Selasa, 12 Juli 2011

Che dan Revolusi Islam


‘Bagaimana aku bisa menjadi aku yang sekarang ini?’

‘Aku percaya pada persamaan hak’

‘Dan aku bersedia mati’

‘Untuk memegang senjata, dan menarik pelatuknya untuk yang aku yakini’ (Ernesto Guevara, Tokoh Sosialis Komunis, dokter muda dari Argentina. Pejuang Ideologi Sosialis-Komunis Negara Kuba).

Ada sebuah pelajaran menarik dari seorang tokoh Komunis yang memiliki Visi, melakukan Revolusi di Negara Kuba. Dokter muda yang lahir di Argentina yang saat itu ditawan oleh resim Batista, karena berontak dan berusaha menggulingkan kekuasaannya. Pernyataan itu ia katakan saat berada di dalam penjara yang pengap dan jauh dari cahaya. Akan tetapi ia melihat dari situlah awal mula Revolusi bergulir.

Ini adalah sepenggal cuplikan dari film ‘CHE, A REVOLUTIONARY LIFE’ garapan Steven Soderbergh. Saya bukan bermaksud untuk mengajari kawan-kawan mengikuti perjuangan yang ia lakukan, dan bukan pula saya pengagum CHE. Akan tetapi, saya bermaksud untuk menggambarkan bagaimana sosok pejuang Ideologi Sosialis itu. Petikan percakapan yang diperankan oleh ‘Benicio Del Toro’ itu memperlihatkan bagaimana pemikiran yang mengkristal di dalam pribadi Ernesto Guevara.

Lihatlah kawan, bagaimana ia begitu yakin dengan apa yang ia perjuangkan. Hingga ia bersedia meregang nyawa sekalipun demi terwujudnya cita-cita besarnya. Ia sangat membenci Amerika seperti halnya kawan-kawan. Ia berjuang dengan segenap tenaga dan peluru yang ia pegang dengan tanpa meninggalkannya walaupun sebentar saja, yaitu senjata.

Revolusi Merah, begitu julukan bagi Revolusi Sosialis, memperkenalkan padanya, ‘Hari ini engkau akan ditembak, atau engkau mengangkat senjata dan melawan!’ ‘Senjata adalah membunuh atau dibunuh.’ Perjuangan untuk melakukan Revolusi yang nantinya berakhir dengan kemenangan, membutuhkan para pelaku. Ia mengatakan, ‘Revolusi ini akan aku kobarkan. Akulah yang akan memimpinnya.’ Lantas ia melanjutkan perkataannya dan berharap kepada kawan-kawan yang lainnya, ‘Jangan berhenti lakukan Revolusi karena aku..Revolusi dibuat oleh satu orang dan satu lagi lalu satu lagi..’

Kawan, begitu ia sangat yakin jika kawan-kawan yang lain akan mendukung dan berkorban bersama dengannya. Revolusi dimulai oleh satu orang dan diikuti oleh satu dari yang lain dan terus memperbanyak diri. Demikian yang dilakukan oleh tokoh Komunis yang dikenal dengan nama Che Guevara. Yang hobi memakai topi berlambangkan bintang, dengan baju ala militer dan berjambang lebat. Komandan Guevara, begitu prajurit menyebutnya. Komandan yang disukai karena kebijakan dan pemikirannya. Sangat membenci perbudakan. Gerilya menjadi jalan perjuangannya. ‘Menurutmu, kemana arah perjuangan ini?’ prajurit bertanya. ‘Kemenangan!’ Komandan menjawab.‘Setelah itu?’ bertanya lagi. ‘Tak akan mudah.’ Jelasnya.

Ia katakan kepada prajuritnya, ini adalah sistem keadilan oleh rakyat dan untuk rakyat, tidak boleh mengambil barang milik rakyat. Kita harus melindunginya. Kita teruskan pertempuran ini tanpa mengorbankan harta rakyat, kita tak boleh mengambil harta mereka. Ia mengakhiri perbincangan itu dengan kalimat, ‘Aku akan diragukan sebagai pelaku Revolusi, jika aku meninggalkan tugas Revolusiku.’

2 Januari 1959 Jendral Batista melarikan diri dan para pemberontak mengambil alih. Che Guevara berhasil merealisasikan Visinya, Revolusi Negara Kuba.

Sahabat sekalian para pejuang syari’ah yang istiqomah dalam dakwah.Jika tokoh Sosialis saja demikian gigihnya memperjuangkan ideologinya, bagaimana dengan Anda pejuang Ideologi Islam—yang tak diragukan lagi kebenarannya. Bukankah Che Guevara manusia, kita juga manusia..? Bukankah Umar bin Khaththab manusia, kita juga manusia…? Bukankah Muhammad Al-Fatih manusia, kita juga manusia…? Jikalau mereka makan, kita pun makan. Jika mereka punya tangan, kita pun punya tangan. Kaki mereka dua, kita juga dua. Mereka bisa tertawa, kita juga bisa tertawa. Mereka bisa marah, kita juga bisa marah. Mereka punya otak, kita juga punya.. Jika mereka mampu mengubah dunia…., mengapa kita tidak? Jika mereka mampu menggoncang dunia, mengapa kita tidak? Lantas, apa yang membedakan kita dengan mereka? Jawabannya adalah: Kristalisasi Ideologi dan memaksimalkan potensi. Ideologi telah mengkristal dalam otak mereka, menyatu dalam darah yang mengalir deras dalam tubuhnya. Mereka telah menggunakan potensi yang dimilikinya, kita belum! Barangkali baru 1 % dari potensi yang kita miliki—yang benar-benar telah kita gunakan. Einstein baru menggunakan 10% dari otaknya. Ingatlah Jiwa-Jiwa Penggerak Revolusi Islam, cukuplah apa yang dikatakan oleh Allah SAW dalam firmanNya: “‘Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, kamu menyuruh kepada yang ma’ruf dan kamu mencegah dari yang munkar, dan kamu beriman kepada Allah” (TQS. Ali Imran: 110) (Oleh Prio Agung Wicaksono, Mahasiswa STEI Hamfara Yogyakarta dan aktivis Dakwah Kampus DIY)

Senin, 11 Juli 2011

Sandal Jepit gue


sandal jepit gue ini sudah jelek sekali . lusuh . kumel . dekil . talinya warna ijo . merk SWALLOW . harganya ceban . dulu yang gue beli 3 taun lalu warnanya masih putih . sekarang sudah krem kecoklat2an . dulu yang masih tebel se tebel ibu jari gue . sekarang tinggal setebel buku tulis adek gue yang harganya seribuan .

maklumlah , gmana lagi ? tu sandal gue pake tiap ke kamar mandi , tiap hari . jadi tiap hari tu sandal ketemunya air sama lumut . jadi mungkin itu yang bikin tu warna sandal jadi surem . belum lagi kalo pas kena kencing gue . aiihhh ..

gue sayang ama tu sandal , soalnya dia nyaman di kaki gue , empuk . walaupun sekarang gak se empuk dulu .

