Minggu, 13 Maret 2011

Menangislah untuk sesuatau yang penting

menjadi anggun ketika kau menuruti sang pencipta .

berharap kesucianmu bertahan hingga di datangkan yang halal bagimu .

lupakan apa-apa yang bisa mengotori hatimu .

karena bawasannya keindahanmu terlalu mahal dengan suatu yang fana .

Allah bersamamu .

memberi janji menjadikanmu bidadari di telaga kautsar yang bening .

Allah bersamamu .

jangan bersedih , dan menangislah hanya untuk sesuatu yang penting .

Sabtu, 26 Februari 2011

Sahabatku

Aku tahu mereka menangis untukku saat aku berusaha tampak tegar.
Aku tahu mereka berbahagia untukku saat aku berhasil dalam hal-hal kecil.
Aku tahu mereka menamparku saat aku salah.
Aku tahu mereka menjaga jalanku setiap saat agar aku tak terjatuh ke dalam kesalahan yang sama.
Tapi, aku baru tahu bahwa lebih dari itu ada sahabat yang memahamiku luar dan dalam.
Dan aku berterima kasih karena Tuhan telah memberikan orang-orang itu dalam hidupku.


UNTUK SAHABAT

untuk sahabat..
lupakah aku mengucapkan maaf ?
atau sekadar terima kasih
untuk yang berarti dalam hidupku
walau tak cukup banyak cerita untuk dikisahkan
tapi terlalu banyak permohonan tuk didoakan
dan mimpi-mimpi tuk diwujudkan
walau terbentang segala yang merintangi
kau dan aku, kita tetap satu
untuk sahabat..
bila wujudku tak lagi nyata
dan napasku tak lagi bersamamu
bila jasadku yang utuh telah melebur
dan ragaku telah hancur
bila waktuku terbatas sampai detik ini
dan ruangku tak sama denganmu
ingatlah aku, sahabat
karena dengan itu
kan kaulanjutkan hidupmu

Teruntuk kawan2 yang telah berhasil membangunkan saya dari tidur yang telah lama.
kawan2 yang luar biasa, saya mencintai kalian karena Allah.
mungkin kalian anggap saya terlalu berlebihan, tapi sungguh ungkapan cinta saya belum mampu menggambarkan jasa kalian ketika mampu menarik tangan saya dari kubangan keterpurukan.

teruntuk kawan2 E9, kalian terlampau spesial untuk diungkapkan.

Jumat, 25 Februari 2011

Saya dan Sudut Ruang Perpustakaan

Saya terkantuk-kantuk di salah satu sudut ruang perpustakaan kampus saya. Kelelahan, setelah seharian mendapatkan kuliah yang menjemukan. Belum juga deadline tugas besok yang belum terselesaikan. Dan pergelutan dengan tugas-tugas itu harus saya menangkan sore ini kalau tidak mau pak dosen meneriaki muka saya (lagi).

Saya tiba-tiba teringat akan teman-teman saya yang begitu semangatnya kuliah. Semangat mereka mengejar cita-cita yang mulia, sekedar lulus dan mendapat kerja, sampai mereka yang (sempat) terpaksa karena tuntutan orang tua. Saya kagum dengan semangat mereka.
Hehe. Dan saya tetap tidak perduli. Saya di bilang sebagai mahasiswa sok sibuk dengan hal-hal yang mereka bilang kuno, tidak prospek. Saya acuh saja dan saya selalu tersenyum.

“ Mereka belum tau, dan semoga Allah membuka hati mereka . Amin..“,pikir saya dalam hati.

Ya, aktivitas utama yang di lakukan Muhammad SAW dan para sahabatnya ini telah banyak menyita waktu saya. Waktu kuliah, waktu belajar, bermain, sampai waktu tidur saya. Saya prioritaskan sekarang, bukan tanpa alasan teman. Karena saya ingin berubah dan saya ingin menjadi salah satu manusia terbaik yang pernah di ciptakan Allah. Saya ingin berubah, ketika waktu saya dulu saya manfaatkan untuk dunia dan aksesorisnya. Sibuk kuliah, belajar, kerja, sampai pacar.

Karena hanya saya yang bisa mengubahnya, bahwa Allah telah menegaskan Dia tidak akan mengubah keadaan seseorang, selama orang tersebut tidak mau mengubah keadaan mereka sendiri. Dan saya ingin berubah, saya ingin meraih hidayah. Meraih?? Bukankah hidayah itu di turunkan oleh Allah? Bukankah hanya hak prerogatif Allah untuk memberikan hidayah pada hambanya? Tanya teman saya. Anda kurang tepat bro, jawab saya. Bahwa hidayah itu petunjuk, saudaraku. Dan bahwa petunjuk itu semua sudah ada, sudah tercetak, dan sudah berserakan di banyak tempat sekitar kita, adalah Al-Quran. Ya, Al-Quran itu lah petunjuknya. Petunjuk itu sudah berpijar, kebenaran itu sudah menyala terang benderang. Tinggal kita mau atau tidak mengambilnya, menggenggamnya.

Its just a choice men, ini hanya tentang sebuah piliahan men. Petunjuk atau tersesat, kebenaran atau kesalahan, SURGA atau NERAKA ??

Maka menurut saya (dan mungkin juga menurut anda), betapa bodohnya mereka yang memilih neraka, alias bodoh mereka yang memilih kesalahan, alias bodoh mereka yang memilih tersesat, alias bodohnya mereka yang tidak mengambil Al-Quran sebagai petunjuk dalam hidupnya.
Dan PETUNJUK itu telah menyebutkan, “ Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah “ (Ali Imron:110), dan itu cita-cita saya. Menjadi salah satu manusia terbaik di muka bumi ini menyampaikan risalah Manusia Terbaik di Bumi. Berjuang seperti Bilal, “meludahi” harta dan wanita seperti Mush’ab bin Umair. Militan bak Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah. Dan lantang bagaikan Abdullah bin Mas’ud juga meyakini sesuatu yang tidak bisa di lihat mata seperti Muhammad al-fatih.

Ketika di akhirat sebuah janji telaga Kautsar yang lezat. Menjadi sosok yang para mujahid pun iri, ketika melihat terdapat mimbar-mimbar cahaya pada kami. Yang memiliki gelar ikhwani, yang derajatnya limapuluh kali para sahabat nabi. Saya mau, dan kamu juga pasti? Sebuah kesempatan yang hanya sekali, karena setelah mati saya tidak mungkin bisa kembali ke bumi.
Kantuk saya sudah hilang, ketika adzan ashar sudah berkumandang. Dan ternyata tugas saya belum tersentuh sama sekali. Haha.

