Rabu, 23 Maret 2011

Cerita ndak penting dan ndak harus anda baca

“ ndak tau buk, mungkin nggih kekeselen mawon “ jawab saya ketika menerimi interogasi dari ibu saya.

Hmm .. bisa dibilang saya sangat tidak menikmati. Empat hari saya tergeletak dikamar, dan empat hari pula dipastikan saya ndak mandi. Dan hari2 itu ada satu hari dimana 20 tahun lalu saya diceprotkan oleh ibuk saya . Mantap kan ? keren kan ?

Seharusnya saya bisa muter2 kaya biasanya , gerak ndak punya capek . kuliah ktemu arek2 E9 , ngerjain tugas . ngantin , ngobrol hal2 konyol tapi penting .

Seharusnya malem saya diceprotkan itu saya bisa lebih konsen bersyukur , ngucapin banyak hamdallah kok saya masih dikasih umur sampai sekarang . ngaji sbanyak2nya . boro2 ngaji , air wudlu saya takut , jaadi justi tayamum aja . dan ngajipun ndak bisa poll ..

Faktanya badan saya itu menggigil kedinginan, kepala pusing, lidah pait, tubuh linu2 semua, mata kunang2 . makan ndak enak , tp kalo ndak makan malah gk sembuh2 . makan musti beli di warung dulu , jalan , rasanya ndak kuat berdiri , tp perut laper . sampai musti numpang di kos temen , karena udah ndak kuat (suwun mas meg , hhee) Penyakit yang datang tak diundang pulang tak diantar, dasar kau !!

Karena dialah banyak pekerjaan saya tinggalkan. maaf untuk teman2 bdm, saya akan menyusulnya dengan berlari kencang.

Karena dialah 3 hari saya ndak kuliah. maaf rek, ndak bs di tengah2 kalian, heehe. Uts ndak ada saya ndak seru ya ? kuliah tanpa saya ndak rame ya ? kangen ? hhee .. kidding . ndak perlu kalian jenguk saya sembuh kok . i know kalian kaya 50 anak ayam yang kehilangan induknya, hhee . just three days , friends .. ck ck ck

Setidaknya saya tau apa yang harus saya lakukan setelah sembuh ini  . terimakasih Sang Pemberi Sakit dan Sembuh ..


Terinspirasi dr ksah nyata “ 5 hari ebel sakit “ dan bbrapa psn singkat dgn Rody

Minggu, 13 Maret 2011

Revolution Ignite Your'e Bones

Segala sesuatu kalau terlalu sering dibicarakan menjadi tidak seksi, temasuk revolusi. Memang hal ini tergantung pada siapa yang membawakan, kalau Tessy yang membawakannya tentu jadi tidak seksi, tapi kalau saya? tentu saja!

Bicara tentang revolusi berarti bicara tetang rekayasa sosial, Jalaludin Rakhmat pernah mengeksplorasi hal ini dalam sebuah buku. Dia menjelaskan dengan baik beberapa rekayasa sosial, seperti reformasi, revolusi, dan kudeta (lainnya saya lupa, lagipula dalam pembicaraan ini kita tidak membutuhkan yang lupa. Syukurlah)0)

Saya hanya akan menyinggung bahasan tentang reformasi dan revolusi. Mengapa disisipkan reformasi, padahal seharusnya membahas revolusi? Saya menyengajakan membahasnya, karena terkadang reformasi tidak dipahami oleh masyarakat, bahkan yang notabene mengklaim sebagai pejuang perubahan.

Reformasi, jika diibaratkan sebuah pohon maka pohon reformasi adalah pohon yang dipercayai oleh aktivis perubahan adalah pohon yang masih ia percayai mampu memberikan buah yang baik bagi dia dan masyarakatnya. Jika di antara batang pohon terdapat benalu yang membuatnya sakit maka untuk memperbaikinya, bukan pohonnya yang harus digergaji, melainkan ranting yang terkena benalulah yang dimutilasi.

Contoh-contoh reformasi, bisa kita lihat dari reformasi agama Nasrani menjadi Kristen Protestan. Dalam reformasi ini, substasi keyakinan Protestan tetap satu: mempercayai Kristus sebagai juru selamat, anak, sekaligus tuhan. Perbedaannya hanya masalah cabang, semisal dihapuskannya indulgensia, dan --yang paling mengasyikan bagi pemeluknya--, diperbolehkannya pendeta memiliki pasangan hidup. Contoh lain yang bisa kita lihat, reformasi 1998 di Indonesia. Dalam reformasi tersebut mahasiswa berusaha menuntut ditegakannya hukum, demokratisasi dan penegakan HAM, namun substansi system berkenaan tegaknya UDD 1945 dan Pancasila tetap sebagai sebuah harga mutlak, tidak bisa di ganggu gugat!.
Revolusi berbeda dengan reformasi, --
kembali-- jika diibaratkan sebagai pohon, penggerak revolusi tidak mempercayai pohon itu. Dia bukan saja hendak memotong cabangnya tetapi menumbangkan batangnya, menggobangnya, dan mencabut sisa-sisa pohon hingga ke akarnya, supaya pohon itu tidak memiliki kesempatan, untuk menumbuhkan tunas-tunasnya lagi. Dan dari tanah tempat tercerabutnya pohon itu, penggerak revolusi menanam pohon baru yang karakteristiknya berbeda dengan pohon yang sebelumnya di singkirkan.

Contoh-contoh revolusi, akan terlalu banyak untuk dipaparkan (bisa revolusi Guttenberg, revolusi Tsailun, atau revolusi Zapatista yang dikomandani Comandante Marcos di Chiapas Meksiko) akan tetapi jika kita mempersingkat bahasan, kepada revolusi sistemik yang bersandar pada ideology besar dunia, maka kita bisa mengklasifikasikannya menjadi tiga revolusi: Revolusi Prancis (bersandar pada ideology Kapitalisme), Bolshevik (ideology Sosialis Koimunis), Revolusi Muhammad di Madinah (ideology Islam).
Marilah kita membahasnya satu-persatu:

Revolusi Prancis

Revolusi ini yang menjadi tonggak terkuat bagi pertumbuhan Kapitalisme di dunia modern saat ini. Revolusi Prancis, meletus pada tahun 1789 di Perancis, dengan momentum penyerbuan berdarah penjara Bastille. Kisah penyerbuan ini terdengar heroik bagi masyarakat dunia karena pada waktu itu, rakyat bersatu dan bergerak bersama tokoh-tokohnya untuk mendobrak Bastille yang merupakan penjara bagi tahanan politik pada masa itu2).