banyak pengalaman gue ama tu sandal . dari yang nginjek tai ayam , kena paku . pernah juga nemenenin gue jalan dorong motor pas motor gue bannya kempes , sampe tali tu sandal lepas (tapi masih bisa gue benerin kok :D)

sampek sekarang belum kepikiran gue pengen beli sandal yang baru , cintrong dah pokoknya .
dulu pernah waktu di pasar , ada rame-rame . eh , gue liat ternyata orang-orang pada nguber jambret yang ketahuan . tu jambret larinya kenceng banget , orang-orang di pasar pada nggak ada yang bisa nangkep . secara waktu itu jiwa kepahlawanan gue lagi tinggi (gue kan waktu SMA masuk tim voli: nyambung apah ?)

gue timpuk tu jambret yang lari di depan muka gue . jarak 10 meter , udah gue presesiin arah lemparan gue . Wuuuuurrrr ... gue lempar nih sandal .. bakal kena kepala si jambret nih , pikir gue ..!!

nahh looo .. ternyata nyrempet aja kagak !! wadaahhh .. payah nih .. yang ada tu sandal masuk ke warung tukang dawet depan gue . malu banget gue ..

mati nih . gue mau kabur aja , malunya nggak ketulungan soalnya . belum lagi tu yang punya warung dawet pasti marah .. pikir gue .

tapi gimana juga ? gue udah terlanjur sayang ama tu sandal . dia setia banget ama gue , masa gini aja gue mau ninggalin dia . kesetiaan gue dipertaruhin disini (lebay parah).

setelah menata hati dan keberanian sedemikian rupa , gue nekat masuk ke warung itu .

" maaf buk , mau ngambil sandal yang barusan masuk .. hhee " tampang gue cengengesan .

" oiya ini mas .. mas saya sebenernya tau tu jepit udah jelek banget . kalo emang mau di buang ya dibuang dua2nya to mas , biar kalo ada yang mau nemu yang nemu itu nggak bingung nyari pasangannyya . lagian ibuk juga gak yakin ada yang mau nemu jepit mas itu " jawab si ibuk penjual dawet sambil ketawa .

" hhheee .. iya buk " jawab gue .

parah dahh .. malu banget . gakpapalah demi sandal kesayangan gue . . toh awalnya niat gue baek (nangkep jambret) , pasti Allah udah nyatet jadi amal kebaikan gue . Allah gak liat hasilnya , Allah liat niat dan usaha kita . hoorrraaayyy ..

ini juga bukti kesetiaan gue ama dia . soalnya dia juga pernah buktiin setianya ama gue . dulu waktu gue pake tu sandal ke masjid buat sholat jamaah , pas pulangnya gue liat tu sandal gak ada di tempatnya . Wallah .. ada yang ngembat nih (pikir gue) ..

sedih rasanya . tapi mau gmana lagi , nggak bisa di cari juga . padahal gue gak nyangka da yang mau ama tu sandal . hmm , gue doain aja yabg nyuri cepet tobat , dan kalo misal dia punya sakit mata cepet disembuhkan sama Allah .

nahh , selang dua hari waktu gue berangkat lagi ke masjid tu sandal nongol lagi di halaman masjid itu . kaget campur seneng capur terharu , jadi satu waktu itu . ini buktinya tu sandal setia ama gue . walaupun dia punya majikan baru , tetep dia maunya ama gue . ou ou ouuu . so sweet ... :D

banyak kenangan yang gue punya ama sandal ini mulai yang romantis sampe yang tragis .
yang paling gue demen waktu gue jalan kaki ama nih sandal ke masjid , sholat . udah ngejalanin syariat , dapet pahala juga .

lagian gue juga pengen ntar di akhirat nih sandal jadi saksi gue didepan Allah , kalo bisa . hhee .. (sekalian aja kalo ada surga buat sandal :D , kagak mungkin)

gue pengen selalu apa-apa nikmat Allah yang dikasih ama Allah (termasuk nih sandal) gue pake buat mensyukuri nikmatNya dengan selalu ngejalanin perintahnya . gue gak mau di lalaiin ama nikmat2 yang keren itu . ato nantinya malah mereka jadi yang njerumusin gue ke neraka . jadi saksi gue yang ingkarin nikmat Allah . misalnya pas gue mau nyolong mangga di kebun punya orang , ni sandal selalu ingetin gue bahwa sebenarnya banyak banget saksi yang nantinya ngomong di depan Allah tentang apa aja yang gue lakuin di dunia , termasuk sandal ini mungkin .

kaya mereka tuh orang-orang yang bercokol di atas yang korusi , gue yakin uang-uang yang mereka korupsi jadi yang nyeret mereka ke neraka .
belum lagi rakyat-rakyat yang mereka dzolimi . yang mereka miskin karena harga-harga pada di naikkin , anak-anak kecil yang mati kelaperan karena orang tu mereka gak bisa kerja karena sistem yang amburadul , mereka yang mati karena penyakit dimana mau berobat aja dipersulit ato harganya tinggi selangit . belum lagi mereka yang ikut dosa karena pemerintahnya gak mau nerapin hukum Allah . banyak dah banyak , kalo gue sebutin satu persatu . ngeri dah ngeriii .. (elu pasti lebih punya banyak contoh)

udahlah , yang penting sandal gue ini masih setia nemenin gue . ahhaaiii ..
dan gue bakal berusaha mensyukuri semua nikmatNya dengan setia pada hukumNya , berusaha dan berusaha . bersama sandal dekil gue . piss ..

Just Useful for All of You, dear ..


Kamu tahu bagaimana persaudaraan itu diikat? Persaudaraan itu diikat bukan tanpa perdebatan

sama sekali. Ikatan itu dibentuk dengan landasan perbedaan dalam memandang suatu hal tetapi sama dalam memandang beberapa lainnya.


Suatu hari saya pernah berdebat dengan sahabat saya tentang haramnya pacaran. Betapa sahabat saya itu dengan tegas mentoleransi bahkan membolehkan mereka yang berpacaran, sementara saya belum menemukan alasan pembolehan itu. Pernah sahabat saya itu menyebut saya radikal.


Yang lain, pernah saya hampir mendiamkan sahabat saya selama satu minggu (yang ketika itu masih empat hari) hanya karena dia mencuri indomie saya yang ketika itu merupakan amunisi saya 3 hari kedepan.


Tapi setelah itu kami selalu akur. Sahabat-sahabat saya banyak yang tetap menganggap saya radikal dan saya berpikir mereka mungkin hanya belum tau kenapa sikap saya seperti ini. Kemudian saya bisa mengartikan teman saya tidak mencuri indomie itu, melainkan hanya mengambilnya tanpa izin. Selanjutnya kami seperti biasa, menghisap rokok bersama, secangkir kopi bersama, bercengkrama kesana kemari. Dan kami selalu sadar, bahwa kami saling membutuhkan.


Itulah para sahabat. Saling berdamai, saling berseteru, kadang saling memaki, berbeda pendapat, tetapi tetap diikat oleh satu ikatan. Kadang jauh tetapi tidak benar-benar menjauh karena ada rasa merindu. Kadang ada rasa kesal tetapi kesal itu hanyalah bumbu.


