ    : “…………………………………………………………………&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;…………………………”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Eh, bahasa saya susah dipahami ya,Nak?”&lt;br /&gt;Hening        : “Tidak kok,Sus. Saya pribadi sedang men coba meng-endapkan perkataan suster. Apa sekarang&lt;br /&gt;    saya boleh ambil giliran bicara?”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Tentu, Nak. Kasih Tuhan bersama anak yang cerdas sepertimu”&lt;br /&gt;Hening        : “ Sama seperti suster, saya ingin sekali kalau kita dapat mengawali pembahasan ini dengan&lt;br /&gt;             paradigma yang sama bahwa hanya ada 1 agama yang benar. Itu berarti, agama selainnya&lt;br /&gt; adalah salah. Mengapa? Karena Tuhan pun hanya ada 1. darimanapun sudut kita melihatnya,&lt;br /&gt; seharusnya Tuhan tetaplah 1. Jika boleh juga memakai ilustrasi, maka saya ingin&lt;br /&gt; menggunakan cerita tentang 3 orang buta yang mendefinisikan tentang gajah berdasarkan&lt;br /&gt; bagian yang dipegang. Akhir dari cerita itu, adalah ada seorang yang penglihatannya normal,&lt;br /&gt; meluruskan kepada orang buta bahwa gajah adalah keseluruhan dari apa yang sudah mereka&lt;br /&gt; definisikan. Bagi saya, ini ilustrasi yang lebih tepat sekaligus mejadikan point pembelajaran&lt;br /&gt; tersendiri akan topik kita. keterbatasan yang dimiliki manusia sehingga hanya mampu&lt;br /&gt; mendefinisan Tuhan berdasar apa yang terindera saja, tidaklah tepat kita jadikan sebuah &lt;br /&gt; pegangan bahwa : apa yang didefinisikan olehnya adalah benar. Itu sebabnya utusan-utusan&lt;br /&gt; langit diturunkan dari golongan makhluk yang bernama manusia untuk meluruskan berbagai&lt;br /&gt; definisi yang terpotong-potong, sekaligus meluruskan tata cara ketika harus berhubungan&lt;br /&gt; dengan Tuhan, berhubungan dengan makhluk Tuhan lainnya, dan tentu ketika manusia&lt;br /&gt; tersebut harus berhubungan dengan dirinya sendiri. Ini penting dan harus sampai pada tataran&lt;br /&gt; : BENAR. Saya juga merasa tetaplah harus melihat ulang, apa benar semua kejadian yang&lt;br /&gt; akhirnya di-just sebagai konflik antar agama adalah murni dilakukan oleh orang-orang bodoh,&lt;br /&gt; dengan arti “bodoh” yang suster definisikan sebagai orang yang menganggap ajaran&lt;br /&gt; agamanyalah yang paling benar. Setidaknya saya sudah agak merasa tenang, karena diawal&lt;br /&gt; tadi suster sudah menyatakan bahwa sebenarnya Tuhan disemesta alam ini hanya 1. &lt;br /&gt; Perbedaan nama dan agama antara kita hanyalah karena sudut tempat kita memandangNya&lt;br /&gt; yang berbeda. Tapi, bukankah ini seharusnya membuat perbincangan kita seharusnya dapat&lt;br /&gt; lebih mengkerucut, bahwa semakin banyak kejanggalan yang harus kita pecahkan untuk&lt;br /&gt; menuju 1 kebenaran.&lt;br /&gt; Jika kita telah sepakat bahwa Tuhan adalah 1, maka bukankah dari sudut manapun kita&lt;br /&gt; memandangNya, seharusnya apa yang akhirnya keluar sebagai perintah dari sabdaNya pasti&lt;br /&gt; juga hal yang sama? Maksud saya, bagaimana mungkin Tuhan menurunkan sebuah&lt;br /&gt; ajaran/petunjuk yang tiap masanya tidak memiliki sebuah hubungan yang saling terkait?&lt;br /&gt; Sedangkan ide-ide besar mengenai kehidupan manusia yang ada sampai sekarang ini saja, &lt;br /&gt; awalnya adalah ide-ide kecil yang menjadi besar karena terus menerus diemban oleh murid-&lt;br /&gt; murid sang ‘guru’ yang mengeluarkannya. Walau dalam pengembanannya itu sang murid&lt;br /&gt; melakukan revisi disana sini, tetaplah ide sang guru menjadi daftar pustaka utamanya. Satu&lt;br /&gt; hal yang tidak bisa ditiru generasi umat beragama dalam pengembanan agama adalah,&lt;br /&gt; kelakuan sang murid yang merevisi beberapa ajaran. Karena ini berarti, telah mencampur&lt;br /&gt; adukkan pandangan makhluk yang belum tentu kebenarannya kedalam pandangan Pencipta&lt;br /&gt; yang tentu kebenarannya sudah sampai tahap –ketuk palu-.&lt;br /&gt;             Ada lagi ! Semisal, bagaimana mungkin Tuhan memerintahkan pada suster untuk juga&lt;br /&gt;    memuliakan Perawan suci maria dan puteranya, selain memuliakan diriNya; memerintahkan&lt;br /&gt;    pada suster untuk mengadakan perjamuan setiap minggunya,..sedangkan terhadap saya, Tuhan&lt;br /&gt;   memerintahkan saya untuk hanya MemuliakanNya, menyembahNya tanpa perantara 1  &lt;br /&gt;   makhlukpun, melaksanakan shalat 5 kali dalam sehari. Apa mungkin, ketika Tuhan&lt;br /&gt;   memerintahkan kepada suster, Dia memalingkan ‘wajah’Nya hanya ke suster, sehingga saya&lt;br /&gt;   tidak dapat melihat dan mendengar titahNya tersebut dari tempat saya berdiri? Dan begitu pula&lt;br /&gt;   dengan kasus saya, apakah kiranya Tuhan secara khusus telah bicara hanya dengan saya,&lt;br /&gt;   sehingga suster tidak dapat melihat dan mendengar percakapan kami? Tentu saja apa yang&lt;br /&gt;  saya ilustrasikan tadi, tidak mungkin, kan sus? Jadi, semakin banyak jumlah agama dan ajaran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            yang muncul dalam kehidupan manusia, maka membuktikan bahwa semakin banyak sudut&lt;br /&gt;   pandang yang digunakan manusia untuk menyimpulkan perintah Tuhan yang sebenarnya&lt;br /&gt;   hanya 1.&lt;br /&gt;   Jika mayoritas media telah memberi nama yang sama untuk setiap tindakan orang-orang yang&lt;br /&gt;   sangat teguh memegang ajaran agama mereka, sehingga rela mengorbankan apapun dengan&lt;br /&gt;   label : Radikal / fanatik, maka saya melihat suster adlah sebagai orang kreatif pertama yang&lt;br /&gt;   saya temui dengan memberikan label yang berbeda yaitu : orang-orang bodoh. Selanjutnya,&lt;br /&gt;   saya malah menantikan suster untuk bertanya kepada saya, “Mengapa di penjuru bumi ini,&lt;br /&gt;   hanya umat islam yang secara continue meminta untuk tertegakkan syariat islam dalam&lt;br /&gt;   mengatur kehidupan? Sedangkan umat beragama lain tidak pernah meminta agar umat ini&lt;br /&gt;  diatur oleh syariat agama mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Itu karena umat kami telah menerima sepenuhnya bahwa ada banyak hal yang berbeda&lt;br /&gt;   diantara kita semua dan seharusnya kita dapat mencapai hakikat ketenangan secara bersama.&lt;br /&gt;   Dan itu dapat dicapai dengan cara apapun, tanpa harus memaksakan ajaran kami untuk&lt;br /&gt;   dilakukan oleh orang yang ada dalam ajaran yang berbeda dengan kami”&lt;br /&gt;Hening        : “Sepakat. Saya sepakat dengan beberapa yang baru saja suster katakan. Berabad usia bumi,&lt;br /&gt;                           bermilyar penghuninya, tentu saja melahirkan sosok-sosok yang berbeda satu sama lain. Itu&lt;br /&gt;                           sebabnya, kepada utusan terakhirNya, Tuhan menyampaikan ajaran yang Dia katakana sebagai&lt;br /&gt;                           ajaran yang –menjadi Rahmat bagi semesta alam-.&lt;br /&gt;                          Rahmat adalah semua hal yang bisa kita preteli kecil-kecil seperti : kebaikan,&lt;br /&gt;&lt;span&gt;                           kesejahteraan,ketenangan,.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.dan semua hal yang sifatnya alami pada tiap makhluk. Tadi saya&lt;br /&gt;                          juga ingat kalau suster menyebutkan ingin menuju ketenangan. Nah, ketenangan itu adalah hal&lt;br /&gt;                          yang alami, yaitu tiap makhluk yang normal, pasti menginginkan ketenangan. Sedangkan &lt;br /&gt;                          semesta alam, dapat kita definisikan sebagai tata surya bima sakti, tata surya selain bima sakti,&lt;br /&gt;                         dan kalaupun bicara tentang planet bernama bumi maka itu berarti adalah mulai dari kulit&lt;br /&gt;                         terluar sampai lapisan terdalam bumi, sesuatu yang padat/cair/gas yang ada di bumi, semua jenis&lt;br /&gt;                         makhluk hidup dan benda mati yang ada di bumi, juga setiap lapisan langit, dan yang utama&lt;br /&gt;                         adalah : Tuhan tidak hanya sedang berbicara tentang umat islam saja. Tapi juga semua umat&lt;br /&gt;                         beragama lain. Dalam kacamata agama saya, inilah yang disebut sebagai “Maha pengasih”.&lt;br /&gt;                         Namun, hal tersebut bukan menjadikan sebuah pembenaran akan ajaran lain selain ajaran yang&lt;br /&gt;                         mengacu pada Kitab suci Al-Quran. Karena, agama yang saya anut juga mengenal makna&lt;br /&gt;                         “Maha penyayang”. Arti singkatnya : Tuhan memang akan memberi hal-hal keduniawian secara&lt;br /&gt;                         merata kepada ciptaanNya tanpa memandang kebaikan/keburukan yang mereka perbuat. Itu&lt;br /&gt;                         sebabnya gak usah heran kalau melihat orang jahat, namun hidupnya Kaya dan bahagia,&lt;br /&gt;                         sementara orang yang jujur rejeki yang diberikan kepadanya tidak sebanyak orang yang tidak&lt;br /&gt;                         jujur. Tapi, kalau soal “sayang’, Tuhan tentu gak sayang dengan semua makhluknya, dalam&lt;br /&gt;                         arti…Dia hanya akan sayang kepada makhluknya yang taat akan perintahNya. Walau, rasa&lt;br /&gt;                         sayang/tidak sayang ini tidak berpengaruh pada urusan keduniawian. Benar-benar Maha&lt;br /&gt;                         ya,sus?!.&lt;br /&gt;                        Naaah, karena karakteristik ajaran yang telah diberikan itulah, maka umat islam tampak sebagai&lt;br /&gt;                        umat yang ingin agar syariat islam tegak dan mengatur kita semua. Ditambah lagi, islam adalah&lt;br /&gt;                        lebih dari sekedar agama. Islam adalah sebuah pandangan hidup sempurnya. Ini terbukti, islam&lt;br /&gt;                        tidak hanya mengatur tentang ibadah terhadap Tuhan. tapi juga dapat menyelesaikan semua segi&lt;br /&gt;                        yang jika boleh saya singkat : PolEkSosBudHanKam. Dan saya sangat yakin kalau itu tidak ada&lt;br /&gt;                       dalam ajaran manapun. Dalam arti, ajaran tersebut diambil langsung dari kitab suci. Tidak ada&lt;br /&gt;                       kitab selain al-Quran yang membahas tentang perdagangan, riba, perceraian, aborsi, wanita yang&lt;br /&gt;                       boleh/haran dinikahi, aurat, kloning, Ruh, perjanjian internasional antar bangsa, listrik, BBM, air,&lt;br /&gt;                       pendidikan, kesehatan, kelahiran, kematian…&lt;br /&gt;                       Jika saja agama suster memiliki pengaturan itu semua, saya yakin bahwa akan ada permintaan&lt;br /&gt;                      dari umat nasrani untuk menegakkan syariat Nasrani. Begitu juga akan ramai permintaan untuk &lt;br /&gt;                      menegakkkan syariat Hindu, Budha, dan sebagainya. Tapi nyatanya, itu tidak ada dalam ajaran&lt;br /&gt;                       selain islam.&lt;br /&gt;                      Bahkan kita tidak boleh menutup mata bahwa Adam Smith, sang bapak ekonomi dunia, adalah&lt;br /&gt;                      seorang Bapa (pastor) di negaranya. Pemikirannya telah menghasilkan sebuah pondasi awal bagi&lt;br /&gt;                      ekonomi kapitalis. Perekonomian yang  hanya meletakkan kaum pemodal sebagai penguasa.