Pergerakan masyarakat Prancis pada masa itu, tumbuh dikarenakan penggunaan kekuasaan yang semena-mena. Louis XIV dan istrinya, Maria Antoinette dianggap biang keladi kemerosotan moral etika, plus koruptor yang menghabiskan kekayaan negara untuk memuaskan hasrat hidup glamornya. Untuk itulah, Louis merekayasa aneka kebijakan: pajak yang mencekik diberlakukan, dan aneka macam kebijakan lain yang makin membuat rakyat Prancis kelenger menjadi gembel, diberlakukan.

Sebagai raja yang membawahi beratus ribu kepala Louis, tidak mau peduli. Baginya negara adalah saya "Etat cest moi!" . Bahasa Jakartanya, "Ini wilayah kekuasaan gue. Terserah gue mu ngapain. Lha rakyatnya rakyat gue. Rajanya ya gue! Lu jual, gw beli! Kalo lu protes gue piting!"

Etat cest moi3), yang merupakan lambang kesemena-menaan, lambang ke-egois-an Louis bersama Maria Antoinette yang ganjen itu, menjadi salah satu bahan untuk menggulingkannya. Pokoknya, pemerintahan Louis sudah tidak memiliki kebaikan lagi di mata rakyat, apalagi pemerintahan yang korup itu, ternyata didukung oleh aparat pemerintah yang busuk, bahkan agamawannya pun, ikut-ikutan (para pendeta yang seharusnya welas asih dan berpihak pada nilai kebenaran, malah ikut melakukan legitimasi terhadap kekuasaan memanfaatkan term-term kesabaran di dalam agamanya).

Klop sudah! Rakyat yang suffering dihimpit keadaan, bergabung dengan tokoh-tokoh politik yang menginginkan perubahan. Maka muncullah keadaan yang sama sekali baru ketika Hertogoche Faucauld Lincourt, berkata pada Louis “Sri baginda, itu bukan pemberontakan. Itu revolusi!”
Tumbanglah kekuasaan Louis selaku raja. Lebih dari itu, menghilanglah feodalisme digantikan oleh cikal bakal Kapitalisme, yang diobori semangat: liberte (kemerdekaan), egalite (persamaan), fraternite (persaudaraan).

Revolusi Prancis yang sudah dua abad (lebih) berlalu itu, kini menjadi revolusi yang gaungnya tidak mungkin dilupakan oleh sejarawan dunia. Revolusi yang menyebar keseluruh Eropa itu, kemudian menjadi arus kecil sekularisme yang --semula-- diemban oleh segelintir orang, menjadi arus besar yang melandasi perjalanan sebuah kapal ideology bernama Kapitalisme Negara.
Semangat revolusi Perancis yang merupakan tonggak terkuat Kapitalisme, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Seluruh dunia tercengang pada semangatnya, sehingga tak heran, di abad duapuluhsatu ini, kita masih dapat melihat influence revolusi Prancis yang sekuler terhadap berbagai macam kejadian di seluruh dunia dari mulai festival musik Woodstock, munculnya Andi dan Rizal Malarangeng di panggung politik Indonesia, ekspansi atas nama demokratisasi hingga ramalan mengenai akhir sejarah peradaban oleh seorang futurology, bernama Francis Fukuyama.

Revolusi Bolsevik

Revolusi ini meledak di panggung sejarah dunia bersandarkan pada ideologi Sosialis madzhab Komunis. Inti dari ide ini adalah juga sekularisme (namun atheis) yang bersumber dari filsafat materi Demokritus dan Epikurus. Disempurnakan oleh Charles Marx setelah mendialektikakan pemikiran Feurbach dan Heggel, kemudian diprakiskan oleh Vladmir Illich Ullyanov (Lenin) masa akhir dinasti Romanov.

Awal revolusi Bolsehevik, terjadi seperti biasa yang terjadi dengan revolusi dunia lainnya. Awalan revolusi ini, terjadi dikarenakan ketidak pedulian Tsar terhadap rakyat yang diperas habis-habisan, sampai ngos-ngosan oleh kapitalis nasional. Rakyat dipaksa berkerja 15-18 jam sehari, diharuskan berkerja tanpa istirahat yang memadai. Rakyat diperlakukan seolah seperti mesin. Dan seandainya mesin itu soak, pemilik modal tidak mau peduli. Mereka semena-mena membuang tenaga kerja yang sebelumnya berkerja mati-matian, dengan anggapan bahwa tenaga pengangguran masih banyak untuk diserap. Tsar tidak mau peduli akan hal itu. Tsar yang menjadi penguasa tertinggi malah menggiatkan perang yang dianggap tidak perlu sehingga negara mengalami kebangkrutan. Kekuatan politik dan ekonomi menjadi limbung.

Di tengah kekacauan itu, muncul gerakan-gerakan radikal untuk menumbangkan kekuasaan Tsar, meski sebenarnya kemunculan gerakan itu jauh-jauh hari bahkan bisa dirunut dari pendirian kekaisaran4) Singkatnya, meledaklah revolusi Bolsevik yang merupakan harapan sekaligus kulminasi dari perjuangan yang cukup lama segelintir rakyat Rusia, untuk menggulingkan dinasti Romanov yang berkuasa seribu tahun lamanya..

Tidak seperti anggapan orang awam (yang mempercayai bahwa revolusi diawali oleh golongan Bolshevik), pada faktanya revolusi untuk menumbangkan Tsar diawali oleh golongan Mensevik yang menunjuk Karenski sebagai ketuanya. Namun berangsur-angsur revolusi yang belum sempurna itu disabot oleh kedatangan Lenin dan kawan-kawan partainya. Lenin bertujuan untuk menegakan soviet dengan ideologi sosialis komunis sebagai rotornya. Dan dia berhasil!.
Revolusi Bolshevik mengguncangkan dunia, bukan saja karena telah meruntuhkan sebuah sistem feodal kekaisaran, melainkan juga melalui propaganda yang beringas. Melalui corong-corong dan pemberitaan media cetak atau pertemuan internasional, partai komunis soviet blak-blakan mengancam kapitalisme dunia. Bahwa, Soviet menyerang negara-negara Kapitalis --pada saatnya nanti-- demi misi menyamarata dan menyamarasakan penduduk planet bumi.
Sebelum meraih tujuannya akhirnya, Soviet dengan ideologi Sosialis Komunisnya ternyata runtuh pada tahun 1989 oleh kebijakan Glasnot dan Perestroika. Kebijakan yang akhirnya meracuni Soviet dengan Kapitalisme, bahkan mengembalikan nama negaranya ke masa ketika dinasti Romanov masih berdiri (dari Soviet kembali menjadi Rusia).