Raih kebenaran yang telah berpijar di depanmu itu kawan, walaupun jalanmu terjal dan berbara. Karena hidup adalah nuansa, yang harus kita jalani dengan kebenaran yang sempurna.

Selasa, 22 Februari 2011

Cinta itu Apa?

terjagalah dari segala maksiat dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat
disatukan dalam karunia yang suci bersama jiwa2 yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri
ini bukan cerita cinderella, bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya
tak dapat diukur tapi bersama allah semua pasti akan teratur
dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam
bersemi dari pupuk akhlak yang hebat, berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat
tidak, ini tidak akan di mengerti oleh hati yang penuh denagn dusta, yang buta oleh warna-warni dunia yang fana
ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya
keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah
dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah
untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan
dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta
karna bukan apa siapa dan bagaimana tapi luruskanlah dalam wangi surga
karna apa sebenarnya kita berani berkata cinta

Sabtu, 12 Februari 2011

Valentine ooh Valentine

14 Februari 2011, mendadak semua toko-toko dan mall ngepink semua. Rumah-rumah kado bejibun orang. boneka-boneka 'berserakan' di sudut-sudut kota. Cowok-cowok pada berubah romantis, buatin puisi, nyariin coklat atau bunga buat ceweknya. Mereka yang biasanya pelit buat sekedar beliin es krim pacarnya aja, untuk hari itu berani ngomong " hari ini mau minta apa yank? ". Mereka yang biasanya kalo disuruh gurunya bikin puisi aja paling males, tiba-tiba jadi Kahlil Gibran dadakan.

Karena apa? gak usah belaga gak taulah, ya itu tu gara-gara hari Valentine yang kata orang-orang hari kasih sayang.

Valentine’s Day dengan semua hiruk pikuknya sebenarnya nggak lepas dari arus utama Konspiratif yang mau ngehancurin ketauhidan kaya yang diajarin para penyampai Risallah sejak Adam a.s. hingga Muhammad SAW. Banyak sisi dari ‘hari istimewa’ itu yang pasti belum banyak elo ketahui. Banyak yang nyangka, umat Islam dilarang ngikutin ritual ini cuma karena bersumber dari ritual kaum Nasrani. Ini nggak salah, Cuma ada yang kurang. Gereja Katolik pun pernah ngeluarin fatwa larangan umatnya buat ikut-ikutan Valentine’s Day. Bahkan Katolik Ensiklopedia menyatakan ritual Valentine’s Day berasal dari ritual pemujaan terhadap setan (The Satanic Ritual) dan paganisme. Nahh lo?

Bukan cuma, daya eksplosif Valentine’s Day juga dahsyat(ngalah2in ledakan bom atom hiroshima-nagasaki), terutama dari sisi akidah dan moral. Sasaran utama penghancuran ini tentu saja elo2 itu, generasi muda.

Nahh sekarang kita analisis satu persatu. Yang pertama sekarang kita dikit ngomingin bahasa bule. Dalam bahasa Inggris, “Kasih Sayang” ditulis sebagai “Affection”, bukan “Love”. Ada perbedaan mendasar antara istilah Affection ama Love. “Affection” lebih dekat ama perasaan atau curahan hati, bersifat kejiwaan yang halus dan indah, kalo “Love”, lebih dekat dengan tindakan yang ngarah pada kegiatan atau aktivitas seksual. Mungkin sebab itu juga, hubungan seksual disebut “Making Love”. Hmm

Nah, dengan pemahaman itu, Valentine’s Day sebenarnya nggak tepat kalo diartikan sebagai “Hari Kasih Sayang”. Karena peristiwa yang terjadi berabad tahun silam, yang sekarang diperingati Hari Valentine, berawal dari suatu peristiwa yang lebih tepat disebut pesta kemaksiatan (Making Love Party) ketimbang Pesta Kasih Sayang. Peristiwa itu merupakan suatu ritual bagi bangsa Pagan Roma yang dinamakan Lupercalian Festival.

Dalam kepercayaan Pagan Roma, bulan Februari dianggap bulan penuh “cinta” (Love, bukan affection) dan bulan kesuburan (baca: masa birahi atau syahwat). Lupercalian Atau Lupercus sendiri adalah nama Dewa Kesuburan (Dewa Pertanian dan Gembala), yang dipercaya berwujud seorang lelaki perkasa dan berpakaian setengah telanjang dengan hanya menutupi tubuhnya dengan kulit kambing, ihh. Mitologi mengenai Lupercus terkait erat dengan kisah Remus dan Romulus yang tinggal di bukit Palatine dan diyakini kisahnya mengawali pembangunan Kota Roma.

Selain Roma, kepercayaan Pagan Yunani Kuno juga meyakini bulan Februari—tepatnya pertengahan Januari dan mencapai puncaknya pada pertengahan Februari—merupakan bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada perkawinan suci Dewa Zeus dan Hera. Baik kepercayaan Pagan Roma maupun Pagan Yunani, keduanya meyakini bahwa Februari merupakan bulan penuh gairah dan cinta (baca: syahwat).

Wahh, bener-bener. Kalo gitu nih valentine days udah keliatan banget GEJEnya bro. Bukan cuma Islam aja yang nggak ngakuin ini sebagai hari istimewa, eh kaum nashrani juga sempet nggak ngakuin hari valentine. Faktanya malah valentine day adalah ritual kaum pagan buat nyembah setan di festival Lupercalian, ahh kalo gue ogah banget!!

 

 

 

Festival Lupercalian? Makanan apa itu?

Lupercalia? Makanan apa ini? Mungkin ini kata yang asing ya buat telinga elo? Tapi ini ni awal mula adanya valentine day. Lupercalia Festival adalah sebuah perayaan yang berlangsung tanggal 13 hingga 18 Februari, dan tanggal 15 Februari adalah puncaknya. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata. Pada tanggal 13-nya, di pagi hari, pendeta tertinggi pagan Roma menghimpun para pemuda dan pemudi untuk mendatangi kuil pemujaan. Mereka dipisah dalam dua barisan dan sama-sama menghadap altar utama. Semua nama perempuan muda ditulis dalam lembaran-lembaran kecil. Satu lembaran kecil hanya boleh berisi satu nama. Lembaran-lembaran yang berisi nama-nama perempuan muda itu lalu dimasukkan kedalam wadah mirip kendi besar, atau ada juga yang menyebutnya di masukan ke dalam wadah mirip botol besar.