&lt;br /&gt;                      Yang mendudukkan yang paling kuat sebagai pemenang. Sebuah sistem yang amat jauh dari&lt;br /&gt;                      ajaran  cinta kasih yang dapat saya lihat dari wajah dan perkataan suster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Essay yang sedari tadi Anak paparkan, bagi saya malah dapat membuat hubungan kita tidak&lt;br /&gt;                            akan berakhir dalam ketenangan. Kelak kita dapat saling memaksakan pendapat masing-&lt;br /&gt;                            masing. Saya khawatir”&lt;br /&gt;Hening        : “Berarti saya yang sedari tadi tidak mampu untuk mengemas pembicaraan saya, sehingga&lt;br /&gt;                            suster jadi khawatir. Saya mohon maaf, sus. Walau tetap harus ada yang saya tambahi disini&lt;br /&gt;                            bahwa islam tidak mengenal sebuah pemahsaan. Selama 13 abad islam pernah memimpin&lt;br /&gt;                            asia, eropa dan afrika, islam masuk dengan sebuah penawaran : “Apakah bersedia tunduk&lt;br /&gt;                           akan ajaran islam ? Atau memilih untuk ditaklukkan?”&lt;br /&gt;                           Ajaran islam disini artinyapun ada 2, yaitu : Bersedia masuk sebagai umat beragama islam,&lt;br /&gt;                           atau tetap dalam agamanya yang lama namun bersedia untuk diatur dalam syariat islam.&lt;br /&gt;                           Kedua pilihan tersebutpun memiliki final yang sama. Mereka yang memilih untuk masuk&lt;br /&gt;                           dalam agama islam maupun hanya sekedar tunduk akan syariat islam dan tetap dalam&lt;br /&gt;                           agamanya, maka mereka sama-sama mendapatkan pelayanan sebagai warga Negara Islam.&lt;br /&gt;                           Mereka sama-sama dilindungi haknya, dihormati kewajibannya (dalam beribadah), mendapat&lt;br /&gt;                           pelayanan yang sama dalam hal kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan pemenuhan kebutuhan&lt;br /&gt;                           hidup mereka.&lt;br /&gt;                           Semua yang saya paparkan barusan, tentu saja hasil dari apa yang saya baca selama ini. Baik&lt;br /&gt;dalam literature yang ditulis oleh kaum islam, maupun oleh orang-orang dari kaum lain.&lt;br /&gt;Suster, jika boleh saya bertanya, “ apa pendapat suster bila kelak syariat islam yang selama ini&lt;br /&gt;                           diperjuangkan akan tertegakkan?”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Kita sangat majemuk,nak. Hal seperti itu tentu tidak mungkin terjadi. Dimana hanya ada 1&lt;br /&gt;                           ajaran yang mengatur semua ajaran yang ada.”&lt;br /&gt;Hening        : “Semisal saja itu mungkin terjadi?”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “Pasti akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Dan itu pasti akan sulit sekali”&lt;br /&gt;Hening        : “Semisal…ini semisal,sus. Diantara kesulitan dan ketidak mungkinan itu,..apa yang saya&lt;br /&gt;                           katakan akan terwujud, dimana akan ada system yang luar biasa agung yang akan mengatur&lt;br /&gt;                           kita tanpa memandang apakah kita dalam ajaran agana ‘A’, ‘B’, atau ‘C’,..bagaimana?”&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Suster Riri    : “…………………………………………………………………&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;………………….”&lt;br /&gt;Hening        : “Suster..?”&lt;br /&gt;Suster Riri    : “…………………………………………..Saya hanya ingin kondisi yang tenteram dan damai”&lt;br /&gt;Hening        : “Pasti. Itu pasti akan suster dapatkan. Anggaplah hari ini ada anak nakal bernama Hening yang&lt;br /&gt;                           dengan lancangnya telah berjanji akan 2 hal kepada suster. Saya berjanji untuk membuktikan&lt;br /&gt;                           penegakan itu. Dan jika kelak sudah tegak, saya janji akan mengajak suster ikut serta dalam&lt;br /&gt;                           ketentraman dan kedamaian yang sama-sama kita impikan. Saya berjanji.&lt;br /&gt;                          Chi, ada yang mau kamu sampaikan?”&lt;br /&gt;Chibi        : “ eh! (kaget karena dari tadi Cuma jadi kambing congek) emmmm… (mulai mikir)&lt;br /&gt;             Chi….Chibi sayang suster.”&lt;br /&gt;Suster Riri    : (senyum) “Terimakasih, Nak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey, Chi!&lt;br /&gt;Bagianku tulis wawancara sudah selesai.&lt;br /&gt;Sekarang giliran kamu yang buat pembahasan akan hasil wawancara.&lt;br /&gt;Jangan jadi kambing congek doang!&lt;br /&gt;(Hening.Prahara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu tuuuh, yang namanya “nyerobot”. Jelas-jelas yang punya ide temu kangen tuh Chi. Tapi Hening yang lebih dominan. Aaaaaaaaa, harusnya kan pemain utamanya Chi!&lt;br /&gt;Tadi itu, pas Chi diem selama wawancara, sebenernya Chi lagi mikirin sesuatu.&lt;br /&gt;Biar asik, Kita awali dengan permainan!&lt;br /&gt;Dari beberapa orang yang Chi ajak main : melengkapi kalimat, mayoritas menjawab dengan jawaban yang sama. Jadi, kita coba buat maen bareng,Ok. Kamu tinggal lengkapi titik-titik dengan 1 kata. Let’s play :&lt;br /&gt;Guru adalah profesi yang menuntut banyak pengorbanan. Selain harus siap ditugaskan di daerah manapun, guru juga tidak ditunjang dengan gaji yang memadai. Setidaknya ini yang tercatat dalam data di beberapa media. Di lain sisi, guru selalu ditintut untuk memberikan hal yang terbaik bagi muridnya. Maka salah satu kegiatan yang harus dilakukan guru yang baik adalah mempersiapkan bahan dan literature terkini sebelum proses belajar dimulai. Hal ini tentu saja membutuhkan banyak waktu dan uang tersendiri. Sedangkan dilain pihak, guru harus bekerja sampingan agar kebutuhan keluarganya tetap dapat terpenuhi.&lt;br /&gt;      Dari sini dapat kita simpulkan bahwa : Guru adalah profesi yang ……………………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayooo! Kamu barusan jawab apa? Ngaku aja deh!&lt;br /&gt;Karena nih, mayoritas orang yang Chi ajak main memberikan jawaban : Sulit / Berat / menyedihkan.&lt;br /&gt;Bahkan ada yang jawab : miskin/ aneh/ lucu. Coba aja kamu rangkain jawaban tersebut dengan jawaban teman-teman Chi. And of course kamu bandingkan dengan jawabanmu.&lt;br /&gt;Padahal, yang chi inginkan adalah jawaban : Mulia. Jadi, kalimat terakhir akan berbunyi :&lt;br /&gt;Guru adalah profesi yang mulia.&lt;br /&gt;Gimana enggak?! Sudahlah gaji kecil, dituntut macem-macem lagi. Tapi bagi mayoritas orang, justru menyimpulkan bahwa guru adalah profesi yang berat.&lt;br /&gt;Padahal, jawaban-jawaban mayoritas itu tadi lebih tepat bila pertanyaan Chi adalah, “Apa perasaanmu setelah melihat kondisi guru yang Chi ceritakan ?”&lt;br /&gt;But, tenang Man! Kita ber-bezẽ hanya dikarenakẽn masalah : PERSEPSI.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-5506851708609045973?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/5506851708609045973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/wawancara-eksklusif_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5506851708609045973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/5506851708609045973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/07/wawancara-eksklusif_23.html' title='Wawancara Eksklusif'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-750194501073021361</id><published>2010-05-29T07:22:00.000-07:00</published><updated>2010-08-28T19:22:17.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah di Negeri Bebek #1'/><title type='text'>Alkisah di Negeri Bebek #1</title><content type='html'>Namaku Sutris (50) . Aku hidup di sebuah negara bernama ' Negeri Bebek ' . Negara yg menjunjung tinggi DEMOKRASI . negeri yg orang bilang " surga pernah bocor dan bocorannya jatuh di Negeri Bebek ", negeri yang disebut ZAMRUD , karena kekayaan alamnya yang melimpah . Tapi sudah lupa sama manusia macam aku .&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3 hari ini aku gak kerja . motorku ditabrak . Kaki kiriku patah , tanganku ada banyak luka menganga . Mobil yang menabrakku malah lari , entah gak punya perasaan tu orang . beberapa warga mengejarnya , tapi gak terkejar . kecepatan mobil mewah itu terlalu kencang dibanding motor2 butut mereka . hmm , Belum lagi motor ojekku , ringsek . motor bosku pula , belum ada di benakku uang mana yg aku pakai buat menggantinya . Sabar ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari istriku , Puji (42) , merawatku . mengolesi kakiku yang patah ini dengan minyak oles seadanya , dan memijitnya hati2 sekali . kadang rasa sakit ini tak tertahankan buatku .. Rumah sakit ?? hanya mimpi siang bolong . mereka melarangku masuk kamar operasi waktu mereka tau aku cuma tukang ojek yang gak bawa uang . Aku tetap sabar ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Puji yang menggantikanku cari uang . didapurnya yang sempit dia membuat gorengan tiap pagi , terus menjualnya keliling setelah itu . dengan kompor minyaknya dia gak pernah ngeluh sama sekali . maklum kami bukan orang yang pandai , termasuk dalam menggunakan kompor gas . kami cuma takut kalau2 tabung gasnya meledak kaya yang dialami seorang tetangga dan rumahnya terbakar . entah gimana kalau ntar harga minyak tanah gak terjangkau lagi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supri (25) , anakku . dia juga harus bekerja . apapun dia kerjakan . dia sudah gak sekolah , hanya tamat SD , sama kaya aku dan ibunya . lagi2 karena gak punya uang memaksanya gak boleh sekolah . aku bersyukur , walaupun dia gak sekolah dan makanpun susah , dia gak ngrampok seperti banyak orang di kampungku . karena aku yakin , mereka yang ngrampok(KRIMINAL) itu adalah akibat dari gak pernah sekolah(PENDIDIKAN RENDAH) dan susahnya cari makan(HIMPITAN EKONOMI) . tapi , Alhamdulillah Supri memang anak baik .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah negeriku , negeri yang sebenarnya kaya raya tapi orang2 sepertiku gak menikmatinya . entah apa yg terjadi ? piikirku . aku benar2 tak tau .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para penguasa negeri inipun hanya sibuk berpolitik , tp akupun gak tau dgn pasti apa itu politik . aku melihat politik itu adalah orang2 berdasi yg duduk di gedung perlemen musyawarah , ada yang ngomong tegas , ada yg dengerin . kadang ada juga yang telpon2 , dan main hape . yang tidurpun tidak sedikit . terus nanti kalau musyawarah gak ketemu jwabannya , merekapun berantem . wahh2 .. mereka itu selalu berkata kalo mereka wakil rakyat yang selalu nurut apa kata rakyat . tapi peraturan yang mereka buat gak ada yang nguntungin orang2 macam aku . gak tanya2 dulu kerakyat kalo mau naikin harga minyak , naikin harga sekolah , naikin harga beras , banyak lagi . apa mereka lupa ato pura2 gak tau kalo banyak rakyat macam aku(MISKIN) yang semakin tercekik ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ooh . jadi ini demokrasi ?? aku udah sadar kalau aku selama ini cm kena tipu . mereka bilang demokrasi itu , DARI RAKYAT . OLEH RAKYAT . DAN UNTUK RAKYAT . mereka bilang setiap keputusan ada di tangan rakyat malah ada yang bilang suara rakyat suara Tuhan . tapi , mereka gak pernah tanya rakyat dulu waktu mau naikin harga bensin , harga sekolah , impor beras , dan banyak lagi . mereka gak tanya dulu apa orang macam aku mampu ? apa rakyat tetep bisa kenyang ? tetep sehat dan pinter ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmm , jadi DEMOKRASI cm ada waktu PEMILU , pikirku .. karena waktu pemilu tok suara rakyat bener2 berkuasa . mereka cm BUTUH RAKYAT waktu mereka NGAREPIN SUARA RAKYAT . dan bodohnya rakyat2 , dan orang macem aku percaya waktu mereka ngasih janji , iming2 , sampe ngasih duit . tapi setelah itu terserah udel mereka mau ngapain . rakyat pun dilupain . semua keputusan menjadi milik mereka yg katanya wakil2 rakyat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin uang hasil kekayaan alam negeri inipun mereka makan juga , pikirku .. gimana nggak , waktu kampanye mereka keluar uang banyak buat bagi2in ke orang2 ato buat bikin kaos n baliho kampanye , pastinya mereka juga pengen balik modal juga .