Benar atau tidaknya dia, salah atau kelirunya seorang sahabat atau teman yang benar-benar kita kenal bukanlah halangan bagi saya untuk menunjukkan solidaritas atasnya.


Kamu pun mungkin demikian. Itu sangat baik. Tak peduli madzhabnya apa, tak peduli pilihannya apa, selama ia seorang muslim seorang sahabat akan selalu berada disisinya, teman yang baik pun demikian.


Ini bukan berarti menyetujui atau tidak, bukan memaklumi atau tidak, mendukung atau tidak, bukan hitam dan putih: kalau hitam lalu kita tinggalkan, kalau putih okelah kita masih akan sering bertandang ke kediamannya. Tidak seperti itu.


Ini bukan tentang kamu benar, saya salah, saya salah kamu benar. Ini tentang persahabatan, sekali lagi saya bilang persahabatan.


Kita, tak peduli dia melakukannya atau tidak, yang seharusnya kita pedulikan adalah diri kita sendiri. Sejauh mana solidaritas itu dijunjung diatas kepala.


Inilah solidaritas yang saya banggakan setelah lama hidup saya tanpa rasa itu.


Saya biasa meminjamkan uang kepada teman saya walaupun perut saya sendiri bergemerincing meminta asupan. Demikian juga sebaliknya, ketika saya bertikai sebuah konflik teman saya dengan yakin mengatakan, “ kalau ada apa2 ngomong aje bel. Nanti biar gue clurit orangnya.”


Ikatan ini kasat mata, immaterial dan susah di pahami.


Pernah suatu ketika teman-teman saya rela lari dari kuliah, menyambangi saya di rumah sakit setelah saya mengalam kecelakaan motor.


Atau mereka yang sekedar menanyakan keberadaan saya ketika saya tidak muncul di kelas selama 3 hari karena demam. Dan mereka pun datang, menghibur.


Apa yang menyebabkan mereka begitu? Ikatan akidah? Hm, aku tak tahu, karena akidah dalam hal-hal tertentu perlu dibuktikan.


Kamu mungkin pernah mengalami, bahwa banyak diantara yang mengaku memiliki keterikatan akidah --dalam setiap khutbah personalnya-- tidak pernah kamu rasakan membuktikan ikatan tersebut dalam realita. Terlalu banyak hitung-hitungan untung dan rugi, bahkan meski mereka belum berkeluarga.


Entahlah


yang pasti kami saling membutuhkan, saling mengisi. Saya mencintai mereka dengan detail. Dengan cinta yang teramat tulus. Cinta yang mereka balas dengan ketulusan yang sama.


Bersama mereka saya selalu memperbaiki diri dan semakin memperdalam hubungan. Ikatan kasat mata itu semakin kuat terjalin.


Aku membutuhkan mereka, dan mereka menyambutku. Aku akan selalu bersama mereka, walaupun tanpa membawa makanan, minuman, atau uang, kecuali niat ikhlas untuk terus menerus mengencangkan simpul. Menguatkan ikatan.


dibajak dari tulisannya kang Divan Semesta

Minggu, 10 Juli 2011

real or fake its yours ..

Suatu hari di liburan akhir taun kampusku ini yang kebetulan gue lagi nongkrong di depan laptop yang nyambung ke sinyal wifi .
gue lihat blog gue . rebellito.blogspot.com .
OMG .. ternyata udah lama gak terisi ..




memang kemampuan dan keinginan nulis gue akhir2 ini sedang tumpul . entah malas atau tak tau apa yang mau di tulis . semua padam tiba2 .




entahlah , padahal pekerjaan ini adalah pekerjaan yang mampu memalaskan " sumpek " datang mengganggu gue . dan menyumpekkan " malas " menjalar di hari2 gue .
dan beberapa waktu ini gue akui mereka berhasil menari2 di hari2 gue .




sampai suatu hari gue temukan sebuah blog yang imoet dan lutchu :D .
milik adek2 cewek umuran esempe it seems .
dengan judul to much make up will kill you♥ (u know the mean?) blog itu warna-warni menari .
gue baca-baca , gue lihat-lihat .
dan gue belajar .
bahwa , banyak hal yang bisa ditulis , tidak perlu nunggu inspirasi , tidak perlu nunggu malas dan sumpek pergi , dan itu sangat menyenangkan , ihiiiirrr .. :D




dan gue belajar lagi ,
bahwa nulis itu memang ada di diri gue (walaupun tulisan gue banyak yang gk penting) .
just writing , just writing , just writing ..
too much make up will kill you , real or fake its yours . (artikan sendiri)

terimakasih , adek pemilik blog itu , ayook posting lagi ..
terimakasih , chairil , rendra , nietzche , an nabhani , kamus bahasa arab v 2.0 telah mengisi beberapa hari terakhir gue ..

Put your pen for a moment

put your pen for a moment, and look at this for a while ..



































...




BBM oo BBM ..


Minyak dan gas adalah barang tambang (ma’adin) yang merupakan hak milik umum, baik orang kaya maupun miskin. Ini ditegaskan oleh Nabi dalam sejumlah hadits, antara lain:

النَّاسُ شُرَكَآءُ فِي ثَلاَثٍ: فِي الكَلإِ وَالمَآءِ وَالنَّارِ (رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُو دَاوُدَ، وَرِجَالُهُ ثِقَاتٌ)

“Manusia sama-sama membutuhkan tiga hal: padang, air dan api.” (H.r. Ahmad dan Abu Dawud. Tokoh-tokoh perawinya terpercaya [tsiqqat])



Dalam riwayat lain juga dinyatakan hadits yang serupa, dengan redaksi yang agak berbeda:

الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِي ثَلاَثَةٍ: فِي الْمَاءِ وَالْكلإِ وَالْنَّارِ (رواه أحمد وأبو داود، ورواه ابن ماجه من حديث ابن عباس وزاد فيه: وَثَمَنُهُ حَرَامٌ)

“Kaum Muslim sama-sama membutuhkan tiga hal: air, padang dan api.” (H.r. Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah dari Ibn ‘Abbas. Di dalamnya terdapat tambahan, “Harganya haram.”)

Karena ini merupakan hak milik umum, yang sama-sama dibutuhkan oleh semua orang, maka setiap orang, baik kaya maupun miskin, sama-sama berhak untuk menikmati barang milik umum tersebut. Keumuman lafadz “an-Nas” dan “al-Muslimun” tetap berlaku dengan konotasi umum, selama tidak ada dalil yang mengecualikannya. Sebagaimana kaidah yang menyatakan:

اَلْعُمُوْمُ يَبْقَى بِعُمُوْمِهِ مَا لَمْ يَرِدْ دَلِيْلُ التَّخْصِيْصِ

“Lafadz umum tetap dengan konotasi keumumannya, selama tidak ada dalil yang menyatakan kekhususannya.”