Setelah itu, sang pendeta yang mimpin upacara mempersilakan para pemuda maju satu persatu untuk mengambil satu nama gadis yang telah berada di dalam wadah secara acak, hingga wadah tersebut kosong. Setiap nama gadis yang terambil, maka sang empunya nama harus menjadi kekasih pemuda yang mengambilnya dan berkewajiban melayani segala yang diinginkan sang pemuda tersebut selama setahun hingga Lupercalian Festival tahun depan. Nahh lo, kaya konyak jodoh yang di tipi2 aja ??

Hmm, kemudian tanpa ikatan perkawinan, mereka bebas berbuat apa saja. Dan malam pertama di hari itu, malam menjelang 14 Februari hingga malam menjelang 15 Februari, di seluruh kota, para pasangan baru itu merayakan apa yang kini terlanjur disebut sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Suatu istilah yang benar-benar keliru dan lebih tepat disebut sebagai ‘Making Love Day’ alias malam free sex alias Malam Kemaksiatan.

Pada tanggal 15 Februari, setelah sehari penuh para pasangan baru itu mengumbar syahwatnya, mereka secara berpasang-pasangan kembali mendatangi kuil pemujaan untuk memanjatkan doa kepada Dewa Lupercalia agar dilindungi dari gangguan serigala dan roh jahat. Dalam upacara ini, pendeta pagan Roma akan membawa dua ekor kambing dan seekor anjing yang kemudian disembelih diatas altar sebagai persembahan kepada Dewa Lupercalia atau Lupercus. Persembahan ini kemudian diikuti dengan ritual meminum anggur.

Setelah itu, para pemuda mengambil satu lembar kulit kambing yang telah tersedia dan berlari di jalan-jalan kota sambil diikuti oleh para gadis. Jalan-jalan kota Roma meriah oleh teriakan dan canda-tawa para muda-mudi, di mana yang perempuan berlomba-lomba mendapatkan sentuhan kulit kambing terbanyak dan yang pria berlomba-lomba menyentuh gadis sebanyak-banyaknya.

Para perempuan Romawi kuno di zaman itu sangat percaya bahwa kulit kambing yang dipersembahkan kepada Dewa Lupercus tersebut memiliki daya magis yang luar biasa, yang mampu membuat mereka bertambah subur, bertambah muda, dan bertambah cantik. Semakin banyak mereka bisa menyentuh kulit kambing tersebut maka mereka yakin akan bertambah cantik dan subur.

Upacara yang sangat dinanti-nantikan orang-orang muda di Roma ini menjadi salah satu perayaan favorit. Hal ini tidak aneh mengingat kehidupan masyarakat Pagan Roma memang sangat menuhankan keperkasaan (kejantanan), kecantikan, dan seks. Bahkan para Dewa dan Dewi—tuhan mereka—digambarkan sebagai sosok lelaki perkasa dan perempuan yang cantik nan menawan, dengan pakaian yang minim bahkan telanjang sama sekali. Bangsa Roma memang sangat memuja kesempurnaan raga. Banyak literatur menulis tentang tradisi Pagan Roma tersebut. Sampai sekarang, pusat-pusat kebugaran yang menjadi salah satu ‘tren orang modern’ disebut sebagai Gymnasium atau disingkat Gym saja, yang berasal dari istilah Roma yang mengacu pada tempat olah tubuh.

Tradisi pemujaan terhadap keperkasaan dan kecantikan ini, dan tentunya semuanya bermuara pada pendewaan terhadap syahwat, tidak menghilang saat Roma dijadikan pusat Gereja Barat oleh Kaisar Konstantin. Gereja malah melanggengkan ritual pesta syahwat ini dengan memberinya ‘bungkus kekristenan’ dengan mengganti nama-nama gadis dan para pemuda dengan nama-nama Paus atau Pastor atau orang-orang suci seperti Santo atau Saint (laki-laki) atau Santa (Perempuan). Mereka yang melakukan ini adalah Kaisar Konstantin sebagai Paus pertama dan Paus Gregory I. Bahkan pada tahun 496 M, Paus Gelasius I menjadikan Lupercalian Festival ini menjadi perayaan Gereja dengan memunculkan mitos tentang Santo Valentinus (Saint Valentine’s) yang dikatakan meninggal pada 14 Februari.

Inilah apa yang sekarang kita kenal sebagai ‘The Valentine’s Day’. Lupercalian Festival yang sesungguhnya lebih tepat disebut sebagai ‘Making Love Day, merupakan asal-muasal peringatan ini. Oleh sejumlah pihak yang ingin mendapat keuntungan dari ritual tersebut dan eksesnya, momentum itu disebut sebagai ‘Hari Kasih Sayang’, sesuatu yang sangat jauh dan beda esensinya.

Hmm, gitu men ceritanya. Ngeri kan?? Makanya elo jangan bego2 amat dah dengan ikut-ikutan budaya gak jelas kaya Valentine day barusan. Jadi nggak ada hubungannya valentine day ama kasih sayang. Yang ada malah valentine day itu simbol hari kemaksiatan. Apalagi hubungan valentine ama coklat atau warna pink, jauh panggang dari ayam dah.

Sudahlah, urungkan niat elo buat ngerayain valentine. Buang coklat2, bunga2 yang udah elo siapin buat pacar elo. Ato lebih baik kalo elo putusin sekalian pacar elo. Hhee. Yang pasti-pasti aja dah, Allah ngelarang kita mendekati maksiat, kaya pacaran juga. Dan sesuatu yang kita awali dengan melanggar perintah Allah pasti akhirnya buruk men, percaya dehh !!

 “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (QS. Al-Baqarah [2]: 120).

Maka dari itu, mari hari ini kita TOLAK HARI VALENTINE !!