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmm , mungkin karena ini pula orang macam aku banyak yg miskin . gimana enggak , uang hasil alam yg mustinya buat biayain sekolah mereka embat . dan orang macem akupun gak bisa sekolah karena sekolah mahal . terus pasti orang2 yang gk sekolah pasti bodoh . akhirnya pun orang2 yg bodoh pasti miskin karena gak punya keahlian . hmm , itu yang aku lihat di kampungku , dan aku yakin di semua tempat juga pasti gini .. oya , beruntung bgt mereka yg miskin gak ngrampok , karena taklihat orang ngrampok pasti gara2 sulit nyari uang ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnyapun orang2 macam aku dilarang sakit dan dilarang sekolah . tapi apa yang bisa kami lakuin , kami hanya bisa ngikut tradisi orang tua kami . mem-bebek , ya seperti itulah . dulu orang tuaku gak beda jauh miskinnya macam aku , mereka lebih parah tidak lulus SD malah . hmm , mungkin inilah kenapa orang2 menyebut negeri ini ' Negeri Bebek ' , karena rakyatnya hanya bisa mem-Bebek . tapi memang itulah yag bisa kami lakukan , apa lagi ? tidak ada . KAMI DI PAKSA BEGINI .. apa kami salah jika telah MEM-BEBEK ?.. kami hanya rakyat yang sudah TERTIPU ..&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;si sutris_&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-750194501073021361?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/750194501073021361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/alkisah-di-negeri-bebek-1.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/750194501073021361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/750194501073021361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/alkisah-di-negeri-bebek-1.html' title='Alkisah di Negeri Bebek #1'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-246172372294588049</id><published>2010-05-22T03:44:00.000-07:00</published><updated>2010-05-22T06:54:47.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat</title><content type='html'>“Celakalah Khalid. Semoga tuhan Romawi melaknatnya.” Sumpah serapah itu keluar dari mulut Argenta seraya menarik tali kekang kudanya meninggalkan medan perang yang masih berdebu. Samar-samar terlihat ribuan tentara Romawi mulai mengambil langkah seribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Argenta masih terengah-engah menahan lelah setelah seharian bertempur. Jiwanya masih terguncang menghadapi kenyataan pahit kekalahan pasukannya, ditambah lagi sebuah peristiwa tragis masih membekas di pelupuk matanya. Ketika Argenta harus menyudahi duel mautnya melawan orang yang selama ini amat disegani, seorang jenderal, panglima perang sekaligus seorang sahabat yang selama ini menjadi atasannya. Gregorius Theodorus, panglima Romawi yang menjadi muslim tewas di ujung pedang bawahannya sendiri, Argenta.&lt;br /&gt;“Lari, ini instruksi Kaisar Heraklius!!! Kita harus mundur ke Armenia. Berlindung dengan pasukan panah.” Margiteus resah. Topi besi yang menutupi kepalanya melorot sepertiganya. Upaya evakuasi itu sungguh melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang terjadi dengan Gregorius?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia sudah mati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, malang benar orang itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia seorang muslim,” imbuh Margiteus getir sambil mengusap-usap pedang panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hah, mustahil. Mana mungkin! Dia seorang Kristiani yang taat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku telah membunuhnya.” Argenta terduduk lesu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cuma aku kesal dan menyesal, kenapa bisa seorang panglima ulung yang pernah dimiliki bangsa Romawi harus mati di ujung mata pedangku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang akan menggantikannya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wardan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hah!!? Orang itu tahu apa tentang perang!” Argenta merasa sangat kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia veteran perang wilayah tengah dulu. Kaisar Heraklius yang memberi restu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bodoh benar! Kenapa posisi strategis diberikan kepada veteran yang sakit. Orang itu tahunya cuma bagaimana bisa kabur. Si Pengecut itu mana mungkin mampu menahan gempuran pedang orang Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga-bunga api terpecik dari ranting kering yang coba disulut Argenta. Bara api menjalar-jalar hampir menyentuh sepatu kulit lembunya yang berdebu tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita pernah menaklukkan sepertiga dunia. Tapi kita kalah dari orang-orang Khalid yang berperang tanpa baju besi. Ini salah siapa? Merekakah yang kuat atau kita terlalu lemah!?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka tak takut mati. Mereka menyukai mati seperti halnya kita menyukai hidup ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau pernah melihat Khalid.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pernah. Dua kali. Pertama sewaktu aku melakukan tugas pengintaian di Parsi. Kedua saat dia bertarung dengan Gregorius sebelum dia memeluk Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berjanjilah atas kebenaran wahai sahabatku, Margiteus. Apakah begitu gagah manusia bernama Khalid itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pernahkah kau mendengar cerita para tentara Romawi mengenai kegagahan Khalid.” Margiteus tersenyum getir. Dia menghela nafas, lesu sambil melempar pandangan jauh ke gugusun bintang-bintang yang menghias cakrawala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta mengerutkan keningnya. Rasa ingin tahunya menyelinap ke seluruh penjuru batok kepalanya. Menumbuhkan tanda tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan mereka telah menurunkan sebilah pedang dari langit kepada Nabi Muhammad lalu diserahkannya kepada Khalid. Dan setiap kali Khalid menarik pedangnya dia menjadi perwira tidak terkalahkan. Tiada lawan yang dapat mengalahkannya sehingga mendapat gelar ‘Pedang Allah’ dari Nabinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta terpana sendirian. Kagumnya menelusup mendengar cerita-cerita yang selama ini menjadi gunjingan teman-teman seperjuangannya. Malah menjadi igauan para kaisar di imperium Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah para tentara Parsi yang berbesi pemberat di kaki, agar mereka tidak lari dari medan perang, namun bisa hancur luluh oleh pasukan Khalid? Dia telah menguasai jalur perniagaan di kota Tadmur dan menguasai Qaryatain di wilayah Homs. Kemudian satu persatu wilayah Syria jatuh ke tangan mereka. Hawarin, Tsaniat-Iqab dan Busra. Semua lebur. Porak poranda. Hancur. Pasukan semut menumpaskan bala tentara gajah. Musibah apakah yang tengah menimpa imperiumku ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pedang Allah, dongengmu memang hebat. Mungkin hanya aku seorang dari ribuan pejuang Romawi yang tidak mempercayainya.” Ketus Argenta menahan amarah. Margiteus sudah bangun dari tidurnya, dia menyarungkan pedangnya ke sisi kuda perang yang tengah asyik memamah santapan rumput hijau. Margiteus tampak lesu. Mungkin sesuatu yang berat sedang dipikirkan. Episode perang esok, entah apa yang akan terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang di bumi Yarmuk bertambah hebat tatkala masuk hari kedua. Ada prestise yang perlu dipertahankan. Pasukan perang Romawi sekuat tenaga mempertahankan Syria, wilayah kekuasaannya di sebelah timur. Sementara para pejuang Islam membawa misi membebaskan Syria dari cengkeraman pejajahan Romawi di samping tugas berat menyebarkan dakwah Islamiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid dengan lantang menggelorakan semangat jihad. Semangat jihad yang bagaikan suatu keajaiban telah dapat mengalahkan 240.000 pasukan Romawi walau hanya dengan kekuatan 39.000 tentara Islam yang berani berkorban demi agama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta menjadi gentar dan seperti tak bernyali lagi menghadapi kehebatan tentara Islam yang terus menggempur, menyerbu dan merangsek bagaikan air bah yang pantang surut. Namun bukan berjiwa ksatria namanya kalau harus menerima begitu saja kenyataan pahit itu. Tatkala Argenta merasakan ada titik-titik kelemahan dari tentara Islam disitulah upaya serangan balik dilakukan. Mereka menghantam sayap kiri dan sayap kanan barisan kaum muslimin. Sementara pertempuran semakin memanas, Margiteus seperti tak terlihat kehadirannya di sana, dia lenyap dalam hiruk pikuk Yarmuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai tentara Romawi, rekan-rekanku pembela kaisar yang setia. Perang ini adalah perang tanding satu tentara Khalid lawan enam pasukan Romawi. Kalian bukan anak-anak Romawi kalau mati di tangan mereka yang sedikit dan lemah itu.” Argenta meniup semangat pasukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan pertempuran semakin bergolak, kepulan debu, dentingan pedang seakan tak pernah berhenti. Sesekali terdengar jeritan satu dua tentera meregang nyawa, dalam erangan panjang yang memilukan. Ya! Perang memang sesuatu yang kejam, seperti tak ada ruang untuk diberi belas kasihan. Benarlah, dalam perang rasa kemanusiaan seakan sudah mati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kaisar Heraklius melarikan diri ke Constantinople.” Teriak salah seorang tentara Romawi di tengah berkecamuknya perang itu. Laungan teriakan itu timbul tenggelam seakan ditelan kalutnya pertempuran, nyaris tidak diketahui dari mana asal suara itu. Hal ini menjadi hantaman dahsyat yang meredupkan semangat juang para tentara Romawi. Seorang Kaisar merangkap panglima tertinggi melarikan diri! Tragis!!! Suatu tindakan sangat pengecut, setidaknya itu yang ada di benak Argenta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampaknya mulai terasa, luar biasa. Tentara Romawi mulai gentar. Mereka tidak lagi memiliki garis komando di medan tarung itu. Daya tempur merosot drastis. Mereka mulai berhitung bila melanjutkan perang, nyawa melayang atau menjadi tawanan tentara Islam. Akhirnya banyak diantara mereka yang memilih undur diri. Nyawa lebih penting!