Dalam konteks ini tidak ada satu dalil pun yang mengecualikan keumuman lafadz/dalil tersebut. Padahal, melakukan takhshish (pengkhususan) tanpa adanya mukhashish (lafadz/dalil yang mengkhususkan) jelas tidak boleh. Padahal jelas tidak ada dalil yang men-takhshish hadits-hadits di atas, baik al-Qur’an, as-Sunnah, Ijmak Sahabat maupun Qiyas. Dengan demikian, mengkhususkan BBM bersubsidi hanya untuk orang miskin sama dengan melakukan takhshish tanpa adanya mukhashish. Jelas tidak boleh.

Maka, pandangan yang menyatakan bahwa BBM bersubsidi merupakan hak orang miskin, dan karenanya orang kaya haram mengkonsumsinya jelas merupakan pandangan yang batil. Bahkan, kesimpulan seperti ini bukan merupakan kesimpulan hukum syara’, melainkan kesimpulan logika mantik. Kesalahannya terletak pada premis yang menyatakan, bahwa BBM bersubsidi adalah hak orang miskin. Padahal, nas syara’ menyatakan sebaliknya, dimana semua orang mempunyai hak yang sama, baik kaya maupun miskin. Akibat kesalahan presmis tersebut, maka disimpulkan, bahwa orang kaya haram mengkonsumsinya. Sebab, dianggap mengambil hak orang miskin. Ini jelas kesimpulan yang batil.

Membatasi BBM Bersubsidi Bukan Pengaturan

Alasan lain yang dikembangkan adalah, bahwa pembatasan BBM bersubsidi ini merupakan bentuk pengaturan pemerintah untuk kemaslahatan publik, sebagaimana kaidah:

تَصَرُّفُ الإمَامِ مَنُوْطٌ بِالْمَصْلَحَةِ

“Tindakan (kebijakan) imam (khalifah/kepala negara) terikat dengan kemaslahatan (rakyat).”

Tindakan (tasharruf) pemerintah dalam hal ini harus dibedakan, antara tasyri’i (legislasi) dan ijra’i (administratif). Mengubah kepemilikan yang diatur syariah, dari kepemilikan umum menjadi milik negara (nasionalisasi) atau individu (privatisasi) adalah bentuk tasyri’i, yang jelas menyimpang dari ketentuan syariah. Demikian juga membatasi BBM bersubsidi hanya untuk orang miskin adalah bentuk tasyri’i, yang juga menyimpang dari ketentuan syariah. Maka, tindakan pemerintah seperti ini merupakan pelanggaran terhadap syariah. Dengan alasan apapun, pelanggaran syariah tetaplah pelanggaran. Tidak bisa dicarikan pembenaran sebagai bentuk pengaturan.

Ini berbeda dengan tindakan (tasharruf) pemerintah dalam hal administratif, seperti peraturan lalulintas, SIM, KTP dan sebagainya, maka tindakan dalam konteks ini benar-benar merupakan bentuk pengaturan yang dibolehkan. Mengikuti dan metaatinya pun wajib, karena dalam konteks ini merupakan masalah admistratif.

Di Balik Dalih Pengaturan BBM Bersubsidi

Penjelasan di atas sudah cukup untuk menunjukkan kebatilan fatwa haramnya orang kaya mengkonsumsi BBM jenis premium. Sekali lagi, fatwa ini hanyalah stempel pemerintah dalam melegalkan kebijakan liberalisasi sektor Migas. Jika harus dikeluarkan fatwa, semestinya fatwa yang mengharamkan liberalisasi ekonomi, termasuk sektor Migas yang menjadi penyebab terjadinya kebijakan yang menyengsarakan rakyat ini. Jika harus dikeluarkan fatwa, mestinya fatwa yang mengharamkan hutang, baik kepada IMF, Bank Dunia maupun USAID, yang menjadi otak lahirnya kebijakan liberalisasi Migas ini.

Karena itu, fatwa seperti ini, selain tidak ada nilainya di dalam Islam, juga bertentangan dengan syariah. Tidak hanya itu, fatwa ini juga bisa membukan jalan orang-orang Kafir untuk menguasai sektor strategis, yaitu Migas. Sekaligus melanggengkan penjajahan mereka terhadap negeri Muslim terbesar ini. Ini jelas haram. Pertama, karena haram hukumnya memberi jalan orang Kafir untuk menguasai kaum Muslim. Allah berfirman:

وَلَن يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا

“Allah sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada kaum Kafir untuk menguasai orang Mukmin.” (Q.s. an-Nisa’ [04]: 141)

Kedua, membantu mereka untuk menguasai kaum Muslim juga haram, sebagaimana ditegaskan oleh Allah:

وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

“Dan janganlah kalian tolong-menolong dalam (melakukan) dosa dan permusuhan.” (Q.s. al-Maidah [05]: 02)

Bagaimana Seharusnya?

Barang-barang milik umum seharusnya ini tidak boleh dialihkan, baik sebagai milik negara (nasionalisasi) maupun individu (privatisasi). Negara dalam konteks ini hanya berfungsi sebagai pengelola hak milik umum ini agar barang-barang tersebut sampai kepada pemiliknya dengan harga yang murah dan terjangkau.

Memang tidak ada larangan bagi negara untuk menetapkan harga migas mengikuti harga pasar atau harga tertentu yang rasional, tetapi seluruh kebijakan tersebut bukan untuk keuntungan pemerintah (negara) atau asing (privat), karena barang tersebut bukan milik mereka. Jika pemerintah (negara) harus menempuh kebijakan yang kedua ini, maka hasilnya harus dikembalikan kepada rakyat, melalui penyediaan layanan pendidikan, kesehatan dan keamanan. Termasuk jaminan terpenuhinya sandang, papan dan pangan melalui pembukaan lapangan kerja yang memadai.

Apa yang ditempuh oleh pemerintah (negara) saat ini justru merugikan rakyat. Karena, selain BBM murah dihilangkan, maka keuntungan dari kenaikan harga BBM itu juga tidak dikembalikan kepada rakyat. Sebab, subsidi kesehatan, pendidikan dan layanan yang lain justru dipangkas. Artinya, kenaikan harga, dihilangkannya BMM murah dan rakyat dipaksa mengkonsumsi BBM jenis Pertamax jelas-jelas untuk kepentingan asing. Ini jelas haram.

(Oleh: Hafidz Abdurrahman)



terkutuklah kalian para penguasa!!

ketika kami harus berdesakan dengan malaikat maut demi sewadah kecil minyak tanah untuk memasak segenggam beras yang entah akan kami dapatkan atau tidak, engkau bersorak sorai bersama gemuruh kucuran uang yang gemerincing masuk saku mu.

teruslah menari seperti itu, wahai kalian para pengkhianat!!

siram peradaban terlaknat ini dengan bahan

bakar yang akan membesarkan api revolusi!!

kami dengan senang hati akan selalu mengiringi langkah

kalian dengan meludahi telapak kaki kalian yang penuh dengan borok itu!!

that's it!