 

11 Februari 2011

07:00 – 09:00 D2. Lantai 2. FIP-UM

Ada kuliah Pembelajaran Bahasa Indonesia mulai jam 7 pagi. Pak dosen yang sedari awal jam sudah bicara banyak sekali, membuat saya ngantuk. Problem mata yang selalu saja turun ke perut saya. Lapar. Memang sedari pagi belum sarapan, dan mau gimana lagi, sayapun sudah tidak konsentrasi lagi dengan pelajaran bapak. Maaf bapak :D
Kesempatan datang, ketika si bapak keluar kelas. Saya mengikuti dari belakang. Kebetulan sekali pintu kelas saya dekat dengan pintu lift. Saya keluar. Dan dengan cepatnya memencet pintu lift. Membuka. dan saya masuk lift. Saya pencet lagi. Menutup. Hufftt .. aman. Saya turun dengan lift sampai lantai dasar. Maaf lagi bapak :D
Kabur. Dan mungkin hanya saya dari mahasiswa sekelas saya yang berani melakukan hal seperti ini.
Tujuan saya “kantin fakultas”.
Singkat cerita saya makan. Selesai. Kembali kekelas. Dan ternyata bapak dosen sudah pulang, teman-teman hampir pulang. Saya ambil tas saya. Cengengesan di depan teman-teman yang bertanya, “ ko endi kon bel ?? “

09:00 – 11:00



Saya keluar gedung D2. Tolah-toleh. Ternyata teman-teman sudah balik.
Akhirnya saya juga balik ke markas temen-temen seperjuangan saya, di sebuah sekret di dekat masjid. Wallah, sudah nampak sibuk pula aktivitas di sekret itu. Seminggu lagi memang akan ada talk show Campus Social Responsibillity yang diadakan temen-temen. Semoga bisa menyadarkan banyak orang.
Dan saya punya amanah sendiri hari itu. Aktivitas yang sekarang lebih saya sukai daripada kuliah. Hhee. Saya mencetak opini selebaran, khusus untuk para jamaah sholat jumat.
Alhamdulillah rampung.

11:00 – 12:30

Saya mandi dan berbenah diri.
Baju terbaik dan terrapi.
Wewangian yang tak saya lupakan.
Khusus menghadap Sang Maha Baik hari itu.
Adzan telah berkumandang dan khotib sudah di mimbar.
Saya menghadapNya.
Berharap kekhusyukan yang murni.

Ikan Aja Mati Kalo di Taruh di Tanah

Kota malang yang dingin membiasakan saya untuk mencari kehangatan. Nyewa villa di kota batu, trus nginep beberapa malam sama kodew malang, itu buat kalian yang punya pikiran ngeres mulu, hhaa.
Kehangatan untuk saya adalah secangkir kopi panas hitam manis. Cukup? Belum, sebelum di kancani gorengan-gorengan hangat. Lengkap? Belum, kalo belinya belum di warung pinggiran trotoar kota malang. Dan itu menjadi kebiasaan bagi saya.
Malam itu seperti biasanya, saya sudah stanby di sebuah pojok warung yang biasanya saya datangi. Menunggu kopi pesanan saya. Tak perlu menunggu lama, kopi pesanan saya datang. Nikmat, saya mulai menyeruputnya sedikit demi sedikit, tiba-tiba ..

“ Lho?? Kok dibuang ikannya?? Nanti mati loh lee .. “
“ kenapa kok bisa mati yah ikannya ? “ polos sekali
“ ya karena ikan hidupnya di air, nggak di darat “
“ kenapa nggak bisa hidup di darat ? “
“ ya karena ikan habitatnya di air lee .. “
“ habitat itu apa yah ? “ wajah bingung
“ hmmm ... gimana ya ayah jelasinnya ? ya pokoknya ikan hidupnya di air, kalo di darat ikannya bisa mati. Kalo ikannya di darat nggak mati itu ikan aneh, atao jangan-jangan bukan ikan itu lee “
“ jadi nggak boleh ya yah ikannya di taruh di tanah ? “
“ ya nggak boleh, nanti kasihan kalo ikannya mati. Udah sini-sini masukkin ke kantong lagi “ kata si ayah yang wajahnya mirip anggota dewan yang sering masuk tipi itu.
Ayah dan anaknya itu berlalu, tanpa menghiraukan saya yang dari tadi senyum-senyum mendengarkan mereka. 
Dan kopi ini masih terlalu nikmat, ketika saya jadi teringat dengan kondisi saudara-saudara saya. Saudara seakidah tepatnya. Ya mereka(nggak semua juga sih) aneh, kaya ungkapan tentang ikan yang di lemparin ketanah tapi gk mati tadi, hhee. Kok? Ya iyalah, kita ini muslim yang percaya kalo kita dari allah dan akan kembali ke Allah maka bisa dipastikan kalau pastinya habitat kita adalah aturan Allah alias syariat, dan padahal syariah islam itu sekarang tidak diterapkan. Ups.. bingung juga ya apa itu habitat? Saya jelaskan, mengutip ucapan mbah wikipedia, habitat itu adalah adalah tempat suatu makhluk hidup tinggal dan berkembang biak. Intinya, habitat adalah lingkungan yang sesuai dengan potensi makhluk hidup tertentu. Jadi pantas kalau kita bisa di bilang aneh, atau malah dipertanyakan keislaman kita atau jangan-jangan kita bukan muslim beneran, kalo kita tenang aja di tengah-tengah keadaan tidak di pakenya syariat di aturan kita. Nahh loo ..

Jadi seharusnya jika kita muslim yang normal maka minimal kita ini punya perasaan gelisah dengan sistem sekuler-demokrasi yang diterapkan sekarang ini. Gimana nggak, wong demokrasi itu menghegemoni paksa kewajiban manusia yang harusnya nurut aturan Allah, ehh malah ama demokrasi kita di paksa nurut aturan buatan manusia, udah menyengsarakan dosa lagi.
Nahh lo, belum percaya? Pelototin aja ketika riba di bolehin dengan adanya bank-bank konvensional dengan bunga-bunga pinjamannya, padahal Allah udah negasin kita boleh jula beli tapi gk boleh ngambil riba. Zina, elu tau gang dolly? Sarkem? Dan teman2nya, mereka di legalkan untuk jadi lokalisasi pelacuran alias zina, nahh lo.. kurang parah gimana coba? Belum lagi yg namanya ham. Sakarepku.. urusanku.. sopo kon ??.. bebas berekspresi, bebas berkarya, jluntrungannya ntar bebas telanjang.. hmm ..
Ketika semua sudah rusak, berantakan, pintu neraka terbuka lebar maka sebagai muslim yang normal, yang masih percaya bahwa Allah yang berhak nyelup kita ke neraka dan berkuasa mau ngapain diri kita, maka minimal kita ini sedih, kalo bisa nangis waktu ngeliat keadaan sekarang ini.. Alhamdulillah kalau yang ikut ngelawan, dan itu sebaik-baik tindakan. Ngelawan sampai revolusi yang di janjikan The Best Makhluk Allah SAW datang, yaitu kembalinya negara khilafah yang sesuai dengan petunjuk beliau.
Karena hidup ini tidak akan mulia tanpa islam, islam tidak akan sempurna tanpa syariat, dan syariat tidak akan bisa ditegakkan tanpa daulah khilafah.
Dan hawa dingin malang semakin menjadi-jadi, kopi di gelas saya juga semakin turun permukaannya. Biasa saja. Pukul 02:00. Sudah waktunya pulang, mempersiapkan untuk ngampus besok.