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukan kaisar saja yang begitu. Semua panglima sama saja. Membiarkan tentaranya bertempur di barisan depan. Sementara mereka mengambil posisi di barisan belakang. Mereka dapat dengan leluasa melarikan diri. Mengapa mereka menjadi penakut seperti itu. Ingat! Kita berjuang demi Romawi dan diri kita sendiri. Bukan demi Kaisar.” Argenta memprotes semangat pasukan Romawi yang mulai luntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan coba-coba durhaka kepada Kaisar. Kaisar banyak tugas yang harus ditunaikan. Kita dalam keadaan terjepit sekarang. Tidak ada yang mengatur strategi. Apatah lagi mendeteksi taktik musuh dan memompa semangat para tentara. Kita terpaksa mundur juga.” Sergah seorang tentara menegur Argenta yang merasa kecewa. Rasa iba muncul dalam dirinya. Diakui memang sukar mencari tipikal prajurit Romawi sekaliber Argenta kini. Tapi apalah daya, sedangkan Kaisar sendiri melarikan diri. Apalah yang diharapkan para tentara kini, yang mereka tahu hanya menjunjung perintah. Tanpa jati diri yang teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perhatian! Perhatian! Tentara Khalid menyerang dari belakang!” Teriakan itu membuyarkan lamunan para tentara Romawi itu. Argenta mulai beringsut dibelakang kuda warna coklat gelap, mencoba membalap kuda tentara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihat di medan sana.” Argenta menoleh sambil memastikan letak yang ditunjuk itu. Dari kejauhan peperangan masih berlangsung walaupun tidak sehebat tadi karena banyak tentara Romawi yang sudah melarikan diri. Yarmuk bergolak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa? Ada apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihatlah manusia yang paling di depan di kalangan mereka. Itulah Khalid.” Bola mata Argenta gesit membidik sasarannya. Terekam kegagahan Khalid di kelopak matanya. Khalid sedang melaju dengan kudanya. Paling terdepan dan paling piawai berkuda. Dia menangkis setiap hambatan di depannya sambil melaungkan kalam Allah, mengobarkan jihad para pejuangnya. Dia menebas leher-leher musuh. Baginya tak mengenal kamus mundur atau pun takut. Mengapa tidak ada perwira Romawi seperti dia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketua mereka bertempur paling depan tetapi mengapa bukan Kaisarku yang bertempur paling depan. Inikah yang dikatakan pembela rakyat dan penerus imperium Romawi. Kini tidak saja terdengar kebobrokan orang-orang Istana di Eropa, tapi juga semuanya telah menular ke seluruh pelosok dunia. Pemerintahan Tiranik! Pemeras airmata dan darah rakyat. Apakah ini balasan Tuhan kepada imperium Romawi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar air mata Argenta menetes. Inilah perasaan terhina yang baru pertama kalinya dirasakan. Kecintaannya kepada Romawi sangat tinggi. Ketaatannya kepada Kaisar tiada berbagi. Mengapa harus dibayar pengorbanan para tentaranya dengan sikap pengecut para atasannya. Kuda dipacu Argenta secepat-cepatnya. Biarlah kesengsaraan ini harus ditanggung terbang bersama deru angin. Dia pasrah. Samar-samar terlihat kota Damascus berdiri megah. Apakah kota ini sekokoh dulu? Argenta makin terbawa dalam lamunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Romawi kalah telak di tangan kaum muslimin. Mereka kehilangan 50,000 orang tentaranya. Rata-rata mereka mencari perlindungan di Damascus, Antokiah dan Caesarea serta ada juga yang turut mabur bersama Kaisar Heraklius ke Constantinople. Pertempuran sehari itu meninggalkan satu catatan buruk dalam sejarah perang Romawi yang sulit dihapus dalam sejarahnya. Mereka harus bertekuk lutut dengan pasukan yang bilangannya jauh kecil dengan peralatan perang yang jauh tertinggal dibanding mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Romawi semakin terdesak. Kota Damascus dengan mudah jatuh ke pangkuan kaum muslimin. Kota itu diserbu tatkala Raja Jabala IV  mengadakan jamuan kelahiran anak lelakinya. Khalid bersama beberapa orang tentara Islam berhasil memanjat tembok kota sekaligus membuka pintu gerbang al-Syarqi dan al-Jabiat. Panglima Vartanius yang mengepalai tentara Romawi di Kota Damascus terpaksa melarikan diri ke Homs bersama sisa-sisa tentaranya. Raja Jabala IV terpaksa mengirim utusan damai dan memilih membayar jizyah kepada kaum muslimin. Argenta melarikan diri ke Antokiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Argenta, ada surat dari sahabatmu, Margiteus,” Seorang lelaki yang telah berumur memberikan sepucuk surat kepada Argenta. Langsung wajah Margiteus membayangi hampir seluruh pikirannya di pagi yang cerah di Antokiah. Bukankah Margiteus sudah ditawan di Yarmuk dulu? Dia masih belum mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh pun surat ini mungkin menimbulkan tanda tanyamu tapi percayalah aku di sini senantiasa sehat dan sentosa di bawah lindungan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih hidup. Aku tidak seburuk yang kau gambarkan. Aku diberi makan sebagaimana makanan mereka. Aku tidak dikuliti atau dibelenggu kaki dan tangan untuk diinterogasi. Mungkin dengan inilah menyebabkan aku mengenal Allah swt yaitu Tuhanku dan juga Tuhanmu walau waktunya mungkin sangat singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, aku tidak dalam tekanan. Aku tidak dalam keadaan dipaksa sebagaimana biasa dilakukan pemerintah Romawi yang menyeret paksa rakyat dengan kuda karena menunggak pajak. Ada ketenangan di sini sehingga aku bisa mengenal siapa sesungguhnya diriku, tujuan hidup dan agamaku yang satu. Semuanya jelas dan terbentang indah di benak sanubari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid tidak sekejam yang kau gambarkan. Dia mungkin keras dan garang di medan juang. Tapi dia masih mampu mengulur roti kepada tawanan yang tahu arti menghormati. Raut mukanya tenang menyiratkan keteduhan jiwanya, hal itulah yang membuat siapa saja tidak menyangka kalau dia itu Khalid, panglima Islam paling agung. Percayalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau ingat juga kan dongeng tentang Khalid? Pedang yang konon diturunkan dari langit. Itu semua dusta. Mungkin itu hanya cerita para penakut yang muncul dari para lawan tarungnya setiap kali berhadapan dengan pedangnya. Pedang Khalid hanya besi yang ditempa seperti pedang lain. Tidak ada yang istimewa. Khalid dahulu juga seperti kita. Dia penentang Islam dan Rasulnya. Setelah mendapat hidayah dia beriman. Gelar Pedang Allah hanyalah doa Nabi Muhammad ke atasnya bahwa dia adalah pedang di antara sekian banyak pedang Allah, terhunus buat menghadapi orang musyrik. Nabi Muhammad mendoakan agar Khalid senantiasa menang di setiap perang yang diikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tentu bertanya apa yang menyebabkan aku memilih Islam. Bukan saja karena kebenaran ajarannya tetapi karena keluhurannya. Aku bertanya pada Khalid. Bagaimana kedudukanku seandainya aku memeluk Islam dibanding dengan dirinya yang sudah bertahun-tahun memeluk Islam. Jawabannya sama saja di sisi Allah malah mungkin lebih mulia darinya sebaik ungkapan syahadah di bibir dan diyakini di dalam hati. Aku sungguh takjub. Sampai sebegitukah? Tanyaku mana mungkin jadi seperti itu. Kata Khalid dia pernah hidup bersama Nabi dan menyaksikan keajaiban dan petanda keRasulan dan kebenarannya sedangkan orang setelahnya dapat menerima Islam walaupun tidak pernah menyaksikan dan berjumpa dengan Baginda, maka tentunya dia lebih mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kau menuduhku sebagai pengagum Khalid. Mungkin tuduhanmu itu benar. Tapi percayalah aku mengagumi perjuangannya bukan jasadnya. Cintanya sangat tinggi kepada Allah dan Rasulnya. Itulah yang membuatnya tidak gentar menghadapi musuh. Dia ingin benar mati di medan perang. Tidak seperti kita yang sungguh takut akan kematian karena kecintaan kepada dunia ini. Aku bertanya-tanya. Kalau begitulah kondisi Khalid. Tentu sungguh agung sekali agama dan pegangan yang dianutnya. Dia setia, jujur, luhur, optimis dan seorang genius perang. Sesuatu yang sukar dicari dalam diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudilah aku menyeru kepadamu ke jalan kebenaran yang hakiki. Aku tahu selama ini kau dibelenggu ketaatan kepada Romawi. Aku masih sayang akan Romawi seperti juga kau. Islam tidak memisahkan kita dengan Romawi. Islam bukannya milik bangsa Arab. Di sini aku ketemu orang-orang hitam dari benua Afrika yang selama ini kita anggap hanya layak mengangkat tahi para petinggi kita, atasan kita. Di sini segalanya sama lantas inilah yang menyadarkan aku tentang arti kemuliaan insan yang tidak kita temui di Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tetap sahabat. Agamaku tidak memutuskan rasa kasihku kepadamu. Kau tetap seorang sahabat yang akan ku kenang selagi hayat ini di kandung badan. Cuma aku harap persahabatan ini lebih manis kiranya dapat kau membuka hatimu menerima hidayah-Nya. Semoga Allah menemukan kita, sahabat. Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Margiteus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta meremas surat itu di tangan. Ada kepedihan menjalar ke ulu hatinya. Sakit dan perih. Apakah ini benteng egoisme paling tinggi yang berusaha ditahannya atau gelombang pembelotan dari sahabat sejatinya. Argenta mengepalkan tangan membiarkan tulang temulang jarinya berderap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Islam menuju utara Syria yang dipertahankan Kaisar Heraklius. Kota Homs jatuh bertekuk lutut sebagaimana pasukan Romawi di Balbek ditumpas abis. Bertempurlah kaum muslimin di kota Aleppo yang terkenal sangat tangguh pertahanannya selama berabad-abad.  Allah menolong kaum muslimin dengan kemenangan yang dijanjikan-Nya. Pasukan Romawi akhirnya mundur ke benteng terakhir di Antokiah. Tentara Romawi diperintah membuat serangan habis-habisan mempertahan kota. Mereka digempur habis-habisan oleh pasukan Khalid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argenta memerah keringat di medan perang. Dia mengayunkan pedangnya sesuka hati. Tidak berpikir lagi sabetan itu kena musuh atau kawan. Hatinya terbagi dua. Satu sisi terbetik di hatinya kebenaran kata-kata Margiteus tetapi egoismenya masih mengatasi segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Argenta! Kuasa Allah telah menemukan kita.” Argenta menoleh. Ditatapnya manusia di hadapannya. Gagah dengan (niqob) cadar hitamnya. Darah yang mengalir di sekitar kening menyulitkannya mengenal dengan pasti orang bercadar itu. Pedang berukir matahari menyadarka tanda tanya Argenta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau Margiteus”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kabar sahabatku.” Margiteus tersenyum menatap sahabatnya. Argenta merasa terpukul dengan ketenangan yang tergambar di wajah sahabatnya itu. Nampak jelas dia bahagia sekali dengan kehidupannya kini. Penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pembelot, kau mengkhianati bangsa Romawi,” Argenta berusaha memancung kepala Margiteus. Margiteus tenang menahan diri. Mereka saling beradu pedang. Sesekali pedang mereka bersilang. Margiteus dengan tenang terus mendakwahi sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berimanlah kepada Allah, sahabatku. Kau bis berdamai dengan pihak Islam bila bersepakat membayar jizyah kecali bila tidak mampu membayarnya. Kami berjanji akan memberimu perlindungan. Kau tetap menjadi sahabatku. Romawi tetap megah bahkan akan lebih bersinar dengan cahaya Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diam, pembelot!” Argenta naik pitam. Mereka bertarung hingga melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan menipu diri sendiri Argenta. Jangan mendustai hidayah yang Allah turunkan padamu. Apakah akan kau biarkan rasa congkak dan egomu menguasai dirimu?” Margiteus tidak putus-putus mendakwahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Percayalah ucapanku. Kebenaran itu sudah kau temukan dalam dirimu. Cuma kau masih ragu-ragu padahal dia sudah jelas di depan mata. Lihatlah dunia yang kita arungi ini. Adakah karena Romawi megah seperti yang kau banggakan. Adakah karena Romawi yang dibohongi dengan mitos dan kemustahilan menyekat nur ilahi yang ada pada dirimu. Bangunlah sahabat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tutup mulutmu atau aku akan penggal kepalamu menjadi makanan anjing-anjing Kaisar,” amuk Argenta semakin menjadi-jadi. Dia seakan tengah melawan rasa bersalah yang dipendamnya. Benarkah dia membohongi dirinya. Kalau dia benar mengapa hatinya memberontak. Menjerit meminta kebebasan dan kebenaran. Ah…, aku benci semua ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan termangu-mangu pedang Argenta terdesak ke tepi. Memberi peluang terbuka bagi Margiteus untuk menebas kepala Argenta. Argenta terbeliak memperhatikan mata pedang Margiteus jatuh tepat di hadapan mukanya. Tangan Margiteus menggigil. Dia berusaha mengelak dan ini memberi peluang kepada Argenta mencuri kemenangan. Perut Margiteus ditusuk hingga tembusi ke belakang badannya. Darah memuncraut bersimbah ke muka Argenta. Rasa sesal menjalar merasuki naluri Argenta. Lantas dia merangkul Margiteus yang hampir tersungkur. Kedua-duanya melemah. Lesu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lepaskan saja aku, Argenta. Uhh…. . Bukankah aku pembelot Romawi dan mengkhianati persahabatan kita?