Influence revolusi Bolsevik terhadap dunia memiliki arti penting di berbagai macam pergerakan kemerdekaan nasional dunia. Di Indonesia revolusi Boshevik (dan ajarannya) memberi inspirasi besar untuk memerdekakan Indonesia dari kolonialisme Kapitalis. Komunisme masuk melalui tangan Sneevliet, kemudian berubah menjadi Partai Komunis Indonesia, kemudian masuk menginfiltrasi Syarekat Islam dan membelahnya menjadi dua (SI merah dan SI putih). Karena kooptasi ide komunis akan revolusi itu, pemberontakan petani di Banten terjadi, kemudian terus menerus berlangsung dari mulai pemberontakan 1948 di Madiun, rencana kudeta 1965 G30/S/PKI hingga kemunculan Partai Rakyat Demokratik sebagai musuh pemerintah pasca peyerbuan kantor PDI pada 27 Juli 1996.

Di China, revolusi Komunis Bolshevik menginspirasi Mao Tse Tsung untuk memimpin long march (tanpa tandingan kecuali oleh Hanibal) sejauh 9600 km (untuk memasifkan kekuatan melawan Jepang dan Chiang Kai Sek); Ho Chi Minh pun mendapat inspirasi revolusi Bolshevik di Vietnam. Di Siera Maestra, Revolusi Komunisme Bolshevik memainkan peranan sebagai ruh pergerakan revolusioner bagi penghisap tembakau nomor wahid (Fidel Castro) dan sahabat ganteng mautnya, si penderita bengek kronis: Che Guevara.

Tidak hanya dalam tataran politik praktis, bagi para seniman, ternyata revolusi Komunis Bolshevik membantu mengukuhkan realisme sosial sebagai seni yang berpihak pada proletar. Tokoh yang terkenal sebagai pengusung realisme social di Indonesia adalah Affandi, dan sastrawan gaek yang baru saja meninggal (Pramudya Ananta Toer). Sementara, --dikalangan musisi anyar--, yang paling bangga dengan ide revolusi Komunis Bolshevik, setelah De La Rocha (vokalis RATM) menggabungkan diri dengan ELZN) adalah Chris Martin (pengaransemen plus pencipta lirik filosofisnya Cold Play).

Revolusi Islam

Yang membedakan Islam dengan agama lain, --salah satu diantaranya-- adalah bulatan penuh, --yang jika bulatan itu-- dibagi menjadi dua, maka terdiri dari ideologi politik dan konsepsi tentang spiritual.

Jika agama lain memiliki konsep ibadah (spiritual) tanpa konsep ideologi politik, maka agama lainnya tidak berbentuk bulatan utuh, melainkan setengah bulatan seperti biskuit yang dicelupkan ke dalam susu kemudian dimakan si upik. Demikian juga ideologi yang melandasi kedua revolusi besar yang sudah saya paparkan.

Komunis dan Kapitalis memiliki ideologi untuk mengatur kehidupan bermasyarakat, tetapi keduanya tidak memiliki konsep ritual ibadah. Karenanya dalam kedua ideologi tadi, tak jarang ada yang mengambil agama untuk menentramkan hati menggunakan ritualnya (meski kedua ideologi tadi saling bertabrakan dengan agama yang dianutnya).

Kelengkapan Islam sebagai sebuah bulatan utuh. Islam bukan saja memiliki konsep ibadah spiritual melainkan ideologi 'baru' yang juga, mengguncangkan zaman. Karena konsep bulatan sempurna inilah, ketika Muhammad SAW muncul dan mengumandangkan kenabiannya, gegerlah seluruh jazirah Arabia! Muncullah revolusi langit pertama dan utama!

Revolusi Islam dengan muatan ideology yang dibawa Muhammad SAW, menjungkirbalikan seluruh sistem peribadatan, dan nilai yang ada. Islam muncul untuk mematahkan penyembahan berhala dan menggantikannya dengan tuhan yang benar-benar tuhan semesta alam.
Islam muncul dengan sebuah celaan terhadap kapitalis-kapitalis kecil bangsa Arab. Siapa Kapitalis itu? adalah orang yang kerap curang dalam timbangan perniagaan, orang yang mendapatkan harta dari riba dan perdagangan yang haram, juga kerap kali mencaci maki anak yatim dan fakir miskin. Itu di Makkah, dan di Madinah terjadi revolusi Islam yang dipimpin langsung oleh Muhammad SAW.

Saat itu Islam muncul sebagai kekuatan revolusioner yang menghapuskan ikatan kesukuan yang sudah berakar lama di jazirah Arabia, ikatan yang membuat antar suku jazirah Arab terus berseteru, karena budaya vendetta5) merupakan budaya yang mengikat antara anggota suku dengan ikatan kesukuannya. Islam menyatukan agama, suku, bahkan bangsa (bukankah Salman dari Persia, Bilal dari Ethiophia?) di bawah kekuasaan sistem pemerintahannya6).

Islam mengawali dengan contoh sempurna sepanjang zaman. Mengawalinya dengan kepemimpinan manusia yang sebenarnya mampu untuk bermegah seperti raja-raja Romawi dan Persi, namun pemimpin berar revolusinya, lebih memilih tidur beralas tikar hingga gerat-gerat tikar tercetak pada kulitnya, dan lebih memilih mengkonsumsi minyak samin dan roti buruk rupa dalam kesehariannya?. Ia memilih untuk tinggal di kediaman mungil yang temboknya terbuat dari lumpur.

Apa yang dilakukan Muhammad benar-benar revolusioner. Ia membuat orang-orang berdecak kagum. Membuat pemimpin besar dan sejarawan --entah yang membenci atau mengaguminya--, melongo. Bagaimana tidak? lelaki mulia itu, dengan sistem dan kekuasaan yang ada ditangannya, ternyata memilih untuk bersikap rendah hati, sabar, lapang hati, mempraktikan keikhlasan tingkat tinggi, bahkan kebeningan spiritualitas yang tidak bisa ditandingi.
Revolusi dan semangat yang ada di dalam ajaranya benar-benar revolusioner, artinya sama sekali berbeda dengan konsepsi agama atau spiritualisme lainnya. Diluar Islam, di dalam agama lain seperti Budha Hindu, Kristen, kekuasaan haruslah dipisahkan dari keberagamaan pemuka agamanya. Karena, agama tersebut menganggap, bahwa kekuasaan (dunia) tidak bisa disatukan
dengan spiritualisme (akhirat).

Zarathustra bisa saja menjadi orang bestari, Dalai Lama, okelah menjadi orang bijak, demikian pula orang-orang yang dianggap Santo, tapi bisakah mereka menjadi orang yang bijak bestari, berkadar spiritual tinggi, memiliki keteduhan pandang dan kebeningan hati ketika memegang tampuk kekuasaan?