[@angkringan last night]

Minggu, 24 Oktober 2010

10 Program Freemansory Laknat

Freemasonry, organisasi Yahudi yang telah didirikan sejak lebih kurang tahun 900 SM, memiliki sepuluh program internasional. Program ini dalam istilah Freemasonry dinamakan Harar atau Satanim, berlambangkan gurita berkaki sepuluh ular berbisa berkepala sepuluh, dan hantu penerkam berkuku baja.

Maka dari itu saudaraku , jangan mau di bodoho oleh mereka yang disebut dalam alquran kaum babi dan kera .


Program Pertama
Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim.

-Pada masa Isa a.s.
orang orang yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnah keji “ingin menjadi Raja Yahudi” yang disampaikan pada penguasa Romawi. Tetapi Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya nabi Isa, Yahudi berusaha menghancurkan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu :

* Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang haram dan sebaliknya.
* Merusak akidah dengan doktrin Trinitas
* Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu
* Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s.

# Pada Masa Islam

* Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin.
* Memecah belah Ali r.a dan Muawiyah r.a. sehingga Aisyah turun tangan.
* Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya
* Mendangkalkan aqidah umat dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat sufi, mu’tazilah dan sebagainya. Maka datangalah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainya.
* Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Alquran dan hadist dengan alam pikiran Freemasonry.
* Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang.
* Menjadikan Islam supaya Tasyabbuh dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian gereja ke masjid, ulang tahun dan sebagainya


Program Kedua
Program kedua dinamakan “Shada” dalam istilah Freemasonry berarti membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.

Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Alquran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjukkanya seorang Freemason “ Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebgai Nabi akhir zaman , Bhuda awatara, Krisna, dan semacamnya. Rabithah Alam islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabiul Awal1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.

Dan kasus-kasus “aliran sesat islam” yang beredar di indonesia seperti sholat dua bahasa dan lainya, kemungkian besar berkaitan dengan program Freemasonry.

Program Ketiga
Program ketiga dinamakan parokim, dalam istilah Freemasonry:

* Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetpi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry.
* Mendukung tori-teori bertentangan.
* Membangkitkan kufarat dan menyiarkan teori Sigmond Freud dan Charles Darwin sehingga antara antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan.

Program Keempat
Program keempat dinamakan Libarim, dalam istilah Freemasonry :

* Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual
* Mengahpus hukum yang melarang kawin antaragama untuk menurunkan generasi bebas agama
* Pengambangan pendidikan seks di sekolah-sekolah
* Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian”
* Mengembalakan pemuda-pemudi kedunia khayali, dunia musik, dan narkoba. Serta membuat bet satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kealamnya Mengorganisir kaum lesbian, guy, lutherianserta pengakuan hak mereka dalam hukum.

Program Kelima
Program kelima dinamakan Babill, dalam istilah Freemasonry yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi.

Program Keenam
Program Kelima ini dinamakan Onan dalam istilah Freemasonry:

* Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi)
* Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi peridi

Program Ketujuh
Program ketujuh dinamakan protokol. Dalam istilah Freemasonry, protokol khusus untuk program bangsa Yhaudidalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.

Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya peghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politikdan penerangan dunia.

Program Kedelapan
Program kedelapan ini disebut Gorgah, dalam istilah Freemasonry :

* Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.”
* Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatanya jatuh.
* Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan ditempat-tempoat maksiat
* Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern.
* Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus

Program Kesembilan
Program kesembilan dinamakan Plotisme yaitu:

* Mendidk alim ulama dalam Plotis yang pahamnya terapung ambang.
* Alim ulama plotis itu disebarkansebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam.
* Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasoonry.


Program Kesepuluh
Program kesepuluh ini dinamakan Qornun, dalam istilah Freemasonry :

* Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya di peras secara halus oleh suruhan Freeemasonry
* Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebgainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan
* Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freeamsonry
* Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan bersiri kembalio dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemuidan pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya.

Dari data-data tersebut kita lihat bahwa begitu mendunianya program-program Freemasonry, dan Allah SWT telah memperingatkan ini dalam QS 8:72 bahwa mereka saling bahu membahu dan menjadi pelindung satu dengan lainya, dan pada lafadz “illa taf’aluuhu” Allah SWT memerintahkan kita untuk mengadakan upaya program tandingan Tansiq yaitu penyatuan hati umat islam. Dan Khilafah lah solusinya !!

Senin, 18 Oktober 2010

Bundle of Joy

You're my bundle of joy...
That a smile starts to show, i feel all it glow
When you just make me happy
You're my bundle of joy, and thank you for all my love


Ngomong2 soal lagunya Mocca gue inget ama temen gue , taruhlah namanya Joko .
“ le , ayo melu Pon***go Tremble again #4 , tanggal pitulas “ , suaranya di telepon.
“ aq kuliah , kek .. “ agak sungkan gue nolaknya
“ ah , gayamu le .. “
***
Tuingg .. tuingg .. tuinggg .. (ini suara sms masuk)
ndul , sari njaluk nopemu? Areke mkso2 aq i low .. d wehi a ?
ketik .. ketiikk .. tik .. tikkk .. (ini suara gue ngetik sms)
ojo wes! Aq wes pedhot ambe arek iku. Ora wayahe pacaran saiki ..