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau dapat memancung kepala aku tadi. Mengapa tidak kau lakukan? Aku lebih rela mati. Aku merasa sungguh bosan dan benci diriku sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tahukah kau dalam Islam… membunuh seorang manusia itu bagaikan membunuh seluruh umat manusia. Kami dibenarkan membunuh orang yang menentang agama kami secara kekerasan. Itupun kepada yang mengangkat senjata. Tidak boleh terjadi pembunuhan terhadap anak-anak, wanita dan orang tua serta yang uzur…. Ohhh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akulah yang menentang kau dan agamamu. Mengapa kau tidak membunuhku saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah ada pedang Romawi yang paling berat melainkan pedangku ini. Pedang yang terpaksa aku jauhkan dari leher seorang sahabat sejati. Betapa pedih kau mendustai dirimu, tapi lebih pedih lagi diriku yang memikirkan persahabatan ini. Aku tak mampu menyisihkannya. Aku berdosa terhadap agamaku… Allahhh…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak, Margiteus. Agamamu adalah kebenaran yang ku cari. Cuma aku khawatir kau sudah melupakan persahabatan kita. Aku terlalu egois. Aku menipu diriku sendiri! Aku menipu kau wahai sahabat! Maafkan aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cukuplah kau tahu betapa dalamnya persahabatan ini. Ingatlah, dalam Islam kemanusiaan itu tidak hilang meskipun dalam peperangan. Kita bertemu karena Allah dan berpisah juga karena-Nya. Kalau kau mengasihiku. Inilah aku yang kau lihat akan mati. Kalau kau mencintai kehormatan dan kemegahanmu semua itu juga akan lenyap dan binasa. Tapi seandainya kau mencintai Allah, Dia sesungguhnya tidak pernah mati ataupun binasa….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh Margiteus. Aku bersumpah dengan nama tuhanmu. Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Muhammad. Apakah aku akan membohongi diriku lagi di saat kau begini..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Margiteus menahan perih luka tusukan pedang di lambungnya. Dirasakannya luka tusukan itu telah menjalar ke seluruh tubuhnya. Dia tersenyum mendengar keimanan Argenta. Perlahan-lahan jasadnya kaku mengiringi lafaz syahadah di mulutnya. Argenta terisak meratapi sahabatnya. Perang dirasanya sunyi. Sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;generasimuslim.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-246172372294588049?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/246172372294588049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/sepucuk-hidayah-buat-seorang-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/246172372294588049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/246172372294588049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/sepucuk-hidayah-buat-seorang-sahabat.html' title='Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3653404049447754829</id><published>2010-05-22T02:59:00.000-07:00</published><updated>2010-05-22T07:04:36.432-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Gregorius Theodorus, Sang Syuhada</title><content type='html'>“Gergorius sudah mati. Aku yang menikamnya karena Gergorius yang malang telah membelot menjadi seorang muslim,” perasaan gundah menyelimuti Margiteus yang tengah mengusap-usap pedang panjangnya yang berukiran matahari dengan 12 jilatan api itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hah, mustahil mana mungkin terjadi, dia seorang Kristiani yang taat.” Argenta menatap tajam Margiteus&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Ya aku cuma bisa kesal, bingung dan sedih kenapa seorang panglima perang Romawi yang ulung harus mati di ujung mata pedangku.” Sesal Margiteus sambil membersihkan sisa darah di pedangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debu-debu beterbangan, menggumpal di atas bumi Yarmuk. Suara teriakan riuh jelas terdengar seiring rengekan suara onta dan kuda. Nyaring dan ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, pasukan Islam tengah bertempur sengit di Yarmuk –wilayah perbatasan dengan Syria. Pasukan Islam bermarkas di bukit-bukit yang menjadi benteng alam, sedangkan Romawi terpaksa menempati lembah di hadapannya. Dengan jumlah tak kurang dari 240 ribu pasukan romawi, mereka kewalahan menghadapi pasukan muslimin yang hanya berjumlah 39 ribu orang saja. Puluhan ribu pasukan Romawi –baik yang berasal dari Arab Syria maupun yang didatangkan dari Yunani– tewas. Lalu terjadilah pertistiwa mengesankan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini jelas tidak menguntungkan pasukan Romawi walaupun sebenarnya kehebatan pasukan Islam membuat kagum para panglima Romawi dan komandan pasukannya. Termasuk Gregorius Theodorus –orang-orang Arab menyebutnya “Jirri Tudur”– ingin menghindari jatuhnya banyak korban. Maka saat masuk waktu istirahat Gregorius mendatangi Khalid untuk perang tanding. Dia menantang Khalid untuk berduel satu lawan satu. Sekilas tawaran ini dapat mengurangi jatuh korban, namun bisa saja menjadi taktik sekaligus sebagai ‘psy war’ dalam sebuah pertempuran yang malah dapat menganulir kemenangan kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Theodorus adalah seorang panglima pilihan yang mempunyai hubungan erat dengan pembesar Bani Ghassan, sebuah kerajaan satelit Romawi di Syam (Syiria), oleh karena itu ia fasih berbahasa Arab. Khalid bin Walid tidak melewatkan tantangan itu, dan dengan serta merta menerimanya dengan sikap ksatria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan disaksikan oleh kedua kubu pasukan yang berseteru dari kejauhan dan di tengah-tengah benturan pedang kedua panglima tersebut. Dalam duel maut itu, tombak Gregorius patah terkena sabetan pedang Khalid. Luar biasa, rasa ta’jub begitu saja muncul di benak Gregorius, betapa tidak! Tombak bergagang baja itu rontok oleh sabetan pedang Khalid, padahal sepanjang pertempuran yang dipimpinnya tombak itu menjadi tumpuan pertahanan dirinya. Kepiawaian Khalid memainkan pedangkah? Tenaganya yang kuatkah? Atau memang benar pedangnya diturunkan dari langit? Rasa penasaran panglima Romawi ini makin menjadi-jadi. Dia seperti baru menemukan lawan tanding yang setimpal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cepat dia ganti mengambil pedang besarnya. Kali yang kedua Gregorius berdecak kagum pasalnya dia merasa Khalid memberinya kesempatan untuk berancang-ancang karena dalam benak dia petarung sekaliber Khalid pastinya akan segera menyudahi duel itu disaat musuhnya lengah. Tetapi ternyata Khalid tidak melibas habis lawannya padahal kesempatan itu ada. Sikap patriot sejati tidak selamanya tercermin dari kegarangan menebas batang leher musuh. Ada kalanya kelembutan mengukir bukti atas sikap ksatria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kedua paglima itu saling mendekat sampai-sampai kedua kepala kuda mereka saling bertemu. Saat itulah panglima Gregorius menyempatkan diri berdialog dengan Khalid:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Khalid, coba katakan dengan sebenar-benarnya dan jangan bohongi saya. Apakah benar Allah telah turun kepada Nabi anda dengan membawa pedang dari langit, lalu menyerahkannya kepada anda, sehingga anda memperoleh julukan “Pedang Allah”? Saya tahu setiap anda mencabut pedang itu, maka tidak ada lawan yang tidak tunduk!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua itu tidak benar!” tukas Khalid dengan singkat seraya tetap mempermainkan pedangnya untuk menangkis serangan pedang panglima Gregorius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lantas mengapa anda dijuluki Pedang Allah?” tanya Gregorius lagi. Dan bagaikan tumbuh saling pengertian, keduanya kemudian menghentikan ayunan pedang. Keduanya tegak berhadapan di tengah laga, masih tetap bersiaga, dan meneruskan dialog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Mulia mengutus seorang Nabi kepada kami. Semula kami menentangnya dan memusuhinya. Sebagian dari kami beriman dan mengikutinya. Saya termasuk pihak  yang mendustainya dan memusuhinya, tetapi kemudian Allah menurunkan hidayah ke dalam hatiku. Sayapun beriman dan menjadi pengikutnya. Rasulullah SAW berkata kepadaku: ‘Ya Khalid, engkau  adalah sebuah pedang di antara sekian banyak pedang Allah yang terhunus untuk menghadapi kaum musyrikin!’ Ia mendoakan saya supaya tetap menang. Sebab itulah aku dijuluki ‘Pedang Allah’ …” Khalid menuturkan apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya menerima keterangan anda itu dan tidak lagi percaya dengan segala legenda tentang diri anda,” ujar Gregorius yang kemudian meneruskan pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di dalam tugas dakwah anda, apa sajakah yang anda sampaikan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengakui bahwa tiada yang patut disembah selain Allah, dan mengakui bahwa Muhammad itu Rasul Allah, dan berikrar dalam hati bahwa ajarannya itu datang dari Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika seseorang tidak bersedia menerimanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Membayar jizyah, mengakui kepemimpinan Islam, dan setelah itu kami berkewajiban menjamin hak miliknya, jiwanya dan juga kepercayaan, keyakinan, agama yang dianutnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ia tetap tidak mau menerimanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pilihan akhir adalah perang, dan kami siap untuk itu!” jawab Khalid singkat-singkat, jelas dan tegas. Sementara di kedua kubu pasukan yang masih bertanya-tanya tentang apa yang tengah terjadi di dalam perang tanding itu, panglima Gregorius meneruskan lagi dialognya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimanakah kedudukan seseorang yang menerima Islam pada pilihan pertama pada hari ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kedudukan dan derajat bagi kami hanya satu di antara dua, yaitu apa yang ditetapkan oleh Allah. Mulia atau hina. Tak peduli ia menerima Islam lebih dulu atau belakangan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi, orang yang menerima Islam pada hari ini, ya Khalid, apakah sama kedudukannya dengan yang lain dalam segala hal?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, Anda benar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa bisa sama ya Khalid? Padahal anda sudah lebih dulu Islam dari padanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami memeluk Islam dan mengikat bai’at dengan Rasul Muhammad SAW. Ia hidup bersama kami, dan kami menyaksikan kebesaran dan mu’jizat-mu’jizatnya, hingga beliau wafat. Sedangkan orang yang menerima Islam pada hari ini, tidak pernah berjumpa dengan beliau dan tidak pernah menyaksikan semua itu. Jika orang itu menerima Islam dan menerima kerasulan Muhammad dan pembenarannya itu jujur serta ikhlas, maka sesungguhnya ia jauh lebih mulia dari pada kami!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Khalid, keterangan anda sangat benar! Anda tidak menipu, tidak berlebih-lebihan dan tidak membujuk. Demi Allah, saya menerima Islam pada pilihan pertama!