Wajar saja orang-orang besar dunia itu terlihat mapan kondisi spiritualitasnya, sebab kehidupan mereka hanya terpaku pada kehidupan mengasah 'spiritualisme'. Hidupnya hanya berkisar berkunjung dari satu biara-kebiara, satu tempat peribadatan ke tempat peribadatan, menyepi bertapa dan semedhi. Tapi Muhammad SAW tetap berwajah teduh, memiliki kebeningan hati nan cemerlang meski ia memegang tampuk kekuasaan. Apa sebab? sebabnya ide yang inheren di dalam revolusi itu sendiri!

Di dalam Islam kekuasaan politik tidak bisa dipisahkan dari spiritual. Kekuasaan politik berhubungan dengan idraksillahbillah atau kesadaran hubungan seseorang dengan Tuhannya. Tak heran semenjak wafatnya Muhammad SAW, sahabat-sahabat yang dekat dengan ajarannya, menjalankan kekuasaan politik dengan baik dan bijak pula (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dan salah satu pengikutnya yang lain: Umar bin Abdul Aziz). Ini semua bisa terjadi, karena inti revolusi Islam berpijak pada kesatuan ideology dan spiritualisme di dalam diri pelaksana system Islam itu sendiri.

Jejak revolusi Islam yang memaksa peradaban manusia untuk menoleh padanya, terus menerut memanjang dari dinasti Ummayah hingga Utsmani. Pelaksanaan ideologinya mengalami pasang surut. Mengalami kelurusan dan penyelewengan hingga keruntuhan institusi Khilafah pada tahun 1924.

Sayang, kini institusi sistem pemerintahan Islam telah tiada, telah RIP. Namun, kebangkitannya akan selalu menjadi kekuatan yang menakutkan bagi ideologi-ideologi yang pernah dan saat ini menguasai dunia.

Kini, melalui jejak-jejak yang masih bisa dirunut keabsahan historis dan dipertanggungjawabkan justifikasi teologinya, tampaknya pergerakan-pergerakan Islam yang memiliki skup internasional mulai memperlihatkan taringnya. Semangat revolusioner untuk mengembalikan revolusi Islam yang otomatis mengembalikan sistem pemerintahan Islam di konstelasi politik dunia, bergema di mana-mana. Gerakan-gerakan ideologis yang semula klandestin kini muncul keatas tanah, mengingatkan manusia akan kejahatan system Kapitalisme dan Komunisme.
Ya, gerakan-gerakan Ilam yang faham akan jejak revolusi Muhammad adalah gerakan yang benar-benar menjadikan Islam, sebagai saingan tereberat ideologi sosialis Komunis dan Kapitalis. Di tangan mereka, Islam tidak hanya menjadi ritual belaka, yang bisa dijadikan alat pembenaran Kapitalisme, melainkan sebagai ruh pergerakan yang benar-benar mengancam segala bentuk eksploitasi dan penindasan system buatan manusia!

Pertanyaannya, gerakan apa yang bakal mengusung kembali revolusi dan ideology Islam? Aha, tentunya akan sangat banyak. Yang pasti, seorang muslim harus memilihnya, atau setidaknya bersemangat untuk mendukung idenya, sebab usaha mereka, adalah usaha untuk menegakan kembali praktik keimanan dalam bidang politik, yang akan membawa rahmat bagi manusia, galaksi dan seluruh isinya.

Revolution wil guide you home
And ignite your bones
(X & Y He-hE)

divansemesta.com

Menangislah untuk sesuatau yang penting

menjadi anggun ketika kau menuruti sang pencipta .

berharap kesucianmu bertahan hingga di datangkan yang halal bagimu .

lupakan apa-apa yang bisa mengotori hatimu .

karena bawasannya keindahanmu terlalu mahal dengan suatu yang fana .

Allah bersamamu .

memberi janji menjadikanmu bidadari di telaga kautsar yang bening .

Allah bersamamu .

jangan bersedih , dan menangislah hanya untuk sesuatu yang penting .

Sabtu, 26 Februari 2011

Sahabatku

Aku tahu mereka menangis untukku saat aku berusaha tampak tegar.
Aku tahu mereka berbahagia untukku saat aku berhasil dalam hal-hal kecil.
Aku tahu mereka menamparku saat aku salah.
Aku tahu mereka menjaga jalanku setiap saat agar aku tak terjatuh ke dalam kesalahan yang sama.
Tapi, aku baru tahu bahwa lebih dari itu ada sahabat yang memahamiku luar dan dalam.
Dan aku berterima kasih karena Tuhan telah memberikan orang-orang itu dalam hidupku.


UNTUK SAHABAT

untuk sahabat..
lupakah aku mengucapkan maaf ?
atau sekadar terima kasih
untuk yang berarti dalam hidupku
walau tak cukup banyak cerita untuk dikisahkan
tapi terlalu banyak permohonan tuk didoakan
dan mimpi-mimpi tuk diwujudkan
walau terbentang segala yang merintangi
kau dan aku, kita tetap satu
untuk sahabat..
bila wujudku tak lagi nyata
dan napasku tak lagi bersamamu
bila jasadku yang utuh telah melebur
dan ragaku telah hancur
bila waktuku terbatas sampai detik ini
dan ruangku tak sama denganmu
ingatlah aku, sahabat
karena dengan itu
kan kaulanjutkan hidupmu

Teruntuk kawan2 yang telah berhasil membangunkan saya dari tidur yang telah lama.
kawan2 yang luar biasa, saya mencintai kalian karena Allah.
mungkin kalian anggap saya terlalu berlebihan, tapi sungguh ungkapan cinta saya belum mampu menggambarkan jasa kalian ketika mampu menarik tangan saya dari kubangan keterpurukan.

teruntuk kawan2 E9, kalian terlampau spesial untuk diungkapkan.

Jumat, 25 Februari 2011

Saya dan Sudut Ruang Perpustakaan

Saya terkantuk-kantuk di salah satu sudut ruang perpustakaan kampus saya. Kelelahan, setelah seharian mendapatkan kuliah yang menjemukan. Belum juga deadline tugas besok yang belum terselesaikan. Dan pergelutan dengan tugas-tugas itu harus saya menangkan sore ini kalau tidak mau pak dosen meneriaki muka saya (lagi).

Saya tiba-tiba teringat akan teman-teman saya yang begitu semangatnya kuliah. Semangat mereka mengejar cita-cita yang mulia, sekedar lulus dan mendapat kerja, sampai mereka yang (sempat) terpaksa karena tuntutan orang tua. Saya kagum dengan semangat mereka.
Hehe. Dan saya tetap tidak perduli. Saya di bilang sebagai mahasiswa sok sibuk dengan hal-hal yang mereka bilang kuno, tidak prospek. Saya acuh saja dan saya selalu tersenyum.

“ Mereka belum tau, dan semoga Allah membuka hati mereka . Amin..“,pikir saya dalam hati.