***
bundle of joy , kata temen gue yg suka ngomong inggris artinya seikat sukacita , seikat kebahagiaann , dan itu td(diatas) pernah jd bundle of joy gue . kata guru gue “ pemikiran yang menggerakkan manusia “ . dan kenapa gue nolak bundle of joy gue ntu ? karena mgkn gue udah mikirnya gk sama kaya dulu (tp masih tetep pake otak kok).
Setidaknya sebelum gua sering main ke masjid , dengerin ceritanya Felix Shiauw , baca bukunya Divan ampe ngaji kitabnya An-nabhani gue masih sering ikut anak2 ngegigs , bodyslaming ampe headbanging . ups , untung gue blm pernah yg namanya minum atau ngepil , karena emang gue ikut ngegigs murni demen ama musik yg nenek gue bilang bikin telinga pecah ..
si Sari pun udah gue putusin , ya maap sar !! benere buat kebaekan elu juga gue ajak pacaran kalo udah nikah , eh malah elu nya ngeyel . tp nikahnya jg gk sekarang kalee , gue masih mau sekoyah duyu .. ya , kalo ntar masih di kasih waktu gue khitbah dah elu ..
Gue memang beruntung , di awal2 pengembaraan intelektual gue , gue bertemu dengan orang2 yg tepat , yg selalu bisa ngelurusin gue . bacaan2 yg memang di tulis ama orang2 yg tulus berjuang demi kebenaran , sampe diskusi yg selalu bisa ngedobrag pikiran gue .
Dan terkadang banyak teman2 yang nyemooh perubahan gue . mereka mulai mencibir semua kegiatan baru gue , menganggap gue freak yg gila dan jadul .
“ ahh , sok suci luu .. “
“ bau sorga lu sekarang .. “ (daripada ente bau neraka , hhii)
“ kapan mau berangkat ke palestin ?”
Ahh , gue gk peduli . ini udah pilihan gue , ini bundle of joy gue . bukankah “ setiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya ” (74:38) . dan gue ingin ketika hari pertanggungjawaban itu dateng , gue udah siap dengan semua pilihan selama gue idup yang bikin Allah seneng , nerima catetan amal pake tangan kanan , terus gue mandi dah di telaga kautsar . ihuuyyy .. mau-mau !!
Dan semua cemoohan dan makian merupakan sesuatu yang wajar gue terima . dan seharusnya gue malah menginginkan semua makian itu , apa kupu2 ada sebelum dia dari ulet dan di benci orang2 ? apa gue bisa makan mangga sebelum gua nanem pohon mangga ? (kecuali kalo gue nyolong , sstt dosa) apa gue akan masuk surga sebelum ada cobaan buat gue ? gue rasa nggak bgt . makanya sini2 , semakin elu2 nyemooh gue makin deket dah gue ke telaga kautsar . hhee
Wahh , tp elu nyemoohnya jangan ngatain tentang idung gue yg pesek ini . pesek2 gini yang ngasih Allah tanpa gue minta . elu mau ngremehin ciptaan Allah , yang sama artinya elu juga ngremehin Allah ?? sumpah , neraka itu panas banget euy ..
Kadang gue juga kasihan ama Joko (yg sering ngajak gue ngegigs td) . dia itu punya kulit item banget . kalo ada orang yang manggil dia Pembalap(pemuda badan gelap) , Bleky , ato Kecap mah udah biasa , nahh ini ada yg ampe manggil dia Boci alias bokong panci , kurang parah gimana tuh ?? memang apa salahnya kalo ada orang kulitnya item ? toh ntar kita kalo udah mati gk bakal ditanya kenapa kulit kita item . kita gak akan masuk neraka juga gara2 kulit kita item . apa kulit2 putih semacam Kim Bum bisa mastiin kita masuk surga ? apa orang2 yg di anugrahi kulit seperti saudara2 kita di benua Afrika pantas di hina ? tentu nggak .. bukannya dulu rosululloh pernah memeluk sahabat kulit hitamnya setelah beraabad-abad manusia dibedakan oleh ras dan warna kulit ? bukannya Allah nggak ngeliat pada bentuk2 dan harta kita , tapi Allah melihat hati2 kita dan amal2 kita (Muslim) . itu semua keindahan perbedaan yang Allah kasih pada kita umatnya . sesuatu yang gk bisa kita pilih , dan kita tidak berwenang buat ngerubahnya , dan Allahpun gk akan nanya kita ntar “ hai , Joko kenapa warna kulitmu hitam kaya bokong panci ? “
Yang nanti Allah tanyain adalah , kita apakan kulit2 kita ini . kalo gue sih mending kulit kita item tp kita tutup auratnya kaya yang di contohin rosululloh . daripada kulit kita putih tapi kita umbar , di liatin ke orang2 kaya artis2 di majalah Playboy (gue rasa gue gk perlu jelasin ini majalah apaan) , ato kaya di pilem2 horor semi porno yang lagi ngetrend di Indonesia . karena itu yang bisa kita pilih , dan nanti kita bakal di mintai pertanggungjawaban . dan mensyukuri segala sesuatu yang gk bisa kita pilih juga termasuk pilihan yang nantipun juga dipertanggungjawabkan .
***
Idup ini sebenere gampang kok , semua udah diatur ama Allah . semua udah di contohin melalui rosulNya , kita tinggal ngikut aja . JUST DO IT !! sesulit apapun itu lakuin aja , karena itu semua yang ngebuat Allah , dzat yang nyiptain kita , dzat yang berhak nyelup kita ke neraka kalo kita gk nurut ama aturanNya , mau lu ??
tapi kalo kita orang yg percaya pragmatisme , nurut aturan Allah itu juga pragmatis tauk .. kita musti nurut semua aturan Allah biar kita bisa untung di akhirat , dan itu yg membedakan kita ama kapitalisme , orang2 liberal ataupun kafir , kalo mereka mah pragmatisnya orientasinya dunia . tp kita jangan ampe ikut2an mereka , karena hakikat bundle of joy yang sebenarnya bukanlah ngegigs , pacaran , cakep , cantik , duit atau apalah , tapi bundle of joy adalah ketika kita di akhirat yang kekal kita di dalam , di surga Allah , yang Allah ciptain buat hadiah hamba2nya yang pragmatis akhirat . dan itulah cita2 kita , mandi di telaga kautsar , bundle of joy , When you just make me happy . :-D

[sigue]

Kamis, 14 Oktober 2010

Kritik Terhadap Harakah Islam yang Mengakui Sistem Thaghut

Pengantar

Setelah hancurnya Khilafah tahun 1924, banyak harakah Islam bangkit berjuang untuk mengembalikan kejayaan Islam. Berbagai harakah Islam ini berjuang dengan tujuan, ide, dan metode perjuangan masing-masing. Meski berbeda-beda, namun insya Allah semuanya mendapat ridha Allah SWT selama mereka ikhlas berjuang untuk Islam.

Hanya saja, tak semua perjuangan itu relevan dengan masalah utama (qadhiyah mashiriyah) umat Islam atau sesuai dengan tuntutan ajaran Islam dalam perubahan. Jadi ikhlas saja tidaklah cukup, meski keikhlasan memang tuntutan mendasar dalam amal perjuangan. Keikhlasan harus disertai dengan pemahaman akan hukum-hukum Islam serta tuntutan ajaran Islam dalam perubahan.

Masalah Utama Umat Islam dan Tipologi Harakah Islam

Islam tak diragukan lagi adalah agama yang komprehensif, yaitu bukan sekedar agama spiritual, tapi juga mengatur segenap aspek kehidupan. Islam adalah agama dan negara. Maka dari itu, sejak Rasulullah SAW diutus sebagai nabi dan rasul, yang menjadi masalah utama umat Islam adalah bagaimana mengamalkan agama Islam secara menyeluruh dalam kehidupan bernegara.