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seraya menuntaskan dialognya, panglima Gregorius melemparkan perisainya dan menyarungkan pedangnya. Ia bersama Khalid kemudian berjalan beriring menuju kubu perkemahan pasukan muslimin. Pasukan Romawi terkejut, mereka menyangka Gregorius telah ditaklukkan dan ditawan oleh Panglima Islam yang masyhur itu, yang kehidupannya nyaris menjadi sebuah legenda. Mereka panik, dan serunai perang pun ditiup guna mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap pertahanan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di hadapan ratusan ribu pasukan Romawi dan Muslim, Gregorius menyatakan diri masuk Islam. Panglima Gregorius bersyahadat dan minta pengajaran Islam di dalam kemah kaum muslimin. Setelah itu ia minta disediakan air bersih untuk  berwudhu. Untuk pertama kalinya ia melaksanakan sendi ajaran Islam yang kedua, shalat dua rakaat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mengerjakan shalat, maka Khalid bin Walid bersama dengan Gregorius Teodorus dan kaum Muslimin lainnya meneruskan peperangan sampai matahari terbenam dan di saat itu kaum Muslimin mengerjakan shalat Dzuhur dan Ashar dengan isyarat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah! Khalid bin Walid menundukkan Gregorius bukan dengan ketajaman pedangnya, tapi dengan kejujuran dan sikap sportifitasnya. Hal ini sebenarnya pernah berlaku pada diri Khalid sendiri. Khalid adalah lakon penting dibalik ambruknya kaum muslimin di perang Uhud. Berikutnya, bukan hunusan senjata yang membuatnya bertekuk lutut, kelembutan dakwah yang menjadikannya mukmin sejati. Dialah pedang Allah (Saifullah) yang menyiarkan Islam hingga membuka mata dunia. Alhasil, Rasulullah saw tidak membutuhkan kilatan pedang untuk menundukkan orang yang ganas. Cukup menyiraminya dengan kasih sayang. Dan pesona kelembutan sanggup melelehkan hati yang membatu sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di luar kemah, pertempuran mulai berkecamuk. Kedua pihak mengerahkan kekuatan manusia, senjata dan strateginya. Di tengah-tengah sengitnya suara denting pedang dan raungan nafas yang terputus, tiba-tiba majulah dua orang panglima pasukan muslimin. Keduanya berdampingan dan saling bahu membahu. Mereka adalah Khalid bin Walid dan Panglima Gregorius Teodorus yang telah bersyahadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertempuran berlangsung selama dua hari. Medan laga telah bersimbah darah. Pekikan takbir dan kobaran semangat sambung menyambung tak putus-putusnya, seiring dengan tumbangnya tubuh-tubuh tak bernyawa ke permukaan bumi. Pasukan Romawi pada hari itu merasakan pedihnya sebuah kekalahan. Tentaranya kocar-kacir dan meninggalkan 50.000 jasad pasukan mereka yang bergelimpangan di medan laga. Di tengah rasa syukur kemenangan, kaum muslimin juga harus membayar mahal dengan merelakan 3000 orang syahidnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Romawi mengalami kekalahan telak di tangan kaum muslimin. Mereka kehilangan 50.000 tentaranya. Pasukan Romawi kocar kacir, mereka mencari perlindungan di Damascus, Antokiah dan Caesarea serta ada juga yang turut serta dengan Kaisar Heraklius ke Constantinople. Pertempuran sehari itu meninggalkan cacatan hitam dalam sejarah perang Romawi yang sukar dipadamkan dalam sejarah. Mereka kalah telak dari pejuang yang kecil bilangannya dengan peralatan perang yang jauh ketinggalan dibanding mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertempuran itu, Gregorius yang telah bergabung dengan barisan kaum Muslimin itu terbunuh, dan dia hanya baru mengerjakan shalat dua rakaat bersama dengan Khalid bin Walid. Walaupun demikian, ia telah menyatakan keIslamannya dan berjanji untuk tidak akan kembali lagi kepada agama lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah lembah berbatu, panglima Khalid bin Walid tertunduk sedih, haru dan sekaligus bangga. Di hadapannya terbujur jasad asy-syahid Gregorius Teodorus dengan puluhan luka di sekujur tubuhnya. Gregorius syahid di tangan bekas pasukannya sendiri. Namun pasukan Islam mencatat kemenangan besar di Yarmuk, meskipun sejumlah sahabat meninggal di sana. Di antaranya adalah Juwariah, putri Abu Sofyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gregorius telah syahid. Panggilan fitrah telah membimbingnya kepada Islam. Kepada iman yang benar. Gregorius tak membutuhkan diskusi yang bertele-tele dan melelahkan untuk menerima Islam. Keberanian, kejujuran, sportifitasnya dan kehebatan strategi perang Khalid telah membawanya kepada pintu gerbang hidayah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan panglima Romawi ini menjadi saksi atas agama mulia ini yang akan berkembang pesat justru berkat perilaku santun pemeluknya yang lekas menarik simpati berupa untaian indah akhlak dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Terbukti bahkan dalam peperangan, etika sosial sangat dijaga. Harkat kemanusiaan tetap terpelihara dalam bingkai kasih sayang. Tidak merusak fasilitas umum, tidak menggangu wanita, orang tua dan anak-anak, dilarangnya menebang tanaman, tidak membunuh lawan yang sudah menyerah dan berbagai perilaku indah lainnya, sehingga musuh pun terpikat seraya berseru, “Betapa indah ajaran ini!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentunya keindahan persaudaraan dalam Islam dirasakannya seperti ikan yang mendapatkan airnya kembali. Begitupun pertemanannya dengan Khalid walau terbilang singkat tapi dirasakannya begitu akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat bahwa Gregorius Teodorus adalah seorang muslim yang sepanjang hayatnya dapat merasakan manisnya iman dan jihad sekaligus yaitu saat detik-detik dua kalimat syahadat diikrarkan. Dan seperti mendapat pasokan energi yang besar, Gregorius langsung berbalik memerangi pasukannya sendiri dengan semangat jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah .. Allahuakbar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3653404049447754829?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3653404049447754829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/gregorius-theodorus-sang-syuhada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3653404049447754829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3653404049447754829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/gregorius-theodorus-sang-syuhada.html' title='Gregorius Theodorus, Sang Syuhada'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-7059219025206303917</id><published>2010-05-22T00:41:00.001-07:00</published><updated>2010-05-22T07:04:15.871-07:00</updated><title type='text'>Obama dan Nyawa Seorang Muslim</title><content type='html'>Rasulullah SAW bersabda: "Bagi Allah, hancurnya bumi beserta isinya adalah lebih ringan dibanding terbunuhnya seorang Muslim".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW menunjukkan kepada kita demikian pentingnya nyawa seorang Muslim dalam pandangan Islam. Di dalam Alquran, Allah juga menegaskan membunuh seorang manusia tanpa ada alasan yang haq berarti seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Firman-Nya: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya." (TQS. Al-Maidah [5] : 32).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW pun tidak sekadar berucap, tapi membuktikannya. Hal itu tampak ketika ada seorang Muslim syahid dibunuh dengan cara dikeroyok oleh orang-orang Yahudi di pasar Bani Qainuqa'.  Lelaki Muslim ini terbunuh karena membela seorang wanita Muslimah yang dilecehkan kehormatannya di pasar Yahudi itu. Rasulullah SAW bersikap tegas, seluruh orang Yahudi Bani Qainuqa' pun diusir dari kota Madinah, karena telah melakukan pengkhianatan. Ini merupakan bentuk penghargaan Islam terhadap nyawa manusia dan perlindungan kepala negara terhadap rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kita sekarang, bagaimana kalau yang dibunuh itu adalah jutaan umat Muslim? Masihkah kita menolerir pembunuhan seperti ini? Padahal bagi Allah SWT hancurnya alam semesta ini lebih ringan dibanding dengan terbunuhnya nyawa seorang Muslim. Masihkah kita berbuat baik kepada kepala negara yang bertanggung terhadap pembantaian jutaan umat Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu sungguh mengherankan sekaligus memuakkan ketika masih ada yang mengaku Muslim, tapi masih menganggap Obama  kepala negara penjajah  sebagai tamu terhormat yang layak diterima. Padahal Obama -panglima tertinggi militer AS- telah memerintahkan pengiriman pasukan ke Afghanistan, berikut tambahan 30 ribu pasukan, yang itu nyata-nyata telah menyebabkan ribuan umat Islam terbunuh di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama hingga saat ini masih belum sepenuhnya menarik pasukan AS dari Irak. Padahal sudah lebih 1 juta orang terbunuh di Irak sejak penjajahan AS di negeri Islam itu. Sang presiden AS ini juga secara terbuka tetap mendukung negara teroris Israel, meskipun teroris itu secara sistematis membunuh kaum Muslim di Palestina. Dalam acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington dalam rangka hari jadi negara Israel yang ke-60, Obama berjanji untuk melakukan apapun untuk menjamin keamanan Israel.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S_eLLdOjOaI/AAAAAAAAAE4/nNwQtuH2k5M/s1600/mu32_editorial.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 178px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S_eLLdOjOaI/AAAAAAAAAE4/nNwQtuH2k5M/s320/mu32_editorial.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473996901032606114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lebih menyedihkan lagi ada Muslim mengatakan kita masih membutuhkan Amerika Serikat sebagai negara adidaya. Ucapan yang sungguh-sungguh tidak pantas. Bagaimana seorang Muslim membutuhkan pembunuh dan perampok umat Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kita bersama seluruh umat Islam berjihad di Irak, Afghanistan, dan Palestina, sebagai kewajiban, ketika sebuah negeri Islam diserang. Kalau pun itu belum bisa kita lakukan karena berbagai alasan, paling tidak kita tidak menyakiti saudara-saudara kita di sana. Bisa kita bayangkan betapa sakitnya hati saudara kita, melihat pembunuh saudara-saudara mereka, pemerkosa wanita-wanita Muslimah, para bajingan yang menyiksa Muslim di penjara-penjara yang juga melecehkan Alquran, penghancur negeri Islam, kita terima sebagai tamu terhormat dengan lapang dada, penuh senyum dan menganggapnya sebagai mitra dan sahabat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Alquran telah mengatakan kita ini bersaudara, innamal mu'minunna ikhwah? Bukankah banyak ayat yang melarang kita menjadi musuh-musuh Allah sebagai wali, sebagai sahabat? Bukankah Rasulullah mengatakan persaudaraan itu bagaikan tubuh yang satu, satu bagian tubuh disakiti berarti menyakit tubuh yang lain. Bukankah Rasulullah telah mengatakan tidak beriman seseorang hingga mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri? Kenapa pesan-pesan Rasulullah SAW ini kita lupakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak, untuk saat ini, sikap kita menolak kedatangan Obama merupakan bentuk solidaritas kita terhadap saudara seiman yang ditindas. Sekaligus menunjukkan bahwa kita tidak bisa diperalat oleh negara muhariban fi'lan Amerika Serikat dalam politik belah bambu mereka. Paling tidak kita menunjukkan kepada dunia, kepada umat Islam, bahwa mayoritas penduduk Indonesia tidak menerima kepala negara yang bersikap dzalim terhadap umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bentuk bantuan kita yang paling sederhana. Dan Rasulullah SAW telah berjanji bagi siapapun yang menolong saudaranya saat tidak ada di depan matanya, maka Allah akan membantunya di dunia dan akhirat. "Man nashara akhaahu bi dzhahril ghaibi nasharahu Allahu fiddunya wal akhirah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mediaumat.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-7059219025206303917?