Tampilkan postingan dengan label Mine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mine. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 April 2010

Alexander


Hari ini begitu cerah , ketika mendung tak lagi nampak seperti biasanya . Awan-awan mulai memutih tak seperti hari-hari biasa , ketika itu pula matahari bersinar dengan cerahnya tanpa penghalang sinarnya menyentuh tubuh mungil yang meringkuk di atas trotoar itu . Jalanan sudah mulai ramai , ketika tubuh lusuh itu dengan lelapnya pulas di depan pintu sebuah toko .

Hari sudah dimulai .

tubuh itu dibangunkan klakson kendaraan-kendaraan besar seperti hari-hari yang sudah . Tangan kecil itu mengucek matanya , mengonsentrasikan pikiran dan memfokuskan matanya . Perutnya terasa kosong ketika terdengar bunyi " krucuk .. krucuk .. " . Ya , hari ini pun tubuh mungil yang biasa di panggil Kancel itu harus berjuang sendiri mencari pengisi perut agar tetap hidup .

Senin, 12 April 2010

Ternyata Dunia Sudah Banyak Berubah

Ternyata Dunia Sudah Banyak Berubah

aku dan mereka

tak bisa kita pungkiri bahwa kita memilih jalan yg berbeda

aq menganggap kalian orang2 kiri
kalianpun menganggap aq yg orang2 kiri
karena kita selalu menganggap bahwa diri kita kanan

Teriak - Teriak

mencoba berfikir
ketika sebuah fungsi sudah berubah fungsi
ketika sebuah kebenaran ternyata salah
dan pula sebaliknya

mereka yang idealis pun kecewa
ketika hukum yang mereka pelajari masih ada hukum tak tertulis lagi yang berkuasa diatasnya

merekapun canggung
realistis ?
atau tetap idealis ?

tapi, aku ingat orang2 yang berpikir bebas bersamaku
bukan orang yang mengikuti alur hukum taktertulis dan relistis
mereka wajah-wajah halus yang keras
yang berbicara tentang kemerdekaan
dan bercita-cita
menggulingkan tiran

Jalan

Akhirnya semua akan tiba pada pada suatu hari yang biasa

pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui.

ketika sebuah pencarian belum menemukan apa yang dia cari.

dan kalimatnya pun selalu bertanda tanya.

harapan.

atau hanya sekedar impian.

hidup adalah tentang keberanian menghadapi yang tanda tanya.

tanpa kita bisa mengerti.

tanpa kita bisa menawar.

*

aku pulang.

aku kembali padamu.

cintamu yang tuntun jalanku.

ketika aku telah letih langkahku dan tersa berat.

*

akhirnya tiba pada hari yang biasa itu.

Hanya Pernah

aq pernah nyaman di sampingmu.

aq pernah lelap di dekapmu.

aq pernah tertawa di harimu.

aq pernah menangis di sedihmu.

aq pernah hangat di pelukmu.

aq pernah kenyang di suapmu.

aq pernah kuat di lemahmu.

aq pernah mesra di belaianmu.

aq pernah cinta di hatimu.


pun.


hanya pernah.

Dia dan Suatu Masa

pernah suatu masa.

ketika dia mewarnai.

ketika dia menyakiti.

dan ketika dia hilang.

Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.

dan itulah dia bagiku.

yang pernah ada.

pada suatu masa.

Penerimaan

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Sepi



Sepi di luar.
Sepi menekan mendesak.

Lurus kaku pohonan.
Tak bergerak
Sampai ke puncak.
Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut Segala menanti.
Menanti.
Menanti.

Suatu Hari Dalam Hidupmu


Suatu hari dalam hidupmu
kau akan ingat suatu tempat
Ada yang menyentuh wajahmu
Kau akan kembali dan kau akan melihat sekelilingmu