Feminisme, ide yang dikembangkan orang-orang kafir {Barat} dalam rangka memperjuangkan persamaan antara dua jenis manusia, laki-laki dan perempuan. Feminisme, gerakan yang lahir akibat rasa 'frustasi' dan 'dendam' terhadap sejarah {Barat} yang tidak memihak kaum perempuan. Perempuan/wanita/awewe, diperlakukan sebagai warga negara kelas dua yang hanya dijadikan objek exploitasi sexual, penindasan dan diskriminasi.
just useful for all of you, dear ..
Jumat, 23 Juli 2010
Yerussalem??
Rebelina - Rebelito

Di sebuah siang dengan panas yang membakar ubun-ubun, di balik sebuah jendela kaca angkutan umum, seorang gadis mengamati jajaran orang bersama dengan hewan piaraannya. Hewan piaraan yang kelaparan dan membutuhkan makan. Gadis itu mengernyit, menggelengkan kepalanya, dan menggerutu pelan. Awal dari akhir. Revolusi makin dekat. Gadis itu tersenyum simpul, senyum simpul yang teramat bahagia. Matanya kembali menatap barisan orang yang rela berpanas-panas untuk mengantri memberikan makanan hewan piaraan mereka. Masing-masing orang menggandeng piaraan mereka. Amoeba. Amoeba bertenaga mesin. Amoeba pemakan bensin dan solar. Amoeba penghasil karbon dioksida.
Wawancara Eksklusif
Ruangan yang nyaman. Penerima tamunya juga ramah. Tempat Suster Tres menjadi dosen di kampus ini benar-benar menyenangkan. Walau tentu saja Aku danChi harus terbiasa dengan pandangan warga kampusnya yang aneh dengan sosok kami yang berbusana muslimah. 10 menit menunggu, dari arah pintu utama muncul sosok wanita yang langsung menebarkan senyum penuh kasih.
Sabtu, 29 Mei 2010
Alkisah di Negeri Bebek #1
Namaku Sutris (50) . Aku hidup di sebuah negara bernama ' Negeri Bebek ' . Negara yg menjunjung tinggi DEMOKRASI . negeri yg orang bilang " surga pernah bocor dan bocorannya jatuh di Negeri Bebek ", negeri yang disebut ZAMRUD , karena kekayaan alamnya yang melimpah . Tapi sudah lupa sama manusia macam aku .
Sabtu, 22 Mei 2010
Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat
“Celakalah Khalid. Semoga tuhan Romawi melaknatnya.” Sumpah serapah itu keluar dari mulut Argenta seraya menarik tali kekang kudanya meninggalkan medan perang yang masih berdebu. Samar-samar terlihat ribuan tentara Romawi mulai mengambil langkah seribu.
Gregorius Theodorus, Sang Syuhada
“Gergorius sudah mati. Aku yang menikamnya karena Gergorius yang malang telah membelot menjadi seorang muslim,” perasaan gundah menyelimuti Margiteus yang tengah mengusap-usap pedang panjangnya yang berukiran matahari dengan 12 jilatan api itu.
“Hah, mustahil mana mungkin terjadi, dia seorang Kristiani yang taat.” Argenta menatap tajam Margiteus
“Hah, mustahil mana mungkin terjadi, dia seorang Kristiani yang taat.” Argenta menatap tajam Margiteus
Obama dan Nyawa Seorang Muslim
Rasulullah SAW bersabda: "Bagi Allah, hancurnya bumi beserta isinya adalah lebih ringan dibanding terbunuhnya seorang Muslim".
Rasulullah SAW menunjukkan kepada kita demikian pentingnya nyawa seorang Muslim dalam pandangan Islam. Di dalam Alquran, Allah juga menegaskan membunuh seorang manusia tanpa ada alasan yang haq berarti seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Firman-Nya: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya." (TQS. Al-Maidah [5] : 32).
Rasulullah SAW menunjukkan kepada kita demikian pentingnya nyawa seorang Muslim dalam pandangan Islam. Di dalam Alquran, Allah juga menegaskan membunuh seorang manusia tanpa ada alasan yang haq berarti seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Firman-Nya: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya." (TQS. Al-Maidah [5] : 32).
Sabtu, 24 April 2010
Sirah Sahabat: Uqbah bin Amir Al-Juhani
Rasulullah tiba di pinggir kota Madinah sesudah lama menanggung duka. Penduduk Madinah berdesak-desakan di jalan-jalan dan di loteng-loteng rumah, menyambut kedatangan beliau, sambil mengucapkan tahlil dan takbir, menunjukkan kegembiraan mereka bertemu dengan Rasulullah dan sahabatnya, Abu Bakar As-Sidiq. Gadis-gadis remaja keluar rumah membawa rebana, dengan pandangan mata penuh kerinduan sambil menyanyikan lagu merdu:
“Telah muncul purnama raya di tengah-tengah kita, dari celah-celah gunung terlewati,
kami wajib bersyukur atas da’wahnya menyembah Allah.”
Arak-arakan mengiringi Rasulullah yang berjalan perlahan-lahan di antara barisan orang banyak, dikelilingi hati yang penuh rindu serta curahan air mata bahagia.
“Telah muncul purnama raya di tengah-tengah kita, dari celah-celah gunung terlewati,
kami wajib bersyukur atas da’wahnya menyembah Allah.”
Arak-arakan mengiringi Rasulullah yang berjalan perlahan-lahan di antara barisan orang banyak, dikelilingi hati yang penuh rindu serta curahan air mata bahagia.
Letusan Eyjafjallajokull Vs Tambora, 1:10.000
Letusan Gunung Eyjafjallajokull di Islandia menyemburkan abu vulkanik yang memusingkan, karena mengacaukan lalu lintas udara Eropa.
Ribuan penumpang tertahan di bandara, perekonomian terganggu, barang-barang komoditas pertanian membusuk karena tak bisa dikirim.
Namun, menurut laman Wall Street Journal, Sabtu 24 April 2010 dampak letusan Gunung Eyjafjallajökull tak sebanding dengan letusan Gunung Tambora di Sumbawa Indonesia.
Pada 5 April 1815 sore, gunung berapi Tambora mulai bergemuruh dan 'batuk -batuk'. Kondisi ini terjadi dalam beberapa hari.
Ribuan penumpang tertahan di bandara, perekonomian terganggu, barang-barang komoditas pertanian membusuk karena tak bisa dikirim.
Namun, menurut laman Wall Street Journal, Sabtu 24 April 2010 dampak letusan Gunung Eyjafjallajökull tak sebanding dengan letusan Gunung Tambora di Sumbawa Indonesia.
Pada 5 April 1815 sore, gunung berapi Tambora mulai bergemuruh dan 'batuk -batuk'. Kondisi ini terjadi dalam beberapa hari.
Langganan:
Postingan (Atom)