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/7059219025206303917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/obama-dan-nyawa-seorang-muslim_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7059219025206303917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7059219025206303917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/05/obama-dan-nyawa-seorang-muslim_22.html' title='Obama dan Nyawa Seorang Muslim'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S_eLLdOjOaI/AAAAAAAAAE4/nNwQtuH2k5M/s72-c/mu32_editorial.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-2043456444411889104</id><published>2010-04-24T02:21:00.000-07:00</published><updated>2010-05-22T06:56:36.715-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Sirah Sahabat: Uqbah bin Amir Al-Juhani</title><content type='html'>Rasulullah tiba di pinggir kota Madinah sesudah lama menanggung duka.  Penduduk Madinah berdesak-desakan di jalan-jalan dan di loteng-loteng  rumah, menyambut kedatangan beliau, sambil mengucapkan tahlil dan  takbir, menunjukkan kegembiraan mereka bertemu dengan Rasulullah dan  sahabatnya, Abu Bakar As-Sidiq. Gadis-gadis remaja keluar rumah membawa  rebana, dengan pandangan mata penuh kerinduan sambil menyanyikan lagu  merdu:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Telah  muncul purnama raya di tengah-tengah kita, dari celah-celah gunung  terlewati,&lt;br /&gt;kami wajib bersyukur atas da’wahnya menyembah Allah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arak-arakan  mengiringi Rasulullah yang berjalan perlahan-lahan di antara barisan  orang banyak, dikelilingi hati yang penuh rindu serta curahan air mata  bahagia.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sayang, Uqbah bin Amir Al-Juhani tidak  menyaksikan pawai bahagia menyambut kedatangan Rasulullah tersebut. Dia  tidak beruntung datang bersama orang banyak, karena ketika itu dia pergi  ke gurun pasir menggembalakan domba-dombanya. Dia takut domba-domba itu  akan mati kehausan dan kelaparan, karena hanya domba-domba itulah yang  dimilikinya, sebagai harta kekayaan dunia baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi suasana  gembira-ria itu cepat menyusup ke pelosok Madinah Al-Munawwarah,  memenuhi lembah dan bukit, jauh maupun dekat. Dan berita suka cita itu  sampai pula kepada Uqbah bin Amir Al-Juhani yang sedang menggembalakan  domba-dombanya jauh di gurun pasir. Marilah kita dengarkan Uqbah bin  Amir mengisahkan pertemuannya dengan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  Rasulullah tiba di Madinah, aku sedang berada di gurun pasir  menggembalakan domba-dombaku. Setelah mendengar kedatangan beliau,  kutinggalkan domba-domba itu, dan segera bertemu dengan beliau, aku  bertanya kepadanya, “Benarkah Tuan membai’at saya, ya Rasulullah?”&lt;br /&gt;“Siapakah  anda?” Tanya beliau.&lt;br /&gt;Jawabku, “Saya Uqbah bin Amir Al-Juhani!”&lt;br /&gt;Tanya  Rasulullah, “Bai’at bagaimana yang anda kehendaki. Bai’at Arabi atau  bai’at Hijrah.”&lt;br /&gt;Jawabku, “Saya ingin dibai’at secara Hijrah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu  Rasulullah membai’atku seperti bai’at kaum muhajirin. Sesudah itu aku  bermalam di tempat beliau. Kemudian aku kembali menggembalakan domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami  berjumlah dua belas penggembala yang telah masuk Islam. Kami mukim jauh  dari keramaian kota Madinah, menggembalakan domba di gurun-gurun dan  lembah. Diantara teman-temanku berkata, “Tidak baik bila kita mendatangi  Rasulullah setiap hari, untuk belajar agama dan mendengarkan wahyu  Allah darinya. Setiap hari seorang di antara kita harus pergi ke kota  menemui beliau, dan kita yang tinggal harus bertanggungjawab  menggembalakan dombanya.”&lt;br /&gt;“Baiklah!” jawabku. “Pergilah kalian  mendatangi beliau bergantian satu demi satu. Siapa yang mendapat giliran  pergi, biarlah aku yang menggembalakan dombanya. Aku sangat khawatir  meninggalkan anak-anak dombaku kepada siapapun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan-kawan  pergi satu persatu bergantian mendatangi Rasulullah SAW. Domba yang  ditinggalkannya, dipercayakannya kepadaku untuk kugembalakan. Bila dia  pulang, aku belajar kepadanya, pelajaran yang diperolehnya dari  Rasulullah. Tetapi tidak lama kemudian aku menyadari kerugianku, dan  berkata dalam hati, “Persetan! Aku tidak peduli domba-domba ini makan  atau tidak. Dengan menggembalakan aku terasa sangat merugi, karena tidak  dapat berdampingan langsung dengan Rasulullah, menyimak pengajaran  langsung dari mulut beliau tanpa perantara.” Lalu kutinggalkan  domba-dombaku, dan aku berangkat ke Madinah untuk tinggal dan menetap di  masjid, di samping Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengambil keputusan yang  menentukan itu, tidak pernah terlintas dalam pikiran Uqbah, pada suatu  waktu dia akan menjadi seorang ‘alim besar di antara para sahabat yang  ulama-ulama besar; dia akan menjadi salah seorang Qari (ahli baca  Al-Qur’an) di antara para qari terkemuka; dia akan menjadi seorang  panglima perang diantara para panglima dan penakluk yang terpandang; dia  akan menjadi seorang pemimpin di antara para pemimpin yang pantas  diperhitungkan. Semua itu tidak pernah terbayang baginya walau hanya  secuil pun. Bahkan dia hanya membayangkan domba-domba gembalanya, apakah  domba-domba itu cukup terpelihara atau tidak sepeninggalnya. Dia  berangkat ke pusat dakwah agama Allah, untuk berdampingan dengan  Rasulullah, guna mempelajari agama kepada Rasul yang mulia. Dia tidak  pernah menyadari akan menjadi tentara pelopor yang bakal membebaskan ibu  kota dunia waktu itu, yaitu Damaskus, dan bakal mendiami istana di  sebuah taman nan indah menghijau dekat Bab Tuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga tidak  pernah membayangkan sedikit juga pun akan menjadi seorang panglima,  penakluk permata dunia yang indah subur, yaitu Mesir; akan menjadi  penguasa negeri itu, dan akan membangun sebuah istana untuknya di kaki  sebuah bukit yang strategis. Semua itu hanya tersimpan di alam gaib;  tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uqbah bin Amir  Al-Juhani berdampingan dengan Rasulullah bagaikan bayang-bayang dengan  orangnya. Dia pemegang tali kendali bighal Rasulullah dan menuntunnya  kemana beliau pergi. Dia berjalan di hadapan setiap beliau bepergian.  Terkadang Rasulullah memboncengnya di belakang, sehingga Uqbah digelari  para sahabat “Radif Rasulullah (boncengan Rasulullah). Bahkan Rasulullah  pernah juga turun dari bighal, dan mempersilakan Uqbah mengendarai  bighal. Sedangkan Rasulullah berjalan kaki di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uqbah  bercerita: Pada suatu ketika aku menuntun bighal Rasulullah di hutan  semak Madinah. Beliau bertanya kepadaku, “Hai Uqbah! Mengapa engkau  tidak mau naik kendaraan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sebenarnya hendak menjawab, tidak.  Tetapi aku takut durhaka kepada Rasulullah. Lalu aku jawab, “Baiklah,  ya Rasulullah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah turun dari kendaraan, dan aku naik  menggantikan, umtuk memenuhi keinginan beliau. Sedangkan beliau berjalan  kaki. Tidak lama kemudian aku turun, dan Rasulullah naik kendaraan.  Beliau bertanya kepadaku, “Hai Uqbah! Sukakah engkau aku ajarkan  kepadamu dua buah surat yang tidak ada bandingannya?”&lt;br /&gt;“Tentu suka ya  Rasulullah!” jawabku.&lt;br /&gt;Lalu beliau membacakan kepadaku surat  “Al-Falaq” dan “An-Nas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah waktu shalat tiba, beliau  membaca kedua surat tersebut dalam shalat. Kata beliau, “Bacalah kedua  surat itu setiap engkau hendak tidur, dan ketika bangun tidur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata  Uqbah melanjutkan ceritanya, “Sejak itu, aku senantiasa membaca surat  itu sepanjang hidupku, sesuai dengan petunjuk Rasulullah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uqbah  bin Amir Al-Juhani memusatkan perhatiannya kepada dua bidang yang  terpenting, yaitu bidang ilmu dan jihad. Diterjuninya kedua bidang itu  dengan seluruh jiwa dan raganya. Bahkan dia tidak segan-segan  mengorbankan segala-galanya dan tanpa mengenal lelah untuk memperoleh  kedua-duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang ilmu dia langsung mereguknya dari  sumber yang murni dan suci, yaitu Rasulullah. Sehingga dia berhasil  menjadi ahli baca Al-Qur’an (pandai membaca dengan benar dan fashih,  hafal, faham makna dan tujuannya), menjadi ahli hadits, ahli fiqih, ahli  faraidh, di samping dia menjadi seorang pujangga/sastrawan, fashih, dan  penyair. Dia memiliki suara terindah diantara para ahli baca Al-Qur’an.  Bila hari sudah jauh malam, suasana sudah tenang, sunyi dan sepi, maka  diambilnya kitabullah, lalu dibacanya ayat-ayat suci yang maknanya jelas  dan gamblang. Hati para sahabat tergugah dan tunduk bila mendengarkan  bacaannya yang merdu menggetarkan. Sehingga air mata mereka bercucuran  karena takut kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bin khaththab pernah memanggil  Uqbah, lalu katanya, “Hai, Uqbah! Tolong bacakan kepadaku ayat-ayat  Al-Qur’an!”&lt;br /&gt;Baik ya Amiral Mu’minin!” jawab Uqbah patuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka  dibacanyalah Al-Qur’an. Umar menangis bercucuran air mata, sehingga  membasahi jenggotnya. Uqbah meninggalkan sebuah mushaf hasil karya  tangannya sendiri. Mushaf tersebut belum lama ini masih ada di Mesir,  pada sebuah Universitas (Jami’ah) yang terkenal dengan nama “Jami’ah  Uqbah Ibnu ‘Amir” (Universitas Uqbah Ibnu ‘Amir). Di akhir mushaf  tersebut tercantum kalimat, “Katabahu Uqbah bin ‘Amir Al-Juhani”  (Ditulis oleh Uqbah bin Amir Al-Juhani). Mushaf tersebut yang terkuno  diantara segala mushaf yang dapat ditemukan, tetapi kita lalai  memeliharanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang jihad, dia turut berperang  bersama-sama Rasulullah pada perang Uhud dan peperangan-peperangan  sesudah itu. dia seorang ahli strategi militer terkemuka yang sanggup  mengacaukan pertahanan musuh. Dalam peperangan menaklukkan Damsyiq dia  mendapat cidera, luka parah. Maka Panglima Abu Ubaidah mengirimnya ke  Madinah sebagai kurir istimewa, untuk menyampaikan laporan kepada  Khalifah Umar. Delapan hari delapan malam (Jum’at ke Jum’at) dia berpacu  tanpa henti, sehingga Khalifah Umar beroleh berita gembira atas  kemenangan-kemenangan yang dicapai kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia  diangkat menjadi perwira dalam ketentaraan kaum muslimin untuk  menaklukkan Mesir. Lalu Amirul Mukminin, ketika itu Mu’awiyah bin Abu  Sufyan mengangkatnya menjadi Gubernur di negeri itu. Setelah memegang  jabatan tersebut selama tiga tahun, Muawiyah menugaskannya dalam  peperangan menaklukkan Rodhes di Laut Tengah. Karena seringnya Uqbah bin  Amir turut berperang, menyebabkan dia banyak menyimpan kisah-kisah  nyata pengalamannya berperang, yang diceritakannya kepada kaum muslimin.  Dia adalah seorang pemanah jitu. Bila dia ingin bermain-main atau  berolah raga, maka dia melakukan olah raga memanah sambil berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala  Uqbah sakit mendekati ajal, dia berada di Mesir. Dikumpulkannya  anak-anaknya, lalu dia berwasiat: “Hai anak-anakku! Aku larang kalian  melakukan tiga perkara. Maka jauhilah ketiga-tiganya. Pertama: Jangan  menerima hadits Rasulullah kecuali dari orang yang tsiqah (dipercaya).  Kedua: Jangan berhutang sekalipun pakaian kalian compang-camping.  