Jumat, 06 Mei 2011

Terimakasih

" Dont look the book just from the cover " jarene Putri ambe Gesang.

Enek benerre jg kalian berdua rekk ..

Mboh kudu pegel atau bersyukur gak ngerti aq rekk . Sing pasti aq matursuwun nang awakmu ..
:))

Prinsipku , hal semacam itu tidak bisa lagi toleransi


Jumat , 5 Mei 2011 . GKB d2 FIPUM
untuk kedua kalinya . pembelajaran yang keren
be better bel , be better ..

Senin, 02 Mei 2011

Menjadi Guru yang Baik

Konsekuensi menjadi guru adalah harus bisa mengajar dan mendidik muridnya dengan baik dan benar. Konsekuensi menjadi calon guru adalah harus belajar bagaimana caranya agar bisa mengajar dan mendidik muridnya dengan baik dan benar.

Itulah yang harus saya perhatikan. Kebetulan saya duduk di bangku kuliah yang mencetak menjadi guru SD. Tidak menjajikan gaji yang besar memang, tapi gaji dan materi bukan tujuan yang keren untuk manusia. Karena harta tidak akan bisa menjaga manusia itu sendiri, tapi malah manusia yang harus bersusah payah menjaga harta itu.

Ngomong-ngomong tentang bagaimana caranya agar bisa mengajar dan mendidik murid dengan baik, ada cerita yang menggelitik pada perkuliahan saya hari ini. Ketika teman-teman menghadapi matakuliah pembelajaran IPA SD, ketika kami belajar bagaimana mengajarkan IPA agar pelajaran IPA itu bisa diterima dengan baik oleh anak2 usia SD.

Adalah teman saya, sebut saja namanya Bunga. Ketika itu giliran Bunga yang simulasi. Dengan pakaian yang rapi bak seorang guru betulan. Dia berdiri di depan kami yang berpura-pura menjadi murid. Dia sudah siap memulai pelajaran ..

“ Assalamualaikum warrohmatullohi wabarakatuh .. bagaimana kabar kalian hari ini anak2 ? “

“ Walaikumsalam .. baik bu .. “

Dia memulai pelajaran .

“ Bla.. Blaa.. Bla.. “

Akhirnya sampai pada saatnya Bunga menyebutkan apa yang akan dipelajari pada saat itu.

“ Anak-anak, hari ini kita akan mempelajari tentang pubertas “

Simbol “ tanda tanya “ berputar-putar diatas kepala saya.

“ Bla.. Blaa.. Bla.. “

Dia menceritakan apa itu pubertas, kata Bunga pubertas adalah perubahan fisik yang terjadi pada anak2 menjadi dewasa. Dan lain sebagainya, dan lain sebagainya.

Sampai saatnya dia mengeluarkan dua buah gambar yang membuat jantung saya seakan-akan melompat. Bagaimana tidak, Bunga mengeluarkan dua buah gambar dengan kertas ukuran A4 bergambar laki-laki dan wanita yang tanpa busana alias telanjang alias bugil.

Betapa terbelalaknya saya waktu itu. Apa memang seperti ini pelajaran pubertas untuk anak SD? Pikir saya. Mungkin Bunga ingin menunjukkan perbedaan perkembangan bentuk fisik dari anak2 menjadi dewasa. Memang benar terkait pubertas harus dipahami anak mulai dari dini, tapi apakah caranya seperti ini? Yang sampai menunjukkan gambar dua jenis anak Adam yang tanpa sehelai benang ditubuhnya sampai terlihat jelas alat2 mereka (tidak perlu dijelaskan lebih detail)

Sungguh, gambar yang dibawakan Bunga benar tidak pantas untuk dikonsumsi mata, apalagi mata anak2 usia SD. Saya dengan lantang berkata tidak setuju dengan pembelajaran seperti itu!!
Gambar-gambar seperti itu walaupun memiliki dalih sebagai media pembelajaran dalam bentuk konkret atau nyata, tetap tidak bisa dibenarkan. Kekonkretan sebuah pembelajaran untuk anak SD memang wajib karena itu sesuai dengan usia perkembangan berpikir mereka, tapi kekonkretan itu juga ada batasnya, tidak bebas dan tidak bermoral seperti itu. Karena gambar itu sungguh memperlihatkan bagaimana bentuk tubuh manusia yang hanya bisa dilihat ketika mandi. Parah bukan?

Dengan gambar2 seperti itulah yang memicu timbulnya rasa ingin tau anak SD semakin besar. Apakah Bunga lupa kalau usia SD itu memiliki sifat rasa ingin tau paling besar di antara rentangan usia2 yang lain? Ya kalau yang ingin diketahui anak itu sesuatu yang sudah pantas diketahui anak SD tidak masalah, tapi kalau dengan hal2 seperti gambar itu menurut saya sungguh sesuatu yang tidak pantas untuk diketahui anak2 SD.

Dan menurut saya (setelah melihat fakta) hal2 seperti itulah yang memicu banyaknya kasus free seks, seks dibwah umur, sampai pemerkosan. Karena dengan disuguhi hal2 seperti itu bukannya malah bisa membuat manusia meredam nafsu syahwat, tapi hal2 itulah yang akan memicu rasa ingin tahu manusia terkait dengan hal-hal yang berbau syahwat itu, yang selanjutnya akan membuat manusia ingin mempraktekkannya. Kalau di praktekan dalam pernikahan tidak masalah, tapi kalau disalurkan dengan oranag2 yang belum muhrimnya, ya neraka punya.

Apalagi hal2 tersebut harus dicekokkan pada anak2 usia SD yang seharusnya dalam usiaa tersebut adalah untuk membentuk karakter anak, yaitu bagaimana membentuk sikap dan akhlak anak agar bermoral dan sesuai dengan akhlak islam.

Loh kan hal2 yang ditunjukkan kepada anak SD secara konkret maka akan dengan mudah menunjukkan anak mana yang baik dan mana yang buruk?

Tidak selalu. Karena sekali lagi saya tegaskan usia SD adalah usia dimana anak memiliki rasa ingin tau yang paling besar daripada rentangan usia lainnya. Jadi usia ini adalah usia dimana rasa penasaran anak paling besar. Ibaratnya seperti ini, ketika anak memiliki mainan baru dan anak tersebut belum bisa memecahkan teka-teki yang ada dalam mainan tersebut maka anak akan selalu mencari tahu dan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan mainan itu. Demikian halnya dengan apa yang ditunjukkan Bunga dalam gambar, ketika anak hanya mengetahui hal tersebut secara setengah2 maka anak tersebut akan selalu bertanya2 dengan (misal) apa fungsinya? Cara penggunaanya? Dan bagaimana rasanya? Dan kalau anak yang sudah memiliki pertanyaan2 seperti itu tidak mendapatkan perhatian dan arahan yang extra dari orang tua ataupun guru, maka ya sungguh bukan suatu yang mustahil ketika anak2 usia dini sudah berani bermain seks. Maka dari itu sesuatu yang menjadi pemicunya (misalnya gambar2 seperti milik Bunga) jangan sampai dikonsumsikan pada anak SD (ataupun pada anak2 usia lainnya juga). Karena anak SD adalah usia dimana mereka belum paham mana yang baik dan mana yang buruk.