Rasulullah SAW telah berhasil mewujudkan Islam dalam kehidupan bernegara sejak beliau menegakkan Daulah Islamiyah di Madinah. Inilah yang kemudian dilanjutkan oleh khalifah-khalifah sesudah beliau selama sekitar 1300 tahun hingga hancurnya Khilafah di Turki tahun 1924. Sejak saat itulah umat Islam hidup terpecah belah dalam puluhan sistem thaghut sekuler dan hidup tertindas karena menjadi sasaran penghisapan dan penjajahan Barat.

Maka dari itu, selama Islam adalah agama dan negara, bukan sekedar agama spiritual, setiap perjuangan harakah Islam wajib memperhatikan masalah ini dalam perjuangannya. Inilah yang disebut masalah utama umat, yaitu mengamalkan seluruh ajaran Islam dalam kehidupan bernegara dalam bingkai negara Khilafah.

Dengan demikian, perjuangan harakah Islam seharusnya terfokus pada dua hal. Pertama, membebaskan umat Islam dari penjara sistem thaghut sekuler yang telah memecah belah umat Islam dan menjadikan mereka tak berdaya menghadapi hegemoni Barat. Kedua, mengembalikan umat dalam satu institusi politik pemersatu umat, yaitu negara Khilafah Islam.

Penguasa Dunia Islam sebagai pemimpin sistem thaghut itu sangat memahami hal ini. Maka mereka pun melakukan serangkaian strategi untuk membendung dan menjinakkan harakah-harakah Islam. Mereka berhasil sehingga akhirnya harakah-harakah Islam terbelah menjadi dua tipe utama. Pertama, harakah Islam ideologis yang tidak tersesatkan oleh realitas. Harakah jenis ini sangat paham bahwa untuk mengatasi masalah umat Islam caranya adalah merombak total sistem sekuler yang ada serta memimpin umat untuk menerapkan seluruh hukum Islam dalam negara Khilafah.

Kedua, harakah Islam pragmatis yang disesatkan oleh realitas, yang tidak sadar akan masalah umat, mengakui keabsahan sistem yang ada, serta berjuang dari dalam sistem.

Bertolak dari kondisi umat Islam yang kini hidup tercerai berai dalam sistem thaghut, maka yang dilakukan harakah Islam seharusnya adalah mengubah total sistem thaghut itu, seperti yang dilakukan harakah Islam ideologis.

Perubahan ini berarti tidak mengakui keabsahan sistem thaghut (sekuler) yang ada, karena sistem bikinan penjajah ini hakekatnya adalah musuh Islam dan pelayan kaum penjajah. Perubahan ini juga harus dilakukan dari luar sistem untuk menghancurkannya, bukan dari dalam sistem seperti yang dilakukan harakah Islam pragmatis dengan berpartisipasi dalam kabinet dan parlemen.

Perubahan ini berarti juga harus disertai upaya memimpin umat untuk memahami dan mengamalkan Islam secara sahih. Yaitu Islam sebagaimana diterapkan Rasululah SAW dan para khalifah sesudahnya dalam negara Khilafah, yang akan menyatukan umat yang terpecah belah dan mengembalikan kemuliaan mereka yang terampas oleh kaum penjajah.

Memang penguasa zalim Dunia Islam lebih suka memelihara harakah Islam pragmatis. Sebab dari dua tipe harakah Islam yang ada, harakah pragmatis tidak mengajak umat untuk mengubah sistem thaghut secara total, bahkan mengakui keabsahannya. Harakah pragmatis pada prinsipnya memang bersedia hidup dalam sistem thaghut yang zalim. Maka sistem thaghut tak akan khawatir terhadap harakah pragmatis semacam ini, walaupun harakah ini menggembar-gemborkan slogan “Islam Adalah Solusi,” atau “Kami Ingin Syariah Islam,” atau bahkan slogan “Kami Ingin Khilafah.” Semua ini tak mengkhawatirkan sistem thaghut, selama harakah pragmatis ini telah mengakui keabsahan sistem sekuler yang ada.

Dengan demikian, harakah pragmatis ini telah melakukan penyesatan politik yang dapat menyimpangkan umat dari perjuangan yang benar. Karena keterlibatan harakah pragmatis dalam sistem thaghut berarti melegitimasi sistem thaghut sekaligus mempersulit harakah ideologis untuk menghancurkan sistem thaghut yang ada. Dan perlu dicatat, kebijakan penguasa Dunia Islam yang seperti ini telah didukung oleh Barat.

Strategi Barat Menghadapi Harakah Islam

Barat telah membagi kaum muslimin menjadi dua golongan utama, yaitu golongan fundamentalis (ekstremis) dan golongan moderat. Dari keduanya Barat hanya mendukung golongan moderat, dan bahkan mendudukkannya ke kursi kekuasaan, karena golongan moderat memang tidak menimbulkan bahaya bagi sistem politik di Dunia Islam dan bagi eksistensi Barat di Dunia Islam. Inilah garis besar Barat untuk menyesatkan harakah-harakah Islam.

Contoh nyata untuk strategi Barat itu adalah apa yang terjadi pada Partai Keadilan dan Pembangunan (PKP) pimpinan Recep Tayyip Erdogan di Turki. Turki tetap saja sekuler, dan bahkan menjalankan kebijakan AS dan Israel, meskipun PKP telah berhasil berkuasa. Inilah bukti nyata bahwa PKP telah menjadi harakah Islam yang disesatkan Barat sehingga PKP justru menjadi agen dan kepanjangan tangan dari kepentingan Barat.

Sayangnya, banyak generasi muda umat yang terkecoh dengan harakah pragmatis seperti PKP. Mereka menganggap PKP yang berhasil meraih kekuasaan telah melayani kepentingan Islam dan umat Islam. Padahal, dengan tinjauan sekilas saja, akan terlihat PKP sangat jauh dari ajaran dan politik Islam. Buktinya, PKP mengumumkan tidak akan memusuhi Barat (penjajah), mempercayai demokrasi, ingin menjadi bagian Eropa, serta menjadi sekutu Israel dan mengadakan perjanjian militer dengannya. PKP juga berpartisipasi dalam operasi militer NATO di Afghanistan untuk memerangi Islam dan umat Islam di sana. Dan lebih dari semua itu, PKP adalah pendukung ide-ide Mustafa Kamal Ataturk, manusia hina yang menjadi musuh Islam nomor satu dan penghancur Khilafah.

Harakah seperti PKP ini yang amat didambakan Barat, sehingga Barat berusaha mewujudkannya di berbagai negara di Dunia Islam. Tujuannya adalah untuk menghambat harakah Islam ideologis yang selalu diperangi AS, Eropa, dan penguasa zalim Dunia Islam atas nama perang melawan terorisme, fundamentalisme, radikalisme, ekstremisme, dan semacamnya.