Ketiga: Jangan menulis syair (sajak) sehingga menyebabkan hati kalian  lalai terhadap Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dimakamkan di kaki bukit  Al-Muqatham. Setelah mereka periksa peninggalannya, antara lain terdapat  tujuh puluh busuh panah. Setiap busur mempunyai sebuah tanduk (sebagai  tempat anak panah), lengkap dengan anak panahnya. Uqbah berwasiat,  supaya busur-busur panah tersebut dimanfaatkan oleh kaum muslimin dalam  jihad fi sabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah melimpahkan cahaya ke wajah  Uqbah, seorang qari’, alim, dan panglima perang. Dan semoga Allah  memberinya pahala dengan pahala yang sangat baik. Amin! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-2043456444411889104?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/2043456444411889104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/04/sirah-sahabat-uqbah-bin-amir-al-juhani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2043456444411889104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/2043456444411889104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/04/sirah-sahabat-uqbah-bin-amir-al-juhani.html' title='Sirah Sahabat: Uqbah bin Amir Al-Juhani'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-3890839978076339709</id><published>2010-04-24T02:18:00.000-07:00</published><updated>2010-05-22T07:06:21.699-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hot news'/><title type='text'>Letusan Eyjafjallajokull Vs Tambora, 1:10.000</title><content type='html'>Letusan Gunung Eyjafjallajokull di Islandia menyemburkan abu vulkanik yang memusingkan, karena mengacaukan lalu lintas udara Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan penumpang tertahan di bandara, perekonomian terganggu, barang-barang komoditas pertanian membusuk karena tak bisa dikirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, menurut laman Wall Street Journal, Sabtu 24 April 2010 dampak letusan Gunung Eyjafjallajökull tak sebanding dengan letusan Gunung Tambora di Sumbawa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 5 April 1815 sore, gunung berapi Tambora mulai bergemuruh dan 'batuk -batuk'. Kondisi ini terjadi dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pada 11 dan 12 April letusan Gunung Tambora mencapai klimaksnya. Gunung besar itu meletus, getarannya mengguncangkan bumi hingga jarak ratusan mil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama lebih dari 10 hari kemudian, Tambora mengeluarkan 24 kubik mil (1 mil = 1,6 kilometer) lava dan bebatuan gunung. Saking dahsyatnya, di puncak Tambora tercipta kawah selebar tiga mil dan dalamnya hampir 1 mil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelehan lava panas, batu yang berterbangan, dan gas mematikan yang keluar dari perut Tambora saat itu menewaskan puluhan ribuan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jutaan ton abu dan debu memenuhi udara, mengubah siang hari menjadi gelap gulita. Debu tebal menyelimuti wilayah kaki gunung dan bahkan Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debu menutup semua vegetasi di Pulau Bali dan menyelimuti lautan. Sekitar 117.000 orang di wilayah yang dulu dikenal sebagai Hindia Belanda tewas. Banyak dari mereka terkena imbas letusan,  jadi korban kelaparan dan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru permulaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan gunung di Islandia sama sekali bukan bandingan untuk Tambora. Badan Geologi Amerika Serikat atau US Geological Survey bahkan menobatkan letusan Tambora sebagai "yang terkuat sepanjang sejarah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan Tambora bahkan lebih dahsyat dari Krakatau. Menurut data Volcanic Explosivity Index (VEI), indeks letusan gunung yang mirip skala Richter untuk mengukur kekuatan gempa.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S9K34oI-MLI/AAAAAAAAAD4/NR_P9DLuM-o/s1600/88415_abu_islandia_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S9K34oI-MLI/AAAAAAAAAD4/NR_P9DLuM-o/s320/88415_abu_islandia_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463631481429438642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan VEI ada pada skala 1 hingga 8, setiap satu angka adalah 10 lebih besar dari sebelumnya. Tambora ada di level tujuh, Krakatau enam. Ini berarti Tambora lebih kuat 10 kali lebih besar dari letusan Krakatau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana letusan gunung Islandia? Leel VEI-nya hanya dua atau tiga. Ataiu 10.000 kali lebih lemah dari Tambora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan Eyjafjallajökull 'saja' bisa mempengaruhi atmoser dan membuat dunia penerbangan kalang kabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terbayang jika Tambora meletus di era ini. Seperti meriam raksasa, tambora menyemburkan abu, debu, dan setidaknya 400 juta ton gas sulfur ke udara, hingga 27 mil tegak lurus ke strastofer, jauh di atas awan cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengakibatkan ledakan di lapisan troposfer -- lapisan terdekat dari permukaan Bumi, di mana awan, angin, dan hujan, serta 75 persen dari berat atmosfer berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semburan Tambora juga menyobek lapisan tipis ozon yang melindungi Bumi dari radiasi sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena daya tarik grafitasi yang ringan di angkasa, abu dan debu Tambora melayang dan menyebar mengelilingi dunia. Debu Tambora menetap di lapisan troposfer selama beberapa tahun dan turun melalui angin dan hujan kembali ke Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan Tambora berakibat luar biasa. Gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Hujan tanpa henti dselama delapan minggu memicu epidemi tifus yang menewaskan 65.000 orang di Inggris dan Eropa. Kelaparan melumpuhkan di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegelapan menyelimuti Bumi, menginspirasi novel-novel misteri legendaris misalnya, 'Darkness' atau 'Kegelapan' karya Lord Byron, 'The Vampir' atau 'Vampir' karya Dr John Palidori dan novel 'Frankenstein' karya Mary Shelley.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambora juga jadi salah satu pemicu kerusuhan di Perancis yang warganya kekuarangan makanan. Juga mengubah sejarah saat Napoleon kalah akibat musim dingin berkepanjangan dan kelaparan pada 1815 di Waterloo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-3890839978076339709?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/3890839978076339709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/04/letusan-eyjafjallajokull-vs-tambora.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3890839978076339709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/3890839978076339709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/04/letusan-eyjafjallajokull-vs-tambora.html' title='Letusan Eyjafjallajokull Vs Tambora, 1:10.000'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S9K34oI-MLI/AAAAAAAAAD4/NR_P9DLuM-o/s72-c/88415_abu_islandia_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-7721451161525144440</id><published>2010-04-16T05:49:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T20:19:23.930-07:00</updated><title type='text'>BOS Mengendap Rp 70 Miliar, BSE Rp 275 Miliar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S8hdZv7ZMsI/AAAAAAAAADw/P3dQDqJZK7Q/s1600/uangg.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 199px; height: 255px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S8hdZv7ZMsI/AAAAAAAAADw/P3dQDqJZK7Q/s320/uangg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460717245130420930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANDUNG &lt;/strong&gt;- Komisi E DPRD Provinsi Jawa  Barat meminta agar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dicairkan di  awal tahun sehingga program pendidikan berlangsung sesuai target.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Tahun 2009 dana BOS yang tidak terserap mencapai  Rp 70 miliar sehingga ada program yang tidak terlaksana," ujar wakil  ketua komisi E Budi Hermansyah saat menjadi narasumber Musyawarah  Perencanaan &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat di Hotel  Horison, Kamis (14/4/2010).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Budi menyesalkan tidak terserapnya  dana BOS yang berimbas pada kualitas pendidikan. Dia menuturkan, indeks  pendidikan tahun 2009 hanya meningkat 0,23 poin, padahal target tahun  2013 mencapai indeks sebesar 88,58 poin, sedangkan sekarang baru  mencapai 80,58 poin.&lt;/p&gt;Menurut Budi, tidak terserapnya dana BOS karena lambatnya proses pencairan di pertengahan tahun, bahkan ada  beberapa  kabupaten/kota mendapatkan dana BOS pada akhir tahun.&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BSE  &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain soal BOS, Budi juga mempertanyakan program  pengadaan Buku Sekolah Elektronik (BSE) gratis yang menghabiskan  anggaran sebesar Rp 275 miliar. Kenyataannya, masih banyak pelajar tidak  mendapatkan buku gratis tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hasil kunjungan ke beberapa  daerah, kami banyak mendapatkan laporan masih banyak pelajar yang tidak  mendapatkan BSE yang sangat dibutuhkan," ujar Budi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asisten Kesra  Pemprov Jabar Pery Soeparman mengakui jika proses pencairan dana BOS  terlambat dan tidak dapat terserap secara keseluruhan karena berbelitnya  proses pencairan yang harus melalui kas daerah masing-masing  kabupaten/kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Aturan pemerintah pusat tidak bisa langsung  mengucurkan ke sekolah-sekolah. Daripada bermasalah dengan pelanggaran  aturan, lebih baik proses pencairan terlambat," ujar Pery.&lt;/p&gt;Pery  mengatakan pihaknya sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar dana BOS  di masa mendatang langsung ke rekening sekolah, tidak melalui kas  daerah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5991227608248842817-7721451161525144440?l=rebellito.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rebellito.blogspot.com/feeds/7721451161525144440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/04/bos-mengendap-rp-70-miliar-bse-rp-275.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7721451161525144440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5991227608248842817/posts/default/7721451161525144440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rebellito.blogspot.com/2010/04/bos-mengendap-rp-70-miliar-bse-rp-275.html' title='BOS Mengendap Rp 70 Miliar, BSE Rp 275 Miliar'/><author><name>Rebellito</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14204954946055822743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-AsIKcBrRhdk/ThxR9EVuD5I/AAAAAAAAAPo/SnwYVx2EL4I/s1600/261691_199781950070931_100001173829624_518579_7414776_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S8hdZv7ZMsI/AAAAAAAAADw/P3dQDqJZK7Q/s72-c/uangg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5991227608248842817.post-8051840415510333146</id><published>2010-04-16T04:56:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T20:19:23.931-07:00</updated><title type='text'>MAFIA UN ??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S8hRw5KobwI/AAAAAAAAADo/9cBDfjGqP6c/s1600/unas.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 310px; height: 235px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_so1blneYOf0/S8hRw5KobwI/AAAAAAAAADo/9cBDfjGqP6c/s320/unas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460704448607710978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLOVENET%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLOVENET%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLOVENET%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false"