Hal ini berlaku juga dalam pencegahan hiv atau free seks dalam remaja. Pencegahan hal2 seperti itu tidak bisa dengan cara memberikan seks education yang berisi dengan pengetahuan detail2 alat2 kelamin manusia, karena hal ini akan malah memicu rasa ingin tahu seseorang. Karena sudah kodrati bahwa manusia itu memiliki naluri melangsungkan keturunan, yang salah satu implementasinya adalah kecenderungan terhadap lawan jenis dan melakukan hubungan seks.

Pencegahan HIV yang sekarang sedang di galakkan dengan sosialisasi pemakaian kondom ataupun adanya ATM kondom hal ini juga tidak menyelesaikan masalah, karena dampak yang terjadi akan bertambah parah. Yaitu sama halnya dengan memfasilitasi remaja untuk melakukan zina. Semakin para remaja itu di fasilitasi dengan kondom yang mudah di dapat tersebut, maka free seks akan semakin banyak terjadi dan dampak yang saya katakan lebih parah terjadi adalah deskontruksi moral yang drastis, kebejatan akhlak, dan semakin jauhnya remaja dengan nilai2 agama islam.

Jadi semua solusi yang dilakukan sekarang sungguh parsial, tidak menyentuh akarnya. Dan satu2nya solusi terbaik adalah dengan memahamkan pengetahuan anak tentang agama islam yang telah jelas mengatur hidup manusia termasuk juga hubungan dengan lawan jenis.
Terus bagaimana donk caranya memberikan pembelajaran yang baik tentang pubertas untuk anak SD ?

Gampang kok. Yang penting perlu kita tahu dulu bagaimana hukum laki2 dan wanita dalam islam, yaitu terpisah. Jadi sebelum membicarakan hal2 seperti itu maka kita harus memisahkan dulu antara siswa laki-laki dan perempuan menjadi dua ruangan yang berbeda, dan hendaknya ini yang harus menjadi penekanan bagi siswa, bawasannya laki2 dan perempuan itu seharusnya terpisah. Dan seharusnya yang memberikan pelajaran bagi siswa laki-laki adalah guru laki2, dan yang memberikan pelajaran bagi siswa perempuan adalah guru perempuan. Setelah itu dalam memberikan pembelajaran kita juga tidak perlu memberikan gambar, apalagi sampai memberikan gambar milik lawan jenis. Kita cukup menceritakan pada anak (misal) kalau pubertas laki2 akan muncul jakun, dada menjadi bidang, dll. Jadi cukup kita bercerita saja, toh hal itu sebenarnya bukan sesuatu yang harus dipelajari karena akan secara alami dan pasti dialaami oleh anak2 sendiri jadi tidak perlu terlalu detail, cukup mengetahui saja.

Dan sesungguhnya yang harus menjadi penekanan atau yang menjadi titik utama bukanlah perkembangan fisik dalam pubertas melainkan adalah aplikasi ketika seseorang anak telah mencapai pubertas atau dalam islam di sebut baliq. Usia baliq adalah batas antara usia anak2 dan usia dewasa, dimana setelah mencapai baliq seseorang akan memiliki konsekuensi mempertanggungjawabkan apa yang diperbuatnya atau usia baliq adalah dimulainya Malaikat mencatat amal perbuatan buruk ataupun baik manusia, inilah yang harus menjadi penekanan.

Laki2 baliq ditandai dengan telah mengalami mimpi bersetubuh atau biasa disebut mimpi basah, dan untuk wanita diawali dengan menstruasi. Mulai dari saat itulah kewajiban sholat, zakat, puasa, berdakwah, dan kewajiban lainnya di timpakan pada sesorang. Jadi hal inilah yang seharusnya menjadi titik beratnya, bahwa pubertas tidak hanya melulu membicarakan fisik tapi di balik itu semua ada sebuah konsekuensi yang lebih besar untuk seorang muslim yang baliq.
Lalu apakah yang dilakukan Bunga itu salah?

Kalau saya katakan salah, ya tidak. Tapi kalau saya katakan benar, ya malah saya yang salah. Ketika saya bertanya pada bunga tentang kenapa kok sampai dia memakai gambar seperti itu, Bunga menjawab kalau memang sudah seperti itu di buku teksnya. Hmm ..

Semakin heranlah saya.

Ternyata benar, dalam buku teks IPA SD yang mempelajari tentang pubertas memang terdapat gambar2 seperti itu. Kalau memang seperti itu mungkin Bunga bisa di anggap tidak bersalah.

Bunga hanya mencoba untuk patuh terhadap apa yang terdapat pada buku, karena mungkin dia ingin menjadi guru yang baik. Mungkin Bunga juga kurang paham kalau itu bertentangan dengan syariat Islam. Saya maklum Bunga.

Memang bukan sesuatu yang mengherankan, ketika sebuah negara seperti nagara kita yang berlandaskan pada sekulerisme muncul hal2 seperti ini.

Menjadi tanggung jawab negaralah untuk mendidik rakyatnya. Melayani dengan pendidikan yang mampu mencerdaskan dan menyelamatkan rakyatnya di dunia dan akhirat. Tapi ketika sebuah negara yang pendidikannya pun memisahkan antara ajaran agama dengan kehidupan apakah itu bisa menyelamatkan rakyatnya di dunia dan akhirat? tentu saja tidak.

Maka yang paling patut di persalahkan adalah sistem yang mengatur negara ini, alias negara yang salah. Bagaimana tidak negara dengan sadar mencekoki sesuatu yang menjadi pemicu dekonstruksi moral mulai dari anak2 usia dini. Pendidikan yang sungguh tidak membentuk karakter yang islami. Selain itu negara juga memfasilitasi remaja dalam berbuat zina, sungguh itu juga menjadi kesalahan yang bermula dari sistem yang mengatur negara ini.

Mungkin kita tidak sadar, di negara dengan sistem sekuler seperti ini dengan mudah kita dimurtadkan dari agama kita, ya minimal di jauhkan lah dari nilai islam. Sudahlah kita disuruh beerhukum kepada thogut, masih lagi kita tidak akan selamat dunia dan akhirat.

Sebuah perbandingan ketika islam menjadi sistem negara yang mengatur rakyat. Terbentang mulai zaman hijrah madinah sampai 1924 di turki utsmani. Islam mampu mengayomi rakyatnya. Islam mengatur rakyatnya dengan pendidikan yang berdasarkan Alquran dan Sunnah. Muncul ulama2 besar, ilmuwan2 penting bagi peradaban dunia.