Ya, aktivitas utama yang di lakukan Muhammad SAW dan para sahabatnya ini telah banyak menyita waktu saya. Waktu kuliah, waktu belajar, bermain, sampai waktu tidur saya. Saya prioritaskan sekarang, bukan tanpa alasan teman. Karena saya ingin berubah dan saya ingin menjadi salah satu manusia terbaik yang pernah di ciptakan Allah. Saya ingin berubah, ketika waktu saya dulu saya manfaatkan untuk dunia dan aksesorisnya. Sibuk kuliah, belajar, kerja, sampai pacar.

Karena hanya saya yang bisa mengubahnya, bahwa Allah telah menegaskan Dia tidak akan mengubah keadaan seseorang, selama orang tersebut tidak mau mengubah keadaan mereka sendiri. Dan saya ingin berubah, saya ingin meraih hidayah. Meraih?? Bukankah hidayah itu di turunkan oleh Allah? Bukankah hanya hak prerogatif Allah untuk memberikan hidayah pada hambanya? Tanya teman saya. Anda kurang tepat bro, jawab saya. Bahwa hidayah itu petunjuk, saudaraku. Dan bahwa petunjuk itu semua sudah ada, sudah tercetak, dan sudah berserakan di banyak tempat sekitar kita, adalah Al-Quran. Ya, Al-Quran itu lah petunjuknya. Petunjuk itu sudah berpijar, kebenaran itu sudah menyala terang benderang. Tinggal kita mau atau tidak mengambilnya, menggenggamnya.

Its just a choice men, ini hanya tentang sebuah piliahan men. Petunjuk atau tersesat, kebenaran atau kesalahan, SURGA atau NERAKA ??

Maka menurut saya (dan mungkin juga menurut anda), betapa bodohnya mereka yang memilih neraka, alias bodoh mereka yang memilih kesalahan, alias bodoh mereka yang memilih tersesat, alias bodohnya mereka yang tidak mengambil Al-Quran sebagai petunjuk dalam hidupnya.
Dan PETUNJUK itu telah menyebutkan, “ Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah “ (Ali Imron:110), dan itu cita-cita saya. Menjadi salah satu manusia terbaik di muka bumi ini menyampaikan risalah Manusia Terbaik di Bumi. Berjuang seperti Bilal, “meludahi” harta dan wanita seperti Mush’ab bin Umair. Militan bak Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah. Dan lantang bagaikan Abdullah bin Mas’ud juga meyakini sesuatu yang tidak bisa di lihat mata seperti Muhammad al-fatih.

Ketika di akhirat sebuah janji telaga Kautsar yang lezat. Menjadi sosok yang para mujahid pun iri, ketika melihat terdapat mimbar-mimbar cahaya pada kami. Yang memiliki gelar ikhwani, yang derajatnya limapuluh kali para sahabat nabi. Saya mau, dan kamu juga pasti? Sebuah kesempatan yang hanya sekali, karena setelah mati saya tidak mungkin bisa kembali ke bumi.
Kantuk saya sudah hilang, ketika adzan ashar sudah berkumandang. Dan ternyata tugas saya belum tersentuh sama sekali. Haha.

Raih kebenaran yang telah berpijar di depanmu itu kawan, walaupun jalanmu terjal dan berbara. Karena hidup adalah nuansa, yang harus kita jalani dengan kebenaran yang sempurna.

Selasa, 22 Februari 2011

Cinta itu Apa?

terjagalah dari segala maksiat dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat
disatukan dalam karunia yang suci bersama jiwa2 yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri
ini bukan cerita cinderella, bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya
tak dapat diukur tapi bersama allah semua pasti akan teratur
dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam
bersemi dari pupuk akhlak yang hebat, berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat
tidak, ini tidak akan di mengerti oleh hati yang penuh denagn dusta, yang buta oleh warna-warni dunia yang fana
ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya
keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah
dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah
untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan
dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta
karna bukan apa siapa dan bagaimana tapi luruskanlah dalam wangi surga
karna apa sebenarnya kita berani berkata cinta

Sabtu, 12 Februari 2011

Valentine ooh Valentine

14 Februari 2011, mendadak semua toko-toko dan mall ngepink semua. Rumah-rumah kado bejibun orang. boneka-boneka 'berserakan' di sudut-sudut kota. Cowok-cowok pada berubah romantis, buatin puisi, nyariin coklat atau bunga buat ceweknya. Mereka yang biasanya pelit buat sekedar beliin es krim pacarnya aja, untuk hari itu berani ngomong " hari ini mau minta apa yank? ". Mereka yang biasanya kalo disuruh gurunya bikin puisi aja paling males, tiba-tiba jadi Kahlil Gibran dadakan.

Karena apa? gak usah belaga gak taulah, ya itu tu gara-gara hari Valentine yang kata orang-orang hari kasih sayang.

Valentine’s Day dengan semua hiruk pikuknya sebenarnya nggak lepas dari arus utama Konspiratif yang mau ngehancurin ketauhidan kaya yang diajarin para penyampai Risallah sejak Adam a.s. hingga Muhammad SAW. Banyak sisi dari ‘hari istimewa’ itu yang pasti belum banyak elo ketahui. Banyak yang nyangka, umat Islam dilarang ngikutin ritual ini cuma karena bersumber dari ritual kaum Nasrani. Ini nggak salah, Cuma ada yang kurang. Gereja Katolik pun pernah ngeluarin fatwa larangan umatnya buat ikut-ikutan Valentine’s Day. Bahkan Katolik Ensiklopedia menyatakan ritual Valentine’s Day berasal dari ritual pemujaan terhadap setan (The Satanic Ritual) dan paganisme. Nahh lo?

Bukan cuma, daya eksplosif Valentine’s Day juga dahsyat(ngalah2in ledakan bom atom hiroshima-nagasaki), terutama dari sisi akidah dan moral. Sasaran utama penghancuran ini tentu saja elo2 itu, generasi muda.

Nahh sekarang kita analisis satu persatu. Yang pertama sekarang kita dikit ngomingin bahasa bule. Dalam bahasa Inggris, “Kasih Sayang” ditulis sebagai “Affection”, bukan “Love”. Ada perbedaan mendasar antara istilah Affection ama Love. “Affection” lebih dekat ama perasaan atau curahan hati, bersifat kejiwaan yang halus dan indah, kalo “Love”, lebih dekat dengan tindakan yang ngarah pada kegiatan atau aktivitas seksual. Mungkin sebab itu juga, hubungan seksual disebut “Making Love”. Hmm

Nah, dengan pemahaman itu, Valentine’s Day sebenarnya nggak tepat kalo diartikan sebagai “Hari Kasih Sayang”. Karena peristiwa yang terjadi berabad tahun silam, yang sekarang diperingati Hari Valentine, berawal dari suatu peristiwa yang lebih tepat disebut pesta kemaksiatan (Making Love Party) ketimbang Pesta Kasih Sayang. Peristiwa itu merupakan suatu ritual bagi bangsa Pagan Roma yang dinamakan Lupercalian Festival.