Memang Barat telah menggariskan karakter-karakter tertentu untuk harakah Islam agar sesuai dengan kepentingan Barat. Mereka menghendaki agar harakah Islam dapat menerima sistem thaghut yang dijalankan Barat dan penguasa Dunia Islam yang zalim. Agar diterima umat, Barat menyebut aktivis harakah ini sebagai kaum moderat, bukan kaum fundamentalis atau ekstremis yang memang dimusuhi Barat.

Padahal kenyataannya, kaum moderat hakikatnya tidak berbeda dengan kaum liberal-sekuler, kecuali perbedaan formalitas saja. Jika dicermati, lontaran ide harakah Islam pragmatis sama saja dengan ide kelompok liberal-sekuler. Kita jangan tertipu dengan permainan istilah dan pengggunaan simbol-simbol Islam. Contoh nyatanya adalah PKP di Turki. PKP sangat sering mengeksploitir istilah dan simbol Islam. Padahal berbagai strategi dan langkah politiknya, seribu kali lebih berbahaya bagi umat Islam daripada kelompok-kelompok sekuler.

Maka sudah saatnya umat Islam sadar, bahwa tak setiap harakah yang seakan-akan Islami dan melayani kepentingan Islam adalah memang betul-betul baik bagi Islam ! Kita juga harus menyadari bahwa di antara harakah Islam ada yang menjadi agen Barat yang sadar atau tidak justru melayani kepentingan-kepentingan Barat. Kita juga harus sadar bahwa niat yang ikhlas tidaklah cukup, melainkan juga diperlukan langkah perjuangan yang benar sesuai Syariah Islam.

Karakter Harakah Yang Mengakui Sistem Thaghut

Paling tidak ada 6 (enam) karakter harakah Islam yang mengakui sistem thaghut dan menjadi agen Barat :

Pertama, menganut sikap pragmatis (waqi’iyyah), yaitu bertindak bukan atas dasar pertimbangan Syariah, melainkan atas dasar fakta yang ada dengan pertimbangan untung rugi (manfaat).

Kedua, tidak mempunyai ide Islam yang jelas. Mereka menyerukan Islam secara umum saja, dengan penafsiran yang disesuaikan dengan fakta yang ada demi meraih keridhoan penguasa zalim dan kaum penjajah (Barat).

Ketiga, tidak berusaha mengubah secara total sistem sekuler yang ada, melainkan hanya memperbaikinya secara parsial pada aspek-aspek tertentu. Mereka mempunyai asumsi dasar bahwa sistem yang ada sudah sah dan sudah final. Yang diubah bukan sistemnya, melainkan hal-hal tertentu yang memerlukan perbaikan, misalnya korupsi.

Keempat, mempunyai wawasan dan aksi yang hanya bersifat lokal. Mereka tidak peduli dengan persoalan umat Islam yang bersifat global, misalnya mempersatukan seluruh umat Islam dalam satu negara Khilafah.

Kelima, selalu berusaha menampakkan diri sebagai kelompok modern dan moderat, dengan dalih Islam adalah agama yang fleksibel dan luwes. Mereka mengecam harakah Islam ideologis sebagai kelompok garis keras (mutasyadidun) yang hanya cari masalah dengan memberontak kepada pemerintahan yang sah. Mereka menggembar-gemborkan ide-ide tertentu, seperti fiqih al-waqi’ (fiqih yang bertoak dari fakta), fiqih al-mashalih (fiqih yang mempertimbangkan kemaslahatan), dan semisalnya. Mereka masuk ke dalam parlemen dengan dalih untuk menegakkan agama, dan seterusnya.

Keenam, mementingkan figuritas. Mereka adalah harakah yang mempraktikkan kultus individu, karena mengedepankan figur pimpinan (qiyadah) daripada pemikiran yang serius dan produktif. Jika menghadapi masalah yang perlu keputusan, kata akhirnya bukan pada pertimbangan pemikiran, melainkan pada kehendak figur pimpinan yang telah tertawan oleh realitas sistem yang bobrok.

Harakah dengan karakter-karakter ini jelas sangat menyenangkan penguasa dari sistem thaghut. Harakah seperti ini pun kemudian dimanfaatkan dan diperalat untuk mengalihkan perhatian umat dari harakah ideologis yang sahih. Dengan demikian, di samping telah mengacaukan gambaran perjuangan Islam yang hakiki, harakah pragmatis itu juga telah mempersulit perjuangan ke arah perubahan total yang dikehendaki Islam.

Padahal sudah jelas, keterlibatan harakah pragmatis dalam parlemen sesungguhnya adalah suatu bentuk ketaatan kepada thaghut dan upaya jahat untuk memperpanjang umur thaghut itu. Hal ini juga akan mengacaukan pemahaman umat mengenai sistem thaghut sehingga umat bisa jadi menganggap sistem thaghut yang ada sudah bagus dan final.

Penutup

Dari seluruh penjelasan di atas, sudah seharusnya harakah pragmatis menyadari kekeliruan langkah mereka. Namun akankah mereka mau sadar? Dengan penuh kepahitan kami katakan, nampaknya mereka tidak akan sadar. Sebab cacat yang ada pada harakah pragmatis itu adalah cacat bawaan yang fatal, yaitu cacat pada ide (fikrah) dan metode (thariqah) perjuangan mereka.

Sungguh, setiap perjuangan yang dilandasi asumsi bahwa sistem yang ada sudah sah dan tidak perlu diubah, hanya akan menghasilkan kesia-siaan dan kemurkaan dari Allah SWT, meskipun mereka berniat ikhlas.

Ingatlah firman Allah SWT :

(أَفَمَنْ يَمْشِي مُكِبًّا عَلَى وَجْهِهِ أَهْدَى أَمَّنْ يَمْشِي سَوِيًّا عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ)

“Apakah orang yang merangkak dengan wajah tertelungkup yang lebih terpimpin (dalam kebenaran) ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?” (QS Al-Mulk [67] : 22)

Juga firman-Nya :

(وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا)

“Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta.” (QS Al-Furqaan [25] : 73). Wallahu a’lam. [ ]

(Disarikan dari artikel Amaa Aan li al-Harakat al-Islamiyah allatiy Ta’tarifu bi Syar’iyyah Al-Anzhimah an Tash-huw, oleh Dr. Hazim Badar, Palestina, Majalah Al-Waie (Arab), no. 282, Edisi Khusus Rajab 1431 H/ Juli 2010)