Kejayaan islam yang terbentang selama 13 abad ini (demokrasi masih 1 abad sudah mau runtuh) tidak akan tercapai melalui penghambaan makhluk terhadap makhluk (berhukum dengan hukum buatan manusia) melainkan ini hanya bisa tercapai melalui penghambaan makhluk hanya kepada Allah Sang Pemilik Alam. Hanya Allah dan Rosulnya yang menjadi rujukan, yang implementasinya menerapkan hukum Allah dalam semua ranah (politik, ekonomi, sosial, pendidikan, budaya, hankam). Maka ketika sekarang hukum Allah itu tidak diterapkan menjadi kewajiban setiap muslimlah untuk memperjuangkan penegakkan hukum Allah itu. Karena pasti kita semua tidak mau dijauhkan dari agama kita (dijauhkan dari surga, didekatkan pada neraka), kita pasti tidak mau anak cucu kita tidak bermoral karena tidak mendapatkan pendidikan berazaskan islam, tentu kita tidak mau di murtadkan dengan berhukum pada hukum buatan manusia. Tapi tidak hanya demi manfaat itu saja, sungguh ada sebuah bisyarah dari Rosulullah SAW tentang akan tegaknya lagi corpus Allah: tsumma takunu khilafatan ‘ala minhajin nubuwwah. Dan akan ada kekhilafahan yang berdasarkan azas kenabian. Rosululloh yang bersabda, bukan kyia, bukan ulama, apalagi saya. Maka yakinlah dan berkontribusilah.

Hmm.. itulah repotnya menjadi guru di negara sekuler seperti ini. Ketika harus terpaksa mengikuti aturan yang salah. Semoga ketika saya lulus nanti khilafah sudah tegak. Dan saya akan menjadi guru Sekolah Dasar Negari Khilafah Islamaiyah. Semoga para guru yang sekarang bekerja di negeri sekuler ini dan tidak mengetahui bahwa mereka mengajarkan sesuatu yang salah pada murid diberikan pada petunjuk oleh Allah. Dan yang masih menjadi calon guru semoga bisa segera menyadari kesalahan2 yang terjadi dan ikut berkontribusi untuk memperbaikinya.

Semoga segera khilafah itu tegak.




Dedicated to Bunga and all my friend
U’re best

Minggu, 24 April 2011

Rumah Sakit Khalifah Beyazid II Paling Keren Sezamannya

Kamu inget waktu kamu sakit? apa yang kamu rasakan?
Sumpek, ndak enak makan, lidah pait, mata kunang2, kepala cenut2, sampek serasa idup cuma bentar lagi..

Apa lagi kalo kamu yang anak kos, yang jauh dari belaian orang tua.. Mau makan ndak enak.. Harus ke warung dulu, jalan kaki, capek.. Belum lagi kalo musti ke dokter, dan kita tahu kalo tarif ke dokter ndak bisa di bilang enteng buat kantong anak2 kos..

Ngomong2 tentang sakit, konon di dunia yang sedang dikuasai beruk bernama kapitlisme ini ada sebuah tempat dimana orang2 yang sedang sakit berkumpul disitu.. Orang2 banyak yang takut menjadi penghuninya entah karena mahalnya tarif atau kerena takut kena korban malpraktik dokter. Tapi disitu pulalah terdapat tumpuan kehidupan bagi orang2 yang dibenami penyakit..

Kamu pasti tau itu tempat bernama : RUMAH SAKIT . Tidak perlu didefinisikan panjang lebar kalian pasti sudah paham..

Sebagai muslim yang keren, kamu juga harus tau bahwa kaum muslim punya sesuatu yang bisa di banggakan terkait dengan rumah sakit ini.. Sebuah tinta emas sejarah yang tidak mungkin bisa di tutupi, ketika Islam menayungi duapertiga dunia. Mereka memiliki rumah sakit yang penghuninya tidak akan takut dengan tarifnya, atau penghuninya tidak perlu khawatir dengan kualitas dokternya. Adalah pada masa Khalifah Beyazid II, di kota bernama Edirne. Sebelum dijadikan ibukota pemerintahan Ottoman, Edirne sudah ramai sebagai pusat perdagangan dan juga budaya Muslim. Hal ini ditandai dengan banyaknya bangunan yang dibangun oleh penguasa Muslim di kota ini. Salah satunya adalah Rumah Sakit (RS)Bayezid II. Rumah sakit ini berada di dalam Kompleks (Kulliye) Bayezid II.


RS Bayezid II dibangun atas perintah Sultan Bayezid II. Proses pembangunan Kulliye Bayezid II berikut bangunan rumah sakitnya memakan waktu empat tahun, dari 1484 M hingga 1488 M. Hingga abad ke-19 M, para dokter dididik di rumah sakit yang sekaligus menjadi sekolah kedokteran itu.

Yulianto Sumalyo dalam bukunya yang bertajuk Arsitektur Masjid dan Monumen Sejarah Muslim mengungkapkan, setibanya di Edirne dalam perjalanan ke Balkan bersama pasukannya pada akhir musim semi 1484, Sultan Bayezid II memerintahkan membangun banyak proyek, yaitu masjid baru dan pusat kesehatan (medical centre) termasuk di dalamnya rumah sakit, sanatorium, rumah sakit jiwa dan sekolah kedokteran di tepian Sungai Tunca.

Seperti halnya di sejumlah kota lain yang berada dalam wilayah kekuasaan Ottoman, bangunan-bangunan tersebut didirikan dalam sebuah kulliye. Untuk perencanaan pembangunannya, Sultan Bayezid II menunjuk arsitek kerajaan pada waktu itu, Mimar Hayrettin, untuk mendesain keseluruhan bangunan dalam Kulliye Bayezid II ini.

Bangunan rumah sakit (darussifa) dan rumah sakit jiwa (timarhane) Bayezid II terletak di sisi barat daya bangunan masjid dalam Kompleks Bayezid II. Tata letak rumah sakit tersebut terbilang cukup unik, pada ujung selatan terdapat unit berdenah segi delapan, pada masing-masing sisinya terdapat ruang-ruang untuk perawatan.

Setiap ruang dalam unit ini beratap kubah, termasuk sebuah ruangan yang menyerupai hall. Namun berbeda dengan kubah pada ruang perawatan, kubah di atas hall jauh lebih besar dan dilengkapi dengan sebuah lantern yang terdapat pada bagian puncak kubah tepat di atas bak air besar yang terdapat di tengah-tengah hall. Lantern tersebut juga beratap kubah, namun dalam ukuran yang lebih kecil.

Bagian penampang kubah hall berbentuk segi dua belas. Di sekeliling dinding kubah berbentuk silindris ini terdapat jendela-jendela yang berfungsi sebagai tempat sirkulasi udara. Sinar matahari dan udara alami masuk melalui jendela-jendela tersebut hingga ke dalam ruangan yang berada tepat di bawah kubah.

Rumah sakit Sultan Bayezid II ini beroperasi selama empat ratus tahun sejak diresmikan tahun 1488 M hingga berkecamuknya Perang Rusia-Turki (1877-1878 M). Hingga abad ke-19 M, rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien-pasien yang hendak menjalani perawatan bedah dan mereka yang mengidap penyakit mental.