Dalam kepercayaan Pagan Roma, bulan Februari dianggap bulan penuh “cinta” (Love, bukan affection) dan bulan kesuburan (baca: masa birahi atau syahwat). Lupercalian Atau Lupercus sendiri adalah nama Dewa Kesuburan (Dewa Pertanian dan Gembala), yang dipercaya berwujud seorang lelaki perkasa dan berpakaian setengah telanjang dengan hanya menutupi tubuhnya dengan kulit kambing, ihh. Mitologi mengenai Lupercus terkait erat dengan kisah Remus dan Romulus yang tinggal di bukit Palatine dan diyakini kisahnya mengawali pembangunan Kota Roma.

Selain Roma, kepercayaan Pagan Yunani Kuno juga meyakini bulan Februari—tepatnya pertengahan Januari dan mencapai puncaknya pada pertengahan Februari—merupakan bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada perkawinan suci Dewa Zeus dan Hera. Baik kepercayaan Pagan Roma maupun Pagan Yunani, keduanya meyakini bahwa Februari merupakan bulan penuh gairah dan cinta (baca: syahwat).

Wahh, bener-bener. Kalo gitu nih valentine days udah keliatan banget GEJEnya bro. Bukan cuma Islam aja yang nggak ngakuin ini sebagai hari istimewa, eh kaum nashrani juga sempet nggak ngakuin hari valentine. Faktanya malah valentine day adalah ritual kaum pagan buat nyembah setan di festival Lupercalian, ahh kalo gue ogah banget!!

 

 

 

Festival Lupercalian? Makanan apa itu?

Lupercalia? Makanan apa ini? Mungkin ini kata yang asing ya buat telinga elo? Tapi ini ni awal mula adanya valentine day. Lupercalia Festival adalah sebuah perayaan yang berlangsung tanggal 13 hingga 18 Februari, dan tanggal 15 Februari adalah puncaknya. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata. Pada tanggal 13-nya, di pagi hari, pendeta tertinggi pagan Roma menghimpun para pemuda dan pemudi untuk mendatangi kuil pemujaan. Mereka dipisah dalam dua barisan dan sama-sama menghadap altar utama. Semua nama perempuan muda ditulis dalam lembaran-lembaran kecil. Satu lembaran kecil hanya boleh berisi satu nama. Lembaran-lembaran yang berisi nama-nama perempuan muda itu lalu dimasukkan kedalam wadah mirip kendi besar, atau ada juga yang menyebutnya di masukan ke dalam wadah mirip botol besar.

Setelah itu, sang pendeta yang mimpin upacara mempersilakan para pemuda maju satu persatu untuk mengambil satu nama gadis yang telah berada di dalam wadah secara acak, hingga wadah tersebut kosong. Setiap nama gadis yang terambil, maka sang empunya nama harus menjadi kekasih pemuda yang mengambilnya dan berkewajiban melayani segala yang diinginkan sang pemuda tersebut selama setahun hingga Lupercalian Festival tahun depan. Nahh lo, kaya konyak jodoh yang di tipi2 aja ??

Hmm, kemudian tanpa ikatan perkawinan, mereka bebas berbuat apa saja. Dan malam pertama di hari itu, malam menjelang 14 Februari hingga malam menjelang 15 Februari, di seluruh kota, para pasangan baru itu merayakan apa yang kini terlanjur disebut sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Suatu istilah yang benar-benar keliru dan lebih tepat disebut sebagai ‘Making Love Day’ alias malam free sex alias Malam Kemaksiatan.

Pada tanggal 15 Februari, setelah sehari penuh para pasangan baru itu mengumbar syahwatnya, mereka secara berpasang-pasangan kembali mendatangi kuil pemujaan untuk memanjatkan doa kepada Dewa Lupercalia agar dilindungi dari gangguan serigala dan roh jahat. Dalam upacara ini, pendeta pagan Roma akan membawa dua ekor kambing dan seekor anjing yang kemudian disembelih diatas altar sebagai persembahan kepada Dewa Lupercalia atau Lupercus. Persembahan ini kemudian diikuti dengan ritual meminum anggur.

Setelah itu, para pemuda mengambil satu lembar kulit kambing yang telah tersedia dan berlari di jalan-jalan kota sambil diikuti oleh para gadis. Jalan-jalan kota Roma meriah oleh teriakan dan canda-tawa para muda-mudi, di mana yang perempuan berlomba-lomba mendapatkan sentuhan kulit kambing terbanyak dan yang pria berlomba-lomba menyentuh gadis sebanyak-banyaknya.

Para perempuan Romawi kuno di zaman itu sangat percaya bahwa kulit kambing yang dipersembahkan kepada Dewa Lupercus tersebut memiliki daya magis yang luar biasa, yang mampu membuat mereka bertambah subur, bertambah muda, dan bertambah cantik. Semakin banyak mereka bisa menyentuh kulit kambing tersebut maka mereka yakin akan bertambah cantik dan subur.

Upacara yang sangat dinanti-nantikan orang-orang muda di Roma ini menjadi salah satu perayaan favorit. Hal ini tidak aneh mengingat kehidupan masyarakat Pagan Roma memang sangat menuhankan keperkasaan (kejantanan), kecantikan, dan seks. Bahkan para Dewa dan Dewi—tuhan mereka—digambarkan sebagai sosok lelaki perkasa dan perempuan yang cantik nan menawan, dengan pakaian yang minim bahkan telanjang sama sekali. Bangsa Roma memang sangat memuja kesempurnaan raga. Banyak literatur menulis tentang tradisi Pagan Roma tersebut. Sampai sekarang, pusat-pusat kebugaran yang menjadi salah satu ‘tren orang modern’ disebut sebagai Gymnasium atau disingkat Gym saja, yang berasal dari istilah Roma yang mengacu pada tempat olah tubuh.

Tradisi pemujaan terhadap keperkasaan dan kecantikan ini, dan tentunya semuanya bermuara pada pendewaan terhadap syahwat, tidak menghilang saat Roma dijadikan pusat Gereja Barat oleh Kaisar Konstantin. Gereja malah melanggengkan ritual pesta syahwat ini dengan memberinya ‘bungkus kekristenan’ dengan mengganti nama-nama gadis dan para pemuda dengan nama-nama Paus atau Pastor atau orang-orang suci seperti Santo atau Saint (laki-laki) atau Santa (Perempuan). Mereka yang melakukan ini adalah Kaisar Konstantin sebagai Paus pertama dan Paus Gregory I. Bahkan pada tahun 496 M, Paus Gelasius I menjadikan Lupercalian Festival ini menjadi perayaan Gereja dengan memunculkan mitos tentang Santo Valentinus (Saint Valentine’s) yang dikatakan meninggal pada 14 Februari.