Sejarah mencatat, RS Bayezid II terutama terkenal karena memiliki tenaga-tenaga ahli bedah yang terampil. Disamping juga terkenal karena metode pengobatan untuk penyakit mental yang diberikan kepada para pasien di timarhane (rumah sakit jiwa). Metode pengobatan penyakit mental yang dilakukan oleh para dokter di rumah sakit ini menggunakan terapi musik, suara air, dan penggunaan wewangian atau yang dikenal dengan aromatherapy.

Selain terkenal karena para ahli bedah serta terapi mental yang dimilikinya, RS Bayezid II juga terkenal berkat pusat pengobatan matanya. Karenanya pada masa lalu, rumah sakit ini menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan bagi penderita penyakit mata.

Kini bangunan rumah sakit bersejarah tersebut menjadi bagian dari kompleks Universitas Trakya yang juga berada di kota Edirne. Dan, sejak tahun 1997, bangunan rumah sakit tersebut dialihfungsikan menjadi sebuah museum kesehatan bernama Bayezid II Kulliye Health Museum. Museum tersebut didedikasikan untuk mengenang peran dan kontribusi penguasa Ottoman dalam mengembangkan khazanah ilmu pengobatan dan kedokteran.

Hingga saat ini, Bayezid II Kulliye Health Museum menjadi satu-satunya museum kesehatan yang terdapat di Turki. Museum ini memberikan berbagai informasi penting seputar sejarah dan perkembangan ilmu kedokteran dan pengobatan, khususnya pada masa pemerintahan Ottoman, kepada para pengunjung.

Museum ini tercatat sebagai tempay bersejarah kedua di Edirne yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan setelah Masjid Selimiye (Sultan Salim). Karenanya, pada tahun 2004 lalu, Bayezid II Kulliye Health Museum dianuegrahi Museum Award oleh Dewan Kebudayaan Eropa.

Gimana? Keren kan?
Semoga beruk kapitalisme segera mati dan digantikan Islam yang akan menyinrai dunia dengan cahay kemuliaan.

Sabtu, 09 April 2011

TombolSpasiSayaRusak

pernah.denger.pengusaha.yg.gagal.tp.justru.menjadi.trainer.enterprenuer?(fajar212)

kalimat.yg.saya.dengar.ndak.biasa.nyeleneh,tapi.dalem..kalimat.yang.mungkin.ndak.anda.sadari.merupakan.sebuah.kalimat.perlawanan.terhadap.kegagalan..
bahwa.kegagalan.sebenarnya.bisa.membuat.manusia.mampu.melampaui.apa.yang.sebelumnya.dia.inginkan..

sebagai.manusia.biasa.yg.hanya.bisa.menyerahkan.ujung.rambut.sampai.kaki.kepada.Tuhan.yang.maha.satu.ini,saya.pernah.merasakan.melorotnya.sabuk.pengaman.hidup.saya.
sering.malah..banyak.hal.yg.mempengaruhi..mulai.dari.kemalasan,lupa,capek,sampe.karena.tertarik.kembali.ama.masa.lampau.yg.bisa.dibilang.kelam..

entah.mulai.darimana.obrolan.saya.dengan.seorang.fajar212.ini.tadi.yang.awalnya.bicarain.bukunya.yg.baru.terbit.tiba2.njluntrungannya.jadi.kaya.semacam.siraman.air.cucian.yg.membangunkan.linduran.saya..

ya,saya.sering.masih.naik.turun.dalam.hal.militansi.perlawanan.ini..saya.masih.sering.tersungkur..masih.sering.lupa.sama."saya.musti.ngapain.didunia.ini?"

manusia.emang..fitrah.sudah..

kegagalan.emang.sering.nggembosi.saya.beberapa.hari.ini..kegagalan.itu.berhasil.memalaskan.saya.buat.sabar..
kegagalan.akhirnya.jadi.suatu.yang.saya.hindari..
saya.bepikiran.bahwa.apa.yang.saya.sampaikan.harus.didengar.orang..harus.dipercayai.orang..harus.diikuti.orang.sekali.waktu..dan.ketika.target.itu.gak.terpenuhi.maka.bisa.dibilang.saya.gagal,piker.saya..
tapi.kadang.kenyataan.nggak.kaya.gitu..saya.lebih.banyak.gagal.daripada.berhasil.
maka.tersungkurlah.saya.dikaki.monster.bernama.kegagalan..[imajinatip.kan?? :D]

dan.dari.sebuah.obrolan.tadi.saya.lebih.mantap.dalam.ngeyakini.bahwa.Allah.akan.ngetes.dulu.kesungguhan.makhluk2Nya.dalam.perlawanan.ini..
saya.menciut..saya.hanya.beberapa.kali.gagal.aja.udah.menyusut.kaya.gini..lalu.apa.yang.akan.saya.tukar.ama.surga.Allah.nanti..pede.amat.saya.mau.minta.surga..pikir.saya..

bukankah.kita.gak.akan.masuk.surga.sebelum.kita.dapet.cobaan.kaya.orang2.sebelum.kita?kaya.Muhammad.SAW.dan.sahabat2nya..
mereka.udah.ngalami.dicemooh,dihina,dilempar.tai.unta,digergaji.kepalanya,disisir.kulitnya.pake.sisir.besi..
nahh.saya??hmm..jauh.masih....

kegagalan.justru.menjadi.inspirasi..gagal.bukan.berhenti..tapi.justru.berjalan.dg.berpijak.pada.kegagalan.sebelumnya..
alias.gak.boleh.gagal.lagi..alias.keledai.gak.akan.jatuh.kelubang.yang.sama.duakali..
dan.saya.mau.jadi.keledai.yang.gak.akan.jatuh.kelubang.yang.sama.itu..saya.gak.peduli..saya.hanya.peduli.ama.surga.Allah..
saya.hanya.mau.saya.tetep.jadi.bagian.dari.perlawanan.ini,perlawanan.terhadap.penghambaan.manusia.kepada.sesama.manusia..karena.penghambaan.hanya.buat.Sang.pembuat.manusia..
saya.akan.lakukan.walau.saya.tersungkur.lagi..jatuh.lagi..gagal.lagi..
saya.akan.membuat.kegagalan.malas.untuk.memalaskan.perlawanan.saya..
bawasannya.kemenangan.itu.pasti!!

***

tetaplah.melawan.dengan.caramu,dengan.kemampuanmu!!karena.Dialah.yang.melihat!!
yang.bisanya.teriak..tetap.teriaklah.walau.kau.dianggap.tukang.obat..
yang.bisanya.nulis..tetaplah.nulis.walau.tulisanmu.dijadikan.bungkus.kacang.goreng.atau.origami.anak.SD.
yang.bisanya.sedekah..tetaplah.sedekah.walau.badanmu.jadi.kurus.karena.uang.makanmu.berkurang.
yang.bisanya.berdoa..tetaplah.berdoa.walau.kau.sampai.lupa.tugas.kuliahmu..
karena.itu.perlawananmu,dan.Dia.yang.membalas!!
bersabarlah!bersabarlah!

[di.temani.kopi.pukul.00:15,dilengkapi.tombol.spasi.yang.rusak]