Inilah apa yang sekarang kita kenal sebagai ‘The Valentine’s Day’. Lupercalian Festival yang sesungguhnya lebih tepat disebut sebagai ‘Making Love Day, merupakan asal-muasal peringatan ini. Oleh sejumlah pihak yang ingin mendapat keuntungan dari ritual tersebut dan eksesnya, momentum itu disebut sebagai ‘Hari Kasih Sayang’, sesuatu yang sangat jauh dan beda esensinya.

Hmm, gitu men ceritanya. Ngeri kan?? Makanya elo jangan bego2 amat dah dengan ikut-ikutan budaya gak jelas kaya Valentine day barusan. Jadi nggak ada hubungannya valentine day ama kasih sayang. Yang ada malah valentine day itu simbol hari kemaksiatan. Apalagi hubungan valentine ama coklat atau warna pink, jauh panggang dari ayam dah.

Sudahlah, urungkan niat elo buat ngerayain valentine. Buang coklat2, bunga2 yang udah elo siapin buat pacar elo. Ato lebih baik kalo elo putusin sekalian pacar elo. Hhee. Yang pasti-pasti aja dah, Allah ngelarang kita mendekati maksiat, kaya pacaran juga. Dan sesuatu yang kita awali dengan melanggar perintah Allah pasti akhirnya buruk men, percaya dehh !!

 “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (QS. Al-Baqarah [2]: 120).

Maka dari itu, mari hari ini kita TOLAK HARI VALENTINE !!



 

11 Februari 2011

07:00 – 09:00 D2. Lantai 2. FIP-UM

Ada kuliah Pembelajaran Bahasa Indonesia mulai jam 7 pagi. Pak dosen yang sedari awal jam sudah bicara banyak sekali, membuat saya ngantuk. Problem mata yang selalu saja turun ke perut saya. Lapar. Memang sedari pagi belum sarapan, dan mau gimana lagi, sayapun sudah tidak konsentrasi lagi dengan pelajaran bapak. Maaf bapak :D
Kesempatan datang, ketika si bapak keluar kelas. Saya mengikuti dari belakang. Kebetulan sekali pintu kelas saya dekat dengan pintu lift. Saya keluar. Dan dengan cepatnya memencet pintu lift. Membuka. dan saya masuk lift. Saya pencet lagi. Menutup. Hufftt .. aman. Saya turun dengan lift sampai lantai dasar. Maaf lagi bapak :D
Kabur. Dan mungkin hanya saya dari mahasiswa sekelas saya yang berani melakukan hal seperti ini.
Tujuan saya “kantin fakultas”.
Singkat cerita saya makan. Selesai. Kembali kekelas. Dan ternyata bapak dosen sudah pulang, teman-teman hampir pulang. Saya ambil tas saya. Cengengesan di depan teman-teman yang bertanya, “ ko endi kon bel ?? “

09:00 – 11:00



Saya keluar gedung D2. Tolah-toleh. Ternyata teman-teman sudah balik.
Akhirnya saya juga balik ke markas temen-temen seperjuangan saya, di sebuah sekret di dekat masjid. Wallah, sudah nampak sibuk pula aktivitas di sekret itu. Seminggu lagi memang akan ada talk show Campus Social Responsibillity yang diadakan temen-temen. Semoga bisa menyadarkan banyak orang.
Dan saya punya amanah sendiri hari itu. Aktivitas yang sekarang lebih saya sukai daripada kuliah. Hhee. Saya mencetak opini selebaran, khusus untuk para jamaah sholat jumat.
Alhamdulillah rampung.

11:00 – 12:30

Saya mandi dan berbenah diri.
Baju terbaik dan terrapi.
Wewangian yang tak saya lupakan.
Khusus menghadap Sang Maha Baik hari itu.
Adzan telah berkumandang dan khotib sudah di mimbar.
Saya menghadapNya.
Berharap kekhusyukan yang murni.

Ikan Aja Mati Kalo di Taruh di Tanah

Kota malang yang dingin membiasakan saya untuk mencari kehangatan. Nyewa villa di kota batu, trus nginep beberapa malam sama kodew malang, itu buat kalian yang punya pikiran ngeres mulu, hhaa.
Kehangatan untuk saya adalah secangkir kopi panas hitam manis. Cukup? Belum, sebelum di kancani gorengan-gorengan hangat. Lengkap? Belum, kalo belinya belum di warung pinggiran trotoar kota malang. Dan itu menjadi kebiasaan bagi saya.
Malam itu seperti biasanya, saya sudah stanby di sebuah pojok warung yang biasanya saya datangi. Menunggu kopi pesanan saya. Tak perlu menunggu lama, kopi pesanan saya datang. Nikmat, saya mulai menyeruputnya sedikit demi sedikit, tiba-tiba ..

“ Lho?? Kok dibuang ikannya?? Nanti mati loh lee .. “
“ kenapa kok bisa mati yah ikannya ? “ polos sekali
“ ya karena ikan hidupnya di air, nggak di darat “
“ kenapa nggak bisa hidup di darat ? “
“ ya karena ikan habitatnya di air lee .. “
“ habitat itu apa yah ? “ wajah bingung
“ hmmm ... gimana ya ayah jelasinnya ? ya pokoknya ikan hidupnya di air, kalo di darat ikannya bisa mati. Kalo ikannya di darat nggak mati itu ikan aneh, atao jangan-jangan bukan ikan itu lee “
“ jadi nggak boleh ya yah ikannya di taruh di tanah ? “
“ ya nggak boleh, nanti kasihan kalo ikannya mati. Udah sini-sini masukkin ke kantong lagi “ kata si ayah yang wajahnya mirip anggota dewan yang sering masuk tipi itu.
Ayah dan anaknya itu berlalu, tanpa menghiraukan saya yang dari tadi senyum-senyum mendengarkan mereka. 
Dan kopi ini masih terlalu nikmat, ketika saya jadi teringat dengan kondisi saudara-saudara saya. Saudara seakidah tepatnya. Ya mereka(nggak semua juga sih) aneh, kaya ungkapan tentang ikan yang di lemparin ketanah tapi gk mati tadi, hhee. Kok? Ya iyalah, kita ini muslim yang percaya kalo kita dari allah dan akan kembali ke Allah maka bisa dipastikan kalau pastinya habitat kita adalah aturan Allah alias syariat, dan padahal syariah islam itu sekarang tidak diterapkan. Ups.. bingung juga ya apa itu habitat? Saya jelaskan, mengutip ucapan mbah wikipedia, habitat itu adalah adalah tempat suatu makhluk hidup tinggal dan berkembang biak. Intinya, habitat adalah lingkungan yang sesuai dengan potensi makhluk hidup tertentu. Jadi pantas kalau kita bisa di bilang aneh, atau malah dipertanyakan keislaman kita atau jangan-jangan kita bukan muslim beneran, kalo kita tenang aja di tengah-tengah keadaan tidak di pakenya syariat di aturan kita. Nahh loo ..

Jadi seharusnya jika kita muslim yang normal maka minimal kita ini punya perasaan gelisah dengan sistem sekuler-demokrasi yang diterapkan sekarang ini. Gimana nggak, wong demokrasi itu menghegemoni paksa kewajiban manusia yang harusnya nurut aturan Allah, ehh malah ama demokrasi kita di paksa nurut aturan buatan manusia, udah menyengsarakan dosa lagi.
Nahh lo, belum percaya? Pelototin aja ketika riba di bolehin dengan adanya bank-bank konvensional dengan bunga-bunga pinjamannya, padahal Allah udah negasin kita boleh jula beli tapi gk boleh ngambil riba. Zina, elu tau gang dolly? Sarkem? Dan teman2nya, mereka di legalkan untuk jadi lokalisasi pelacuran alias zina, nahh lo.. kurang parah gimana coba? Belum lagi yg namanya ham. Sakarepku.. urusanku.. sopo kon ??.. bebas berekspresi, bebas berkarya, jluntrungannya ntar bebas telanjang.. hmm ..
Ketika semua sudah rusak, berantakan, pintu neraka terbuka lebar maka sebagai muslim yang normal, yang masih percaya bahwa Allah yang berhak nyelup kita ke neraka dan berkuasa mau ngapain diri kita, maka minimal kita ini sedih, kalo bisa nangis waktu ngeliat keadaan sekarang ini.. Alhamdulillah kalau yang ikut ngelawan, dan itu sebaik-baik tindakan. Ngelawan sampai revolusi yang di janjikan The Best Makhluk Allah SAW datang, yaitu kembalinya negara khilafah yang sesuai dengan petunjuk beliau.
Karena hidup ini tidak akan mulia tanpa islam, islam tidak akan sempurna tanpa syariat, dan syariat tidak akan bisa ditegakkan tanpa daulah khilafah.
Dan hawa dingin malang semakin menjadi-jadi, kopi di gelas saya juga semakin turun permukaannya. Biasa saja. Pukul 02:00. Sudah waktunya pulang, mempersiapkan untuk ngampus besok.

[@angkringan last night]

Minggu, 24 Oktober 2010

10 Program Freemansory Laknat

Freemasonry, organisasi Yahudi yang telah didirikan sejak lebih kurang tahun 900 SM, memiliki sepuluh program internasional. Program ini dalam istilah Freemasonry dinamakan Harar atau Satanim, berlambangkan gurita berkaki sepuluh ular berbisa berkepala sepuluh, dan hantu penerkam berkuku baja.

Maka dari itu saudaraku , jangan mau di bodoho oleh mereka yang disebut dalam alquran kaum babi dan kera .


Program Pertama
Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim.

-Pada masa Isa a.s.
orang orang yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnah keji “ingin menjadi Raja Yahudi” yang disampaikan pada penguasa Romawi. Tetapi Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya nabi Isa, Yahudi berusaha menghancurkan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu :

* Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang haram dan sebaliknya.
* Merusak akidah dengan doktrin Trinitas
* Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu
* Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s.

# Pada Masa Islam

* Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin.
* Memecah belah Ali r.a dan Muawiyah r.a. sehingga Aisyah turun tangan.
* Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya
* Mendangkalkan aqidah umat dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat sufi, mu’tazilah dan sebagainya. Maka datangalah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainya.
* Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Alquran dan hadist dengan alam pikiran Freemasonry.
* Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang.
* Menjadikan Islam supaya Tasyabbuh dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian gereja ke masjid, ulang tahun dan sebagainya


Program Kedua
Program kedua dinamakan “Shada” dalam istilah Freemasonry berarti membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.

Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Alquran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjukkanya seorang Freemason “ Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebgai Nabi akhir zaman , Bhuda awatara, Krisna, dan semacamnya. Rabithah Alam islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabiul Awal1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.

Dan kasus-kasus “aliran sesat islam” yang beredar di indonesia seperti sholat dua bahasa dan lainya, kemungkian besar berkaitan dengan program Freemasonry.

Program Ketiga
Program ketiga dinamakan parokim, dalam istilah Freemasonry:

* Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetpi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry.
* Mendukung tori-teori bertentangan.
* Membangkitkan kufarat dan menyiarkan teori Sigmond Freud dan Charles Darwin sehingga antara antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan.

Program Keempat
Program keempat dinamakan Libarim, dalam istilah Freemasonry :

* Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual
* Mengahpus hukum yang melarang kawin antaragama untuk menurunkan generasi bebas agama
* Pengambangan pendidikan seks di sekolah-sekolah
* Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian”
* Mengembalakan pemuda-pemudi kedunia khayali, dunia musik, dan narkoba. Serta membuat bet satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kealamnya Mengorganisir kaum lesbian, guy, lutherianserta pengakuan hak mereka dalam hukum.

Program Kelima
Program kelima dinamakan Babill, dalam istilah Freemasonry yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi.

Program Keenam
Program Kelima ini dinamakan Onan dalam istilah Freemasonry:

* Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi)
* Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi peridi

Program Ketujuh
Program ketujuh dinamakan protokol. Dalam istilah Freemasonry, protokol khusus untuk program bangsa Yhaudidalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.

Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya peghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politikdan penerangan dunia.

Program Kedelapan
Program kedelapan ini disebut Gorgah, dalam istilah Freemasonry :

* Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.”
* Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatanya jatuh.
* Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan ditempat-tempoat maksiat
* Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern.
* Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus

Program Kesembilan
Program kesembilan dinamakan Plotisme yaitu:

* Mendidk alim ulama dalam Plotis yang pahamnya terapung ambang.
* Alim ulama plotis itu disebarkansebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam.
* Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasoonry.


Program Kesepuluh
Program kesepuluh ini dinamakan Qornun, dalam istilah Freemasonry :

* Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya di peras secara halus oleh suruhan Freeemasonry
* Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebgainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan
* Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freeamsonry
* Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan bersiri kembalio dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemuidan pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya.

Dari data-data tersebut kita lihat bahwa begitu mendunianya program-program Freemasonry, dan Allah SWT telah memperingatkan ini dalam QS 8:72 bahwa mereka saling bahu membahu dan menjadi pelindung satu dengan lainya, dan pada lafadz “illa taf’aluuhu” Allah SWT memerintahkan kita untuk mengadakan upaya program tandingan Tansiq yaitu penyatuan hati umat islam. Dan Khilafah lah solusinya !!